Category Archives: MyFamily

Insomnia

Insomnia atau susah tidur. Kadang-kadang aku mengalaminya. Kadang-kadang aku merasa ngantuk, tetapi tidak bisa tidur. Aku rebahkan diriku di tempat tidur, tetapi mata tetap tidak mau terpejam. Aku berusaha mengosongkan pikiranku, dan berusaha melupakan semua agar aku bisa segera istirahat tidur. Tetapi tetap tidak bisa juga. Mataku tetap terbuka, pikiranku mengelana ke mana-nama. Aku tidak bisa tidur. Continue reading

Temanku JA

kisah2 di Fatimatuzzahra

Aku dan JA setelah dua puluh tahun tidak ketemu.

Kekurangan bukanlah hambatan. Cita-cita dapat dicapai dengan perjuangan. Kata-kata itu bukan sekedar kata pepatah yang tidak ada isinya. Saya membuktikannya sendiri lewat teman karibku, sebut saja dia JA.

JA anak nelayan miskin di pantura. Ibunya adalah buruh nelayan yang penghasilannya pas-pasan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Bapak JA merantau ke Jakarta sebagai tukang becak. Katanya penghasilan orang tuanya untuk makan sehari-hari saja tidak cukup.
Continue reading

Beli Makanannya, Mbak?

Masa remaja adalah masa mencari jati diri. Makanya tidak heran kalau banyak remaja yang sering bertingkah aneh-aneh. Gaya, pakaian, rambut, dan tingkah polahnya ‘nyleneh’ untuk menarik perhatian dan minta diakui. Dulu saya pun pernah mengalami masa-masa seperti itu. Masa di mana ketika aku tidak tahu ingin jadi apa.

Ketika semester satu aku ingin diangap gagah, ganteng, dan ‘smart’. Aku panjangkan rambutku. Mungkin satu setengah tahun aku tidak potong rambut. Aku pake gelang besi, gede lagi. Aku pake celana jin ketat. Badanku kurus, maklum anak kos-kosan.
Continue reading

Sekolah di SD Inpres

isroiWaktu SD aku sekolah di sebuah SD inpres, SD Cacaban 2 namanya. Letaknya di balik gunung sukorini dan jauhnya kurang lebih satu sampai satu setengah kilometer dari rumahku. SD Inpres maksudnya adalah SD yang dibangun atas Instruksi Presiden dan punya konotasi jelek. SD Inpres adalah SD untuk orang-orang tidak punya dan fasilitasnya pun sangat terbatas. Banyak teman-temanku waktu itu yang bersekolah tanpa memakai sepatu alias ‘nyeker’. Soalnya kalau pergi ke sekolah tidak boleh memakai sandal, tetapi anehnya kalau tanpa sepatu justru diperbolehkan.
Continue reading

BERANTEM

Karena NEM (Nilai Evaluasi Murni)-ku pas-pasan, akhirnya aku melanjutkan sekolah SMP di SMP luar negeri alias SMP swasta. Nama SMP itu adalah SMP Purnama. Sekolahnya masih dompleng dengan SMP Negeri 5 Magelang. Jam sekolah masuk mulai siang sampai sore, karena paginya digunakan untuk SMP Negeri. Jarak rumah dan sekolah kurang lebih 5 – 6 km. Aku berangkat dengan naik sepeda BMX milikku.
Continue reading

Simbah

simbahTidak banyak orang yang dikaruniai umur panjang. Salah satu orang yang dikaruniai umur panjang adalah kakekku. Beliau lupa kapan tanggal lahirnya. Maklum waktu itu belum ada catatan kelahiran. Satu hal yang beliau ingat adalah waktu sekolah di SR. Seingat beliau waktu itu sekitar tahun 1903. Waktu dulu mungkin anak mulai sekolah umur 8 – 9 tahun. Jadi kalau sekarang tahun 2008, maka kira-kira umur kakek saya adalah 113 tahun.
Continue reading

PERJUANGAN SEORANG IBU

Waktu lahir anak kami yang pertama saya tidak sempat menunggui istri, karena waktu itu saya sedang di Bogor dan istri saya tinggal di rumah mertua. Ketika istri saya mengandung anak kami yang kedua, saya bertekad untuk menungguinya saat melahirkan. Waktu terus berlalu dan saat melahirkan pun sudah mulai dekat. Kira-kira beberapa hari sebelum waktu yang diperkirakan dokter, istri saya sudah mulai merasakan adanya kontraksi. Waktu itu kami pikir hanya sakit biasa, saya tidak segera membawanya ke bidan Sri Dody langganan kami. Hingga malam tiba, saya masih melakukan aktivitas seperti biasa. Saya mengajar mengaji beberapa remaja di rumah kami.
Continue reading

Royan dan Mobil-mobilannya

Mengajarkan membaca pada anak merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang. Sifat mereka yang masih polos dan masih suka bermain-main adalah tantangan tersendiri. Dari buku-buku dan majalah yang kami baca, sebenarnya anak-anak bisa diajarkan membaca sejak masih bayi. Bahkan sejak mereka belum bisa berbicara sama sekali. Kami banyak membeli buku-buku agar anak-anak kami mencintai buku dan gemar membaca.

Continue reading

Mas Royan Keluar Lewat Mana…????

Saya dan istri mencoba untuk mengajarkan ke anak-anak kami gemar membaca. Kami biasa memberikan hadiah berupa buku-buku kepada anak-anak. Karena anak kami masih kecil-kecil, buku yang kami beli adalah buku-buku yang banyak gambarnya dan penuh warna-warni. Beberapa waktu yang lalu saya membelikan tiga buku untuk anak-anakku dengan tema dinosaurus. Buku-buku ini adalah buku seri Aku Cinta Dinosaurus yang diterbitkan oleh salah satu penerbit terkemuka di Indonesia. Dua anak kami yang masih kecil, Ar Royan ( 5 tahun) dan Abim (4 tahun), sangat senang membaca buku-buku ini.

Continue reading

ALLAH RAKSASA

royan mau berangkat sekolahMengajarkan tentang agama pada anak harus dimulai sejak masih kecil. Hal ini benar-benar kami sadari. Saya dan istri saya mencoba mengajarkan tentang dasar-dasar Islam pada kedua anak kami yang masih kecil-kecil, Ar Royan yang biasa dipanggil Mas Royan dan Ibrahim yang biasa dipanggil Dedek Abim. Mengajarkan agama pada anak-anak tentunya berbeda dengan orang dewasa. Kami harus pandai-pandai menyampaikannya, karena jika salah bisa berakibat tidak baik pada anak. Salah satu yang agak sulit menjelaskan pada anak-anak adalah menjelaskan tentang sifat-sifat Allah.
Continue reading