Insipirasi Pot Tanaman dari Barang Bekas

Kalau anda suka menanam dan suka berkebun. Anda bisa membuat pot tanaman yang cantik dari barang-barang bekas Anda. Video YouTube di atas bisa menjadi inspirasi membuat pot-pot tanaman yang cantik dengan menggunakan barang-barang bekas.

Silahkan dicoba.

Berkunjung ke Pabrik BioPlastik di Banten

biji bioplastik

Biji bioplastik dari pati-patian. Target kami ingin membuat yang seperti ini.

Hari ini saya mendapatkan pengalaman baru tentang dunia polimer dan plastik. Terkait dengan target besar kami untuk membuat bioplastik, saya dan pak Tri Panji berkunjung ke salah satu pabrik plastik di wilayah Banten. Di sini kami mendapatkan pencerahan, ilmu baru, wawasan baru dan juga saran-sarang untuk pengembangan bioplastik.

Kami diterima oleh Dr. Asmuwahyu, salah satu ahli polimer yang bekerja di pabrik ini.Kami di beri penjelasan tentang proses dan tahapan pembuatan biji plastik, resin dan polimer-polimer lainnya. Kami ditunjukkan laboratorium penelitian dan laboratorium pengujian milik pabrik plastik. Pembuatan plastik dimulai dari pencampuran bahan menggunakan high stirring machine, extruksi dengan extruder, pembuatan biji plastik. Kami ditunjukkan juga beberapa mesin kecil untuk membuat sampel uji, sheet plastik dan alat-alat tambahan lainya. Oleh Pak Asmu, kami juga diajak keliling pabrik plastik untuk melihat-lihat peralatan produksi dalam skala pabrik.

Yang paling menarik adalah ketika Pak Asmu menunjukkan produk bioplastik yang terbuat dari pati dan minyak nabati. Namanya Envi Plast. Plastik ini 100% alami dan biodegradable, tentunya sangat ramah lingkungan dibandingkan dengan plastik konvensional. Pak Asmu juga menunjukkan biji bioplastik.

Target kami adalah bagaimana bisa membuat bioplastik dari tankos sawit. Pengalaman dan masukan ini sangat berharga sekali bagi kami. Kami jadi memiliki bayangan yang lebih real tentang proses produksi biji plastik, persyaratan-persyaratan teknis, material-material tambahan dan informasi praktis lainnya. Saya yang bukan orang polimer sangat terkesan.

Kami pulang dengan banyak ide di kepala. Pengalaman ini menambah keyakinan saya dan tim bahwa penelitian kami sudah mendapatkan arah yang lebih jelas. Kami tahu ‘tempat’ yang akan kami tuju. Semoga penelitian dan target-target kami mencapai tujuan yang kami inginkan dan bisa memberikan manfaat yang besar bagi bangsa ini.

Insha Allah.

ahli polimer Dr. asmuwahyu

Foto bareng dengan Dr. Asmuwahyu

Salah satu produk kantong bioplastik

Salah satu produk kantong bioplastik.

Continue reading

Jangan Buang Sampah Sembarangan

Jangan buang sampah sembarangan, meski hanya secuil bungkus permen. Kalau orang satu kota buang bungkus permen sembarangan akan ada jutaan bungkus permen. Menumpuk dan jadi masalah bagi semua orang.
BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA.

Jangan Sombong, Kita Hanya Debu Alam Raya

Banyak orang yang sombong karena hartanya, kekuatannya, kepintarannya, kecerdasannya, keturunannya, kecantikannya dan lain-lain. Padahal, apalah kita ini. Manusia hanyalah secuil atom atau lebih kecil dari itu dari kebesaran alam ciptaan Ilahi.

Jangan Sombong. Jangan pernah sombong.

Keindahan Batu Kalimaya Banten

opal kalimaya banten kristal

Opal kristal kalimaya banten. Jarongnya indah sekali.

Batu opal Kalimaya Banten memiliki keunikan tersendiri. Batu ini termasuk batu mulia. Kastanya lebih tinggi dari sekedar batu akik biasa. Opal Kalimaya Banten memantulkan warna pelangi (jarong) yang indah.

kalimaya banten akik full jarong

Batu akik kalimaya Banten kristal yang full jarong, baru saja selesai digosok secara manual.

batu akik kalimaya banten opal

Batu akik kalimaya banten kristal yang sudah full jarong. Jarongnya unik ada di permukaan dan warnanya lengkap.

Mengosok batu akik kalimaya banten biasanya dilakukan secara manual.

Mengosok batu akik kalimaya banten biasanya dilakukan secara manual.

batu kalimaya kristal banten.

Keindahan batu kalimaya kristal banten. Salah satu keunikannya adalah ada potongan akar di dalamnya. Jarongnya sudah keluar sampai permukaan. Warnanya lengkap, biru, ungu, hijau, merah.

batu akik kalimaya opal banten

Batu akik kalimaya banten yang baru saja selesai digosok.

Opal kalimaya susu.

Opal kalimaya susu.

Opal kalimaya kristal

Opal kalimaya kristal

Buah dan Biji Jenitri atau Rudhaksha Mala

biji jenitri rudhaksha mala

Biji jenitri atau rudhaksha mala yang memiliki garis2 dinamakan mukhi.

buah jenitri rudhaksha mala

Buah Jenitri atau rudhaksa mala yang berwarna biru menarik.

Setahun yang lalu ketika sedang sepedaan dengan Royan dan Abim, kami menemukan biji-biji unik yang warnanya biru. Kami bawa biji-biji itu semata-mata karena tetarik dengan warnanya yang biru menarik. Biji-biji itu kami simpan di atas kulkas sampai kering kerontang. Warnanya tetap biru tidak berubah.

biji-biji unik dan menarik
Continue reading

Tips MacBook Air: Bekerja dengan Dua Monitor atau Lebih

Two monitors MacBook Air

Bekerja dengan dua monitor dengan MacBook Air. Bisa sambil bekerja dan bersenang-senang

MacBook Air mungkin hanya kecil bentuknya, tapi kemampuannya tidak sekecil ukurannya. Salah satunya kemampuannya adalah bekerja dengan beberapa monitor sekaligus. Hebatnya lagi, setiap monitor bisa digunakan untuk hal aplikasi yang berbeda-beda. Artinya, satu aplikasi bisa ditampilkan di satu monitor dan aplikasi yang lain di monitor yang lain.

MacBookAir_two_monitors

Cara menggunakannya sangat lah mudah. Pertama, yang pelu diperlukan adalah monitor dan konektornya. Jika bisa langsung ke thunderbolt akan lebih bagus. Kalau tidak kita perlu adapter yang bisa menghubungkan antara thunderbols/usb ke VGA atau HDMI. Kita hubungkan monitor dengan MacBook Air. Secara default, MacBook Air akan menampilkan tampilan yang sama di semua monitor, istilahnya Mirroring. Jika kita ingin menampilkan aplikasi yang berbeda, pilihan ini harus dinonaktifkan terlebih dahulu. Caranya sebagai berikut.

lion_mirror_change_display

  1. Pastikan semua monitor sudah terpasang dengan MacBook Air.
  2. Dari Apple () menu, pilih System Preferences.
  3. Dari menu View, pilih Displays.
  4. Klik Arrangement tab.
  5. Uncheck pilihan “Mirror Displays”.

Maka monitor akan menampilkan tampilan yang berbeda.

Lalu bagaimana meletakkan aplikasi pada setiap monitor itu. Mudah saja. Buka aplikasi yang ingin dibuka, lalu geser ke arah kiri atau ke kanan ke monitor yang sebelahnya.

Mudah sekali. Silahkan dicoba.

Bus Damri Bandara Adi Sucipto Yogyakarta

Bis Damri Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Bis Damri Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Pesawat terbang adalah salah satu sarana transportasi yang paling banyak dipakai untuk pergi dari satu kota ke kota lain secara cepat. Tarifnya pun semakin lama semakin murah dan terjangkau. Pesawat hanya mengantarkan penumpang dari satu bandara ke bandara lain. Masalahnya bagi penumpang adalah transportasi dari dan ke rumah – bandara. Untungnya saat ini ada Bis Damri khusus angkutan bandara. Salah satunya yang ada di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Kalau Anda datang ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta dan akan melanjutkan perjalanan ke kota lain di sekitar Yogyakarta; Magelang, Secang, Temanggung, Purworejo, Kebumen, Wonosari, yang paling murah dan cepat adalah naik Bis Damri Angkutan Khusus Bandara. Jadwal Bis Damri adalah setiap jam, mulai pukul 4 pagi sampai pukul 8 malam dari Yogyakarta. Tarifnya pun cukup murah, berkisar dari Rp. 50rb – Rp. 75rb. Lihat foto tarif di foto berikut ini.

Bis Damri Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Tarif Bis Damri Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Tempat parkir Bis Damri agak sedikit jauh dari Bandara. Kalau keluar dari Bandara, ikuti saja ke arah KELUAR atau PARKIR Mobil. Melewati jalan lorong bawah tanah menuju ke tempat parkir mobil bandara. Keluar dari pintu ke tempat parkir itu adalah tempat poolnya Bis Damri.

Jurusan Bis Damri Angkutan Khusus Bandara Adi Sucipto adalah:
– Magelang
– Secang
– Temanggung
– Purworejo
– Kebumen
– Wonosari
– Borobudur

Kalau di Magelang, pool bis Damri Angkutan khusus bandara ada di Hotel Wisata yang di dekat Jalan Ikhlas atau terminal lama Tidar. Jam 4 pagi sudah ada bis yang berangkat menuju ke bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Keberadaan bis ini sangat membantu penumpang. Tarifnya jauh lebih murah daripada naik taksi atau sewa mobil. Posisinya yang agak jauh juga agar tidak konflik dengan taksi dan mobil omprengan.

Kerikil Batu Akik Amethyst, Pirus, Lapis Jazuli, Kecubung Es untuk Gelang dan Kalung

Deman batu mungkin sudah mulai berkurang, tapi kreasi batu akik tidak pernah mati. Sisa-sisa bahan batu akik yang berukuran kecil, dilubangi dan dipoles. Kerikil ini bisa dibuat kalung atau gelang. Kalau Anda tertarik silahkan kontak Ummi Happy: 082325489277

bahan kerikil akik amethyst gelang kalung

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil amethyst untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil biduri sepah untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil biduri sepah untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil biduri sepah untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil biduri sepah untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil biduri sepah untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil biduri sepah untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil lapis jazuli untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

Bahan kerikil pirus (turquoise) untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

kecubung es

Bahan kerikil kecubung es untuk kalung dan gelang. Bahan sudah dilubangi dan dipoles, tinggal diberi tali saja.

kecubung es-2

kecubung es

Hilangnya Sawah di Kampungku

pemandangan dari jendela rumah

Pemandangan dari jendela kamarku tidak lagi indah. Sawah-sawah sudah tidak ada lagi. Air sungai kering, keruh, kotor dan bau.

Ketika aku masih kecil dulu, belakang rumahkau adalalah sawah. Konturnya menurun, dan di dasar bawahnya ada mata air yang jernih. Tepat di belakang rumahku ada sungai irigasi, kami menyebutnya ‘Kali Bening’, karena memang bening sekali airnya waktu itu. Mata airnya ada di kali bening, Payaman, Magelang.

Aku dan teman-teman biasa main di sawah. Kalau musim kering, biasanya kami main layang-layang. Di sawah tidak ada kabel listrik dan tidak ada pohon yang tinggi. Langitnya lapang, tempat yang cocok untuk main layang-layang. Kalau capek main layang-layang kami mandi di pancuran. Seger sekali airnya.

Paling asik adalah pada saat musim tanam padi tiba. Sawah biasanya dibajak dengan kerbau. Selesai olah tanah sawahnya diairi sedikit. Tanahnya gembur sekali. Kami biasanya main bola di sawah, main bola sambil main lumpur. Karena masih kecil, kami biasa telanjang, atau cuma pakai CD saja. Maklumlah masih anak-anak. Biasanya kami main kalau sudah sore, sepulang sekolah. Jaman dulu pulang sekolah jam 12. Tidak seperti anak-anak sekolah jaman sekarang, pulang sekolah jam 16. Sampai rumah sudah capek banget.

Kami main sore-sore untuk menghindari petani yang punya sawah. Soalnya, Pak tani sangat melarang kami main di sawah yang sudah diolah tanahnya. Begitu pak tani pulang, kami langsung mainan lumpur. Seneng sekali rasanya. Sepertinya tidak ada permainan yang paling mengasikkan selain main mandi lumpur.

Main di lumpur ada susahnya juga. Paling menyakitkan adalah kalau digigit TENGU. Tengu itu adalah serangga kecil berwarna merah dan kalau menggigit selalu di tempat spesial, yaitu di-titit. Rasanya gatal-gatal sakit, seperti ditusuk duri kecil di bagian tititnya. Kalau kegigit tengu biasanya kami duduk di atas batu di dekat pancuran mata air. Tititnya dibersihkan dulu, lalu dengan bantuan temen-temen kami mencari di mana tenguitu. Biasanya kelihatan merah kecil sekali. Kami hilangkan dengan ‘lengo klentik’ (minyak kelapa) dan dicukil pakai jarum. Wuiiihhh….saaakkitttt.

Kalau sawahnya sudah ditanami, kami tidak bisa lagi main ke sawah. Biasanya kami cuma mencari ikan di galengan-galengan (parit sawah). Kami mencari ikan gabus kecil, seperti ikan lele tapi tidak ada patilnya. Atau kami mancing belut. Tapi kami harus hati-hati kalau main di sawah, karena banyak ularnya. Belum pernah sih ada yang digigit ular, tapi kami sering bertemu dengan ular. Kebanyakan ular berbisa.

Kalau padi mulai tua dan menguning akan banyak burung-burung yang makan padi di sawah. Pak tani mulai memasang ‘memedi sawah’,orang-orangan sawah untuk menakuti burung. Pak tani membuat gubuk di sawah. Orang-orangan sawah itu dibuat beberapa buah, lalu diikat pakai tali panjang. Tali-talinya digantungi kain dan kaleng yang diisi kerikil. Talinya panjang sampai ke gubuk. Kalau ada burung, tapinya di tarik-tarik. Orang-orangan sawah akan bergerak dan kalengknya berbunyi nyaring. Burung-burungnya akan terbang ketakutan.

Burung-burung yang makan bulir padinya ada banyak; emprit, gereja dan glatik. Burung glatik yang paling cantik. Di pipinya ada warna merahnya, burungnya kecil seperti emprit, warnanya putih dan sayapnya coklat tua/hitam. Mereka hidup berkelompok, sekali terbang bisa ada ratusan burung. Pemandangan yang indah sekali.

Lain waktu kami mencari-cari sliring, hewan reptil kecil yang warnanya belang-belang kuning hijau coklat. Ukurannya kecil seperti kadal yang ramping, tetapi lebih panjang. Kami tangkap dan kami belai-belai. Kalau bosan kami lepaskan lagi ke rumput-rumputan.

Di sawah kami juga biasa mencari ‘tambang’, tanaman menjalar yang panjang dan kuat. Biasa buat main tali-talian. Tambangnya kami buat main ‘polisi-polisian’, kalau ada yang tertangkap kami ikat dengan tambang itu dan kami jadikan tawanan.

Kini pemandangan indah sawah-sawah dan padi-padi yang menguning sudah tidak ada lagi. Entah sejak kapan sawah itu tidak lagi ditanami padi. Mungkin sawahnya dijual dan ditanami pohon sengon laut (albasia). Anak-anak kampung jarang main ke sawah atau ladang. Sudah tidak asik lagi. Apalagi sekarang jamanya tivi dan smartphone. Mereka lebih asik main game dengan HP. Jalan pingir sawah yang dulu sempit, kini juga sudah dibangun dan dilebarkan. Jalannya sudah jadi melalui program padat karya. Sebentar lagi mau diaspal katanya.

Kali bening sekarang juga tidak ‘bening’ lagi. Malah airnya kering dan kotor. Banyak sampahnya, bau lagi.

Kalau aku buka jendela kamarku, pemandangan tidak lagi indah dan mengasikkan seperti dulu.