Tag Archives: Pupuk

Pupuk Organik dan Pupuk Hayati

Video Pengomposan Jerami Full

Video ini merupakan perbaikan dari video yang telah diupload sebelumnya. Video ini lengkap berisi cara pengomposan jerami dengan Promi yang mudah, murah, dan sederhana.

Informasi Promi silahkan klik di sini : PROMI

Pemupukan pada Tanaman Jahe

Tanaman jahe di polybag

Tanaman Jahe di Polybag (sumber: Google Image)


Seperti halnya mahluk hidup yang lain, tanaman jahe juga perlu ‘makan’. Makanan jahe adalah pupuk. Agar jahe bisa tumbuh ‘gemuk’ dan produksi rimpangnya juga buanyak, jahe perlu diberi ‘makanan’ yang penuh gizi, yang cukup, dan seimbang. ‘Makanan’ jahe paling tidak harus mengandung nutrisi makro dan mikro, antara lain: nitrogen (N), fosfat (P), kalium (K), Magnesium (Mg), Sulfur (S), seng (Zn), Boron (B), tembaga (Cu), besi (Fe), dll.

Ada banyak panduan memberi ‘makan’ tanaman jahe alias pemupukan ke tanaman jahe. Saya coba rangkumkan beberapa rekomendasi pempupukan yang ada di beberapa literatur. Dari catatan ini bisa diperkirakan sendiri pemupukan yang cocok untuk tanaman jahe di lahan maupun di polybag.


Panduan aplikasi pupuk anorganik khusus jahe
Pupuk Organik.Cair Khusus Jahe
Aplikasi hormon atau ZPT (zat pengatur tumbuh) Giberelin untuk meningkatkan produktivitas jahe


Rekomendasi pemupukan dari Balitro Bogor:

A. Budidaya jahe organik:

  • pupuk kandang (sebagai pupuk dasar) 60 – 80 ton per ha

B. Organik dan Kimia:

  • pupuk kandang (sebagai pupuk dasar) 15-20 ton per ha
  • pemupukan pertama: 20 gr urea per tanaman, 10 gr TSP per tanaman, 10 gr ZA per tanaman, dan 112 kg K2O per ha pada usia 4 bulan.

(catatan: saat ini TSP dan KCl sulit diperoleh di pasaran, kalau pun perlu dicek keasliannya dengan menganalisa kandungan haranya. Coba baca artikel ini: Hati-hati Membeli Pupuk KCl)

Dari paper Ekwasita dari Balitro Bogor:

  • 20-30 ton pupuk kandang,
  • 300 kg urea,
  • 300 kg SP-36, dan
  • 300 kg KCl.

(catatan: KCl kini sulit diperoleh di pasaran)

Produksitivitas teoritik jahe tersebut adalah 25-30 ton per ha.

Continue reading

Fase-fase Pertumbuhan Jahe

jahe di polybag

Tanaman jahe di polybag (sumber: Google Image)

Tanaman jahe memiliki fase-fase pertumbuhan dari mulai pembibitan hingga panen. Fase-fase ini berdasarkan literatur dari China yang memiliki fase panen yang lebih pendek daripada fase pertumbuhan jahe di Indonesia. Fase-fase pertumbuhan itu adalah:

S = seedling stage atau fase pembibitan, fase ini dimulai dari 1 sampai dengan 90 hari setelah taman ;
T = three branches stage atau fase percabangan tiga, fase ini dimulai dari 90 sampai 110 HST;
V = vigorous growth stage atau fase pertumbuhan cepat, fase ini dimulai dari 110 sampai 130 HST;
E = rhizome expansion stage atau fase perkembangan rimpang, fase ini dimulai dari 130 sampai 160 hari; dan
H = harvest stage fase panen, yaitu 160 HST.

Setiap fase pertumbuhan jahe membutuhkan hara atau nutrisi atau pupuk yang berbeda-beda. Saya akan sampaikan di postingan selanjutnya.


Pupuk Organik Cair Khusus Jahe


Literatur:
Ravindran, P. N., and K. Nirmal Babu, eds. Ginger: the genus Zingiber. CRC Press, 2004.
Li, Lujiu, et al. “Balanced fertilization for ginger production–Why potassium is important.” Better Crops 94 (2010): 25-27.

Tulisan Ilmiah Tentang Jahe. Penting untuk Praktisi Jahe.

image

Budidaya jahe, terutama jahe gajah, sedang marak di Indonesia. Ini tidak lepas dari tingginya permintaan eksport jahe gajah. Penting rasanya bagi praktisi jahe; petani, eksportir, penyedia bibit, pupuk, dll; untuk membaca artikel2 ilmiah tentang jahe. Banyak informasi praktis yang bisa dimanfaatkan di lapang. Salah satunya artikel yang berjudul ‘Status dan Prospek Peningkatan Produksi dan Ekspor Jahe Indonesia’ oleh Ekwasita dari Balitro Bogor. Tulisan ini bisa diminta ke perpustakaan Balitro atau Pustaka Deptan.

Beberapa isi artikel yang menarik adalah tentang fluktuasi produksi jahe di Indonesia selama 20 tahun terakhir. Yang lebih membuat saya terkejut adalah produktivitas jahe kita yang rendah. Produksi jahe tertinggi ada di Sulawesi dan Maluku sebesae 28 ton/ha. Di jawa malah rendah sekali 17.5 ton per ha. Data ini mungkin data umum, bukan data khusus tanaman jahe.

image

Continue reading

Penambahan Bahan Organik dengan Promi untuk Kelapa Sawit

Melarutkan Hormon Auksin

Informasi hormon tanaman: Hormon Tanaman

Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Pengomposan Bahan Organik In-situ untuk Kebun Kelapa Sawit

Jagung yang Dipupuk dengan Pupuk Kompos Promi Produksinya 12.5 ton/ha

Saya mendapatkan kiriman foto via Facebook dari teman yang menanam jagung di Tulungagung Jatim, Pak Agung Widiyanto. Dia mengirimkan foto2 tanaman jagungnya yang diberi pupuk dasar Promi. Batang jagungnya tumbuh besar dan jagungnya besar2. Berikut ini foto2 yang beliau kirimkan.

Info lain tentang Promi silahkan klik: Promi.
Info tentang Kompos Promi dan aplikasi ke jagung silahkan hubungi: Bp. Agung Widiyanto 081335581892

image

Foto batang jagung yang terlihat besar dan sehat.

image

Link komentar asli https://m.facebook.com/photo.php?fbid=878081758882151&id=100000410048681&set=p.878081758882151&source=47&ref=m_notif&notif_t=share_comment

Foto jagung sebeum panen.

Kompos Promi

Kompos Super Aktif yang dibuat dengan bioaktivator PROMI

aplikasi kompos Promi pada Jagung 14 HST

Tanaman jagung umur 14 HST yang hanya diberi kompos Promi

Panduan Aplikasi Biang POC untuk Padi Sawah