Pupuk organik diperkaya dari jerami untuk budidaya padi semi organik di Gapoktan Sulih Asih, Ciburuy, Bogor, Jawa Barat
Bpk H. Ahmad Zakaria, Ketua Gapoktan Sulih Asih, Bogor
Komentar: “Untuk pengomposan jerami dengan Promi saya hanya perlu Promi dan air saja, dan yang lebih penting jerami tidak perlu dibalik. Mikroba yang terkandung dalam Promi ini ibaratnya preman atau anak jalanan karena tidak seperti mikroba pengomposan lain yang memerlukan molase, urea, dedak, kotoran hewan, dll untuk memulai hidupnya”.
Pupuk organik diperkaya dari limbah pertanian untuk budidaya caisim di Desa Geronggang, Kotabaru, Kalimantan Selatan
Bpk Sulaiman, petani sayuran, Desa Geronggang, Kotabaru, Kalimantan Selatan
Komentar: “Dengan menggunakan pupuk organik dari limbah pertanian yang dibuat dengan Promi, tanaman caisim saya tumbuh lebih cepat, daun tebal sehingga tidak robek kalau kena hujan, dibanding kalau dipupuk dengan pupuk yang dibuat dengan bahan pengompos lain”.
Pupuk organik diperkaya dari kotoran sapi untuk budidaya tanaman hortikultura di Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta
Bpk Prasetyo, Banguntapan, Bantul, DI Jogjakarta
Komentar: “Pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak dengan Promi sangat sederhana dan sangat murah, sehingga saya dapat menekan harga produksi secara nyata”. Continue reading →
Pupuk organik diperkaya dari limbah sawit untuk reklamasi bekas tambang batubara tanpa top soil di
PT Arutmin Indonesia, Senakin, Kalimantan Selatan
Prosedur penambangan pada tambang batubara terbuka adalah dengan menyisihkan top soil yang subur sebelum mengambil batubara sampai kedalaman 60 m. Namun sekitar 500 ha areal konsesi PT Arutmin Indonesia, Senakin telah diusahakan oleh penambang tanpa ijin (PETI) dengan tanpa menyisihkan top soil secara benar, sehingga reklamasi di areal ini sulit dilakukan. Continue reading →
Produksi pupuk organik diperkaya dari limbah sawit di
PT Sinar Kencana Inti Perkasa (SKIP), Sinar Mas Group, Senakin, Kalimantan Selatan
Bpk Fery, Manager Kebun SKIP, Senakin, Kalimantan Selatan
Komentar: ”Mula-mula saya tidak percaya limbah sawit bisa dikomposkan dalam waktu 6 minggu. Ternyata dengan Promi, fiber sawit dan endapan kolam limbah sawit bisa menjadi pupuk organik yang remah, menyuburkan dan tidak berbau. Ini betul-betul paradigma baru!” Continue reading →
Banyak orang yang sering salah presepsi dalam menggunakan pupuk kimia, pupuk hayati dan pupuk organik. Pupuk organik dan pupuk hayati seringkali disamakan dengan pupuk kimia. Padahal pupuk-pupuk ini sebenarnya berbeda sama sekali.
Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Tanah menemukan bahwa kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. Kompos harus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula.
Tidak jauh berbeda dengan kondisi tanah-tanah pertanian lainnya, kondisi tanah di perkebunan tebu juga miskin bahan organik. Sebagai contoh, kandungan bahan organik di kebun PG Subang kira-kira hanya 2%. Kondisi ini tentu saja membutuhkan perhatian serius dari pihak PG, terutama untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah. Continue reading →
Kalau Anda tertarik dengan tulisan di blog ini dan berniat untuk meng-copy-nya serta menyebarluaskannya. Jangan malu-malu, copy aja langsung atau save as lewat menu bar. Boleh diubah, dimodifikasi, dan diperkaya, asal tetap mencantumkan credit-nya dan alamat URL-nya. Diperbolehkan selama untuk tujuan kebaikan, tidak melanggar hukum, norma-norma etika dan kesulilaan, tidak menyinggung SARA, dan BUKAN UNTUK TUJUAN KOMERSIAL. Yang terakhir ini harus bayar Royalti ;). Jika Anda memiliki sesuatu yang ingin ditambahkan, koreksian, komplain, bantahan, protes, gugatan, atau yang lainnya, silahkan masukkan di kolom komentar. Kalau Anda merasa bahwa isi blog bermanfaat, silahkan berbagi dengan yang lain. Silahkan klik icon-icon berbagi yang ada di bawah setiap artikel.