Tag Archives: YouTube

Insipirasi Pot Tanaman dari Barang Bekas

Kalau anda suka menanam dan suka berkebun. Anda bisa membuat pot tanaman yang cantik dari barang-barang bekas Anda. Video YouTube di atas bisa menjadi inspirasi membuat pot-pot tanaman yang cantik dengan menggunakan barang-barang bekas.

Silahkan dicoba.

Jangan Buang Sampah Sembarangan

Jangan buang sampah sembarangan, meski hanya secuil bungkus permen. Kalau orang satu kota buang bungkus permen sembarangan akan ada jutaan bungkus permen. Menumpuk dan jadi masalah bagi semua orang.
BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA.

Jangan Sombong, Kita Hanya Debu Alam Raya

Banyak orang yang sombong karena hartanya, kekuatannya, kepintarannya, kecerdasannya, keturunannya, kecantikannya dan lain-lain. Padahal, apalah kita ini. Manusia hanyalah secuil atom atau lebih kecil dari itu dari kebesaran alam ciptaan Ilahi.

Jangan Sombong. Jangan pernah sombong.

Pemanfaatan Botol Bekas Air Mineral untuk Kerajinan

Botol bekas bisa dimanfaatan untuk berbagai macam kegunaan, selain sebagai pot tanaman. Salah satunya adalah dipakai sebagai bahan sapu, sikat. Caranya cukup sederhana seperti yang ditunjukkan pada video di atas. Pertama botol plastik dijadikan serat terlebih dahulu. Kemudian baru digunakan sebagai bulu sikat/sapu.

Pemanfaatan Kompos dari Sampah Organik untuk Kebun Rumahan

Sampah organik rumah tangga bisa dibuat kompos dengan teknik yang sederhana dan murah. Pupuk kompos yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai media tanam, misalnya untuk tanaman sayuran, tanaman buah-buahan dan tanaman hias. Untuk tempat penanaman bisa memanfaatkan botol bekas air mineral atau botol-botol bekas lainnya. Lokasinya pun bisa memanfaatkan sisa lahan pekarangan yang ada. Meskipun sempit, lahan kosong ini bisa menghasilkan sayuran atau buah-buah. Keunggulan lainnya adalah tanaman ini dibudidayakan secara organik, sehingga produk sayuran yang dihasilkan juga organik. Sayuran organik lebih sehat dan lebih aman bagi kesehatan.

Berkebun dengan Sampah Sisa Dapur

Budidaya Kakao

Beberapa video tentang budidaya kakao/cocoa. Video diupload oleh Dr. Agus Purwantara atau timnya. Budidaya kakao ini juga sudah memanfaatkan kompos yang dibuat dengan aktivator Promi. Semoga bermanfaat.

Beberapa contoh model komposter sederhana untuk sampah organik rumah tangga

Saya kumpulkan beberapa video dari internet tentang komposter sederhana untuk membuat kompos dari sampah organik rumah tangga. Semoga video ini bisa menginspirasi dan dijadikan contoh untuk membuat komposter sendiri.

Contoh Cara Pembuatan Kompos dari Sampah Organik Rumah Tangga 4

Video YouTube di atas adalah salah satu contoh komposter untuk membuat kompos dari sampah organik rumah tangga. Video ini merupakan satu dari beberapa video yang saya kumpulkan dari YouTube dari berbagai belahan dunia.

Cara pengomposan sampah organik rumah tangga, seperti sampah sisa sayuran, buah-buahan, kertas dan lain-lain, pada prinsipnya hampir sama. Pertama, memisahkan sampah organik dari sampah anorganik. Sampah organik dikomposkan di dalam tempat pengomposan. Proses pengomposan sampah organik ini menggunakan inokulum. Sumber inokulum untuk pengomposan bisa memanfaatkan inokulum dari kompos yang sudah matang atau menggunakan aktivator pengomposan, seperti Promi.

Dengan melihat contoh-contoh dari video ini, saya berhadap bisa memberikan inspirasi bagi Anda pengunjung blog ini untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik.

Kompos dari sampah organik ini bisa dimanfaatkan sendiri untuk memupuk tanaman pekarangan, tanaman bunga dan buah, atau bisa juga dimanfaatkan untuk menanam sayuran di pekarang rumah sendiri.

Contoh Cara Pembuatan Kompos dari Sampah Organik Rumah Tangga 3

Ini adalah video ketiga yang saya kumpulkan dari YouTube tentang cara pembuatan kompos dari sampah rumah tangga yang lakukan oleh orang luar negeri. Cara pembuatan komposnya tidak jauh berbeda dengan cara-cara sebelumnya dan bisa diterapkan di Indonesia dengan sedikit modifikasi. Saya biasanya menggunakan aktivator Promi untuk mempercepat proses pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga.