Chalmers Poster Exibition: Biological Pretreatment of Lignocellulosic Biomass with White-rot Fungi for Biofuel Production

Download document ini: Biological Pretreatment of Lignocellulosic Biomass

Perbedaan antara Mindi (Melia azedarah) dan Mimba (Azadirachta indica I.)

daun mimba mindi

Perbedaan daun mimba dan mindi

Mindi (Melia azedarah) dan Mimba (Azadirachta indica I.) sekilas tampak sama dan banyak orang yang sering salah membedakannya. Kedua tanaman ini sebenarnya berbeda secara taksonomi. Namun kandungannya hampir sama dan sering digunakan dalam pembuatan pestisida nabati. Kandungan racun dalam Mimba cenderung lebih tinggi dari Mindi. Berikut ini cara memedakan Mindi (Melia azedarah) dan Mimba (Azadirachta indica I.) berdasarkan bentuk daunnya.

Baca juga:

Berikut ini cara membedakan daum mimba dan mindi dilihat dari daunnya.

daun mimba mindi

Perbedaan bentuk daun mimba dan mindi.

daun mimba mindi

Bentuk daun mimba

mimba mindi

Perbedaan daun mimba dan mindi

Video Pembuatan Pupuk Kompos Jerami (YouTube.com)

Saya yakin petani bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani. Saya pernah coba komunikasikan ini ke pemerintah juga (klik di Kompos Jerami). Kalau petani bisa memenuhi kebutuhan pupuknya sendiri, atau minimal memenuhi sebagian dari kebutuhan pupuknya, akan banyak yang bisa dihemat. Petani tidak perlu pusing dengan kenaikan harga pupuk. Subsidi pemerintah untuk pupuk pun bisa dikurangi dan digunakan untuk kebutuhan rakyat yang lain.

Saya buat video ini beberapa tahun yang lalu. Awalnya saya hosting di Google Video, karena waktu itu masih baru. Tak tahunya Google video kolaps, jadi saya pindah penyimpanannya di YouTube. Silahkan disaksikan, semoga bermanfaat.

Baca juga: Pestisida Nabati untuk Pertanian

Pengomposan Jerami oleh Pak Haji Zakaria, Gapoktan Silih Asih, Cigombong, Bogor.


Bagian 1.


Continue reading

Robot pun Rajin Sholat


(dari tetangga sebelah)

Pupuk Organik dengan Kandungan N Tinggi – lanjutan

Di posting yang lalu saya sudah sampaikan tentang pupuk organik yang kandungan N-nya tinggi (klik di sini). Ternyata banyak mendapatkan respon, jadinya saya tanya lebih detail ke Olle Högblom tentang pupuk organik itu. Metode pembuatan pupuk itu ditemukan oleh kakeknya Olle yang namanya Nils Åkerstedt. mBah Nils Åkerstedt sekarang masih hidup dan umurnya sudah 85 tahun. Mbah Nils tinggal di sebuah pulau kecil di sebelah timur Swedia, cukup jauh jaraknya, sekitar 6 jam perjalanan dengan mobil.

Nils Åkerstedt
mBah Nils Åkerstedt (Sumber: http://www.barometern.se/familj/hurra/85-ar-nils-akerstedt%282138968%29.gm#articleimage-popup).

bukunya Nils ÅkerstedtmBah Nils ini dikenal sebagai salah satu ahli pertanian di Swedia. Mbah Nils banyak sekali menulis buku tentang pertanian (Gardening) dan menyebarkan pengetahuannya melalui seminar-seminar. Sudah banyak buku yang ditulisnya, salah satunya yang di sisi kanan ini. Sayangnya semua bukunya dalam bahasa Swedia, jadi saya mesti lebih rajin untuk belajar bahasa Swedia sebelum bisa membaca buku-bukunya.
Continue reading

Knut Lundquist, salah satu ahli lignin di Chalmers


Saya dan Alm. Prof. Knut Lundquist (Foto by: Erna Astuti)


Artikel saya yang saya tulis dengan Prof. Knut sebelum beliau meninggal:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW


Orangnya sudah sangat sepuh, menurut temanku Linda Helström, umurnya sekitar 78 tahun. Rambutnya sudah putih semua, farfar alias sudah kakek-kakek. Namanya Prof. Knut Lundquist. Pak Knut sudah sebenarnya sudah pensiun, tetapi masih kerja di kantornya di level 4. Meskipun sudah berumur, Pak Knut masih sangat produktif. Beliau adalah salah satu ahli kimia organik, khususnya tentang lignin. Publikasi terbaru beliau diterbitkan di Bioresources tgl. 13 Februari 2011, judulnya: ”DIFFERENT TYPES OF PHENOLIC UNITS IN LIGNINS”.

Saya dikenalkan ke Pak Knut melalui Prof Claes Niklasson, ketika mengkoreksi draft tulisan saya. Katanya, kamu sebaiknya ketemu dengan Knut, salah satu ahli lignin. Saya hubungi Pak Knut via email, hari senin. Beliau langsung meresponnya. Besok paginya, hari selasa, ada orang tua datang ke ruangan saya, ternyata Pak Knut sendiri. Dia cuma ingin melihat saya dan tanya apakah saya bisa bahasa Swedia. Saya jawab: jag talar lite svenska, litle-litle sih I can….

Prof Knut Lundquist salah satu ahli lignin. Publikasinya sangat banyak, bisa di cek di Google Scholar: Knut Lundquist. Beliau pernah menulis dengan beberapa ahli lignin dan jamur pelapuk putih terkemuka. Seperti Brunow (Klik di sini). Brunow adalah salah satu ahli yang membuat model struktur lignin berdasarkan simulasi komputer pada tahun 1978. Luar biasa, ketika aku masih ingusan Beliau sudah membuat model struktur lignin dengan komputer. Pak Knut juga pernah menulis bersama dengan Prof. Kirk (klik di sini): Prof Kirk banyak meneliti tengan jamur pelapuk putih dan enzym ligninolityc.

Saya kirimkan draft paper saya via email. Hari rabu dia sudah datang lagi ke ruangan saya dengan sambil membawa draft saya yang sudah banyak coretannya. Dia bilang, ada beberapa bagian yang salah pemahaman. Kemudian dia memberiku beberapa literatur tentang lignin dan satu buku tentang kimia kayu. Hari kamis dia datang lagi dan menanyakan apakah saya ada waktu untuk diskusi tentan paper saya. Saya jawab: absolut, inga problem..,
Continue reading

Pupuk Organik dengan Kandungan N Tinggi

Hari ini saya mendapatkan pengalaman dan ilmu baru yang sangat menarik tentang pupuk organik. Olle Högblom, salah satu teman PhD di ‘Kemi’ memberiku pupuk organik. Pupuk yang diberi cuma segumpal kecil, warnanya hitam pekat, dan baunya amoniak. Menyengat sekali bau amoniaknya, yang menandakan kandungan Nitrogen (N) nya juga tinggi.

Olle cerita kalau pupuk organik ini ditemukan oleh kakeknya. Kakeknya menemukan metode untuk membuat pupuk organik dengan kandungan N tinggi dari tanaman rumput-rumputan yang ada di Swedia. Kakeknya juga adalah salah seorang petani sukses di Swedia. Kakeknya berhasil menanam tanaman-tanaman tropis yang sebenarnya sulit ditanam di Eropa. Kakeknya juga menulis buku tentang pertanian dan pembuatan pupuk organik.

Olle Högblom
(Olle Högblom)
Continue reading

Jamur Pelapuk Putih: Ceriporiopsis subvermispora

Ceriporiopsis subvermispora
[Source: http://www.mycobank.org/]


Artikel saya tentang pemanfaatan jamur pelapuk putih:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW


Jamur Pelapuk Putih: Dichomitus squalens

Dichomitus squalens
[Source: http://www.taigaekologerna.se/Bildarkiv%20o%20bildsidor/svampar/index%20svampbild1.htm]

Dichomitus squalens
[Source: http://www.mycobank.org/MycoTaxo.aspx?Link=T&Rec=312964%5D

Dichomitus squalens
[Source: http://www.mycobank.org/MycoTaxo.aspx?Link=T&Rec=312964%5D


Artikel saya tentang pemanfaatan jamur pelapuk putih:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW


Jamur Pelapuk Putih: Bjerkandera adusta (Willd.) P. Karst. 1880

Bjerkandera adusta
[Source: http://www.eol.org/pages/1009755]

Bjerkandera adusta
[Source:http://www.eol.org/data_objects/5824849]

Bjarkandera adusta
[Source: http://www.bioimages.org.uk/html/r156676.htm]


Artikel saya tentang pemanfaatan jamur pelapuk putih:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW