Tag Archives: Sawit

Pupuk Organik dari Limbah Pabrik Kalapa Sawit

Buku Pupuk Organik Granul

Mau tidak mau, suka tidak suka, rela tidak rela, dunia perpupukan akan bergeser ke pupuk organik dan/atau pupuk hayati. Demikian pula untuk perkebunan besar seperti kebun sawit. Luas perkebunan sawit di Indonesia saat ini lebih dari 7juta Ha. Di industri perkebunan, biaya pupuk dan pemupukan dapat mencapai 60% dari total biaya. Jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu industri perkebunan sawit harus bersiap-siap untuk menghadapi pergeseran ini.

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menghasilkan limbah yang sangat besar, baik limbah padat maupun limbah cair. Perhatikan gambar neraca massa pabrik kelapa sawit di bawah ini.

neraca massa sawit


Limbah PKS tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Dengan sedikit pengohalan dan sentuhan teknologi, limbah-limbah PKS bisa diolah menjadi pupuk organik untuk perkebunan kelapa sawit itu sendiri.

Limbah PKS dapat dibuat menjadi pupuk organik granul maupun curah.

Tabel 1. Kandungan hara/nutrisi pupuk organik dari kompos dan limbah pabrik kelapa sawit

Parameter

Kandungan

Nitrogen (%)

1.17

Carbon (%)

14.55

C-Organik (%)

28.53

Rasio C/N

12.45

Fosfat (%P)

2.50

P2O5 (%)

5.76

K (%)

1.35

K2O

1.62

Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 001)
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 003)

POG formula 002
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 002)

POG formula 003
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 001)

Potensi pupuk organik yang bisa dihasilkan dari limbah pabrik kelapa sawit ini cukup besar. Misalkan saja di sebuah PKS dengan limbah TKKS 100 ton/hari (kapasitas kecil sebenarnya). Pupuk organik granul (POG) yang bisa dihasilkan kurang lebih 10-15 ton/hari. (catatan: hanya pog yang dihitung, sebenarnya ada pupuk organik curah juga yang dihasilkan). Maka dalam satu tahun bisa mencapai 3000 – 45000 ton POG/tahun.

Nilai hara POG bervariasi (tergantung formulasi dll). Misalkan saja bisa diperoleh POG dengan kandungan hara sebagai berikut:

N = 2%, P2O5 = 0.6%, dan K2O = 10%.

Makan nilai hara POG dalam satu tahun setara dengan
Urea = 133 – 200 ton
Pupuk Fosfat (18% P2O5) = 100 – 150 ton
MOP = 500 – 750 ton

Misalkan dosis POG untuk sawit adalah 30 kg/pk/th, maka POG ini dapat digunakan untuk memupuk lahan sawit seluas 730 – 1095 ha kebun.

Jumlah penghematan yang cukup besar untuk kebun sawit disekitarnya.

Andaikan saja bisa dijual dengan harga Rp. 1.250/kg, maka omzetnya bisa mencapai Rp. 3.75 M – Rp. 5,62 M. Investasi yang cukup menjanjikan.

Jika ide ini terealisasi, sebenarnya kebun sawit bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan pupuknya dari limbah PKS.


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Penyemprotan Tumpukan Kompos TKKS dengan Limbah Cair

Tumpukan TKKS (tandan kosong kelapa sawit) disemprot dengan menggunakan LCPKS (Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit) atau Oil Palm Mill Effluent. Penyemprotan ini untuk meningkatkan kadar air kompos dan memperkaya kompos dengan limbah cair. Setelah itu tumpukan tkks disemprot dengan aktivator Promi agar proses pengomposan berlangsung lebih cepat.

Klik di sini untuk mendownload.


Continue reading

Video Pengomosan TKKS dengan Promi

Berikut ini video pengomposan TKKS dengan Promi.

Klik di sini
Untuk lihat bisa klik di sini.

Pengomposan TKKS ini menggunakan Promi. Informasi lebih lanjut tentang Promi klik di sini atau di sini.

Pembalikan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Loader

Pembalikan kompos tandan kosong kelapa sawit dapat menggunakan loader. Cara ini sangat mudah dan tidak memerlukan mesin pembalik.

Klik di sini untuk mendownload.

Morfologi dan sifat kimia benang serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS)

Kwei-Nam Hukum, Wan Rosli Wan Daud, dan Amriza Ghazali
Bioresources, 2007, 2, 351-362


Download literatur pdf [Jika muncul halaman iklan, klik iklannya atau klik tombol SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.]


Dalam karya ini kami mengamati karakteristik morfologi dan kimia dari serabut tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang tertinggal setelah dirontokkan buah-buahnya yang digunakan untuk produksi minyak. TKKS dikoyak secara mekanis untuk menghasilkan serat, yang dapat digunakan dalam pembuatan kertas dan papan. Kami menemukan bahwa TKKS memiliki struktur yang unik dengan memiliki beberapa elemen yang berdiameter besar, panjang di wilayah inti mereka, dikelilingi oleh serat vaskular. Mereka memiliki banyak badan silika yang menempel pada permukaannya; lubang-lubang terdapat di bagian bawah. Mineral lainnya juga hadir dalam serat. Pengamatan mikroskopis kami menunjukkan bahwa badan – silika terhubung ke jaringan jalur silikous dalam matriks fibrosa, dan mineral cenderung terkumpul berdekatan dengan badan – silika. Temuan kami dapat berguna dalam menemukan teknik yang cocok untuk pengolahan serat kelapa sawit menjadi produk yang bernilai tambah.

Oil Palm Mill Waste

Indonesia today is a biggest producer of CPO (crude palm oil) in the world and has the largest palm oil plantation in the world. Palm area in Indonesia in 2007, according Dirjenbun, Department of Agriculture, estimated to reach 6.6 million ha and the production of CPO in the year reached 17.3 million tons. The area and production is expected to continue to rise given the current intensively conducted slowly opening new oil, especially in the island of Kalimantan and Papua.

data luas sawit

Oil palm plantation and CPO production of Indonesia (Data from Dirjenbun).

Continue reading

Teknologi Biopulping

Masood AkhtarCerita singkat tentang teknologi biopulping. Sebenarnya teknologi biopulping sudah cukup lama dikembangkan. Beberapa ahli cukup intens mengembangkan teknologi ini. Salah satunya tim yang diketuai oleh M. Akhtar di Canada. Ada juga tim di Amerika dan Eropa. Tetapi berdasarkan jurnal-jurnal yang aku baca dan beberapa dokumen paten, tim M. Akhtar yang cukup berhasil setelah meneliti hampir 10 tahun sejak awal tahun 90-an.

Teknologi ini dikembangkan karena tuntutan teknologi lama sudah tidak memadai lagi. Teknologi pulping yang saat ini dipakai di industri berdasarkan proses kimai, fisik, atau kombinasi keduanya, yaitu: Mechanical Pulping dan Chemical Pulping. Di bawahnya masih dibagi beberapa kelompok lagi. Misalnya untuk chemical pulping masih dibagi-bagi berdasarkan bahan kimia yang digunakan. Kabarnya menurut orang industri pulp, proses terbaik yang masih mereka pakai adalah pemasakan dengan soda api (NaOH).
Continue reading

BioPulp dari TKKS

biopulp tkks

Biopulp TKKS

Aku berhasil membuat biopulp dari TKKS. Beberapa tahun yang lalu aku pernah membantu ‘bos’ ku membuat biopulp ini. Tetapi waktu itu masih menggunakan kombinasi dengan bahan kimia. Dan masih banyak sekali kekurangannya.

Belajar dari pengalaman waktu itu. Aku mencoba lagi membuat biopulp. Alhamdulillah sejauh ini berhasil. Kualitasnya memang belum bagus banget, karena menggunakan perlatan sederhana sekali.
Continue reading

Step-step itu

Ini cerita tentang penelitianku.

Aku berusaha untuk tetap fokus pada penelitianku. Banyak amanah yang aku emban, entah dengan sukarela, terpaksa, atau korban rekayasa. Secuil waktu yang kumiliki semakin terbagi-bagi. Salah satu yang jadi korbanya adalah waktu untuk nge-lab. Mau ngak mau, suka ngak suka, rela tidak rela, lab hanya aku singgahi sebentar saja.

Aku berusaha untuk tetap fokus pada penelitianku. Setiap malam meskipun sejenak aku coba untuk merangkai kembali ‘mimpi-mimpi’ dan membangun kembali langkah-langkah itu. Aku coba sempatkan untuk membaca jurnal-jurnal yang numpuk di sudut-sudut mejaku. Atau sekedar browsing untuk melihat perkembangan-perkembangan baru.
Continue reading

Protected: JPP di TKKS

This content is password-protected. To view it, please enter the password below.