Tag Archives: kamera

Kamera Smartphone Jadi Mikroskop Digital

Mikroskop adalah peralatan yang saya kagumi dulu ketika di SMU. Jaman dulu, akhir tahun 80-an, tidak semua sekolah SMU punya mikroskop. Sekolahku SMA N 1 Magelang salah satunya. Bagiku dapat mengamati benda-benda renik adalah hal yang sangat luar biasa. Apalagi ketika kuliah di Fabio Unsoed saya mengamati dengan mikroskop, lebih-lebih ketika kerja saya juga banyak menggunakan mikrokop. Mikroskop adalah alat yang luar biasa.

Kini perkembangan teknologi sudah sangat maju. Kamera smartphone bisa diubah menjadi Mikroskop digital. Sedikit kreativitas dan dengan biaya yang murah bisa dibuat mikroskop digital sederhana. Apalagi anak SMU jaman sekarang sudah banyak yang memiliki smartphone. Cara ini mungkin bisa mengatasi penyediaan perlengkapan mikroskop yang cukup mahal harganya.

Lab. Biologi atau Mikrobiologi bisa membuat perlengkapan sederhana ini untuk sarana praktikum biologi. Misalnya pengamatan jaringan tanaman, pengamatan mikroba, hewan kecil (amoeba, protozoa, dll). Ini tentunya akan sangat menarik sekali bagi para siswa.

Saya dan Arroyan pernah mencoba menggunakan kamera iPhone untuk mengamati jentik nyamuk. Menarik.

Mengamati jentik nyamuk dengan iPhone/Smartphone. iPhone bisa jadi mikroskop digital

Mengamati jentik nyamuk dengan iPhone/Smartphone. iPhone bisa jadi mikroskop digital

Advertisements

Tip Fotografi: Pass photo dengan Kamera HP

passphoto dengan kamera HP

Passphoto Ibrahim.


Passphoto yang berukuran 3×4 atau 2×3 banyak kita perlukan untuk mengurus berbagai dokumen, mulai dari KTP, ijazah, SIM, surat pengantar, asuransi, BPJS, dan urusan ‘tetek bengek’ lainnya. Jaman dulu kita perlu pergi ke studio foto untuk mendapatkan passphoto itu. Tapi kini dengan kamera yamg ada di HP pun kita bisa membuat passphoto sendiri.

Kualitas dan resolusi kamera ponsel/ smartphone sudah lebih dari cukup untuk membuat passphoto yang berukuran kecil. Kamera ponsel ini bisa kita manfaatkan foto setengah badan. Bagian yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan dan background/latar belakang. Pertama-tama kita perlu mencari latar belakang yang bersih. Saya biasanya memakai tembok yang bersih. Warna tembok sebaiknya terang, bisa warna putih, krem, biru muda atau warna lainnya. Kalau tembok Anda tidak ada yang bersih, boleh juga pakai tembok tetangga.

Berikutnya adalah pencahayaan. Perhatikan pencahayaan yang ada. Lokasi memotret sebaiknya cukup cahaya dan cahayanya lunak (soft). Maksudnya cahayanya tidak kontras. Cahaya merata ke semua bagian. Jika perlu bisa memakai reflektor dari kertas putih/lembaran styrefoam untuk menyeimbangkan pencahayaan.
Continue reading

Fotografi: Memotret Anggrek dengan Latar Belakang Hitam

image

Foto anggrek yang indah ini hanya saga foto dengan menggunakan kamera HP saja. Hasilnya boleh diadu dengan kamera DSLR. Triknya sederhanya saja, hanya menempatkan latar belakang hitam.

Sekelias ketika saya pertama melihat bungga anggrek ini sangatlah tidak menarik. Tanamannya kurang terawat. Bahkan akarnya kering kerontang dan banyak sarang laba-laba. Namun, bunga anggrek kuning ini unik. Jarang saya melihat bunga anggrek dengan warna ini. Saya jadi ingin memotretnya.

Lokasi anggrek ini ada di rumah kaca. Latar belakangnya yang sedikit kurang teratur tidak cocok untuk latar belakang pemotretan. Jadi saya berfikir untum memakai latar belakang putih atau hitam. Kebetulan ada kain hitam, jadilah kain ini sebagai latar belakang. Dengan bantuan teman saya mulai memotrer.

image

Pot sata taruh di atas kursi dan kainnya dipegang dengan tangan.

Cahaya di dalam rumah kaca cukup bagus untuk memotret. Cahayanya lunak, sehingga tidak membuat kontras dan mengurangi bayangan. 

Saya memotret menggunakan HP Samsung Note 2. Beberapa setting kamera yang saya lakukan adalah: meteringnya terpusat, fokusnya macro, iso terendah, quality terbaik. Saya memotret beberapa kali. Hasilnya seperti foto di bawah ini. Foto2 ini tidak saya edit. Editing hanya untuk mengurangi ukurannya saja agar mudah diupload.

image

image

image

Tips Fotografi: Melihat dengan ‘kacamata’ kamera

tip fotografi high key

Seputih Cintaku padaMu

Objek foto yang biasa-biasa saja bisa jadi menarik kalau kita melihatnya dengan ‘kacamata’ kamera. Sama halnya jika kita memotret dengan ‘kacamata’ manusia, objek yang menarik bisa jadi terlihat biasa-biasa saja.

Misalkan saja rangkaian bunga yang sudah berumur beberapa hari ini. Di lihat sepintas tidak ada yang menarik dari rangkaian bunga ini untuk di foto. Bunga-bunganya sudah mulai layu dan warnanya juga sudah pudar. Dilihat dari ‘angle’ mana pun sulit untuk mendapatkan foto yang bagus.

tip fotografi high key bunga layu

Tapi jangan dulu putus asa. Eksplorasi terhadap objek foto tetap perlu dilakukan. Cobalah melihat dengan menggunakan ‘kacamata’ kamera. Maksudnya, melihat dengan bidang segiempat atau bingkai foto. Cobalah membayangkan Anda melihat objek dengan menggunakan bingkai foto atau bingkai gambar. Awalnya cobalah dari jarak yang cukup jauh, seluruh bagian rangkaian bunga masuk ke dalam ‘frame’ atau ‘bingkai’ foto. Saya sudah mencobanya. Dan, untuk objek rangkaian bunga ini sama sekali tidak ada ‘frame’ yang menarik. Sekarang, cobalah untuk lebih dekat atau ‘close-up’. Cobalah untuk mendekat ke objek dan carilah ‘frame’ yang paling menarik.

Alhamdulillah. Akhirnya setelah mencoba beberapa kali dan memotret beberapa kali, saya mendapatkan foto yang lumayan bagus. Yaitu, foto close-up bunga putih. Saya memotret dengan menggunakan kamera di HP Samsung Galaxy Note 2 milik saya. Dan untuk pengolahan saya coba menggunakan aplikasi HDR fx lite dan Adobe Lightroom 4. Hasilnya tidak mengecewakan saya suka sekali, karena nuansanya ‘high key’.

Selamat mencoba.

Artikel tip fotografi dengan kamera saku bisa dilihat di sini: Tips Fotografi

tip fotografi high key

Seputih Cintaku padaMu

Continue reading

Mengolah Foto: Cropping

Editing atau pengolahan foto dilakukan untuk membuat foto terlihat lebih bagus, lebih cantik, dan lebih berkesan. Salah satu proses editing dasar yang sering dilakukan adalah CROPPING. Praktek meng-cropping foto sudah dilakukan sejak awal mula fotografi. Sejak kamera masih manual dan film masih dalam bentuk lembaran-lembaran kaca cropping sudah dilakukan. Banyak foto-foto yang jadi icon (iconik) dan terkenal adalah hasil cropping.

Contoh foto hasil cropping yang paling terkenal adalah foto sang legenda Che Guevara yang difoto oleh Alberto Corda. Saya pernah membaca salah satu buku yang membuat foto-foto karya Alberto Corda, dokumentasi, biografi, dan cara kerjanya. Saat itu Fidel Castro, sahabat Che, sedang melakukan pidato yang berapi-api. Che berada dipanggung bersama dengan Fidel. Seperti biasanya Corda memotret tokoh-tokoh ini. Dia memotret dari berbagai posisi dan beberapa kali.

Alberto Corda Che Guevara Negatif Film
Sumber: http://repeatingislands.com/2010/03/07/row-rages-over-iconic-image-of-che-guevara/

Corda meminta asistennya untuk membuat ‘sheet’ foto-foto tersebut dan dia mengamati negatifnya juga. Ada satu foto yang menarik yang menunjukkan Che dengan kharismanya. Foto itu diambil dalam posisi landscape. Sayangnya ada objek lain yang masuk ke dalam ‘frame’ dan merusak foto Che. Di sebelah kiri ada foto orang lain yang terikut dan sebelah kanan ada daun-daun. Inilah foto asli Che Guevara yang legendaris itu.

Alberto Corda Che Guevara Negatif Film
Sumber : http://twistedsifter.com/2012/06/the-bigger-picture-uncropped-versions-of-iconic-photos/
Continue reading

Tips Memotret Bunga dengan Kamera Saku

This slideshow requires JavaScript.

Lihat galeri foto saya di FACEBOOK klik di link ini: http://www.facebook.com/isroi/photos

Beauty of Nature. Alam selalu indah dan jadi ‘foto model’ yang menggoda untuk di-‘jepret’ dengan kamera. Apalagi bunga-bunga yanng sedang bermekaran selalu jadi ‘foto model’ yang indah. Memotret bunga dengan kamera saku gampang-gampang susah. Seringkali kita kecewa melihat foto bunga yang kita jepret tidak seindah aslinya. Berikut ini sedikit trik memotret bunga dengan kamera saku agar bunga yang kita foto lebih indah dari aslinya.

Peralatan:

  1. Kamera yang ada fungsi macro atau close-up. Boleh pakai kamera apa saja asalkan masih berfungsi. Saya menggunakan kamera saku.
  2. Kertas karton tebal warna putih dan hitam. Kalau tidak ada kertas, pakai kain juga boleh. Asal jangan nyuri persediaan kain kafannya Pak Modhin aja.
  3. Tripod. Alat ini optional alias kalau ada akan lebih bagus, kalau tidak punya ya nabung dulu sampai cukup untuk beli tripod…he…he…he.
  4. Payung. Lho..kok???!!!…Ingat kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Daripada gagal memotret gara-gara hujan, mendingan sedia payung dulu.

Continue reading

Fotografi dengan kamera saku

See: Pocket Camera Photography Part 2: Flowers

Siapa bilang untuk dapat mendapatkan foto yang bagus mesti dengan kamera yang mahal. Setidaknya saya sudah membuktikan sendiri, dengan kamera saku biasa pun kita tetap bisa memotret dengan bagus. Fotonya pun tidak kalah dengan foto-foto yang di kartu pos.

Sekitar 5-6 tahun yang lalu saya membeli kamera saku Kodak EasyShare 8 MP. Awalnya hanya untuk dokumentasi pekerjaan, terutama kalau sedang pergi ke kebun atau ke daerah-daerah. Jadi fotonya adalah foto standard dokumentasi.

Karena keasikan motret-motret saya merasakan memotret itu asik juga. Kadang-kadang kalau sedang di tempat yang pemandangannya indah, lalu saya jepret hasilnya bagus juga. Saya suka sekali.
Continue reading

Belajar Fotografi 1

dendelion
Foto close up bunga dendolion yang saya ambil pakai kamera Kodak

Awalnya saya suka motret hanya untuk dokumentasi saja. Tujuan awalnya simpel saja, bagaimana membuat foto yang bagus untuk dokumentasi dan ilustrasi. Kemudian saya seperti terhenyak ketika menyadari bahwa foto tidak hanya sekedar gambar saja. Foto bisa bercerita, foto bisa mempengaruhi orang, foto bisa ‘nyeni’, bahkan foto bisa ‘memprovokasi’.

Saya masih ingat bertahun-tahun yang lalu, waktu saya masih kecil, Mas Lasimin – saudara sepupu saya – menunjukkan sebuah kamera analog kuno. Saya lupa mereknya, tapi rasa ingin tahu saya membuat saya coba-coba memotret dengan kamera itu. Pernah hasil fotonya hitam semua alias kebakar, karena saya salah membuka tutup filmnya.

Continue reading

Hantu Gentayangan yang Tertangkap Kamera

kuntilanak hantu ghost

JANGAN TERUSKAN MEMBACA KALAU PENAKUT, PUNYA SAKIT JANTUNG, LEMAH JANTUNG, DAN DARAH TINGGI. ANDA SUDAH DIPERINGATKAN…!!!!!

Hantu, setan, memedi, jurik, ‘ghost’ atau yang semacamnya biasanya menarik diperbincangkan. Khususnya orang Indonesia yang suka dengan sesuatu yang berbau klenik.

Nah….ngemeng-ngemeng masalah hantu saya jadi ingat pengalamanku dengan ‘sesuatu’ yang katanya hantu (Klik di sini). Hantu-hantu yang terkenal di Indonesia antara lain: pocong, kuntilanak, tuyul, gendruwo, dan rekan-rekannya yang lain. Berhubung saya blm pernah melihat dengan mata kepala & mata kaki sendiri, saya jadi tergelitik untuk mencari info tentang makhluk ‘dunia lain’ di dunia maya’. Dan berikut ini beberapa yang aku temukan. Saya mencoba untuk menyeleksi informasi yang ada, hanya informasi yang menurut saya mendekati realita yang saya cantumkan – pertimbangan subjektif tentunya. Selamat bertakut ria.

Pocong

Banyak video, gambar, dan tayangan lain yang menampilkan sosok ‘pocongan’. Pocong adalah sebutan untuk orang mati yang dibungkus dengan kain kapan putih, diikat di ujung kepala, badan dan kaki. Ketika dikubur, bagian mukanya dibuka dan disentuhkan ke tanah. Poncongan berarti sesuatu yang menyerupai pocong.

Cerita, sinetron, bahkan film pun banyak yang memvisualisasikan pocongan.  Saya mendapatkan video amatir yang berhasil menangkap sosok ‘pocong’. Sebagian sangat jelas & sebagian samar-samar. Video ini amatir & tidak direkayasa. Silahkan di klik tombol play-nya.

Pocong di SMP

Pocong ini menampakkan diri ketika matahari masih terang benderang. So, setan tidak selalu muncul di malam hari. Perhatikan wujud pocong ini, dia hanya anak yang membawa kamera yang menyadari kehadirannya. Sedangkan anak-anak yang lain asik dengan kesibukannya sendiri. Bahkan sepasang siswa-siswi itu pun tidak sadar kalau dibelakangnya ada pocong. Aku coba putar ulang video ini berkali-kali, sepertinya memang bukan rekayasa.

Lebih menyeramkan lagi, si pocong dapat menghilang dan berpindah ke tempat lain dengan cepat. Hi….seremmmm……!!!!! Jangan menoleh ke belakang, siapa tahu ada pocong di belakang Anda.

Kalau Pocong yang satu ini dilihat oleh banyak orang, nemenin orang yang sedang mancing. Sama seperti pocong sebelumnya, dia juga bisa berpindah dengan cepat.

Ini pocong gedongan. Kabarnya di sebuah gedung pencakar langit di jakarta. Meskipun tampaknya samar-samar, mungkin karena pakai kamera HP. Dia juga berpindah dengan cepat dari satu tempat ke tampat lain. Rasanya mustahil direkayasa. Pocong ini muncul di malam hari.

Ini pocong-pocong yang nampak hanya sekilas, tetapi cukup menyeramkan juga.

Ini pocong yang paling jelas dan paling menyeramkam menurut saya. Diambil oleh anak-anak yang kurang kerjaan. Kalau dilihat dari bahasa dan logatnya, seperti di daerah banyumas dan sekitarnya. Kalau sudah mulai takut jangan diklik tombol PLAYnya.

Video pocong yang lain:


Videonya tanpak nyata dan tanpa rekayasa. Tidak ada jeda yang jelas pada saat pocong muncul atau menghilang. Pocong ini malah ngincengin kamera. Bener nggak ya…????!!!!!

Pocong juga suka ngenet, kaya loe…..!!!!! Pocong juga suka ngenet, main FB, update status, mungkin juga sedang chating atau nyari-nyari pilem blue….???? Dasar setan…..

Pocong ini sepertinya banyak ditemukan di wilayah Indonesia dan Malaysia. Di belahan dunia lain sepertinya dia tidak suka.

Kuntilanak

Kuntilanak, wewe gombel atau sundel bolong, mungkin sama saja. Sosoknya perempuan berambut panjang dan pakai baju putih. Berikut ini kenampakan yang paling jelas tertangkap kamera dalam waktu lama.

Si Kunti ini nampak jelas terlihat. Dia menghilang dan tahu-tahu sudah pindah ke atas lemari. Entah bagaimana caranya. Ketiga wanita ini bisa melihatnya semua, bahkan sampai jejeritan.

Kunti ini menampakkan diri di siang hari bolong. Meskipun hanya sekilas, tetapi sangat nyata terlihat.

Video kunti berbaju merah di Sukabumi

Kunti tidak selalu hadir di tempat yang sepi-sepi, bahkan di tempat hura-hura pun dia hadir.

Ini dari tayangan di televisi, ngak yakin asli atau rekayasa.


Si kunti hanya terlihat sepintas pada detik ke 0.04-0.06. Coba putar sekali lagi kalau tidak berhasil melihatnya.

Ternyata kunti bule pun hampir sama kenampakannya. Lihat video di bawah ini. Dia hanya muncul sekilas, kalau Anda tidak melihatnya coba diputer ulang. Kunti terlihat pada detik ke 1.55. Seperti terbang dan tidak terlihat kakinya.

Dari video lain yang tertangkap kurang jelas.

Yang membuat saya agak aneh, kok tidak ada yang rambutnya dipotong pendek seperti Demi Moore. Rambut panjang itu untuk menutupi sebagian wajahnya.  Juga kok tidak ada yang  pakai baju selain putih. Merah kek atau hijau gitu..biar sedikit modis.

Coba perhatikaan film-film horor dari jepang, sosoknya mirip si kunti ini. Cuma kalau Kunti Jepang jalannya merangkak. Masih lebih canggih kunti Indonesia, bisa menghilang dan terbang.  Cie….

Tuyul

Konon kabarnya tuyul berwujud anak kecil, botak, plontos, pakai cawat kain putih dan suka mencuri uang. Di TV-TV sering ada demonstrasi menangkap tuyul, tapi sosok tuyulnya tidak pernah jelas kelihatan.

Hanya video ini yang menujukkan wujud tuyul dengan jelas.

Jalannya merangkak dan mirip Seagol yang di filmnya ‘Lord of the Ring’. Perhatikan gerakannya, rasanya bukan manusia. Makanya jangan suka bergadang.

Hantu anak-anak

Kalau ini sepintas tidak seperti hantu, karena mirip anak-anak yang sedang bermain. Saya juga tidak yakin ini rekayasa atau bukan. Tetapi kalau saya yang mengalaminya sendiri, bisa ketakutan setengah hidup.

Gendruwo

Gendruwo wujudnya raksasa jelek. Klo warnanya hijau disebut Buto Iji (Buto=raksasa, Ijo=hijau). Kalau di ‘Barat’ namanya keren: HULK, si raksasa hijau. Sayang saya tidak mendapatkan banyak gambar atau tayangan yang menampakkan si gendruwo ini.

***
Saya percaya dengan mahluk Allah ‘yang lain’, seperti Setan (Syaithon), jin, malaikat, atau makhluk ghoib lain yang tidak disampaikan ke manusia. Tapi, saya tidak percaya dengan orang yang sudah mati kemudian ‘roh’-nya gentanyangan. Orang yang sudah mati tidak akan pernah bisa kembali ke dunia lagi (baca QS. : ).  Saya belum tahu kenapa ada pandangan semacam itu di kalangan orang Indonesia.

Video atau gambar yang saya camtumkan di atas mungkin saja bener, tapi mungkin saja juga tidak bener. Itulah faktanya. Anda boleh percaya boleh tidak.

Posted from WordPress for Android