Category Archives: MyResearch

Poster IBC

White-rot Fungi Pretreatment Enhanced Dilute-acid Hydrolysis of Oil Palm Empty Fruit Bunches

Isroi, I. Kresnawati, S. Ropikoh, D. Santoso, Siswanto

Indonesian Biotechnology Research Institute for Estate Crops, Jl Taman Kencana 1, Bogor 16151, Indonesia

Poster presented in The 4th Indonesia Biotechnology Conference, IPB International Convention Center, Bogor, 5 – 7th August 2008

Abstract

Oil palm empty fruit bunches (OPEFB) is lignocellulosic waste from palm oil mills. It is a potential source for second generation of bioethanol. As others lignocellulosic biomass, OPEFB has limited its accessibility to be hydrolyzed by acid or enzyme. Pretreatment of the material prior to acid hydrolysis is essential to obtain high overall yields of sugar and ethanol. This study investigated microbial pretreatment of OPEFB by solid state cultivation (SSC) using white-rot fungi. The fungi were cultivated over OPEFB by SSC for 30 days. After pretreatment 0PEFB were than milled to reduce size and remove mycelia. Dilute-acid hydrolysis was performed at 120oC, several different of acid concentrations (0, 1, 2.5, and 5 % H2SO4), substrate concentrations (10%, 20%, and 30%), and durations (15, 30, 45, and 60 min). Acid concentration affected yield of reducing sugars. The highest yield of reducing sugar was 34 g/l, which was obtained from the 2.5% H2SO4 hydrolysis. Increasing substrate concentration (10% to 30%) would increase reducing sugar yields to 25.4, 38.9, and 52. 4 g/l respectively. At the 120oC hydrolysis, the incubation time tested did not effect to the yield of reducing sugar. In addition, a hydrolysis experiment performed in a mini digester at 160oC for 60 min, 0.5% H2SO4 and 25% substrate concentration, the pretreated OPEFB indicated to produce higher yield of reducing sugar (52.8 g/l) compared to untreated control of OPEFB (37.5 g/l).

 
 

Key words: microbial pretreatment, lignocellulosic biomass, reducing sugar.

 

     

Hidrolisis & Fermentasi

Hidrolisis adalah salah satu tahapan dalam pembuatan bioetanol berbahan baku lignoselulosa. Hidrolisis bertujuan untuk memecah selulosa dan hemiselulosa menjadi monosakarida (glukosa & xylosa) yang selanjutnya akan difermentasi menjadi etanol. Secara umum teknik hidrolisis dibagi menjadi dua, yaitu: hidrolisis berbasis asam dan hidrolisis dengan enzym. Hidrolisis dengan asam sudah berkembang sangat lama. Saya mendapatkan satu paten tentang konversi kayu menjadi etanol berangka tahun 1934. Kapan-kapan akan saya uraikan di tempat lain.

Continue reading

PRETREATMENT

Riset yang dilakukan selama 20 tahun terakhir telah berhasil menurunkan biaya pembuatan etanol selulosa dari $4.00/gal menjadi $1.20 – 1.50/gal. Pretreatment menyumbang peranan utama dalam mengurangi biaya produksi dan keseluruhan performa sistem bioproses, serta memainkan peranan penting untuk mendapatkan hasil yang ekonomis (Yang & Wayman, 2007).
Continue reading

Detoksifikasi dan Netralisasi

Salah satu tahapan dalam pemanfaatan biomassa lignoselulosa sebagai bahan baku bioetanol melalui hidrolisis asam encer adalah detoksifikasi dan netralisasi. Tahapan ini diperlukan untuk menghilangkan/mengurangi kandungan senyawa yang berefek negatif bagi yeast atau mikroba penghasil etanol. Selain itu juga untuk meningkatkan nilai pH menjadi pH yang optimum untuk proses fermentasi.

Ada banyak metode untuk detoksifikasi dan netralisasi. Salah satu metode yang sudah cukup lama berkembang adalah dengan menggunakan kapur (Ca(OH)2). Prosedur untuk detoksifikasi dan netralisasi dengan menggunakan Ca(OH)2 adalah sebagai berikut (Millati, et al., 2002):

  1. Ca(OH)2 ditambahkan dalam hidrolisat hingga pH mencapai pH 11.
  2. Kondisi ini dipertahankan selama lebih dari 1 jam
  3. pH diturunkan dengan menambahkan asam hingga pH optimum untuk fermentasi: 5.5.
  4. Hidrolisat disimpan di dalam lemari pendingin (suhu 4oC) sebelum digunakan.

 

 

    

Hama Baru di Kebun Sawit

pohon sawit

Kelapa Sawit

Hama biasanya berupa serangga kecil-kecil atau kutu. Tapi hama tidak hanya itu serangga saja. Serangga bisa berupa hewan/binatang lain yang ukurannya besar. Mungkin binatang ini dulunya bukan hama atau justru untuk sebagian orang adalah sumber penghasilan dan tabungan. Tapi kadang-kadang jika dilihat dari ‘kacamata’ orang kebun, ada binatang ‘baru’ yang sekarang jadi hama cukup serius di kebun sawit: sapi.

sawit tbm3 yang merana
Sawit TBM 3 yang merana karena diserang hama sapi. Perhatikan daun-daun yang bawah sudah habis dimakan sapi.
Continue reading

Biofuel

Biofuel adalah bahan bakar terbarukan yang berasal dari mahluk hidup atau bagian mahluk hidup, material biologi (biomassa). Biofuel dapat berbentuk padat (solid), cair (liquid), atau gas dan dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai bahan bakar utama untuk pembangkit listrik dan panas, atau sebagai bahan baku untuk menghasilkan bahan bakar atau bahan kimia antara. Biomassa dapat diubah menjadi biofuel melalui proses panas (thermal), kimia, biologi, atau fisika.

Continue reading

Buku Pelajaran Elektronik Gratis dari Depdiknas

Buku Sekolah Gratis
Senang belajar IPA
Biaya pendidikan di Indonesia sangat mahal. Orang tua yang sudah punya anak bisa merasakan bagaimana beratnya biaya pendidikan di Indonesia. Belum lagi ada orang-orang yang sengaja ‘membisniskan’ pendidikan ini. Memang untuk pendidikan wajar (wajib belajar) 9 tahun, sudah ada program pendidikan gratis di beberapa sekolah SD dan SMP. Tapi masih saja ada celah-celah yang sering kali di’bisniskan’ oleh beberapa oknum sekolah. Salah satunya adalah tentang buku sekolah, LKS, dan semacamnya.


Ada yang baik hati mengecilkan ukuran file buku-buku bse, silahkan lihat di link ini:
http://bse.invir.com/

Atau lewat mirror di kambung.ui.ac.id berikut ini:
Buku sekolah di kambing ui


Continue reading

Sorgum Manis

Beberapa hari yang lalu aku berkunjung ke sebuah pabrik kertas. Direktur pabrik kertas tersebut kebetulan temanku. Dia ingin memamerkan tanaman barunya, yaitu sorgum manis. Sorgum ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.

sorgum manis
Tanaman sorgum manis sedang berbunga
Continue reading

Pengolahan TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit)

pohon sawit

Kelapa Sawit


Download literatur tentang TKKS pdf


TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit)adalah salah satu produk samping pabrik kelapa sawit yang jumlahnya sangat melimpah. Dalam satu hari pengolahan bisa dihasilkan ratusan ton TKKS. Diperkirakan saat ini limbah TKKS di Indonesia mencapai 20 juta ton. TKKS tersebut memiliki potensi untuk diolah menjadi berbagai macam produk. Beberapa potensi pemanfaatan TKKS antara lain untuk kompos, pulp, bioetanol, dan serat.Namun, sebelumnya TKKS perlu diolah terlebih dahulu.

Limbah TKKS
Limbah TKKS di pabrik sawit


Link terkait: Limbah Pabrik Kelapa Sawit


Continue reading

Limbah Pabrik Kelapa Sawit

pohon sawit

Kelapa Sawit


Download literatur tentang TKKS pdf
Klik di sini untuk mendownload literatur yang lain
Pemanfaatan limbah pabrik sawit untuk bioetanol


Indonesia saat ini adalah produsen CPO (crude palm oil) terbesar di dunia dan memiliki lahan sawit terluas di dunia. Luas areal kelapa sawit di Indonesia tahun 2007 menurut Dirjenbun, Deptan, diperkirakan mencapai 6.6 juta ha dan produksi CPO pada tahun tersebut mencapai 17.3 juta ton. Luas area dan produksi diperkirakan akan terus meningkat mengingat saat ini gencar dilakukan pembukaan lahan-lahan sawit baru, terutama di pulau Kalimantan dan Papua.

data luas sawit
 

Data luas area kelapa sawit dan produksi CPO Indonesia dari Dirjenbun.

Continue reading