Tag Archives: PROMI

Pengalaman PROMI 7

Pupuk organik diperkaya dari limbah pertanian untuk budidaya padi di Desa Pudi, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Bpk Nasir, petani padi, Desa Pudi, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Komentar: “Saya sekarang mantap mau nanam padi dengan pupuk buatan sendiri, daripada beli pupuk mahal”.
Continue reading

Pengalaman PROMI 5

Pupuk organik diperkaya dari jerami untuk budidaya padi semi organik di Gapoktan Sulih Asih, Ciburuy, Bogor, Jawa Barat

haji zakaBpk H. Ahmad Zakaria, Ketua Gapoktan Sulih Asih, Bogor
Komentar: “Untuk pengomposan jerami dengan Promi saya hanya perlu Promi dan air saja, dan yang lebih penting jerami tidak perlu dibalik. Mikroba yang terkandung dalam Promi ini ibaratnya preman atau anak jalanan karena tidak seperti mikroba pengomposan lain yang memerlukan molase, urea, dedak, kotoran hewan, dll untuk memulai hidupnya”.

Continue reading

Pengalaman PROMI 6

Pupuk organik diperkaya dari limbah pertanian untuk budidaya caisim di Desa Geronggang, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Bpk Sulaiman, petani sayuran, Desa Geronggang, Kotabaru, Kalimantan Selatan

Komentar: “Dengan menggunakan pupuk organik dari limbah pertanian yang dibuat dengan Promi, tanaman caisim saya tumbuh lebih cepat, daun tebal sehingga tidak robek kalau kena hujan, dibanding kalau dipupuk dengan pupuk yang dibuat dengan bahan pengompos lain”.

Continue reading

Pengalaman PROMI 4

Pupuk organik diperkaya dari kotoran sapi untuk budidaya tanaman hortikultura di Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta

Bpk Prasetyo, Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta

Komentar: “Pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak dengan Promi sangat sederhana dan sangat murah, sehingga saya dapat menekan harga produksi secara nyata”.
Continue reading

Pengalaman PROMI 3

Pupuk organik diperkaya dari limbah sawit untuk budidaya sayuran organik di Koperasi Karyawan PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan

Bpk J. Julianto, PT Arutmin Indonesia, Senakin
HP: 081 150 6264

Komentar: ”Tomat dan timun organik lebih segar, lezat, tahan lama dan lebih ”kriuuuk”.
Continue reading

Pengalaman PROMI 2

Pupuk organik diperkaya dari limbah sawit untuk reklamasi bekas tambang batubara tanpa top soil di
PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan

Prosedur penambangan pada tambang batubara terbuka adalah dengan menyisihkan top soil yang subur sebelum mengambil batubara sampai kedalaman 60 m. Namun sekitar 500 ha areal konsesi PT Arutmin Indonesia, Senakin telah diusahakan oleh penambang tanpa ijin (PETI) dengan tanpa menyisihkan top soil secara benar, sehingga reklamasi di areal ini sulit dilakukan.
Continue reading

Pengalaman PROMI 1

Produksi pupuk organik diperkaya dari limbah sawit di
PT Sinar Kencana Inti Perkasa (SKIP), Sinar Mas Group, Senakin, Kalimantan Selatan

Bpk Fery, Manager Kebun SKIP, Senakin, Kalimantan Selatan

Komentar: ”Mula-mula saya tidak percaya limbah sawit bisa dikomposkan dalam waktu 6 minggu. Ternyata dengan Promi, fiber sawit dan endapan kolam limbah sawit bisa menjadi pupuk organik yang remah, menyuburkan dan tidak berbau. Ini betul-betul paradigma baru!”
Continue reading

Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pupuk Kimia

Buku Kompos buku pupuk organik granul Banyak orang yang sering salah presepsi dalam menggunakan pupuk kimia, pupuk hayati dan pupuk organik. Pupuk organik dan pupuk hayati seringkali disamakan dengan pupuk kimia. Padahal pupuk-pupuk ini sebenarnya berbeda sama sekali.


Baca juga: Membuat Pupuk Organik Granul | Membuat Pupuk Organik Sendiri |Rahasia Membuat Biofertilizer | Membuat Pupuk Organik Cair (POC) | Membuat Kompos Secara Cepat dengan PROMI | Pupuk Organik Cair (POC) | POC Khusus Jahe |


Download artikel ini versi pdf pdf


Continue reading

Pupuk Kompos Jerami: Mudah, Murah, & Cepat

buku pupuk organik granulPenelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Tanah menemukan bahwa kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. Kompos harus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula.

Baca juga: Pengendalian hama padi dengan pestisida organik.


Informasi dan pemesanan aktivator pengomposan Promi: klik di link ini


Praktek pembuantan kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor


Lihat lanjutan video ini di Video Praktek Pengomposan Jerami


Continue reading

Potensi Seresah Tebu untuk Menambah Bahan Organik Tanah

Tidak jauh berbeda dengan kondisi tanah-tanah pertanian lainnya, kondisi tanah di perkebunan tebu juga miskin bahan organik.  Sebagai contoh, kandungan bahan organik di kebun PG Subang kira-kira hanya 2%.  Kondisi ini tentu saja membutuhkan perhatian serius dari pihak PG, terutama untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah.
Continue reading