Tag Archives: edufiesta

Energi Terbarukan Dari Limbah Pabrik Kelapa Sawit

Naiknya harga gas Elpiji (LPG) membuat kita tersadar bahwa bahan bakar yang ditambang dari perut bumi lambat-laun akan habis. Ketersediaan bahan bakar gas Elpiji akan semakin menipis dan harganya pun akan semakin membumbung tinggi. Sudah saatnya kita beralih ke sumber energi yang dapat diperbaharui. Salah satunya energi terbarukan dari limbah pabrik kelapa sawit.


Artikel terkait: Pemanfaatan Produk Samping Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Alternatif Terbarukan


Continue reading

Uji Bavendamm Beberapa Isolat Fungi

Fungi pelapuk dapat dibedakan menjadi dua kelompok seperti yang telah aku tulis pada posting yang lalu (Fungi Pelapuk Putih dan Fungi Pelapuk Coklat). Aku melakukan uji Bavendamm pada beberapa isolat fungi pelapuk yang aku miliki. Hasilnya sebagai berikut:

Continue reading

Fungi Pelapuk Putih dan Fungi Pelapuk Coklat

Jamur yang terlibat dalam biodegradasi biomassa lignoselulosa dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu: jamur pelapuk putih (white-rot fungi), jamur pelapuk coklat (brown-rot fungi), dan jamur pelapuk lunak (soft-rot fungi), tergantung dengan tipe pelapukan yang disebabkan oleh jamur tersebut. Jamur pelapuk putih (JPP) dan jamur pelapuk coklat (JPC) termasuk di dalam kelompok basidiomycetes, sedangkan jamur pelapuk lunak (JPL) termasuk di dalam kelompok ascomycetes, dan aktivitasnya seringkali terkait dengan tinggi rendahnya kelembaban kayu (Blanchette 1995). JPC lebih mendegradasi poliskarida di dalam biomassa lignoselulosa dan hanya sedikit melarutkan lignin. JPP adalah mikroba yang paling efisien dalam mendegradasi lignin menjadi CO2 (Hammel & Cullen, 2008). Ligninolitik berhubungan dengan produksi enzim ekstraseluler pendegradasi lignin yang dihasilkan oleh JPP. Beberapa spesies JPP yang telah dimanfaatkan untuk pretreatment biomassa lignoselulosa disarikan di dalam Tabel 5.

Continue reading

Medium untuk Mikroba Pelarut Fosfat

Medium ini digunakan untuk isolasi maupun pengujian mikroba pelarut fosfat.

Medium Pikovskaya:

Bahan
Ca3(PO4)2 5 g
NaCl 0.2 g
KCl 0.2 g
MgSO4.7H2O 0.1 g
MnSO4.7H2O 2.5 mg
FeSO4.7H2O 2.5 mg
(NH4)2SO4 0.5 g
Glukosa 10 g
Yeast Extract 0.5 g
Aquades 1 L
Agar 15 g

Medium ini dapat dimodifikasi dengan menganti sumber P. Bisa menggunakan AlPO4 atau fosfat Alam.

jamur pelarut fosfat

Mikroba yang dapat melarutkan fosfat akan membentuk zona jernih pada permukaan mendium agar.

[isroi]


Download literatur gratis: Download di sini | Recomended site: Gudang Ebook Gratis

donwload ebook gratis microbiology

Jamur Di Tumpukan TKKS


Beberapa waktu yang lalu saya jalan-jalan di salah satu perkebunan sawit di Palembang. Luas kebun sawit itu tidak terlalu luas, kurang lebih sekitar 8000 ha (kebun inti) dan 40000 ha (kebun plasma). Tandan buah segar (TBS) yang dipanen dari kebun tersebut kemudian diolah di pabrik kelapa sawit yang letakknya di salah satu ujung kebun. Kapasitas pengolahan pabrik saat ini kurang lebih 50 ton TBS/jam. Dari pengolahan TBS di hasilkan CPO (crude palm oil), limbah TKKS (tandan kosong kelapa sawit), dan limbah cair. Volume limbah TKKS cukup besar. Dalam satu hari bisa mencapai 150 ton.

Continue reading

BIOTEKNOLOGI MIKROBA UNTUK PERTANIAN ORGANIK


donwload ebook gratis microbiologyAlasan kesehatan dan kelestarian alam/lingkungan menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari segala asupan yang berbau sintetik, baik berupa pupuk sintetik, herbisida, maupun pestisida sintetik. Namun, petani sering mengeluhkan hasil produksi pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati non sintetik.
Continue reading