Tag Archives: Organik

Tanaman Pestisida Nabati: Tuba alis Jenu alias Derris elliptica Bth.

akar tuba
Info lengkap pestisida nabati klik di sini: Pestisida Nabati

Persis belakang rumahku mengalir sungai kecil, namanya ‘Kali Bening’ meskipun airnya tidak ‘bening’ (jernih). Kalau aku buka jendela kamarku, langsung tertuju ke DAM Kali Bening. Saya sering lihat orang cari ikan di sungai itu. Kalau ada orang cari ikan, saya sering jongkok di pinggir kali melihat mereka menangkap ikan.

Mereka meracuni ikan dengan akar jenu/tuba yang baunya minta ammpyuunn. Larutan ini dibuat dari akar tuba, ditumbuk, diberi air sedikit, lalu dituang ke bagian hulu sungai. Di bagian yang lebih rendah ditunggui, beberapa saat aja, ikan-ikan sudah terkapar tak berdaya.

Jenu alias tuba nama aslinya adalah Derris elliptica Bth. Tanaman merambat ini memiliki akar yang bau banget. Jenu tidak hanya baunya yang membuat klenger orang yang membuatnya, jenu memiliki racun yang bisa membuat klenger seisi penghuni sungai. Racun jenu juga membuat KO serangga hama. Sifat ini bisa dimanfaatkan untuk membuat pestisida nabati/pestisida organik yang sangat ampuh.
Continue reading

Pupuk Kompos Jerami untuk Solusi Kebutuhan Pupuk Petani: Murah, Mudah, & Cepat


Haji Ahmad Zakaria atau biasa dipanggil Pak Haji Zaka adalah KTNA Jawa Barat dan Ketua Gapoktan Sulih Asih Kab. Bogor. Sebagian besar yang saya sampaikan di sini adalah hasil menimba ilmu pertanian dari Beliau. Terima kasih Pak Haji.
Artikel terkait: Presentasi Pupuk Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI
[isroi]

Daftar Isi:

  1. Dari Tanah Kembali ke Tanah
  2. Cara Pembuatan Pupuk Kompos Jerami
  3. Mengatasi Permasalahan Pengomposan Jerami
  4. Panen dan Aplikasi
  5. Video Pengomposan Jerami
  6. Nilai Hara Pupuk Kompos Jerami

Silahkan lihat cara pembuatannya di Youtube:

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Tanah menemukan bahwa kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. komposharus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula.

Praktek pembuatan kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor

Lihat lanjuta video ini di bagian bawah posting ini atau lihat di Video Praktek Pengomposan Jerami

Dari Tanah Kembali ke Tanah

Padi atau tanaman menyerap unsur hara dari dalam tanah. Dengan bantuan energi dari sinar matahari, hara dari dalam tanah ditambah dengan CO2 dari udara ini diubah menjadi senyawa komplek untuk membentuk batang, daun, dan bulir-bulir padi/beras. Padi/beras akan dipanen dan dibawa ke tempat lain, sedangkan jerami sisa-sisa panen umumnya dibakar.

Proses ini berlangsung lama. Unsur hara dan bahan organik tanah semakin lama akan semakin habis. Selama ini unsur hara lebih banyak dipenuhi dengan menambahkan pupuk-pupuk kimia anorganik. Bahan-bahan organik yang ada di dalam tanah tidak mendapat perhatian dan kandungannya di dalam tanah semakin menipis.

jerami
Gambar 1. Jerami dari sisa panen padi

Jerami yang dihasilkan dari sisa-sisa panen sebaiknya jangan dibakar, tetapi diolah menjadi kompos dan dikembalikan lagi ke tanah. Kompos jerami ini secara bertahap dapat menambah kandungan bahan organik tanah, dan lambat laun akan mengembalikan kesuburan tanah.

jerami dari sisa panen padi
jerami dari sisa panen padi
Gambar 2. Seresah dan sisa-sisa daun dapat juga dibuat pupuk kompos

Kompos selain dibuat dari jerami dapat juga dibuat dari seresah atau sisa-sisa tanaman lain. Rumput-rumputan, sisa-sisa daun dan batang pisang, atan daun-daun tanaman dapat juga dibuat kompos. Pada prinsipnya semua limbah organik dapat dijadikan kompos.

Batang kayu, bambu, ranting-ranting pohon, atau tulang juga termasuk bahan organik tetapi sebaiknya tidak ikut dikomposkan dengan jerami. Limbah-limbah ini termasuk limbah organik keras. Meskinpun dapat juga dibuat kompos, namun bahan-bahan ini memerlukan waktu yang lama untuk terdekomposisi.
Continue reading

Orok-orok Tanaman Antara Kaya Hara

Ilmu dan Pengalaman dari Petani

orok-orok pupuk N organik

Benih orok-orok, tanaman yang kaya N

Ilmu bisa diperoleh dari mana saja dan siapa saja, kadang-kadang dari sumber yang tidak terduga. Kemarin ketika sedang jalan-jalan di pasar saya bertemu dengan petani. Dia membawa biji-bijian yang belum pernah saya lihat. Saya tergelitik untuk bertanya pada Beliau.

“Nopo niku, Pak?” tanya saya.
“Niki winih orok-orok“, jawabnya.
Nama benih yang asing, Orok-orok, kalau orok saya tahu, tapi kalau orok-orok belum tahu. Rasa ingin tahu saya mejadi tergelitik.

“Lha…Orok-orok niku kangge nopo, tho?”
“Niki kangge lemi, rabuk”

Lemi (huruf ‘e’ dibaca seperti ‘e’ pada kata lem) atau rabuk atau bahasa indonesianya pupuk, ilmu yang saya geluti. Ngak pernah denger ada rabuk namanya orok-orok. Rasa ingin tahu semakin saya semakin mengebu. Lha wong saya ini berkecimpung di dunia perpupukkan organik, tetapi baru kali ini saya denger ada rabuk dari tanaman orok-orok.

Selintas kemudian saya kembali mengorek-ngorek keterangan dari Pak Tani ini tentang orok-orok. Sebuah kearifan lokal yang perlu dicontoh. Semoga ada manfaatnya untuk yang lain, terutama temen-temen yang menanam dengan budidaya organik.
Continue reading

Contoh Pembuatan Pestisida Nabati dan Pestisida Organik

hormon tanaman giberelin auksin sitokinin


Tulisan saya sampaikan untuk menjawab pertanyaanm tentang pembuatan pestisida nabati dan pestisida organik. Bahan diambil dari beberapa sumber & pengalaman petani. Foto-foto nyusul. Semoga bermanfaat.

 


Link terkait:
Info lengkap pestisida nabati dan pestisida organik klik di sini: Pestisida Nabati
Daftar Tanaman untuk Pestisda Nabati | Pengendalian HPT dengan Pestisda Nabati | Kompos Jerami | Contoh Pembuatan Pestisida Nabati | Pestisida Nabati untuk Wereng | Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati


 

Pestisida Mimba (Azadirachta indica)

mindi
Biji mimba

Mimba mengandung zat aktif azadirahtin, triol, salanin, nimbin. Mimba bisa digunakan untuk mengendalikan ulat, kumbang, dan kutu daun. Bahan yang dapat digunakan adalan daun dan biji, namum kandungan racun di dalam biji lebih tinggi daripada di daun.

Cara pembuatan pestisida dari biji mimba:
1. Keringkan biji mimba beserta kulitnya hingga kering.
2. Tumbuk atau haluskan biji mimba hingga jadi serbuk/tepung.
3. Timbang 50 gr serbuk biji mimba dan masukkan ke dalam satu liter air.
4. Rendam biji mimba semalaman (over night).
5. Saring rendaman biji mimba tersebut.
6. 5ambahkan kurang lebih 1 gr detergen untuk emulsifier agar campuran stabil & tidak mengendap.
7. Pestisida nabati mimba siap digunakan.

Cara aplikasi:
1. Larutkan 1/2 liter larutan biji mimba dengan 14 liter (satu tangki semprot).
2. Aduk hingga tercampur merata.
3. Semprotkan di pagi atau sore hari.

Pembuatan pestisida dari daun menggunakan prosedur yang sama, hanya mengganti biji dengan daun.


Benih Mimba

Info Benih Mimba hubungi Manto: 085643907204

Continue reading

MOL dari Sabut Kelapa

Resep MOL ini istimewa dibandingkan dengan resep-resep MOL yang lain, karena konon MOL ini kaya akan unsur K. Bahan dan cara pembuatannya juga suangat mudah zekali.

Bahan-bahan:
1. Sabut Kelapa
2. Air bersih

Cara pembuatan:
1. Masukkan sabut kelapa ke dalam drum. Jangan penuh-penuh.
2. Masukkan air sampai semua sabut kelapa terendam air.
3. Drum ditutup dan dibiarkan selama dua minggu.
4. Air yang sudah berwarna coklat kehitaman digunakan sebagai MOL.

Selain sabut kelapa bisa juga ditambahkan dengan jerami kering. Penambahan jerami bisa bermanfaat sebagai pestisida nabati.

Pemakaian:
MOL bisa disiramkan atau disemprotkan ke tanaman. Cara pemakaian sama seperti MOL-MOL yang lain.

Selamat mencoba.

Posted from WordPress for Android

MOL dari Gedebok Pisang

Ada satu resep MOL yang perlu dicoba, yaitu MOL dari Gedebok (batang) pisang. Resepnya sederhana dan mudah membuatnya.

Bahan-bahan:
Perbandingan bahan adalah 1:1, seperti contoh di bawah ini
1. Batang pisang 1 kg
2. Nira 1 liter atau bisa diganti dengan gula jawa 1,5 ons.

Untu produksi yang lebih banyak tinggal dikalikan kelipatannya.

Cara pembuatan:
1. Batang pisang dipotong-potong. Jangan diparut/ditumbuk/dicincang.
2. Campurkan batang pisang dengan 3/4 nira.
3. Masukkan ke dalam baskom dan atur agar memadat.
4. Tambahkan sisa nira lagi.
5. Tutup rapat dan dibiarkan selama dua minggu.
6. Setelah dua minggu diperas dan diambil airnya.

Pemakaian:
1. Untuk pupuk daun MOL diencerkan dengan perbandingan 1:1000.
2. Disemprotkan ke seluruh bagian tanaman di pagi hari atau sore hari.

Selamat mencoba.

Posted from WordPress for Android

Azolla: Sumber Hara Nitrogen yang Terlupakan

Tanaman air yang kecil-kecil banget

azolla
[http://www.geo.uu.nl/]

Dulu waktu aku masih kecil, aku & teman-temanku sering main di sawah di belakang rumah. Mungkin jarang aku perhatikan, di sawah banyak sekali tanaman yang mengambang di permukaan air. Ada beberapa jenisnya. Setelah aku kuliah baru aku tahu kalau salah satu tanaman air ini sangat bermanfaat untuk padi, yaitu Azolla.

Azolla adalah tanaman air yang berdaun kecil-kecil dan pada saat-saat tertentu tumbuh sangat banyak. Warna daunnya bisa sangat hijau dan tebal.

azolla
[http://www.habitas.org.uk/]
Continue reading

Formula POC untuk Berbagai Macam Tanaman

Download dokument ini: Formula POC untuk Berbagai Macam Tanaman
Link Terkait: Biang POC

Prosedur Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan BIANG POC. Revisi 1.

Documen ini adalah Revisi dari document sebelumnya: Dokumen awal

Klik di sini untuk mendownload file ini: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2

Prosedur Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan BIANG POC

Download file ini dari ZIDDU | Contoh perhitungan bahan baku