Category Archives: Fotografi

Fotografi dengan kamera saku

See: Pocket Camera Photography Part 2: Flowers

Siapa bilang untuk dapat mendapatkan foto yang bagus mesti dengan kamera yang mahal. Setidaknya saya sudah membuktikan sendiri, dengan kamera saku biasa pun kita tetap bisa memotret dengan bagus. Fotonya pun tidak kalah dengan foto-foto yang di kartu pos.

Sekitar 5-6 tahun yang lalu saya membeli kamera saku Kodak EasyShare 8 MP. Awalnya hanya untuk dokumentasi pekerjaan, terutama kalau sedang pergi ke kebun atau ke daerah-daerah. Jadi fotonya adalah foto standard dokumentasi.

Karena keasikan motret-motret saya merasakan memotret itu asik juga. Kadang-kadang kalau sedang di tempat yang pemandangannya indah, lalu saya jepret hasilnya bagus juga. Saya suka sekali.
Continue reading

Portrait Photography by Loreta Lux

Loretta LuxPortrait photography mungkin salah satu objek fotofrafi yang banyak digemari. Selalu ada yang menarik dan menantang ketika memotret wajah orang. Ada karakter yang terpancar dari setiap wajah yang dipotret. Ada pesan di balik raut mukanya. Photographer-photographer besar juga banyak mengambil foto portrait (potret). Seperti sang maestro Henri Cartier-Bersson (HBC). Banyak potret yang dibuat oleh HBC, banyak diantaranya yang jadi iconik. Atau foto Mother Migran-nya Dorothea Lange yang legendaris. Atau fotonya Afgan Girl (Sharbat Gula) oleh Steve McCurry. Sorot mata Sharbat Gula menceritakan kepedihan dan kemarahan. Kadang-kadang saya juga memotret foto teman-teman atau orang di sekitar saya, bisa dilihat di link ini: Portrait of My Colleagues atau di album FB saya: Portrait.

Henri Cartier-Bresson
Erza Pound, Henri Cartier-Bresson

Mother Migran, Dorothea Lange
Mother Migran, Dorothea Lange

Sharbat Gula by Steve McCurry
Afgan Girl (Sharbat Gula) by Steve McCurry.

Namun, kalau menikmati potreat yang dibuat oleh Loretta Lux terasa beda dengan potreat-potret klasik. Loretta Lux salah satu fotografer komteporer yang mengkhususkan diri memotreat Portrait Photo. Potret-potret Loretta Lux seperti potret dari dunia mimpi. Wajah anak-anak yang polos, warna-warna yang lembut, dan ada bayangan seperti dari dunia imajinasi. Wajah-wajah itu terlihat polos dan membawa kita kembali ke masa-masa kanak-kanak.

Self Portrait, Loretta Lux
Self Portrait, Loretta Lux
Continue reading

Portraits

I want to photograph my colleagues and friends. Here are some pictures of them. I would thank to all of my friends.

This slideshow requires JavaScript.

Continue reading

Elliot Erwitt, Photographer dengan urat humor luar biasa


Elliot Erwitt adalah salah satu legenda Magnum Photo yang cukup unik. Photographer satu ini punya ‘urat humor’ yang luar biasa. Menikmat foto-foto EE bisa ketawa-ketiwi sendiri. Saya membaca beberapa buku fotografinya, salah satunya buku EE terbitan Thames & Hudson, kemudian serching di internet. Elliot Erwitt memiliki insting dan kejelian pengamatan yang unik. Dia bisa menangkap moment yang absurd, abnormal, parodi, dan mengelitik urat saraf kita. Foto-fotonya adalah kejadian-kejadian yang terjadi seketika, begitu saja, dan tanpa direncana. Kesigapannya mengabadikan moment-moment ini sungguh luar biasa, sedetik saja terlewat mungkin akan menjadi sangat lain fotonya.

Baca juga artikel lain tentang fotografi: Fotografi

Perhatikan foto berikut ini. Fotonya sarat magna, lebih bercerita dari ribuan kata-kata.

Elliot Erwitt menyukai anjing. Banyak foto-fotonya yang menceritakan tentang anjing. Dalam sebuah wawancara dia menyampaikan salah satu triknya memotret anjing. Kadang-kadang dia perlu mengertak anjingnya agar anjin itu loncat ketika dia memotretnya.

Elliot Erwitt
[(c)Elliot Erwitt]

Foto berikut ini Elliot Erwitt minta sebuah kelas seni untuk menanggalkan pakaiannya, sesuatu yang tidak lazim. Yang saya heran, orang-orang itu kok mau ya melakukannya….????

ERE1983001W00030/12

Jika Anda ingin melihat karya-karya Elliot Erwitt silahkan kunjungi websitenya atau beberapa videonya di youtube.
Website Elliot Erwitt: http://www.elliotterwitt.com
Gallery Elliot Erwit di Magnum: Elliot Erwitt in Magnum Photo

Juga video EE di Youtube.
Catatan: Sebagian foto-foto EE mengandung Nudity, jadi silahkan diseleksi sendiri.


Continue reading

Dukung Foto Saya

The Flower of Love Old mand and The Pigeons
Dukung foto saya dengan mengklik foto-foto di atas, kemudian klik tombol Like atau Gilla. Terima kasih.

Belajar Fotografi 1

dendelion
Foto close up bunga dendolion yang saya ambil pakai kamera Kodak

Awalnya saya suka motret hanya untuk dokumentasi saja. Tujuan awalnya simpel saja, bagaimana membuat foto yang bagus untuk dokumentasi dan ilustrasi. Kemudian saya seperti terhenyak ketika menyadari bahwa foto tidak hanya sekedar gambar saja. Foto bisa bercerita, foto bisa mempengaruhi orang, foto bisa ‘nyeni’, bahkan foto bisa ‘memprovokasi’.

Saya masih ingat bertahun-tahun yang lalu, waktu saya masih kecil, Mas Lasimin – saudara sepupu saya – menunjukkan sebuah kamera analog kuno. Saya lupa mereknya, tapi rasa ingin tahu saya membuat saya coba-coba memotret dengan kamera itu. Pernah hasil fotonya hitam semua alias kebakar, karena saya salah membuka tutup filmnya.

Continue reading

Buku Fotografi: Looking At Atget

Looking At Atget
(Source: http://photo.goodreads.com/)

Sebuah buku yang memuat fotografi klasik karya Eugene Atget (1857-1927). Kuno banget ya…, saya tidak bisa membayangkan seperti apa kamera yang dipakai oleh Mbah Atget ini dan proses mencetaknya. Atget mungkin tidak terkenal di masanya, tetapi melihat karya-karya yang dihasilkannya saya jadi terkagum-kagum. Coba bayangkan semasa hidupnya Atget tidak kurang telah membuat foto sebanyak 9000-10.000 foto. Kalau jaman sekarang sih sekali jalan-jalan cari foto bisa memotret ratusan kali.

Fotografi asik dengan kamera saku

Buku Fotografi Asik dengan Kamera Saku


Saya membayangkan jaman dulu pastilah Mbah Atget ini momotret dengan sangat hati-hati. Memperhitungkan bener objeknya, komposisinya, dan exposure-nya. Setelah melalui proses pencucian dan pencetakan, baru bisa dilihat hasilnya. Biayanya pun pasti cukup mahal untuk ukuran jaman itu. Continue reading

Buku Fotografi Favoritku: Nature Photography

Menikmati fotografi seperti halnya menikmati karya-karya yang lain. Beberapa karya fotografi itu dikumpulkan dan dipublikasikan dalam sebuah buku. Rak buku fotografi menjadi rak favorit saya di perpustakaan. Berikut ini beberapa buku fotografi yang menjadi favorit saya dan saya pinjam berkali-kali.

Nature Fotografi:

Brandt, Nick. 2009. A Shadow Falls.Abrams.pp.132

Buku fotografi ukuran jumbo (A3)  tentang binatang. Terutama binatang-binatang liar di afika, seperti: Gajah, singa, jerapah, zabra, cheetah, banteng, badak, gorila, dan lain2. Foto2nya dicetak hitam putih. Namun begitu, Brandt mampu menghadirkan kegagahan gajah, atau keperkasaan sang singa. Menikmati foto2 ini seperti memasuki dunia binatang liar yang menajubkan.

Nick Brand
Salah satu foto di dalam buku itu.

Foto-foto Nick Brandt yang lain yang menakjubkan bisa di lihat di link ini: Nick Brandt’s Image.

Östling, Brutus & Åkesson, Sussane. 2010. De krushuvade och andra pelikaner. Öslings Bokförlag Symposion AB.pp. 144.

Brutus Östling
(Source: Brutusostling.se)

Brutus Östling adalah salah satu fotografer spesialis burung terkemuka. Foto-fotonya sangat luar biasa. Di buku ini Ösling menampilkan foto kehidupan pelikan.
Informasi tentang Östling bisa dilihat lebih lengkap di websitenya http://www.brutusostling.se

Brutus ostling
Salah satu foto burung pelikan di dalam buku itu.

Foto-foto burung yang dibuat oleh Brutus Ostling bisa di lihat di link ini: Brutus Östling’s Images

Buku fotografi karya Brutus Osling yang tersedia di toko Amazon dan bisa dibeli online:

Peter Hugo, The Heyna and Other Man

Sebuah buku cerita foto (Photo Story) tentang orang-orang yang memelihara Heyna di Nigeria. Memelihara anjing, ular, atau kera mungkin sudah biasa, tetapi memelihara Heyna rasanya jarang didengar. Dalam buku ini mengisahkan sekelompok orang yang memelihara heyna, babbon, dan ular untuk pertunjukkan.

Peter Hugo, The Heyna & Other Man
Salah satu foto di dalam buku itu.
Posted from WordPress for Android