Tag Archives: spesifikasi

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 70/Permentan/SR.140/10/2011 TENTANG PUPUK ORGANIK, PUPUK HAYATI DAN PEMBENAH TANAH

buku pupuk organik granul
Baca juga: Video Membuat Pupuk Granul | membuat pupuk organik sendiri | Mesin Cacah Kompos | Pupuk Organik, Pupuk Kimia, dan Pupuk Hayati | Tata Letak Mesin Pabrik Pupuk Organik | Bagan Pabrik POG | Permentan No. 70/2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011 | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011

 


Advertisements

Perubahan dari Spek POC Deptan, Ada apa?

auksin

sitokinin

giberelin

Mungkin tidak banyak yang tahu jika ada perubahan-perubahan spek POC dari deptan. Perubahan-perubahan ini menarik untuk dicermati. Ada apa sebenarnya di balik itu? Kenapa Deptan merubah spek itu? Saya sendiri tidak tahu proses yang terjadi sebenarnya di deptan sana. Saya hanya mencoba mengamati dari luar saja.

Perubahan Kandungan N

Saya tertarik dengan beberapa perubahan dalam kandungan hara ini, yaitu kandungan C-organik, N, P2O5, K2O. Di spesifikasi yang lama, kandungan N, P2O5, dan K2O max 5%. Sepanjang pengetahuan saya tidak ada bahan organik yang memiliki kandungan N lebih dari 4%. Yang pernah sampai 4 % hanya azolla. Itu saja jumlahnya sangat terbatas sekali. Kencing binatang yang menurut anggapan sebagian besar orang memiliki kandungan N tinggi, kandungannya paling-paling cuma 2%. Saya paling sering ditanya oleh orang, sebagian besar adalah pengusaha POC, bagaimana cara meningkatkan kandungan N hingga lebih dari 5% dari bahan baku organik. Saya biasanya jawab, saya tidak tahu dan saya tidak bisa.

Yang lebih mengherankan lagi adalah banyak sekali POC yang ada dipasaran memiliki kandungan N yang fantastis. Ada yang 5%, ada yang 6%, bahkan ada yang 9%. Saya 1000% tidak yakin kalau kandungan N yang tinggi tersebut dari bahan organik. Non sense.

Saya sempat tanyakan ke beberapa produksen POC, dari mana N-nya bisa setinggi itu? Akhirnya mereka menjawab, babwa ditambah dengan N kimia. Bisa bahan kimia padat atau cair. Nah…lho…..!!!!!!
Continue reading

Spesifikasi Pupuk Organik Granul (POG)

Spesifikasi Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah sesuai dengan Permentan No. 70 tahun 2011

Spesifikasi ini menurut Permentan 2006.

Kadar C-organik > 12%
Rasio C/N 12 – 20
Bahan inert Maksimal 2%
Kandungan air Maksimal 15%
Keasaman (pH) 5 < pH < 8
Logam Berat Total Maksimal 71 ppm
As Maksimal 10 ppm
Hg Maksimal 1 ppm
Pb Maksimal 50 ppm
Cd Maksimal 10 ppm
Mikroba patogen Maksimal 102 cfu/gr
Kadar N Tersedia, Maksimal 5%
Kadar total P2O5 Tersedia, Maksimal 5%
Kadar total K2O Tersedia, Maksimal 5%
Kadar unsur mikro total Maksimal, 21.530 ppm
Zn Tersedia, 0 < x < 5000 ppm
Cu Tersedia, 0 < x < 5000 ppm
Mn Tersedia, 0 < x < 5000 ppm
Co Tersedia, 0 < x < 20 ppm
B Tersedia, 0 < x < 2500 ppm
Mo Tersedia, 0 < x <10 ppm
Fe Tersedia, 0 < x < 4000 ppm
Pengkayaan Hayati Ditambahkan mikroflora tanah multiguna (biofertilizer NP &
K) yang mengandung mikro biologi:
Azosprillium sp Minimal 105 cfu/gr
Alcaligenes sp Minimal 105 cfu/gr
Bacillus sp Minimal 105 cfu/gr
Aspergillus niger Minimal 105 cfu/gr
Ukuran butir Diameter 2 – 5 mm, minimal 90%
Warna butiran Coklat tua mendekati hitam
Bahan baku Berasal dari sisa hayati yang familier atau umum dan mudah
didapat dilingkungan sekitar dan mudah didekomposisi, terkecuali
bahan hayati yang barsal dari : kotoran unggas, sekam, tandan
kelapa sawit, dan bongkahan batang tebu.

Continue reading