Category Archives: Kompos

artikel dan posting tentang kompos, pengomposan, pembuatan kompos, dan pertanian organik

Komposter Sederhana untuk Sampah Organik Rumah Tangga

Project sederhana keluarga kami, yaitu membuat pupuk kompos dari sampah organik rumah kami sendiri. Kami ingin membuat sebuah tempat pengomposan yang sederhana, mudah dipakai dan bisa dibuat dari bahan-bahan yang tidak mahal. Setelah mencari-cari dan mencoba-coba beberapa ide, akhirnya kami membuat tempat pengomposan dari bekas tempat cat tembok 25 kg. Desain dan cara membuatnya seperti berikut ini. Desain ini terinspirasi dari aktivitas Posyantek Kendal ketika saya berbagi pengalaman tentang pengomposan sampah.

Baca juga artikel saya sebelumnya: Mengolah sampah rumah tangga |

Bahan-bahan yang dipergunakan:

– 2 buah bekas tempat cat tembok 25 kg.

Peralatan yang diperlukan:

– paku besar atau besi untuk membuat lubang
– paku atau besi atau bambu yang dibuat seperti stik/tangkai kecil

Cara membuatnya:

  1. Cuci bersih bekas cat tersebut untuk menghilangkan bekas cat dan kotoran-kotoran yang lain.
  2. Salah satu tempat bekas cat, dideri lubang di bagian atas dengan paku/besi yang dipanaskan atau dengan bor. Lubang-lubang ini untuk mengalirkan air yang ada di dalam sampah organik rumah.
  3. Buat juga lubang-lubang di sisi samping tempat bekas cat hingga kira-kira 20 cm dari sisi atas.
  4. Beri lubang paku/besi/bambu untuk penjangga. Jaraknya kurang lebih 20cm dari sisi atas.
  5. Lubang-lubang ini hanya dibuat di salam satu tempat bekas cat.
  6. Tempat cat yang berlubang-lubang ini ditumpukkan di atas tempat bekas cat yang satunya lagi.
  7. Komposter ini siap dipergunakan.

Mudah sekali kan cara membuatnya.

Komposter sampah rumah tangga sederhana

Komposter sampah rumah tangga sederhana dibuat dari dua tempas bekas cat tembok 25 kg.


Continue reading

Modifikasi Gugus Fungsional Selulosa

selulosa murni TKKS sawit

Modifikasi gugus fungsional selulosa murni dari TKKS

Melanjutkan lagi hasil-hasil percobaan yang lalu (selulosa murni dari TKKS). Selulosa murni masih sangat rigid, sulit untuk diajak ‘bergandengan’ dengan bahan-bahan lain. Selulosa murni lebih suka ‘bergandengan’ dengan selulosa sendiri. Karena itu, perlu dilakukan sedikit modifikasi pada gugus fungsional selulosa.

Alhamdulillah, setelah gagal berkali-kali, sejak beberapa bulan yang lalu, hari ini mulai ada titik terang. Setelah seharian kemarin saya dan teknisi kerja di lab, hasilnya sudah mulai terlihat. Sampel selulosa yang sudah diberi perlakuan kami analisa dengan FTIR, metode analisis gugus fungsional. Alhamdulillah, peak gugus fungsional yang kami inginkan sudah muncul. Sedangkan di kontrolnya tidak ada.

Selangkah lebih maju. Alhamdulillah.
Semoga bisa terus berhasil ketika selulosa ini ‘digandengkan’ dengan bahan-bahan lainnya.

Selulosa Murni dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS)

Selulosa murni dari TKKS

Selulosa murni dari TKKS

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) adalah potensi biomasa lignoselulosa yang sangat melimpah dari limbah pabrik kelapa sawit (PKS). Volumenya sangat-sangat besar dan belum termanfaatkan. Biomassa lignoselulsoa ini merupakan potensi yang luar biasa. TKKS tidak hanya berpotensi untuk dijadikan kompos atau pupuk organiks saja. Ada banyak yang bisa dihasilkan dari TKKS ini.

tkks tankos sawit

Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang masih utuh.

Tiga komponen utama TKKS adalah selulosa, hemiselulosa dan lignin. Setiap komponen punya potensinya sendiri-sendiri. Misalnya saja selulosa. Selulosa adalah polimer dari glukosa. Rantainya lurus. Selulosa dan glukosa adalah bahan yang bisa dijadikan bahan baku untuk berbagai macam produk. Yang paling umum pemanfaatan dari selulosa adalah pulp atau bubur kertas. Pulp masih mengandung sedikit lignin dan sedikit hemiselulosa. Pulp bisa dimurnikan lebih lanjut menjadi selulosa murni.

biopulp tkks

Biopulp TKKS

Selulosa murni masih berukuran mikron. Ukuran selulosa masih bisa diperkecil lagi menjadi berukuran nano yang dikenal dengan sebutan Nano Kristal selulosa (NCC, Nano Crystalline Cellulose) dan Serat Nano Selulosa (NFC, Nano Fiber Cellulose). Nano selulosa banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain untuk bahan baku bioplastik atau untuk filler produk-produk tertentu.

image

Selulosa dari Tkks

Selulosa bisa dipecah-pecah lagi menjadi glukosa penyusunnya. Sebagaimana halnya gula yang lain, glukosa dari selulosa juga berasa manis dan semut juga menyukainya. Kalau sudah jadi gula banyak yang bisa dibuat, antara lain: ethanol, asam sitrat, asam laktat, atau asam-asam organik lainnya. Etanol bisa jadi bahan bakar atau pelarut. Asam laktat juga bisa jadi bahan baku bioplastik.

tankos sawit tkks

Semut sedang mengerumini sirup glukosa yang dibuat dari TKKS.

Mengisolasi dan memurnikan selulosa dari TKKS adalah langkah awal yang baik untuk memanfaatkan TKKS menjadi produk-produk baru yang memiliki manfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Mesin-mesin pertanian untuk menanam padi di sawah

Beras adalah makanan utama rakyat Indonesia, mungkin juga dunia. Meski makanan pokoknya beras, cara bercocok tanam padi di Indonesia masih tradisional dan sebagian besar masih manual. Untuk menekan biaya usaha tani padi, terutama untuk menghemat ongkos tenaga kerja, penanaman padi bisa menggunakan tenaga mesin/traktor. Teknologi ini sudah berkembang di beberapa negara yang juga makanan pokoknya beras, seperti Jepang, India dan China.

Daerah sentra produksi padi di Indonesia yang wilayahnya datar. Misalnya daerah Kerawang, Indramayu, Demak, Purworejo, Klaten bisa mengadopsi teknologi ini. Mesin-mesin untuk menanam padi ada yang menggunakan traktor besar, traktor tangan, maupun model yang kecil. Ukurannya bisa disesuaikan dengan daerah dan kemampuan petani.

Berikut ini beberapa video di YouTube yang menampilkan beberapa model mesin pertanian untuk menanam padi di sawah.


Continue reading

Biological Pretreatment of Oil Palm Empty Fruit Bunches

Slide Presentasi; Teknologi Produksi Pupuk Organik dari Limbah Agroindustri

Teknologi Produksi Pupuk Organik dari Limbah Agroindustri

Biological Pretreatment of Oil Palm Empty Fruit Bunches – International Symposium on Integrated Biorefinery (ISIBio)

My poster presentation for International Symposium on Integrated Biorefinery (ISIBio), Sept 17tg, 2015, Bogor, Indonesia. Please, visit their official website http://symposium-biorefinery.org/home.html.

Biological Pretreatment of Oil Palm Empty Fruit Bunches

Tubuh Silika (Silica Bodies), salah satu keunikan tandan kosong kelapa sawit

tandan kosong kelapa sawit

Serabut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) diselimuti oleh tubuh silika (silica bodies).

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) jika dicacah-cacah akan menghasilkan serabut seperti serabut kelapa. Jika di lihat di bawah mikroskop, serabut-serabut kelapa sawit ini seperti ditempeli dengan paku-paku yang menyelimuti seluruh permukaan serabut TKKS tersebut. Bentuk-bentuk seperti mata paku ini adalah tubuh silika (silica bodies). Tubuh silika ini adalah pelindung. Tubuh silika ini juga yang menyebabkan pisau mesin cacah tankos sawit cepat aus. Apalagi kalau tidak dibuat dari baja yang kuat.

tubuh silika tandan kosong kelapa sawit

Serabut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) diselimuti oleh tubuh silika (silica bodies).