Monthly Archives: March 2019

Mengatasi Buah Durian yang Rontok Muda

buah durian rontok

Ciri tangkai buah yang retak pada buah durian yang rontok

 

Penyebab Buah Durian Rontok Muda

Buah durian seringkali rontok sebelum matang atau rontok sebelum umurnya cukup matang. Buah durian yang rontok sebelum matang biasanya tidak akan pernah bisa matang meski disimpan cukup lama. Andaikan bisa matang, buahnya akan terasa hambar dan tidak enak. Buah rontok menjadi salah satu permasalahan dalam budidaya buah durian.

Ada banyak sebab yang membuat buah durian rontok muda. Salah satunya adalah pertumbuhan vegetatif yang berlebihan pada buah durian. Pohon durian berbuah pada fase pertumbuhan generatif. Apabila pohon durian berada dalam fase pertumbuhan generatif, biasanya secara alami pohon durian akan merontokkan buah. Buah rontok bisa juga disebabkan karena kekurangan hara/pupuk tertentu seperti: Ca, K, Mg atau Bo. Buah rontok juga bisa disebabkan karena serangan hama dan penyakit.

Ciri-ciri Buah Durian Rontok Muda Karena Faktor Pertumbuhan Vegetatif

Buah yang rontok karena disebabkan oleh masalah fisiologis, seperti fase vegatetif memiliki ciri-ciri tertentu. Pertama, tidak ada tanda-tanda adanya serangan hama dan penyakit pada buah yang rontok. Tidak ada tanda-tanda bekas serangga penggerek buah meletakkan telurnya pada buah. Buahnya mulus dan tumbuh normal.

Ciri berikutnya adalah adanya retak pada tangkai bunga dan tangkai bunga. Semua buah durian yang rontok yang saya temui karena permasalahan fisiologis ada keretakan pada tangkai buahnya.

buah durian rontok

Tangkai buah durian yang retak

buah durian rontok

Tangkai buah durian yang pecah dan menyebabkan buah durian rontok

 

buah durian rontok

Curi tangkai buah durian yang retak.

Continue reading

Anggrek Bulan Spesies Phalaenopsis amabilis

Anggrek bulan spesies Phalaenopsis amabilis

Anggrek bulan spesies Phalaenopsis amabilis

Anggrek bulan spesies asli Indonesia ini adalah salah satu anggrek legendaris di dunia. Anggrek bulan spesies yang nama ilmiahnya adalah Phalaenopsis amabilis ini menjadi cikal bakal anggrek bulan hibrida yang sangat dikenal saat ini. Turunannya sekarang sudah lebih besar, lebih berwarna-warni dan lebih banyak bunganya dalam satu tangkai bunga.

Anggrek bulan spesies ini diperoleh dari pingiran hutan di daerah Cianjur selatan. Anggrek spesies cabutan. Daunnya lebih tipis dan tidak selebar daun anggrek bulan hibrida. Bunganya juga lebih sedikit dan tangakainya lebih panjang tergantung dengan banyaknya cahaya yang di dapatkannya.

Anggrek bulan spesies hutan cenderung lebih tahan terhadap penyakit dan hama. Lebih tahan kekeringan dan lebih mudah tumbuh. Anggrek bulan spesies ini bisa tumbuh dengan baik dan berbunga di dataran rendah yang cenderung panas dan kering.

Anggrek bulan spesies Phalaenopsis amabilis

Anggrek bulan spesies Phalaenopsis amabilis

Continue reading

Lanjutan Bagian Bunga dan Penyerbukan Anggrek Kantong

Postingan ini adalah lanjutan dari dua postingan sebelumnya, yaitu tentang bagian-bagian bunga anggrek kantong dan penyerbukannya. Foto-fotonya sudah saya beri keterangan agar lebih mudah bagi pembaca untuk memahami bagian-bagian bunga anggrek kantong. 

 


Sebagian foto-foto diambil oleh M. Yusuf Abdurahman.


bagian bunga anggrek kantong

 

bagian bunga anggrek kantong

Continue reading

Bagian-bagian Bunga Anggrek Kantong Paphiopedillum

Mengenal bagian-bagian bunga anggrek kantong penting diketahui sebelum memulai proses penyerbukan manual. Semua foto-foto bagian-bagian bunga anggrek ini saya ambil dari website-nya Pak Meyer. Saya belum sempat untuk memotret sendiri bagian-bagian bunga ini. Terima kasih, Pak Meyer

Keterangan bagian-bagian bunga:

  1. Sepal = kelopak bunga
  2. Dorsal sepal = kelopak punggung
  3. Petal = mahkota bunga
  4. Pounce (lip) = kantong atau bibir
  5. Staminode = Putik
  6. Pollen = serbuk sari
  7. Stigma = kepala putik

 

anggrek kantong

Bagian-bagian bunga anggrek kantong

 

Bagian-bagian bunga anggrek kantong

Bagian-bagian bunga anggrek kantong

 

Bagian-bagian bunga anggrek kantong

Bagian-bagian bunga anggrek kantong

Continue reading

Penyerbukan Manual Anggrek Kantong

Anggrek kantong spesies asli Indonesia Paphiopedilum dodyanum
Anggrek kantong spesies asli Indonesia Paphiopedilum dodyanum

Anggrek kantong saya sangat jarang sekali dan susah sekali menjadi buah. Mungkin karena bukan di habitat aslinya, serangga atau hewan penyerbuk tidak ada di tempat saya. Pernah sih, satu dua anggrek kantongnya jadi buah. Tapi jarang sekali. Mas Agus Ma’rup mengajari saya bagaimana menyerbukan bunga anggrek secara manual. Saya coba praktekkan dengan bunga anggrek Paphiopedillum dodyanum dan Paphiopedillum suberbien yang kebetluan sedang berbunga.

Pertama kali yang dilakukan adalah dengan membuang kantong-nya terlebih dahulu dengan hati-hati.

Jadi bunganya menjadi lebih mudah untuk diambil benang sari-nya.

 

Benang sari terletak di belakang tangkai kepala putik. Posisinya agak tersembunyi. Bentuknya berupa dua tonjolan kecil berwarna kuning. Benang sari ini seperti terbungkus lendir yang lengket. Benang sari ini diambil secara hati-hati dengan menggunakan tusuk gigi yang kecil.

Benang sari ini kita tempelkan secara hati-hati di atas kelapa putik. Posisi kelapa putih adalah di bawah benang sari yang berbentuk lempengan kecil. 

Setelah itu beri tanggal kapan penyerbukan ini dilakukan.

Continue reading

Tindihan Ketika Tidur

Apakah Anda pernah ‘tindihan’? Saya coba cari padanan kata ‘tindihan’ dalam bahasa Indonesia, sulit banget. Tindihan itu orang yang dalam posisi tidur, merasa sudah bangun dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Tubuhnya terasa berat dan seperti ditindih sesuatu. Ada beberapa pendapat yang mengaitkan tindihan ini dengan hal-hal ghoib. Entahlah.

Seingat saya, saya belum pernah atau setidaknya sangat jarang sekali tindihan. Padahal sering sekali saya diceritain saudara yang sering ‘tindihan’. Baru kemarin malam saya merasakan sendiri pengalaman tindihan ini. Jadi saya merasa perlu mengabadikan dalam tulisan di blog ini. Kelak suatu saat nanti akan memudahkan saya untuk mengingat dan menceritakan kembali pengalaman ini.

Malam itu saya tidur seperti biasanya. Tidur miring ke kanan. Lampu kamar dimatikan dan hanya lampur ruang utama saja yang dinyalakan. Entah berapa lama saya tertidur. Suatu ketika saya merasa sudah tersadar dari tidur. Saya membuka mata. Kamar masih gelap. Saya bisa melihat almari dan cermin di dekat tempat tidur. Tetapi ketika saya mencoba berpindah posisi tidur dan ‘mengolet’, badan tidak bisa digerakkan. Badan terasa berat banget. Saya coba meronta, tetapi tidak bisa bergerak.

Seperti ada sesuatu yang menindih dari punggung saya. Tengkuk saya bergidik, bulu kuduk berdiri. Saya ingin berteriak, tapi tidak ada suara yang keluar dari mulut. Sekilas, saya tersadar; mungkin saya tindihan.

Saya coba untuk membaca ta’awudz, sebisanya…. meski mulut terkunci, tetapi saya terus membaca ta’awudz. Hanya suara ‘argh–argh’ yang keluar. Saya terus berusaha membaca. Saya baca istighfar. Lalu pelan-pelan saya coba menggerakkan jari-jari tangan saya. Lalu jari-jari kaki. Bisa bergerak sedikit.

Saya coba meronta sekuat tenaga….. Allahuakbar…..

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa bergerak normal. Saya bangkit dari tempat tidur. Badan sedikit berkeringat. Lalu saya keluar dan ke kamar mandi. Buang hajat. Lalu, ambil air wudhu.

Saya lihat jam di dinding. Pukul 03.15. Subuh masih cukup lama.

Saya sholat beberapa rakaat… lalu berdzikir dan berdoa seperti biasanya.

Saya coba ingat-ingat, apakah sore tadi saya lupa tidak baca dzikir petang, apakah saya sudah baca doa dan dzikir tidur….. Tidak ingat.

Anggrek klasik Doritis purcherrima

Anggrek Doritis pulcherrima

Anggrek Doritis pulcherrima

Anggrek Doritis pulcherrima

Anggrek Doritis pulcherrima

Continue reading

Penjarangan Bunga Durian

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Suranant Subhadrabandhu, peneliti dari Thailand tahun 1997, menemukan bahwa penjarangan bunga terbukti bisa meningkatkan produksi buah dan jumlah buah durian, tetapi tidak meningkatkan qualitas buah durian.

Hasil penelitian ini sangat menarik, terutama untuk tujuan praktis para praktisi kebun durian. Tanaman durian berbunga sangat banyak dalam satu musim. Mungkin ini adalah strategi tanaman durian untuk bertahap hidup dan melangsungkan keturunannya. Bunga durian tidak terjadi penyerbukan sendiri. Penyerbukan durian dibantu oleh hewan seperti serangga, kelelawar dan burung. Morfologi bunganya juga tidak memungkinkan untuk terjadinya penyerbukan dengan bantuan angin. Menariknya lagi, polen hanya ditebarkan ketika bunga mekar penuh dan hanya bisa bertahan satu hari saja. Dengan memperbanyak bunga, peluang terjadinya penyerbukan akan lebih besar.

Namun, ternyata, dengan banyaknya bunga durian ini juga menyebabkan persaingan alokasi nutrisi pada tanaman durian. Nutrisi akan ditranslokasikan ke seluruh buah yang berhasil terbentuk setelah proses penyerbukan. Sehingga pertumbuhan buah tidak bisa maksimal. Nah, percobaan orang thailand itu menemukan bahwa jika bunga durian dilakukan penjarangan, terbukti bisa meningkatkan jumlah dan produksi buah durian.

Penjarangan bunga durian dilakukan pada saat bunga mekar penuh. Pada saat itu jumlah bunga hanya disisakan 10% saja dari jumlah bunga yang ada. Jadi banyak banget yang dipangkas.

Referensi: Subhadrabandhu, Suranant, and Makoto Shodal. “Effect of Time and Degree of Flower Thinning on Fruit set, Fruit Growth, Fruit Characters and Yield of Durian.” Kasetsart J.(Nat. Sci.) 31 (1997): 218-222.