Category Archives: Bogor

Tanaman hias indoor: Kaktus dan Sukulen

Tananam kaktus (cactus) banyak dijadikan sebagai tanaman hias dalam ruangan. Ciri umumnya adalah ada durinya, keras, dan suka daerah kering. Tanaman ini memang berasal dari daerah-daerah yang kering, seperti di padang pasir Afrika, Arab, Mexico dan lain-lain.

Tanaman kaktus memiliki jenis yang bermacam-macam dan bentuknya juga unik-unik. Karena itu banyak yang menyukainya. Selain itu, perawatan tanaman kaktus cukup mudah. Tanaman kaktus hanya membutuhkan sedikit sekali air. Artinya, kita tidak perlu setiap hari menyiram tanaman ini. Kalau kering saja baru disiram, atau paling tidak seminggu sekali dengan sedikit air.

Tanaman kaktus ada yang bisa tumbuh besar ada juga yang mungil. Bentuknya pun juga bermacam-macam. Ada yang bulat, lonjong, menjari, tunggal dan lain-lain.

kaktus cactus succulent

Cantiknya duri-duri kaktus

sukulen succulent kaktus cactus http://isro.com sukulen succulent kaktus cactus http://isro.com sukulen succulent kaktus cactus http://isro.com sukulen succulent kaktus cactus http://isro.com sukulen succulent kaktus cactus http://isro.com

Bonsai Mini yang Unik

bonsai mini unik

Cantiknya bonsai mini

Tanaman hidup bisa menghadirkan suasana tenteram dan dekat dengan alam. Jalan-jalan minggu lalu, kami bawa oleh-oleh tanaman mini. Selain ukurannya yang kecil, bentuknya juga unik dan ada bunganya. Anak-anak dan Umminya senang dengan tanaman ini. Bahkan kami juga memborong banyak tanaman lainnya. Cuma bonsai mini ini yang paling unik diantara tanaman-tanaman lainnya.

Saya tidak tahu jenis tanamannya apa. Daunnya kecil-kecil. Ada juga bunganya kecil-kecil. Kulitnya berkerut-kerut, seperti pohon yang sudah tua. Ukuran potnya juga seukuran mangkok bakso.

Memang sih, bonsai mini ini masih bakalan. Katanya sedang di-‘train’ biar bentuknya bagus. Masih perlu perawatan dan perlakuan yang cukup lama untuk bisa jadi bonsai yang bagus. Justru disitulah nikmatnya; mengamati dan merawat setiap hari. Tidak hanya sekedar menyiram saja.

Semoga kelak, bonsai ini akan terus hidup dan menjadi tanaman bonsai yang bagus.

bonsai mini unik

Bunga-bunga mungil yang muncul dari bonsai mini ini. Saya membayangkan kalau bunga ini muncul rimbun, pasti cantik sekali bonsai ini.

bonsai mini unik

Bunga-bunga mungil yang muncul dari bonsai mini ini. Saya membayangkan kalau bunga ini muncul rimbun, pasti cantik sekali bonsai ini.

bonsai mini  unik

Bonsai mini unik yang cocok untuk menghiasi meja kerja dan ruangan.

Bonsai Mini Unik

Bonsai mini unik yang cocok untuk menghiasi meja kerja dan ruangan.

Bonsai Mini Unik

Bonsai mini unik yang cocok untuk menghiasi meja kerja dan ruangan.

bonsai mini unik

Cantiknya bonsai mini

bonsai mini unik

Cantiknya bonsai mini

bonsai mini unik

Cantiknya bonsai mini

bonsai mini unik

Bunga-bunga mungil yang muncul dari bonsai mini ini. Saya membayangkan kalau bunga ini muncul rimbun, pasti cantik sekali bonsai ini.

Bonsai Mini Unik

Bonsai mini unik yang cocok untuk menghiasi meja kerja dan ruangan.

Jalan-jalan ke Kebun Raya Cibodas, Cipanas – Puncak

Kebun Raya Cibodas

Pintu Utama (1) Kebun Raya Cibodas, Cipanas.

Kebun Raya Cibodas, Wisata Alam Alternatif di Wilayah Puncak Bogor

Hari minggu ini kami pergi ke Kebun Raya Cibodas. Sudah lama kami ingin liburan ke sini, tapi baru sekarang terlaksana. Jaraknya sih tidak terlalu jauh dari rumah kami di Bogor. Cuma 48km. Masalahnya buka jaraknya, tapi waktu. Maklum, arah ke Puncak dan Ciboas sudah terkenal macetnya. Pengalaman saya pergi ke Cianjur, Cipanas dan Cibodas, jalur ini sangat macet di akhir pekan dan polisi menerapkan sistem buka tutup. Tipsnya untuk menghindari kemacetan adalah:

  • Harus sudah keluar tol Ciawi sebelum jam 6 pagi.
  • Harus sudah turun ke Bogor dan sampai di pintu tol Ciawi sebelum pukul 6 sore.

Karena itu kami berangkat di pagi buta. Selesai sholat subuh di masjid langsung berangkat. Kami sudah bangun pukul 03.30 pagi. Barang-barang yang mau dibawa sudah disiapkan sejak kemarin malam. Sholat subuh pun sudah dengan pakaian siap berangkat.

Karena masih pagi, jalanan masih cukup lancar. Masuk Tol cuma perlu waktu 20 menit. Keluar tol Ciawi masih pukul 5.30 pagi. Masih lancar. Meski begitu, jalan raya puncak sudah mulai ramai. Kecepatan rata-rata kami cuma 30 km/jam. Alhamdulillah, kami sudah sampai di pintu gerbang Cibodas pukul 06.20 pagi.

Harga Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas

Masuk ke Kebun Raya Cibodas ada berlapis-lapis tiketnya. Sebel sebenarnya di sini. Pertama ada pungutan dari desa, besarnya di tiketnya Rp.3000 per orang, tapi tambah pungutan PMI Rp. 2000. Jadi total per orang Rp. 5000. Masih ada lagi pungutan untuk mobil. Entah berapa saya lupa.

Berikutnya tiket masuk ke Kebun Raya Cibodas. Ini tiket resmi dari LIPI yang mengelola Cibodas. Menurut saya sih murah. Harga tiket masuknya Rp. 9.500 per orang dan untuk Mobil Rp. 16.000. Tiket ini lebih murah daripada yang di Kebun Raya Bogor.

Kebun Raya Cibodas

Tiket masuk kebun raya Cibodas, Cipanas.

Jam 07.00 pagi loket baru buka. Jadi kami masuk ke pintu gerbang yang pertama kali. Pertama masuk belok ke kiri. Ini pertama kali kami masuk, jadi kami belum tahu tempat-tempat mana yang bagus dan mana yang kurang bagus. Kami berjalan sambil menyusuri taman-taman yang ada. Kalau ada tempat yang bagus kami turun dan bermain-main di situ.

Anak-anak seneng banget bermain-main di taman itu. Terutama Yusuf, dia lari sana-sini, plosotan dan kejar-kejaran dengan kakaknya.

Suasana Kebun Raya Cibodas

Kebun Raya Cibodas sedikit berbeda dengan Kebun Raya Bogor. Mungkin karena belum tua umurnya. Tanamannya belum terlalu banyak. Beberapa yang unik di tempat ini yang tidak ada di Kebun Raya Bogor adalah koleksi lumut dan koleksi kantung semar. Namun, sayang sekali, ketika kami ke sana, kedua taman ini tutup.

Di Kebun Raya Cibodas juga ada beberapa air terjun. Di Kebun Raya Bogor tidak ada air terjunnya. Airnya pun masih jernih sekali, bisa untuk mandi dan main air. Ketika kami sholat pun wudhu dengan air sungai yang jernih ini.

Kami juga seneng sekali, karena di Cibodas kami bisa membeli tanaman hias. Ada banyak sekali jenisnya. Harganya pun lumayan miring daripada di Bogor. Asalkan kita pintar-pintar menawar saja. Ada berbagai macam kaktus, tanaman bunga, bonsai, sekulen, anggrek dan beberapa jenis tanaman lainnya. Kami memborong banyak sekali tanaman.

Tapi kamu juga sedikit kecewa, terutama dengan pedagang asongan di parkiran Kebun Raya Cibodas. Kami beli kue moci dan straberry. Kecewa banget, karena kue mocinya kecil-kecil. Satu kotak cuma isi lima gelintir yang kecil-kecil. Rasanya nggak karu-karuan. Kapok deh. Sama ketika beli berry-berryan. Kalau pergi ke sana, mendingan tidak usah beli makanan-makanan seperti ini.

Untuk menghindari macet, kami harus keluar dari Kebun Raya sebelum pukul 3 sore. Pertimbanganya, meski jaraknya cuma sekitar 20km ke pintu tol Ciawi, jalan di sini macet. Bener saja, ketika kami keluar masih macet dan masih jalan dua arah. Pukul 3, jalan dibuat satu arah ke bawah saja. Meski begitu, jalanan tetap saja macet. Perjalanan pulang ke rumah kami tempuh dalam waktu 2.5 jam. Artinya 45km/2.5 jam, kecepatannya cuma 18 km per jam. Gila kan.

Tapi kami puas sih main-main ke Cibodas. Kapan-kapan main ke sini lagi, tentunya dengan persiapan yang lebih matang. Kalau bisa dihari kerja, biar tidak macet banget.

Kebun Raya Cibodas

Di salah satu taman di Kebun Raya Cibodas

Kebun Raya Cibodas

Pemandangan di salah satu taman di Kebun Raya Cibodas, Cipanas

Continue reading

Toko Penjual Asesoris Furniture yang Lengkap di Bogor; Toko Formica

toko penjual asesoris furniture bogor

Toko Formica yang menjual perlengkapan asesoris furniture lengkap. Alamatnya ada di jalan Merdeka Bogor

Kalau Anda sedang mencari-cari asesoris dan perlengkapan furniture yang lengkap di Bogor, maka toko yang paling direkomendasikan adalah toko Formica. Letak toko ini ada di Jalan Merdeka, tepatnya di depan kantor cabang Bank BNI Syariah yang di jalan Merdeka. Jadi arahnya dari bekas biokop Presiden ke arah PGB Merdeka. Posisinya di sisi kanan jalan. Kalau dilihat sepintas tokonya seperti kecil saja, tapi kalau sudah masuk lengkap sekali barang-barang furniture di toko ini.

Toko ini menjual handle laci meja, handel pintu, kunci, roll, roda meda, ganjalan pintu, roda-roda, penutup baut, gantungan baju, dan lain-lain. Perlengkapan-perlengkapan meubeler dan furniture yang sering kita lihat di hotel-hotel bisa kita temukan di sini. Untuk satu macam item saja mereka menjual bermacam-macam model, dengan berbagai ukuran dan harga.

toko penjual asesoris furniture bogor

Contoh bermacam-macam handle pintu, laci meja, dan kaki kursi yang dijual di Toko Formica, Bogor.

toko penjual asesoris furniture bogor

Contoh-contoh penutup baut, kaitan, sekrup dari stainless steel yang dijual di Toko Formica, Bogor.

Saya beberapa kali beli ke toko ini. Pertamanya dulu saya cari-cari onderdil laci meja yang rusak. Saya cari-cari di toko besi nggak ketemu. Toko besi langganan saya menyarankan, kalau mau beli onderdil furniture seperti itu cari saja ke Toko Formica. Bener saja, ternyata di toko ini hampir semua perlengkapan furniture dan asesorisnya ada.
Continue reading

Ciomas; Sentra Industri Kecil Sepatu di Bogor

Sentra Sepatu Ciomas Bogor

Sepeda motor yang mengangkut sepatu di jalanan Ciomas.

Entah sejak kapan Ciomas menjadi sentra industri kecil sepatu. Yang jelas saat ini di wilayah Ciomas dan sekitarnya banyak pengrajin sepatu rumahan. Mereka memproduksi sepatu pesanan toko. Bukan hanya satu dua rumah, tetapi banyak penduduk Ciomas yang mengais rejeki dengan membuat sepatu.

Kalau Anda berkunjung ke Ciomas akan banyak ditemui sepeda motor yang membawa tumpukan kardus sepatu. Di jalan Ciomas, Pasir Kuda, Cikaret dan Ciapus. Mereka membawa  dari rumah-rumah pengrajin ke toko grosir sepatu di Pasar Anyar Bogor.

Mereka tidak membuka toko sepatu sendiri, tapi hanya membuat khusus pesanan toko. Pengrajin juga tidak menjual sepatu secara eceran/grosir di rumah2. Jadi tidak banyak toko yang menjual sepatu di daerah Ciomas, seperti yang banyak dijumlai di Cibaduyut, Bandung. Justru yang banyak ditemui adalah toko2 yang menjual bahan2 untuk membuat sepatu.

Continue reading

Foto-foto Kuno Kantor Saya 80an tahun yang lalu

PPBBI_jaman_dulu-2

PPBBI_jaman_dulu-3

PPBBI_jaman_dulu-4
Continue reading

Tempat Belanja Murah di Ciomas

Minimarket ‘branded’ banyak bertebaran di sudut-sudut kota Bogor, bahkan sampai ke daerah-daerah pingiran dengan interval jarak yang sangat dekat sekali. Belanja di minimarket ‘branded’ memang enak, tapi harga-harganya miring ke atas. Beberapa item lebih mahal dari warung-warung kecil. Untungnya di daerah Ciomas ada tempat-tempat belanja yang murah sekali untuk belanja kebutuhan sehari-hari/bulanan, namanya Toko ‘Barokah Lestari Makmur’. Toko grosir dan eceran langganan warung-warung di seputaran Ciomas.

Saya diberitahu toko ini oleh ibu kostku dulu. Beliau tahu, anak kost uangnya mempet, karena itu dia memberitahu tempat belanja yang harganya murah-murah. Awalnya Toko Lestari Makmur ada di pertigaan pintu ledeng, dekat pasar Ciomas lama. Toko ini berkembang pesat hingga membuat toko yang lebih besar mirip supermarket di dekat Kantor Kecamatan Ciomas. Kalau dari arah Kecamatan posisinya ada di kanan jalan. Toko ini selalu ramai, buka mulai jam 7.30 sampai 20.30 malam.

Langganan toko ini adalah para pedagang-pedagang warung yang ada di kampung-kampung di sekitar Ciomas. Warung-warung di komplek kami pun juga belanja di toko ini. Harganya jauh lebih murah daripada harga di Minimarket yang menjamur di sepanjang jalan ini. Contoh sederhana saja, harga mie instan; harga eceran lebih murah sampai 15%. Harga grosir bisa lebih murah 20%. Hampir semua barang harganya murah.

Untuk belanja kebutuhan bulanan seperti: sabun, detergen, pewangi, pasta gigi, shampoo, gula, beras, tepung, mie instant, minuman instant, kertas tissue, saus, minyak goreng, telor dan makanan kecil. Kalau belanja di toko ini cukup untuk satu bulan, dengan uang yang sama jika belanja minimarket hanya cukup untuk tiga minggu. Memang sih, sebagian besar barang-barang di toko ini dijual grosir dan kalau beli harus satu kotak atau satu renteng, tidak bisa satuan.

Tempat Beli Susu dan Minyak

Sebagian besar belanjaan kami beli di Toko Lestari Makmur, kecuali susu dan minyak goreng. Untuk susu dan minyak goreng ada toko yang juga murah harganya, yaitu Toko Serasi. Harga susu instant, susu bayi dan minyak goreng lebih murah daripada di Toko Lestari Makmur. Kecuali harga susu kotak, harga susu kotak di toko ini lebih tinggi dari pada di toko Lestari Makmur.

Letak toko ini memang tidak strategis. Posisinya pas di belokan dan tempat parkirnya agak sempit. Meski tidak strategis banyak langganannya, terutama yang punya bayi dan anak kecil. Dari Toko Lestari Makmur masih jalan sedikit ke arah Cikoneng, posisinya tepat di seberang gang masuk ke Cikoneng.

Untuk belanja-belanja kecil lainnya, kami biasanya beli di warung dekat rumah saja. Meski di warung kecil, harganya lebih murah daripada di minimarket. Kami sangat jarang belanja di minimarket. Hanya sekali-sekali saja kami belanja di minimarket. Kasihan juga warung-warung kecil ini, keberadaannya terdesak oleh minimarket.

Di Bogor Cuma Dua Pilihan: Kalau Tidak Macet Ya…. Macet Banget

KEMACETAN YANG TIDAK ADA PILIHAN

Kota Bogor memiliki banyak julukan. Dulu julukan kota Bogor adalah Kota Hujan. Itu dulu….. Sekarang Bogor punya banyak julukan lain: KOTA SEJUTA ANGKOT dan KOTA MACET. Saya yang sudah lumayan lama tinggal di Bogor memang benar-benar merasakan bagaimana tersiksanya dengan kondisi jalan di Kota Bogor ini. Sampai-sampai ada anekdot yang cukup terkenal di kota Bogor; Di Bogor cuma ada dua pilihan: kalau tidak macet ya macet banget.

Saya tinggal di pingiran kota yang jadi langganan kemacetan; Ciomas. Banyak simpul-simpul kemacetan di jalur yang setiap hari saya lewati. Bayangkan saja. Jarak rumah saya dengan kantor hanya 6.8 km (saya hitung pakai speedometer). Kalau saya naik mobil ke kantor, waktu tempuhnya 1:00 – 1:15 menit, kalau saya naik motor waktu tempuhnya 30 – 45 menit, kalau naik angkot waktu tempunya 1:30 menit. Artinya kecepatan kendaraan hanya 6.8 – 13.6 km per jam. Gila kan???!!! Kadang-kadang jalur ini super macet. Pernah saya dari rumah ke kantor naik mobil ditempuh dengan waktu 2 jam lebih. Minggu-minggu ini entah kenapa jalur tempat saya hampir selalu macet parah setiap hari. Celakanya, jalur ini sangat minim jalur alternatif untuk menghindar dari kemacetan. Jika sudah kena macet, tidak ada pilihan lain, kecuali putar balik kembali ke rumah.

Rumah saya ada di Ciomas, dekat dengan kantor kecamatan Ciomas. Ada beberapa simpul kemacetan di jalur ini. Mulai dari yang paling bawah dulu: pertigaan Kretek Ciomas, depan Bukit Asri Ciomas, depan Villa Ciomas, pertigaan pintu ledeng, pertigaan Ciomas Harapan dan SMP PGRI 1, pertigaan Pasir Kuda, pertigaan Gunung Batu, Merdeka sampai depan Station.

Continue reading