Tag Archives: Sitokinin

Prosedur Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan BIANG POC. Revisi 2.

Documen ini adalah Revisi dari document sebelumnya: Revisi 1.

Klik di sini untuk mendownload file ini: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2

Advertisements

Prosedur Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan BIANG POC. Revisi 1.

Documen ini adalah Revisi dari document sebelumnya: Dokumen awal

Klik di sini untuk mendownload file ini: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2

Petunjuk Tambahan Pemakaian Langsung Hormon Tanaman

Download file ini: Petunjuk Tambahan Pemakaian Langsung Hormon Tanaman

Prosedur Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan BIANG POC

Download file ini dari ZIDDU | Contoh perhitungan bahan baku

Hormon Tanaman: Auksin

“Ohne wuchstoff, kein wachstum” (F.W. Went)

auksin
Ungkapan Pak Went yang sangat terkenal ini artinya: “Tanpa zat penggatur tumbuh, tidak ada pertumbuhan”. Secara terminologi, para ahli fisiologi tumbuhan sudah memberi batasan-batasan definisi tentang zat pengatur tumbuh, growth regulator, hormon, dan hara (nutrient).

Zat Pengatur Tumbuh pada tanaman (plant regulator), adalah senyawa organik yang bukan hara (nutrient), yang dalam jumlah sedikit dapat mendukung (promote), menghambat (inhibit), dan merubah proses fisiologi tumbuhan.


Informasi pembelian hormon auksin silahkan lihat di: Hormon Tanaman.


Hormon tumbuhan (plant hormone) adalah zat organik yang dihasilkan oleh tanaman, yang dalam konsentrasi rendah dapat mengatur proses fisiologis tanaman. Hormon ditransportasikan dari bagian yang menghasilkan ke bagian tanaman yang lain.

Hormon tanaman dikelompokkan ke dalam lima kelompok, yiatu: auksin, giberelin, sitokinin, etilen, dan inhibitor. Masing-masing kelompok memiliki ciri yang khas dan pengaruh yang berlainan terhadap proses fisiologi tanaman. Hormon tanaman tidak bekerja sendiri di dalam tanaman. Pada kenyataanya hormon tidak berperan sendiri dalam pertumbuhan tanaman. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli membuktikan bahwa ada interaksi antar hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Auksin

iaa auksin
(http://www.plant-hormones.info/auxins.htm)

Auksin (auxin) berasal dari bahasa yunani yang artinya tumbuh. Adanya sesuatu zat yang dapat mengatur pertumbuhan ini awal mulanya diamati oleh Darwin dalam tahun 1897 dengan percobaan pengaruh penyinaran terhadap coleoptile (pucuk tanaman). Ketika penyinaran dilakukan pada ujung coleoptile, ujung coleoptile ini tumbuh mengikuti datangnya sinar. Hal ini menunjukkan bahwa adanya suatu zat atau senyawa yang mengatur pertumbuhan tanaman mengikuti datangnya arah sinar.

Pada tahun 1919 Paal melakukan percobaan dengan menggunakan potongan pucuk coleoptile yang membentuk kurvatur. Pertumbuhan tanaman yang melengkung ini menunjukkan adanya sesuatu yang mengatur pertumbuhan tanaman yang dihasilkan dari ujung coleoptile.

Tahun 1928 Went menemukan sesuatu zat yang berperan dalam pertumbuhan tanaman akibat phototropisme dan pertumbuhan lainnya. Went kemudian mengatakan ungkapan yang kemudian sangat terkenal: ‘ohne wuchsstoff, kein wachtum’. Hasil penemuan berikutnya adalah ditemukannya indole acetic acid (IAA) oleh Kogl dan Konstermans (1934) dan Thymann (1935).

Peranan Auksin


Berikut ini beberapa peranan auksin di dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman:

  • Merangsang perpanjangan sel
  • Merangsang pembelahan sel di kambium dan, dalam kombinasi dengan sitokinin dalam kultur jaringan
  • Merangsang diferensiasi floem dan xilem
  • Memacu inisiasi akar pada stek batang dan akar lateral dalam pengembangan kultur jaringan
  • Perantara dalam respon tropistic lentur dalam menanggapi gravitasi dan cahaya
  • Pasokan auksin dari tunas apikal menekan pertumbuhan tunas lateral
  • Penundaan penuaan daun
  • Dapat menghambat atau merangsang (melalui stimulasi etilena) daun dan pematangan buah
  • Dapat menginduksi pengaturan buah dan pertumbuhan pada beberapa tanaman
  • Terlibat dalam mengasimilasi gerakan menuju auksin yang kemungkinan disebabkan efek transportasi pada floem
  • Penundaan pematangan buah
  • Mempromosikan berbunga di bromeliad
  • Merangsang pertumbuhan bagian bunga
  • Mendukung (via produksi etilen) karakter betina dalam bunga dioecious
  • Merangsang produksi etilen pada konsentrasi tinggi

(diambil dari beberapa sumber: http://www.plant-hormones.info dan Wikipedia.

Info hormon tanaman hubungi Ummi Happi 082325489277 atau Manto: 085643907204 atau klik di sini Auksin

MEMBUAT POC SENDIRI DENGAN BIANG POC. Bagian 4.

 

auksin

sitokinin

giberelin


Baca juga Membuat Pupuk Organik Cair: Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4

DOWNLOAD PROSEDUR PEMBUATAN POC DENGAN BIANG POC | Buku Panduan Pembuatan POC | ZIDDU | SCIBD | Contoh perhitungan bahan baku
Revisi Petunjuk Pembuatan POC dengan Biang POC: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2
Download: Petunjuk Pemakaian Langsung Hormon Tanaman.



 

Strategi Pemasaran POC

Catatan penulis:
Terus terang saya bukan ahli pemasaran dan marketing. Kalau saya ahlinya, pasti saya sudah kaya bin raya. Saya hanya punya pengalaman sedikit tentang pembuatan POC, tapi belum bisa melakukan strategi pemasaran yang jitu. Jadi isi tulisan ini hanyalah pengalaman orang lain, denger cerita mereka, ditambah membaca dan melamun. Nikmati aja.


Saya ngak tahu mau mulai dari mana, dari yang kecil atau langsung yang besar. Gini aja deh…, mulai dari yang nongol di kepala lebih dulu. So… jangan protes kalau tulisannya tidak sistematis. Baca aja, kalau ada yang bermanfaat ambil, kalau ngak…. buang ke laut aja……Happy Reading…!!!

Dapatkan Proyek Gede

Pemerintah punya program untuk pengadaan POC melalui beberapa BUMN. Beberapa perusahaan plat merah lain juga sudah mulai menggunakan POC (perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, pertanian, dan agrikultur/agroindustri). Semakin besar perusahaannya tentu saja akan semakin besar kebutuhan POC-nya. Kadang-kadang mereka mengadakan tender pengadaan POC. (Ngak tahu tender beneran apa tender-tenderan…tau ah….gelap.) Strategi pertama: mendangkan tender dan dapatkan PO-nya. Sebut saja strategi ini STRATEGI MARPROY alias Makelar Proyek.

Ngak usah punya perusahaan sendiri. Pinjam aja ke temen yang punya PT atau CV. Lalu ajukan proposal tendernya. Jangan lupa untuk melakukan PDKT ke panitia tender dan orang-orang yang punya kekuasaan untuk menentukan pemenang tender. Ngak usah ragu-ragu untuk ‘main depan’ yang diperkuat dengan ‘main belakang’.

Volume bin kuantiti PO-nya buesar zekali. Jadi keuntungannya bisa dibayangkan….segunung. Kata orang jawa: ‘jer basuki mowo beo’. Semua ada biayanya. Gede untungnya, modalnya juga tidak sedikit.

Setelah dapat PO-nya, baru kita mulai produksi sendiri. Ngak usah pusing-pusing, pakai aja BIANG POC. (Sorry…ini murni promosi…). Tinggal diencerkan, tambah ini, tambah itu, botolin, kasih label. Langsung kirim.

Kalau ngak bisa ikut tender atau ngak menang tender. Masih ada jalan lain untuk mendapatkan PO, yaitu deketi orang-orang yang menang tender. Biasanya mereka juga cari-cari suplier untuk nge-sub kontrak. Tentu saja langkah ini keuntungannya lebih kecil. Tapi…daripada ngak jual POC…???!!

Selain perusahaan ‘plat merah’, perusahaan swasta pun banyak yang mulai menggunakan POC. Setahu saya ada perusahaan sawit besar yang melakukan penyiraman dengan menggunakan pesawat….(Gile..bener….kaya di luar negeri aja…). Coba banyangkan kalau air penyiramannya diberi POC… Berapa liter ya…kira-kira…volume penjualannya ya…. ????

Menjual ke perusahaan besar perlu taktik dan seni yang berbeda dengan menjual ke perusahaan plat merah. Cara paling jitu adalah deketi ownernya. Jangan lewat lewel dua apalagi level tiga. Owner punya hak veto yang bisa menganulir semua keputusan orang-orang di bawahnya. Kalau ownernya sudah OK..yang lain…bisa diatur….!!!
Continue reading

MEMBUAT POC SENDIRI DENGAN BIANG POC. Bagian 3.

 

auksin

sitokinin

giberelin


Baca juga Membuat Pupuk Organik Cair: Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4

DOWNLOAD PROSEDUR PEMBUATAN POC DENGAN BIANG POC | Buku Panduan Pembuatan POC | ZIDDU | SCIBD | Contoh perhitungan bahan baku
Revisi Petunjuk Pembuatan POC dengan Biang POC: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2
Download: Petunjuk Pemakaian Langsung Hormon Tanaman.


 

Seni Menentukan Harga

Setelah menemukan formula POC yang ToP MarKoToP, langkah berikutnya adalah menentukan berapa harga POC ini mau kita jual. Ada banyak strategi menentukan harga, saya hanya tahu beberapa strategi saja. Pilih strategi yang paling cocok dengan POC Anda dan target pasar Anda.

Berdasarkan Biaya/Modal

Dari tulisan sebelumnya kita sudah bisa hitung berapa biaya yang diperlukan untuk memproduksi POC. Masukkan sekalian biaya investasi dan biaya overheadnya.
Setelah ketemu angkanya, kita tetapkan berapa keuntungan yang kita harapkkan dari produk POC ini. Misalkan saja 20%.
Harga jual POCnya adalah
jika keuntungan dihitung dari harga pokok:
= Modal + (20% x Modal)
Jika keuntunga dihitung dari harga jual
= Modal /80%

Contoh perhitungannya. Misal biaya pokoknya adalah Rp. 25,000
Harga jualnya
= Rp 25,000 + (Rp 25.000 x 0.2)
= Rp 25,000 + Rp 5.000
= Rp. 30.000 per liter
Atau
= Rp 25.000/0,8
= Rp 31.250 per liter
Continue reading

MEMBUAT POC SENDIRI DENGAN BIANG POC. Bagian 2.

 

auksin

sitokinin

giberelin


Baca juga Membuat Pupuk Organik Cair: Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4

DOWNLOAD PROSEDUR PEMBUATAN POC DENGAN BIANG POC | Buku Panduan Pembuatan POC | Goole Drive | SCIBD | Contoh perhitungan bahan baku
Revisi Petunjuk Pembuatan POC dengan Biang POC: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2
Download: Petunjuk Pemakaian Langsung Hormon Tanaman.



 

Seni Meramu POC


Di tulisan sebelumnya saya sudah sampaikan sedikit tentang meramu POC dengan biang POC. Di tulisan ini saya akan mencoba membahasnya sedikit lebih detail. Sebenarnya dengan biang POC saja sudah dibuat POC dengan kualitas standard, artinya POC ini sudah bisa memberikan manfaat bagi tanaman dan memiliki kandungan seperti yang diatur oleh pemerintah (Deptan). Jadi bukan POC ‘abal-abal’ (….pinjam ya..GS Astra….;D).

Dengan kualitas standard seperti ini POC kita kurang memiliki keunikkan dibandingkan dengan POC-POC yang lain. Agar ‘menang dalam pertempuran pasar’, POC yang kita jual perlu memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan dengan POC-POC yang lain. Nah..membuat POC yang unik dan unggul ini yang perlu ‘seni’ tersendiri.

Sesuaikan dengan Tanamannya

Continue reading

Perubahan dari Spek POC Deptan, Ada apa?

auksin

sitokinin

giberelin

Mungkin tidak banyak yang tahu jika ada perubahan-perubahan spek POC dari deptan. Perubahan-perubahan ini menarik untuk dicermati. Ada apa sebenarnya di balik itu? Kenapa Deptan merubah spek itu? Saya sendiri tidak tahu proses yang terjadi sebenarnya di deptan sana. Saya hanya mencoba mengamati dari luar saja.

Perubahan Kandungan N

Saya tertarik dengan beberapa perubahan dalam kandungan hara ini, yaitu kandungan C-organik, N, P2O5, K2O. Di spesifikasi yang lama, kandungan N, P2O5, dan K2O max 5%. Sepanjang pengetahuan saya tidak ada bahan organik yang memiliki kandungan N lebih dari 4%. Yang pernah sampai 4 % hanya azolla. Itu saja jumlahnya sangat terbatas sekali. Kencing binatang yang menurut anggapan sebagian besar orang memiliki kandungan N tinggi, kandungannya paling-paling cuma 2%. Saya paling sering ditanya oleh orang, sebagian besar adalah pengusaha POC, bagaimana cara meningkatkan kandungan N hingga lebih dari 5% dari bahan baku organik. Saya biasanya jawab, saya tidak tahu dan saya tidak bisa.

Yang lebih mengherankan lagi adalah banyak sekali POC yang ada dipasaran memiliki kandungan N yang fantastis. Ada yang 5%, ada yang 6%, bahkan ada yang 9%. Saya 1000% tidak yakin kalau kandungan N yang tinggi tersebut dari bahan organik. Non sense.

Saya sempat tanyakan ke beberapa produksen POC, dari mana N-nya bisa setinggi itu? Akhirnya mereka menjawab, babwa ditambah dengan N kimia. Bisa bahan kimia padat atau cair. Nah…lho…..!!!!!!
Continue reading

POC dari LCPKS, Mungkinkah???

LCPKS (Limbah cair pabrik kelapa sawit) merupakah limbah PKS yang volumenya cukup besar. Dari setiap ton TBS yang diolah bisa menghasilkan LCPKS sebanyak 600-700 m3 limbah. Misalkan di sebuah PKS dg kapasitas 30 ton TBS/jam, dengan 7 jam kerja dan 25 hari kerja, LCPKS yang dihasilkan bisa mencapai .3.150.000 m3/bulan.


Continue reading