Andaikan Citarum seperti ini…..

13043282221294822858[Foto:Dokumentasi Pribadi]

Foto di atas adalah sungai atau kanal yang membelah jantung kota Göteborg, Swedia. Tepat di depan kantor pemerintah kota. Sungainya jernih & bersih. Hampir nihil dari sampah.

Sungai itu merupakan salah satu tempat favorit warga kota, apalagi di musim semi seperti ini; berjemur menikmati sinar mentari. Sungai itu menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk bebek-bebek, angsa, burung dara, dan burung-burung camar. Kalau kita perhatikan lebih jeli, ikan-ikan pun berenang riang di dalamnya.

Sungai itu tidak bersih begitu saja, tetapi dijaga agar tetap bersih dan jernih. Sungai itu bersih dari mulai ujung hulu sampai ke hilirnya. Pemerintah kota, apalagi warganya saling menjaga agar sungai itu tetap bersih dan jernih. Dengan penuh kesadaran, warga tidak membuang sampah di sungai. Limbah rumah tangga, kantor, dan limbah industri/pabrik dibuang di saluran khusus, bukan ke badan sungai. Alhasil, sungai terjaga tetap bersih dan jernih.
Danau Delsjön, Göteborg Sweden[Foto:Dokumentasi Pribadi]
Danau Delsjön, salah satu hulu sungai-sungai di Göteborg.

Continue reading

Indahnya Persahabatan Manusia dengan Alam di Danau Hitam

Kalau manusia mau bersahabat dengan alam, maka alam pun akan bersahabat dengan manusia.  Itulah yang tercermin dari harmoni kehidupan di Danau Hitam.

Namanya Svartemossen, kalau diterjermahkan artinya Danau Hitam. Danau ini letaknya tidak jauh dari apartemen kami di Biskopgarden, Göteborg, Swedia. Hanya lima menit jalan kaki. Ukurannya tidak begitu besar, panjangnya hanya sekitar lima kali panjang lapangan bola dan lebarnya dua atau tiga kali lebar lapangan bola. Danau ini dinamakan danau hitam karena warna airnya yang kehitaman. Di danau ini tumbuh ganggang yang berwarna kehitaman.

This slideshow requires JavaScript.

Tempat Tinggal Ribuan Burung

Meskipun ukurannya kecil dan berada di tengah pemukiman, danau ini menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk ribuan burung. Mereka hidup dan berkembang biak dengan tenang. Tidak ada orang yang mengusik kehidupannya. Bahkan penduduk yang tinggal  di sekitar danau menyayangi dan merawat mereka. Mereka bisa hidup berdampingan dengan damai.

Ada banyak jenis burung yang tinggal di danau Hitam. Ada yang tinggal menetap sepanjang musim,  dan ada juga yang hanya tinggal di musim-musim tertentu. Burung yaang tinggal sepanjang musim adalah burung merpati, beberapa jenis angsa, beberapa jenis bebek, beberapa jenis burung pipit, burung camar,  burung gereja, dan burung-burung kecil lainnya.  Burung-burung yang tinggal pada musim-musim tertentu adalah burung camar dan burung gagak.

Burung-burung yang tinggal di danau jinak-jinak dan tidak takut dengan manusia. Seringkali burung-burung itu terbang dan mencari makan di sekitar apartemen, atau balkon. Ada beberapa burung merpati yang jadi langganan balkon kami. Setiap pagi mereka selalu datang ‘meminta jatah’ makan. Biasanya kami beri makan dengan biji-bijian yang kami beli di supermarket atau serpihan roti sisa makanan.
Continue reading

Portrait Photography by Loreta Lux

Loretta LuxPortrait photography mungkin salah satu objek fotofrafi yang banyak digemari. Selalu ada yang menarik dan menantang ketika memotret wajah orang. Ada karakter yang terpancar dari setiap wajah yang dipotret. Ada pesan di balik raut mukanya. Photographer-photographer besar juga banyak mengambil foto portrait (potret). Seperti sang maestro Henri Cartier-Bersson (HBC). Banyak potret yang dibuat oleh HBC, banyak diantaranya yang jadi iconik. Atau foto Mother Migran-nya Dorothea Lange yang legendaris. Atau fotonya Afgan Girl (Sharbat Gula) oleh Steve McCurry. Sorot mata Sharbat Gula menceritakan kepedihan dan kemarahan. Kadang-kadang saya juga memotret foto teman-teman atau orang di sekitar saya, bisa dilihat di link ini: Portrait of My Colleagues atau di album FB saya: Portrait.

Henri Cartier-Bresson
Erza Pound, Henri Cartier-Bresson

Mother Migran, Dorothea Lange
Mother Migran, Dorothea Lange

Sharbat Gula by Steve McCurry
Afgan Girl (Sharbat Gula) by Steve McCurry.

Namun, kalau menikmati potreat yang dibuat oleh Loretta Lux terasa beda dengan potreat-potret klasik. Loretta Lux salah satu fotografer komteporer yang mengkhususkan diri memotreat Portrait Photo. Potret-potret Loretta Lux seperti potret dari dunia mimpi. Wajah anak-anak yang polos, warna-warna yang lembut, dan ada bayangan seperti dari dunia imajinasi. Wajah-wajah itu terlihat polos dan membawa kita kembali ke masa-masa kanak-kanak.

Self Portrait, Loretta Lux
Self Portrait, Loretta Lux
Continue reading

Jam Karet Cap Indonesia Raya

Rasanya stigma jam karet sudah lekat erat dengan orang Indonesia Raya. Budaya jam karet alias waktu yang moloooorrrr sudah menjadi hal lumrah dan dipermaklumi secara nasional. Bahkan orang luar pun juga tahu kalau orang Indonesia Raya suka mengolooor-oloooorrrrr waktu.

Misalkan saja ada undangan, tertulis di suratnya, mulai jam 15:30 teng. Hampir pasti bisa diprediksikan kalau mulainya sekitar satu jam setelahnya, atau bahkan bisa lebih lama lagi. Bagaimana bisa dimulai ‘on time’ kalau pesertanya saja baru mulai bermunculan setelah jarum jam panjang menunjuk angka 11 dan jarum pendek menunjuk angka 3. Munculnya juga satu-satu dengan selang waktu 10an menit. Ampyuuuunnn deh….!!!!

Entah memang karena ada halangan, hambatan, atau memang sengaja ‘nelat’ yang membuat orang Indonesia Raya tidak bisa ‘on time’. Rata-rata dalam benak mereka terbersit pikiran ‘ah…pasti mulainya juga telat’. Jadi jauh dalam pikiran bawah sadar telah terjadi kesepakatan untuk menelatkan diri secara berjama’ah.
Continue reading

Jadi Sopir Omprengan Plat Hitam

Colt T Station Wagon

Dengan mobil Colt T merah ini aku 'ngompreng' waktu SMA

Ini ceritaku 20 tahun yang lalu waktu kelas 2 SMA. Aku pernah nyari tambahan uang saku dengan nyopir angkutan plat hitam. Kenangan yang tak pernah terlupakan.

Aku belajar nyetir mobil ketika masih kelas 1 SMA, umurku masih sekitar 15-16 tahunan. Sebenarnya seumur itu belum boleh nyopir mobil dan dapat SIM A. Di Indonesia tahu sendiri lah – ‘semua bisa diatur’. Meskipun aku belum cukup umur, tapi bisa juga aku dapat SIM A. Modal buat nyopir mobil.

Bapakku membeli sebuah mobil Colt T station Wagon warna merah. Bapakku punya kenangan tak terlupakan dengan Colt T warna merah, makanya mobil yang diinginkan Beliau adalah mobil tipe ini. Tahun 1982 Bapak pernah kecelakaan ketika naik angkot Colt T merah. Ceritannya Bapak mau melayat ke Muntilan. Dasar sopir angkot, kalau nyopir ugal-ugalan, sampai di jembatan kali Elo desa Blondo Colt T dengan kecepatan tinggi mencoba menyalip mobil di depannya. Tanpa disadari dari arah depan ada bis Sumber Waras dari arah Jogja juga melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan hebat tidak terhindarkan. Bis banting setir ke kiri, menabrak pembatas jembatan, dan langsung nyemplung ke kali. Badan bis terendam air dan banyak jatuh korban jiwa karena tenggelam. Kondisi Colt lebih memprihatinkan. Separoh body mobil rinsek. Tujuh dari 14 penumpang meninggal. Enam orang yang lain pingsan di tempat. Termasuk teman bapakku, Pak Gundir, yang tiga hari tidak sadarkan diri. Hanya Bapak yang masih siuman dengan rahang patah dan dua gigi depan hilang. Kalau tidak salah ingat total 39 orang meninggal dalam tragedi itu. Colt T merah dijadikan monumen peringatan tragedi itu di dekat jembatan Blondo. Colt T merah yang mirip seperti itu mobil pertama yang Bapak beli.

Continue reading

Bioethanol Generasi Kedua: Hydrolysis Enzymatic Biomassa Lignoselulosa

Tulisan ini berdasarkan pengalaman mempraktekkan  protokol dari NREL (National Renewable Energy Laboratory) USA, semoga bermanfaat untuk yang sedang penelitian bioethanol selulosa.

NREL menerbitkan dua metode hydrolysis enzymatic, pertama di LAP — dan kedua di Lap … Protokol pertama menjelaskan prosedur untuk menghidrolysis secara enzymatik biomassa lignoselulosa. Di protokol yang kedua sebenarnya sama saja prinsipnya, namun di prosedur ini lebih ditujukan untuk pengujian potensi biomassa lignoselulosa untuk memproduksi ethanol.

Hidrolisis enzimatis untuk pengujian digestibiliti biomassa lignoselulosa. Prosedur kerja utamanya adalah seperti ini:

*)Ini bukan manual/protokol lengkap, kalau mau yang lebih lengkap silahkan baca sendiri di protokolnya NREL.

Continue reading

Analisa Kandungan Lingin, Selulosa, dan Hemiselulosa dalam biomassa lignocellulosa

Banyak yang bertanya kepada saya bagaimana menganalisa kandungan lignin, selulosa (cellulosa), dan hemiselulosa (hemicellulosa) di dalam biomassa lignoselulosa. Ada banyak metode yang bisa digunakan, seperti metode dari TAPPI dan metode dari NERL. Namun, karena keterbatasan peralatan laboratorium di Indonesia, jadi tidak jarang metode ini sulit dilakukan atau kalau bisa dilakukan biayanya lumayan mahal.

Ada metode lama yang bisa digunakan dengan peralatan laboratorium yang relatif mudah di dapat dan lebih murah. Memang metode ini ada kelemahannya, namun setidaknya bisa digunakan untuk memprediksi kandungan lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Metode ini dijelaskan oleh Datta (1981) yang dimodifikasi dari metode yang dijelaskan oleh Chesson (1978). Prinsip dasar dari metode ini adalah gravimetri, jadi berdasarkan berat biomassa yang hilang. Biomassa dihidolisis secara bertahap dengan menggunakan asam sulfat. Tahapa utama metode ini bisa dilihat di dalam gambar di bawah ini.
Continue reading

Salah satu kehebatan pikiran/otak manusia: Reading Test

Eonvrye that can raed this rsaie your hnad

Only great minds can read this.
This is weird, but interesting!

If you can raed this, you have a sgtrane mnid too.

Can you raed this? Olny 55 plepoe out of 100 can.

I cdnuolt blveiee that I cluod aulaclty uesdnatnrd what I was rdanieg. The phaonmneal pweor of the hmuan mnid, aoccdrnig to a rscheearch at Cmabrigde Uinervtisy, it dseno’t mtaetr in what oerdr the ltteres in a word are, the olny iproamtnt tihng is that the frsit and last ltteer be in the rghit pclae. The rset can be a taotl mses and you can still raed it whotuit a pboerlm. This is bcuseae the huamn mnid deos not raed ervey lteter by istlef, but the word as a wlohe. Azanmig huh? Yaeh and I awlyas tghuhot slpeling was ipmorantt! If you can raed this forwrad it to ferinds !

reading test

Portraits

I want to photograph my colleagues and friends. Here are some pictures of them. I would thank to all of my friends.

This slideshow requires JavaScript.

Continue reading

Elliot Erwitt, Photographer dengan urat humor luar biasa


Elliot Erwitt adalah salah satu legenda Magnum Photo yang cukup unik. Photographer satu ini punya ‘urat humor’ yang luar biasa. Menikmat foto-foto EE bisa ketawa-ketiwi sendiri. Saya membaca beberapa buku fotografinya, salah satunya buku EE terbitan Thames & Hudson, kemudian serching di internet. Elliot Erwitt memiliki insting dan kejelian pengamatan yang unik. Dia bisa menangkap moment yang absurd, abnormal, parodi, dan mengelitik urat saraf kita. Foto-fotonya adalah kejadian-kejadian yang terjadi seketika, begitu saja, dan tanpa direncana. Kesigapannya mengabadikan moment-moment ini sungguh luar biasa, sedetik saja terlewat mungkin akan menjadi sangat lain fotonya.

Baca juga artikel lain tentang fotografi: Fotografi

Perhatikan foto berikut ini. Fotonya sarat magna, lebih bercerita dari ribuan kata-kata.

Elliot Erwitt menyukai anjing. Banyak foto-fotonya yang menceritakan tentang anjing. Dalam sebuah wawancara dia menyampaikan salah satu triknya memotret anjing. Kadang-kadang dia perlu mengertak anjingnya agar anjin itu loncat ketika dia memotretnya.

Elliot Erwitt
[(c)Elliot Erwitt]

Foto berikut ini Elliot Erwitt minta sebuah kelas seni untuk menanggalkan pakaiannya, sesuatu yang tidak lazim. Yang saya heran, orang-orang itu kok mau ya melakukannya….????

ERE1983001W00030/12

Jika Anda ingin melihat karya-karya Elliot Erwitt silahkan kunjungi websitenya atau beberapa videonya di youtube.
Website Elliot Erwitt: http://www.elliotterwitt.com
Gallery Elliot Erwit di Magnum: Elliot Erwitt in Magnum Photo

Juga video EE di Youtube.
Catatan: Sebagian foto-foto EE mengandung Nudity, jadi silahkan diseleksi sendiri.


Continue reading