Choose Your Language
Cari di sini
Top Posts
-
Join 2,476 other subscribers
Follow me on Twitter
Tweets by IsroiPilih Kategori
- Biodecomposer Bioethanol Biofertilizer Biofuel Bogor Download Fotografi Hormon Tanaman Jalan-jalan Kompos Komputer Lignoselulosa Limbah Perkebunan Literatur MyFamily MyPoems MyResearch MyStories Organik Pestisida Nabati PROMI Pupuk Pupuk Organik Cair Pupuk Organik Granul Sampah Tanaman Tutorial Uncategorized Unik Video
Distilasi Etanol
Baca juga: Membuat Distilator Skala Kecil
Secara sederhana distilasi adalah proses pemisahan bahan cairan berdasarkan perbedaan titik didihnya. Distilasi etanol berarti memisahkan etanol dengan air.
Air mendidih pada suhu 100oC. Pada suhu ini air yg berada pada bentuk/fase cair akan berubah menjadi uap/fase gas. Meskipun kita panaskan terus suhu tidak akan naik (asal tekanan sama). Air akan terus berubah jadi uap dan lama kelamaan habis. Etanol mendidih pada suhu 79oC. Seperti halnya air, etanol berubah dari cair menjadi uap. Ada perbrdaan suhu cukup besar dan ini dijadikan dasar untuk memisahkan etanol dari air.
Continue reading
Posted in Uncategorized
Tagged air, bioetanol, bioethanol. distilasi, distilator, etanol, ethanol, titik didih
Protected: Bioetanol dari Limbah Warung & Rumah Makan
Enter your password to view comments.
Posted in Bioethanol, Biofuel
Bioetanol dan Pupuk Organik Cair
Limbah Bioetanol
Tahun yang lalu ketika ‘booming’ bioetanol, banyak orang yang berlomba-lomba memproduksinya. Pelatihan-pelatihan bioetanol diadakan di mana-mana dan hampir selalu penuh pesertanya, meskipun mereka harus membayar dengan cukup mahal. Aku pun sempat mengikuti pelatihan-pelatihan itu. Saya tidak tahu dengan pasti berapa persen dari peserta pelatihan yang akhirnya terjun bener ke bisnis etanol.
Ada satu hal yang masih jadi masalah waktu itu dan belum diselesaikan dengan baik, yaitu masalah limbah pabrik bioetanol. Dalam skala UKM dan pabrik besar, para pembicara selalu menyarankan metode-metode pengolahan limbah yang konvensional. Mereka menyarankan untuk membuat fasilitas IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sebelum limbah dibuang ke sungai.
Continue reading
Posted in Bioethanol, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair
Tagged auksin, bioetanol, etanol, giberelin, hormon, molases, onggok, POC, pupuk organik cair, singkong, Sitokinin
Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Bioetanol
Industri bioetanol atau etanol diperkirakan akan terus berkembang di masa-masa yang akan datang. Etanol memiliki beragam manfaat, seperti pelarut dan bahan bakar (biofuel). Etanol dimanfaatkan oleh berbagai macam industri, misalnya: industri farmasi, makanan, minuman, oleokimia, dan lain-lain. Pertumbuhan permintaan etanol cenderung meningkat.
Continue reading
Posted in Biodecomposer, Kompos, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Uncategorized
Tagged auksin, bioetanol, Bioethanol, etanol, giberelin, hormon, limbah, POC, Sitokinin, vinase, ZPT
Foto-foto Sawit

Pohon kelapa sawit yang sedang berbuah lebat.

Buah kelapa sawit di pabrik siap diolah menjadi cpo.

Brondolan atau buah sawit yang rontok dari tandannya.

Inti sawit atau kernel. Dari inti sawit ini dapat diolah menjadi minyak inti sawit.

Ini bukan kopi, tetapi inti sawit.

Tumpukan inti sawit.
Rejeki Silaturahim
Ada sebuah hadist yang menyatakan bahwa resep dibukanya pintu rejeki dan dipanjangkannya umur dengan silaturahmi. Kadang-kadand sulit dimengerti dengan akal nalar, tetapi kenyataan yang membuktikannya.
Saya memiliki seorang kawan. Tak perlu disebut namanya. Salah satu kelebihan kawan ini adalah mudah bergaul dengan siapa saja. Kalau bicara ceplas-ceplos tanpa tedeng aling-aling. Kadang-kadang membuat panas telinga. Tetapi suka bercanda. Dia punya prinsip: satu musuh terlalu banyak, seribu kawan masih kurang.
Setiap hari dia selalu mencari kawan baru. Di mana saja, ketika makan, ketika nunggu bis, ketika nunggu di lobby, dan ketika jalan-jalan di mall. Phone book di HP-nya sudah penuh lebih dari 1000 entry, karena setiap berkenalan dia selalu tukar-tukar nomor telepon.
Dari hobbynya berkawan ini dia mempunyai pergaulan yang sangat luas. Mulai dari preman mall sampai pejabat polda dan mabes, dari office boy sampai owner perusahaan besar. Luar biasa.
Dia banyak cerita kalau, dia mendapatkan rejeki yang tak terduga-duga dari perkawanan ini. Dia mendapatkan peluang-peluang dan akhirnya bisa ke luar negeri karena perkawanan ini.
Contoh yang perlu ditiru. Phonebook-ku baru berisi setengahnya. Akan aku penuhi dengan teman-teman baru dan sahabat-sahabat baru. Semoga dimudahkan rejekiku dan dipanjangkan umurku. Wallahua’lam.
(catatan: ini bukan MLM lho…)
Posted in Uncategorized
Berbagi Pengalaman dengan Om Tino, Bag. 1
Pagi masih buta ketika bis yang membawaku sampai di kota hujan, Bogor. Tempat yang kutuju pertama kali adalah masjid Al Ihsan, sebentar lagi masuk waktu subuh. Di masjid ini banyak kenangan tertinggal. Kurang lebih 3 tahun lamanya aku ngurusin masjid ini, sebelum aku pergi meninggalkan Bogor.
Continue reading
Uji Aktivitas Enzim Ligninolitik
Uji Aktivitas Enzim Ligninolitik Fungi Pelapuk Putih
Sampel kultur Fungi Pelapuk Putih
(FPP) dihaluskan menggunakan mortar dalam bak berisi air
dingin dan disaring diambil cairan filtrat dimasukkan ke tabung
eppendorf 1,5 ml. Kemudian disentrifuge pada suhu 4°C selama 10
menit dengan kecepatan 10.000 rpm. Supernatan diambil untuk penentuan
aktivitas enzim.
<h3>Aktivitas Lignin Peroksidase (LiP)</h3>
Aktivitas LiP diukur berdasarkan reaksi dengan veratril alkohol pada
panjang gelombang 310 nm. Komposisi bahan adalah sebagai berikut :
0,45 milimeter aquades; 0,2 milimeter; 0,05 M buffer asetat pH 3;
0,05 milimeter 5mM H2O2; 0,1 milimeter veratril
alkohol 8 mM dan 0,2 milimeter filtrat enzim. Semua bahan dimsukkan
ke dalam kuvet 1 milimeter. Kemudian dikocok perlahan dan
arbsorbansinya dibaca dengan spektrofotometer pada 0 dan 30 menit
(Tien dan Kirk 1992 dalam Indah 2007). Perhitungan aktivitas dengan
menggunakan rumus sebagai berikut :
Aktivitas Enzim (U/ml) = (At –
A0) x Vtot (ml) x 109
ε
maks x d x Vol enzim (ml) x t
ε
maks = absorpsivitas molar Veratril alkohol (9300 M-1
cm-1)
d = tebal kuvet (cm)
Satu unit aktivitas LiP didefinisikan sebagai banyaknya enzim yang
mngoksidasi 1nmol substrat per menit.
<h3> Aktivitas Manganese Peroksidase (MnP)</h3>
Aktivitas MnP diukur berdasarkan reaksi dengan guaiakol pada panjang
gelombang 465 nm. Komposisi bahan adalah sebagai berikut : 0,3
milimeter akuades; 0,1 milimeter buffer Na-laktat 50 mM pH 4,5; 0,1
milimeter H2O2 1 mM; 0,2 milimeter MnSO4
1 mM dan 0,1 milimeter guaiakol 4 mM. Semua bahan dimasukkan
ke dalam kuvet 1 milimeter, kemudian dikocok perlahan dan
absorbansinya dibaca dengan spektrofotometer pada 0 dan 30 menit.
Aktivitas MnP didapat dengan mengulang reaksi tanpa MnSO4
dengan penambahan akuades menjadi 0,5 milimeter (Kofujita et al.
1992 dalam Fitria 2005 dalam Indah 2007).
Perhitungan aktivitas dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
Aktivitas Enzim (U/ml) = (At – A0)
x Vtot (ml) x 109
ε
maks x d x Vol enzim (ml) x t
ε
maks = absorpsivitas molar Guaiakol (12100 M-1
cm-1)
d = tebal kuvet (cm)
Aktivitas Enzim MnP setiap unit = A(U) – B(U)
Satu unit MnP sebanding dengan 1nmol produk yang dihasilkan per
menit
Posted in Uncategorized



















