Category Archives: Organik

MOL Mikro Organisme Lokal

Istilah MOL atau kepanjangannya Mikro Organisme Lokal sudah banyak dikenal. MOL mudah dibuat dan mudah diaplikasikan. Cara da metode pengembangan MOL pun bermacam-macam. Namun, kadang-kadang suatu resep MOL yang berhasil diterapkan di suatu tempat, seringkali kurang berhasil dilakukan di tempat lain. Meskipun demikian pembuatan MOL merupakan salah satu cara untuk membuat petani mandiri.

Seperti yan sudah saya sebutkan, ada banyak cara pembuatan MOL. Saya akan sampaikan secara bertahap/terpisah cara pembuatannya. Silahkan Anda coba sendiri dan buktikan sendiri khasiatnya.

MOL Nasi 1

Pembuatan MOL ini aku peroleh dari petani di Brastagi, Medan. Di sana adalah daerah pertanian yang cukup subur. Dan mereka secara turun temurun telah membuat MOL dengan cara mereka sendiri. Cara pembuatan MOL yang mereka lakukan adalah sebagai berikut.

1. Sisa nasi dipendam dalam tanah.
2. Setelah beberapa hari, nasi diambil lagi,
3. Nasi tersebut diencerkan dengan air dan digunakan untuk mengkomposkan bahan-bahan organik.

Bahan organik yang telah dicampur dengan nasi tadi kemudian dipendam selama beberapa hari sampai hancur dan lumat seperti tanah. Kompos yang telah jadi ini dapat langsung digunakan untuk memupuk tanaman.

PENUTUP/COVER KOMPOS

Ada banyak cara membuat kompos, salah satunya dengan metode windrow. Cara ini umumnya dipakai untuk pengomposan skala besar, misalnya pengomposan tandan kosong kelapa sawit. Dengan metode ini bahan baku kompos ditumpuk memanjang seperti gundukan yang disebut windrow. Metode ini sangat mudah dilakukan dan sejauh ini hasilnya cukup memuaskan.

Pengomposan dengan metode windrow bisa menggunakan petutup bisa juga tidak. Tetapi untuk wilaya tropis seperti di Indonesia, penutupan sepertinya wajib dilakukan. Sinar matahari yang terik bisa membuat kompos menjadi kering dan proses pengomposan gagal berlangsung. Demikian pula ketika kondisi hujan. Tumpukan kompos menjadi sangat basah dan proses pengomposan juga menjadi lambat.
Continue reading

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Wereng Coklat

wereng coklat
Sumber: http://www.insectimages.org/

Info lengkap pestisida nabati dan pestisida organik klik di sini: Pestisida Nabati

hormon tanaman giberelin auksin sitokinin

Resep 1

Bahan: Serbuk gergaji kayu pinus (Pinus merkusii)
Cara Pembuatan & Pemakaian:

  1. Serbuk gergaji kayu pinus dikeringkan di bawah sinar matahari.
  2. Sebarkan di area sawah yang terkena serangan wereng coklat.

Serbuk kayu pinus dapat menghambat penetasan telur wereng coklat.

Resep 2


Bahan baku:
5 kg daun tembakau (daun tembakau yang sudah dirajang dan dikeringkan)
Cara pembuatan & Pemakaian:

  1. Daun tembakau disiram dengan air panas sebanyak 5 liter dan didiamkan sampai dingin.
  2. Air rendaman disaring.
  3. Larutkan dengan air dengan air sebanyak 250 kali. Atau untuk setiap 15 L ditambahkan 60 cc rendaman air tembakau.
  4. Semprotkan secara merata pada tanaman padi yang terserang hama.

Kegunaan lain: resep ini juga bisa untuk mengatasi serangan aphis dan pengerek batang.

POC dari LCPKS, Mungkinkah???

LCPKS (Limbah cair pabrik kelapa sawit) merupakah limbah PKS yang volumenya cukup besar. Dari setiap ton TBS yang diolah bisa menghasilkan LCPKS sebanyak 600-700 m3 limbah. Misalkan di sebuah PKS dg kapasitas 30 ton TBS/jam, dengan 7 jam kerja dan 25 hari kerja, LCPKS yang dihasilkan bisa mencapai .3.150.000 m3/bulan.


Continue reading

Cara Pembuatan Pestisida Nabati untuk Walang Sangit

hormon tanaman giberelin auksin sitokinin

Resep 1

Bahan: Kluwek/Picung (Pagium edule).
Bahan aktif yang ada di dalam buah kluwek: palmitic acid, oleic acid, dan linoleic acid.


Biji Kluwek/Picung

Cara Pembuatan:

  1. Ambil buah kluwek dan pecahkan kulitnya.
  2. Ambil isi buah kluwek dan rendam dalam satu gelas air selama 24 jam. Buah dihancurkan agar tercampur merata dengan air.
  3. Saring air rendaman dan encerkan dengan sepuluh liter air. Aduk hingga tercampur merata.
  4. Semprotkan ke lahan


Bagian dalam biji kluwek ini yang digunakan untuk bahan pestisida nabati
Continue reading

Pupuk Organik dari Limbah Pabrik Kalapa Sawit

Buku Pupuk Organik Granul

Mau tidak mau, suka tidak suka, rela tidak rela, dunia perpupukan akan bergeser ke pupuk organik dan/atau pupuk hayati. Demikian pula untuk perkebunan besar seperti kebun sawit. Luas perkebunan sawit di Indonesia saat ini lebih dari 7juta Ha. Di industri perkebunan, biaya pupuk dan pemupukan dapat mencapai 60% dari total biaya. Jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu industri perkebunan sawit harus bersiap-siap untuk menghadapi pergeseran ini.

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menghasilkan limbah yang sangat besar, baik limbah padat maupun limbah cair. Perhatikan gambar neraca massa pabrik kelapa sawit di bawah ini.

neraca massa sawit


Limbah PKS tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Dengan sedikit pengohalan dan sentuhan teknologi, limbah-limbah PKS bisa diolah menjadi pupuk organik untuk perkebunan kelapa sawit itu sendiri.

Limbah PKS dapat dibuat menjadi pupuk organik granul maupun curah.

Tabel 1. Kandungan hara/nutrisi pupuk organik dari kompos dan limbah pabrik kelapa sawit

Parameter

Kandungan

Nitrogen (%)

1.17

Carbon (%)

14.55

C-Organik (%)

28.53

Rasio C/N

12.45

Fosfat (%P)

2.50

P2O5 (%)

5.76

K (%)

1.35

K2O

1.62

Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 001)
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 003)

POG formula 002
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 002)

POG formula 003
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 001)

Potensi pupuk organik yang bisa dihasilkan dari limbah pabrik kelapa sawit ini cukup besar. Misalkan saja di sebuah PKS dengan limbah TKKS 100 ton/hari (kapasitas kecil sebenarnya). Pupuk organik granul (POG) yang bisa dihasilkan kurang lebih 10-15 ton/hari. (catatan: hanya pog yang dihitung, sebenarnya ada pupuk organik curah juga yang dihasilkan). Maka dalam satu tahun bisa mencapai 3000 – 45000 ton POG/tahun.

Nilai hara POG bervariasi (tergantung formulasi dll). Misalkan saja bisa diperoleh POG dengan kandungan hara sebagai berikut:

N = 2%, P2O5 = 0.6%, dan K2O = 10%.

Makan nilai hara POG dalam satu tahun setara dengan
Urea = 133 – 200 ton
Pupuk Fosfat (18% P2O5) = 100 – 150 ton
MOP = 500 – 750 ton

Misalkan dosis POG untuk sawit adalah 30 kg/pk/th, maka POG ini dapat digunakan untuk memupuk lahan sawit seluas 730 – 1095 ha kebun.

Jumlah penghematan yang cukup besar untuk kebun sawit disekitarnya.

Andaikan saja bisa dijual dengan harga Rp. 1.250/kg, maka omzetnya bisa mencapai Rp. 3.75 M – Rp. 5,62 M. Investasi yang cukup menjanjikan.

Jika ide ini terealisasi, sebenarnya kebun sawit bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan pupuknya dari limbah PKS.


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Konsep ‘Zero Waste’ pada Industri Bioetanol

auksin

sitokinin

giberelin

Konsep zero waste pernah sangat ramai diperbincangkan beberapa tahun yang lalu. Banyak konsultan yang mempromosikan konsep ini untuk berbagai macam industri. Namun, pada kenyataannya tidak semua industri bisa menerapkan konsep ini seutuhnya. Maksudnya, masih saja ada ‘waste’ yang terbuang ke lingkungan. Atau ada industri yang seharusnya bisa ‘zero waste’ tetapi gagal menerapkan konsep ini. Salah satunya adalah industri bioetanol.

Secara konsep industri bioetanol dapat menerapkan konsep ‘zero waste’ ini seutuhnya. Tidak ada limbah yang terbuang, hampir seluruhnya bisa jadi ‘duit’ yang dapat mendatangkan keuntungan untuk produsennya. Dan yang lebih menarik lagi, sangat ramah lingkungan, bahkan menguntungkan untuk lingkungan juga. Bahan baku apa saja yang dipakai untuk membuat bioetanol dapat menerapkan konsep ini.

Namun, seperti yang sudah saya sampaikan di atas. Ada beberapa pabrik yang tidak/belum/gagal menerapkan konsep ini. Setahu saya, Pabrik Bioetanol/Spirtus milik PT Rajawali Nusantara 2 (RNI 2) yang ada di Palimanan Cirebon pernah tutup gara-gara gagal mengolah limbahnya. Demikian pula, pabrik spirtus di DIY kebingungan untuk membuang/menjual vinase-nya.

Limbah bioetanol yang masih bisa dimanfaatkan atau diolah mejadi produk lain, yaitu:

  1. Limbah Cair : dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair
  2. Limbbah Padat: dimanfaatkan sebagai pupuk organik padat atau sebagai bahan tambahan pakan ternak

Continue reading

Pupuk Kompos Jerami

Praktek pembuantan pupuk kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor

Artikel terkait: Pengomposan Jerami | Presentasi Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI

Video Pengomosan TKKS dengan Promi

Berikut ini video pengomposan TKKS dengan Promi.

Klik di sini
Untuk lihat bisa klik di sini.

Pengomposan TKKS ini menggunakan Promi. Informasi lebih lanjut tentang Promi klik di sini atau di sini.

Pembalikan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Loader

Pembalikan kompos tandan kosong kelapa sawit dapat menggunakan loader. Cara ini sangat mudah dan tidak memerlukan mesin pembalik.

Klik di sini untuk mendownload.