Category Archives: Uncategorized

Protected: Moringa

This content is password-protected. To view it, please enter the password below.

Our World Through a Lens: Photography Blogs to Follow Now

Artikel menarik tentang blog-blog fotografi di WordPress.com

Cheri Lucas Rowlands's avatarWordPress.com News

Some of the best photographers and professional photo organizations maintain their homes on WordPress.com. See the world through their eyes.

Paul Zizka at Paul Zizka Photography

Paul Zizka is a professional mountain landscape and adventure photographer based in Banff, Alberta. His photographs celebrate the power and beauty of the outdoors, from the sprawling backcountry of Canada to hard-to-access locations in the wilderness. His night landscapes are spectacular.

Haffner Creek, Kootenay National Park.Haffner Creek, Kootenay National Park, Canada.

Emerald Lake, Canada.Emerald Lake, Canada.

Susan Portnoy at The Insatiable Traveler

Travel photographer Susan Portnoy focuses on wildlife and indigenous cultures and contributes to various outlets, including Yahoo Travel. She’s based in New York, but as her readers know, she’s usually off exploring a faraway destination. Her recent photo essays from Namibia on her blog, The Insatiable Traveler, are worth a peek.

Himba toddlers in their village near Serra Cafema Camp, Namibia. Himba toddlers in their village near Serra Cafema Camp, Namibia.

Susan Portnoy-Elephants A pair of elephants, intertwined.

View original post 476 more words

Kerikil Bacan Doko dan Bacan Palamea

Pelatihan Peningkatan Mutu Citarasa Kopi dengan Bioteknologi

Batu Akik Opal Kayu

image

Ini juga salah satu batu akik koleksi Abim. Dia mendapat hadiah batu akik ini dari Pak Ivan teman karibku. Katanya namanya batu Opal Kayu. Warnanya hitam kelam dan kalau digosok bisa sangat mengkilat. Tapi batu ini tidak tembus sinar.

image


Baca juga koleksi batu akik lainnya: Batu Akik (Gemstone)


image

image

image

image

image

Pelatihan Kultur Jaringan di PPBBI

Pertumbuhan Rimpang Jahe

Saya tergelitik dengan beberapa postingan di grup FB yang mengupload foto rimpang jahe. Petani jahe sering penasaran dengan pertumbuhan rimpang jahe dan membongkar polybag untuk mengetahui pertumbuhannya. Rimpang jahe itu kemudian difoto, diupload di FB dan minta pendapat apakah pertumbuhan rimpang jahenya normal atau tidak. Jawaban dan komentar yang muncul bermacam2.

Saya tergelitik apakah sudah ada yang meneliti dan mengamati pertumbuhan rimpang jahe ini. Lagi2 laporan dari negeri tirai bambu yang saya dapatkan. China sebagai produsen dan eksportir jahe terbesar di dunia telah mengamati pertumbuhan rimpang jahe ini. Berikut ini adalah pertambahan bobot rimpang jahe dari berbagai ukuran awal tunas jahe. Penelitian ini hanya mengamati sampai usia 4 bulan saja.

image

Grafik di atas menunjukkan jika pertumbuhan rimpang jahe bersifat eksponensial. Awalnya pertumbuhannya lambat hingga usia 2 bulan. Ini adalah fase bibit (baca: fase pertubuhan jahe), jadi wajar kalau rimpangnya masih kecil2. Setelah bulan kedua bobot segar rimpang jahe masih berkisar di antara 100 gr s/d 130 gr. Pada bulan ke tiga, ketika fase percabangan tiga, bobot segar rimpang mencapai 300gr. Masih cukup kecil. Yang banyak tumbuh adalah akarnya.

Setelah usia 90 hst baru terjadi pertumbuhan bobot rimpang yang pesat. Fase ini jahe akan membentuk anakan baru/tunas baru. Fase berikutnya adalah pembesaran rimpang, usia >90 hst. Bobot segar rimpang pada usia ini tumbuh sangat pesat, karena itu disebut fase pembesaran rimpang.

rimpang jahe 3 bulan

Rimpang jahe umur 3 bulan. Ada tiga anakan dan banyak akar yang tumbuh.

Di beberapa laporan ilmiah disebutkan satu rumpun jahe gajah bisa mencapai beberapa kg. Bobot rimpang jahe ini dicapai selama sebulan-dua bulan setelah fase percabangan tiga. Tanaman jahe banyak menyerap hara nutrisi tanaman. Pada usia2 ini lah mestinya rimpang jahenya mulai besar2 dan gemuk2. Ketika rimpang mulai membesar maksimal, pertumbuha batang dan daunnya justru berhenti dan justru mulai masuk fase kematian. Batang2 dan daun2 yang sudah tua mulai menguning.


Pupuk Organik Cair Khusus Jahe klik di sini.


Jahe Gajah

Rimpang Jahe Gajah yang tumbuh maksimal

2014 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here's an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 940,000 times in 2014. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 40 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Mikropropagasi planlet tebu menggunakan sistem perendaman sesaat (SPS)

Bogor; The City of Angkot and The Most Crowded Road in Indonesia

image

Angkot kota Bogor (Sumber:
New Bogor Geulis)

Bogor located in south of Jakarta. Bogor is satellite city of Jakarta together with other cities around Jakarta that called Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi). Most people work in Jakarta are living in Jabodetabek. Because they just living in Jakarta during the day and then back to Bodetabek after work, they called ‘day citizen’ in Jakarta and ‘night citizen’ in Bogor.

Bogor is very busy city. Bogor population is 987.448 peoples (2012) and 8.838 peoples per km2. For transportation, citizen of Bogor use bicycles, motorcycle or car, but mostly use motorcycles. And, for public transportation there are ‘angkot’ and small bus.
Continue reading