Memperbanyak Tanaman Sekulen Bagian 2

Di posting sebelumnya Arroyan sudah mejelaskan tentang cara memperbanyak sekulen dengan daunnya. Posting kali ini Arroyan akan menjelaskan cara lain untuk memperbanyak sekulen, yaitu dengan memisahkan anakannya. Caranya juga mudah.

Tanaman sekulen yang sudah tua biasanya akan muncul anakan di sisi kanan dan kiri pangkal batangnya. Anakan-anakan ini bisa dipisahkan dan ditumbuhkan terpisah dari induknya. Anakan ini akan bisa tumbuh besar dan bisa digunakan sebagai indukan lagi.

Pemisahan anakan ini juga bermanfaat untuk memperbesar tanaman induknya. Jika tidak dipisahkan anakannya, induknya akan tetap kecil dan sulit untuk memjadi besar. Indukan yang bebas dari anakan akan bisa tumbuh membesar maksimal.

Media tanam yang digunakan sama seperti pada postingan sebelumnya, yaitu: sedikit kompos halus/kering, pasir, sekam bakar dan coco peat. Media tanam ini dicampur merata. Siapkan pot untuk menanam. Masukkan sedikit media tanam ke dalam pot. Selanjutnya anakan dimasukkan ke dalam pot tersebut. Tambahkan media tanam sehingga penuh. Jangan lupa untuk menyiram media tanam ini.

Memperbanyak Tanaman Sekulen

Arroyan menjelaskan cara mudah memperbanyak tanaman sekulen. Kebetulan ada beberapa tanaman sekulen yang dirusak oleh kuncing tetangga. Banyak daun-daunnya yang rontok. Nah, sekulen bisa diperbanyak dari daunnya ini. Caranya sangat mudah sekali. Kira-kira seperti ini.

Pertama, siapkan terlebih dahulu media tanamnya yang terdiri dari kompos kering halus, pasir, sekam bakar, coco peat dan pasir. Tanaman kaktus tidak perlu banyak tanah/kompos, jadi penambahan komposnya sedikit saja. Semua media dicampur jadi satu dan dimasukkan ke pot atau tempat penanaman yang lain.

Potongan daun itu di letakkan di atas media tanam itu. Sesekali dibasahi agar basah dan lembab. Dari ujung potongan daun akan muncul akar dan tunas-tunas baru. Tanaman sekulen ini akan mendapatkan makanan dari daunnya, jadi tidak perlu banyak diberi pupuk dan air. Penambahan air secukupnya saja. Kalau terlalu banyak justru akan membuat daunnya busuk dan mati.

Setelah muncul tunasnya dan sudah agak besar, tanaman sekulen bisa dipisahkan ke dalam pot-pot terpisah untuk dibesarkan. Tanaman sekulen tumbuh lambat, jadi perlu kesabaran untuk merawatnya.

Koleksi Tanaman Hias Arroyan

Kami punya beberapa koleksi tanaman hias. Arroyan menunjukkan beberapa koleksi tanaman hias kami. Tanaman hias yang kami suka sebagian besar adalah tanaman kaktus dan sekulen. Ada beberapa jenis sekulen dan kaktus, antara lain adalah: ekor cicak, ekor cicak sebra, beberapa jenis agave (sejenis lidah buaya), ada juga kaktus yang berduri tajam, kaktus ekor naga dan kaktus bulat yang bisa tumbuh sangat besar. Kami juga punya tanaman sekulen ‘jenggot musa’, tanaman unik yang tidak memiliki akar.

Kami juga punya tanaman bonsai kecil-kecil. Ada tiga pot. Kami suka bonsai yang kecil karena tidak banyak makan tempat. Bonsai ini bisa ditaruh di meja, di rak buku atau di tempat-tempat lain. Sesekali bonsai ini ditaruh diluar agar cukup mendapatkan sinar matahari.

Salah satu alasan kami menyukai sekulen dan kaktus karena perawatannya sangat mudah. Tanaman ini tidak perlu banyak disiram dan dipupuk. Menyiramnya kalau medianya kering saja. Dipupuknya juga setahun sekali. Tapi tanaman ini perlu tempat yang kering dan banyak mendapat sinar matahari. Kalau tempatnya terlalu lembab justru akan membuat tanaman ini busuk dan mati.

Ada juga tanaman yang kami tanam secara hidroponik sederhana. Tanaman itu kami taruh di stoples kaca. Di stoples ini kami beri ikan cupang. Kotoran ikan ini akan menjadi pupuk untuk tanamannya. Ikannya juga lebih suka kalau ada tanamannya, airnya menjadi lebih bersih dan tidak perlu sering diganti. Ikan juga akan memakan jentik-jentik nyamuk.

Koleksi Kaktus Kebun Raya Cibodas

Dapat Dollar dari WordPress.com

dapat dolar dari wordpress.com

Tak terasa sudah 8 tahun saya ngeblok di wordpress.com. Awalnya hanya untuk menyalurkan hobi menulisku. Alhamdulillah, pengunjung blogku semakin banyak dan akhirnya aku beli domain sendiri di http://isroi.com. Aku semakin rajin menulis. Hampir apa saja aku tulis. Bahkan aku menulis tanpa melakukan editing sama sekali. Jadi harap maklum kalau banyak salah ketik atau salah ejaan dan kalimat-kalimat yang kurang pas ditulisanku ini.

Pengunjungku semakin banyak dan sudah menembus >4000 per hari. Kira-kira tiga tahun yang lalu aku membaca jika di wordpress.com bisa dimonetisasi. Aku coba mendaftar dan blogku disetujui untuk dimonetisasi. Jadi aku termasuk blog yang awal-awal banget ikut program WordAds-nya wordpress.com. Awalnya, sebulan aku hanya dapat beberapa dolar saja. Tak terasa ini terus meningkat, meski pelan-pelan sekali. Sampai akhirnya, hasil dari wordpress ini cukup untuk menganti biaya internet di rumah.

Tahun 2015 ini, kunjungan ke blogkku mencapai 1,2 kunjungan. Ini rekor tertinggi sejak awal aku ngeblog. Terima kasih pada para tamu-tamu blogkku. Tahun ini aku juga memposting 266 posting, ini juga rekor tertinggi dalam aktivitasku ngeblog.

Tahun baru ini 2016, aku akan mencoba untuk lebih rajin lagi menulis di blogkku sendiri. Paling tidak satu artikel per hari. Aku juga mulai upload video di YouTube. Upload video lebih mudah dari menulis kalimat yang berpanjang-panjang. Meski, video-ku masih tergolong ‘primitif’. Tapi setidaknya ini menjadi awal yang baik.

Sejak itu, saya mulai mengupload video dan menuliskannya di WordPress dan melink-kan videonya di blogkku. WordPress juga menyediakan hosting video, sayanya masih cukup mahal untuk ukuran saya. Ini menjadi tonggak baru bagiku, khususnya dalam urusa perblogkan ini.

Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih pada seluruh pengunjung blogku, karena kunjungan Anda yang membuat saya semakin rajin menulis dan menulis. Saya harap semoga blog ini banyak memberi manfaat untuk Anda.

The Revenant: Cerita Tentang Keteguhan, Kekuatan, Ketahanan dan Balas Dendam

Pada dasarnya manusia suka bercerita dan suka dengan cerita. Apalagi cerita tentang keteguhan hidup, ketahanan, kegigihan, kekuatan, cinta dan dibumbui dengan balas dendam. The Revenant adalah cerita yang memuat semua itu. Cerita ini berdasarkan sebuah kisah perjuangan hidup Hugh Glass yang sangat termasyur dan diceritakan secara turun temurun. Kisah ini ditulis dalam sebuah novel dengan judul yang sama yang ditulis oleh Michael Punke tiga belas tahun yang lalu.

Kisah yang berlatar belakang masa-masa pendudukan orang kulit putih di benua Amerika. Hugh Glass, seorang keturunan Irlandia yang bekerja sebagai penjelajah awal di masa itu. Dia mengawini seorang wanita indian dan mendapatkan seorang anak laki-laki, Hawk. Suatu ketika, suku indian yang dia kawini dibantai oleh orang-orang kulit putih. Dia dan anaknya berhasil selamat. Namun, istrinya terbunuh.

Dia akhirnya menjadi pemandu jalan bagi orang-orang kulit putih untuk menjual kulit-kulit beruang dan rusa. Namun dia dikhianati. Ada orang yang tidak suka dengan Hugh. Dia berjuang untuk bisa bertahan hidup setelah dihianati oleh pasukannya sendiri.

Ketika sedang mencari jalan Hugh diserang oleh kawanan beruang. Hugh luka parah dan hampir mati. Dia ditinggal oleh kelompokknya dan hanya ditungui oleh 3 orang. Salah satunya adalah musuhnya itu. Dalam kondisi tidak berdaya dia melihat anaknya sendiri dibunuh secara keji oleh musuhnya. Kemarahannya berhasil membuatnya tetap hidup dan pulih kembali. Dalam kondisi sekarat, motivasinya untuk hidup sungguh luar biasa. Keteguhan hatinya telah memberinya kekuatan untuk tetap hidup dan membalaskan dendam keluarganya.

Di musim dingin yang sangat mencekam, dia harus berjuang untuk bisa mendapatkan makanan. Dia juga harus berjuang menghadapi orang-orang indian yang ingin membunuhnya. Demikian pula dia harus bertahan hidup dari orang-orang kulit putih yang juga mengincarnya.

Di akhir cerita, akhirnya dia berhasil membalaskan demdam anak dan istrinya.
Cerita yang sangat menarik dan film yang layak untuk ditonton.

Keindahan Batu Kalimaya Banten 2

Kalimaya Kristal Full Jarong Istimewa

Kalimaya Kristal Full Jarong Istimewa

Kalimaya Kristal Full Jarong Istimewa

Kalimaya Kristal Full Jarong Istimewa

Kalimaya opal banten Kopi Full Jarong

Kalimaya Opal Kopi Full Jarong

Opal Kalimaya Kristal

Opal Kalimaya Kristal

Kalimaya opal banten Kopi Full Jarong

Kalimaya Opal Kopi Full Jarong

Kalimaya opal banten Kopi Full Jarong

Kalimaya Opal Kopi Full Jarong

Opal Kalimaya kristal solid play colour.

Opal Kalimaya kristal solid play colour.


Continue reading

Koleksi Nephentes Kebun Raya Cibodas

Kantung semar atau nephentes adalah tanaman yang unik, karena tanaman ini ‘makan’ binatang, terutama serangga. Kebun raya cibodas yang ada di Cibodas, kaki Gn. Salak memiliki rumah kaya yang menyimpan koleksi kantung semar. Tidak kurang dari 100 spesies kantung semar yang dikoleksi di rumah kaca ini. Kantung semar ada yang berukuran kecil hingga jumbo.

Kalau Anda datang di Kebun Raya Cibodas, jangan lupa untuk mampir di rumah kaca nephentes.

Living Stone, Batu Hidup yang Unik dan Cantik

Tanaman sekulen 'Batu Hidup' yang cantik dan unik.

Tanaman sekulen ‘Batu Hidup’ yang cantik dan unik.

Royan dan Umminya lagi pingin nanam tanaman sekulen ‘Living Stone’ atau batu hidup. Kami melihatnya satu ketika bermain ke Kebun Raya Cibodas. Tanaman ini memang unik dan cantik. Sayangnya tidak ada yang jual di Cibodas. Memang tanaman ini bukan tanaman asli Indonesia.


Baca juga: Lithops atau Living Stone | Benih Lithops atau Living Stone | Benih Lithops/Living Stone | Menanam Benih Lithops | Merawat Tanaman Lithops |


Tanaman ini dinamakan sebagai ‘living stone’ atau batu hidup karena bentuknya yang sangat mirip batu. Di habitat aslinya tanaman ini hidup di daerah yang kering dan berbatuan. Hidup diantara batu-batu. Tapi batu ini adalah tanaman, jadi disebut batu hidup.

Tanaman sekulen 'Batu Hidup' yang cantik dan unik.

Tanaman sekulen ‘Batu Hidup’ yang cantik dan unik.


Continue reading

Tanaman Unik Jenggot Musa atau Spanish moss (Tillandsia usneoides)

Keluarga kami suka menanam dan suka tanaman. Kalau ketemu tanaman yang unik pasti kami suka. Kali ini kami punya koleksi tanaman baru yang unik sekali, yaitu Jenggot Musa. Kami dapatkan dari Kebun Raya Cibodas. Di rumah kaca anggrek kami melihat tanaman menggantung yang bentuknya aneh. Saya tanya ke penjaganya, apakah ini tanaman lumut janggut (usnea). Penjaganya bilang: “Bukan, Pak. Ini Jenggot Musa, bukan usena.”

Ketika kuliah dulu, saya ingat sekali dengan usnea atau lumut janggut. Tanaman ini adalah simbiosis antara lumut dan alga dan morfiloginya seperti jenggot. Biasanya digunakan untuk tanaman herbal. Mirip banget bentuknya, cuma usnea tidak bisa panjang-panjang seperti Jenggot musa.

Tanaman jenggot musa bisa panjang sekali, bahkan bisa sampai beberapa meter panjangnya. Tanaman yang saya lihat panjangnya kurang lebih 2 meter dan rimbun sekali.
Continue reading