Bogor; The City of Angkot and The Most Crowded Road in Indonesia

image

Angkot kota Bogor (Sumber:
New Bogor Geulis)

Bogor located in south of Jakarta. Bogor is satellite city of Jakarta together with other cities around Jakarta that called Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi). Most people work in Jakarta are living in Jabodetabek. Because they just living in Jakarta during the day and then back to Bodetabek after work, they called ‘day citizen’ in Jakarta and ‘night citizen’ in Bogor.

Bogor is very busy city. Bogor population is 987.448 peoples (2012) and 8.838 peoples per km2. For transportation, citizen of Bogor use bicycles, motorcycle or car, but mostly use motorcycles. And, for public transportation there are ‘angkot’ and small bus.

image

Angkot. Sumber: Ngabeb.blogspot.

Angkot or angkutan kota is small car with green paint. The route of angkot almost go to every places in Bogor. So, there are several routes with number code. For example: angkot number 2 is Sukasari to Bubulak terminal,  angkot Number 3 is Baranangsiang Terminal to Bubulak Terminal, and so on. Some codes added by small letter for alternate route in the same direction. For example: 2A and 5A. The angkot are mostly available 24 hours per day.

There are three terminal for angkot, i.e.: Baranangsiang, Bubulak, and Laladon. But, Laladon Terminal belong to Kabupaten Bogor and located just one kilometer from Bubulak.

Officially angkot population in Bogor city are 3.412 cars (Data from: http://megapolitan.kompas.com/read/2014/05/07/1524472/Bima.Arya.Ingin.Hapus.Citra.Bogor.sebagai.Kota.Sejuta.Angkot ). But, in reality the angkot population could be higher than these official data, because one angkot licence may be used by several cars. There are also a lot of angkot come from Kabupaten Bogor that almost 4.000 cars. It is a lot. So, Bogor also famous as the one million angkot city.

Even angkot serve the citizen to go to anywhere around Bogor, but sometimes it is not the easier way. Why? Because, for example, if I want to go to downtown I have to use two different angkot. First, I go by angkot no.5 and then continued by angkot no. 3 or no. 2, whereas the distance is no more than eight km. The worse is it need one hour, sometimes more than one hours. Crazy….

Angkot also give other problem. Angkot often stopped in discriminate. Specially when there are no policeman in the road. The angkot will prevent another car or vehicles to pass away. It could be a starting for traffic jam. There are a lot traffic jam location around Bogor. In my route, these are in front of Bogor Palace, Bogor Train Station, Merdeka Street, Gunung Batu intersection, Pasirkuda intersection,  Pintu Ledeng intersection and Ciomas/Panggugah. Sometimes the  traffic jam is very worse at Gunung Batu intersection. It could happen for several hours without any car can move even for one meters.

Government recently release most crowded cities in Indonesia. And the winner is Bogor. Bogor is the most crowded and most traffict jam city in Indonesia. See: http://m.detik.com/finance/read/2014/10/21/161434/2725620/4/2/ini-kota-termacet-di-ri-bogor-nomor-1-dan-bekasi-nomor-6. Average speed in Bogor is 15 km/h. V/C ratio is 0.86. It is mean that the road capacity will full with vehicles.

I personally prefer to use motorcycles than angkot, car or bicycle to go to my office. Distance of my home to my office are 6.8 km. Not so far. But, I use car or angkot it takes almost one hours. If I use motorcycle it just take 15 minutes. I have tried to use bicycle, but it is not good alternative. I will very sweaty and wet. I will also inhale a lot of dirty smoke.

I am dreaming that someday Bogor will be like Göteborg, Sweden or Melbourne, Aussie. The city road are almost free with car or angkot. The park will be beautiful and clean. The air will be fresh.

I hope …. someday it will be come true.

About these ads

Tanaman Pestisida Nabati: Tanaman Rondo (Tithonia diversifolia)

Rondo Semoyo kipahit

Rondo Semoyo (Tithonia diversifolia), tanaman gulma yang memiliki banyak manfaat. (Sumber: Wikipedia)

Tanaman ini banyak tumbuh di belakang rumah saya di Magelang, di sepanjang Kali Bening. Bapak saya menyebutnya Rondo Noleh atau Rondo Semoyo. Tanaman ini tumbuh cepat, subur, dan sulit dikendalikan. Kalau diperhatikan dengan seksama daun-daun tanaman ini mulus dan tidak ada ulat atau serangga yang memakannya. Kata Bapak, daun Rondo Semoyo ini bagus untuk obat gatal-gatal atau kudis. Caranya menggunakannya sederhana saja, daun direbus sebentar dengan air panas kemudian digunakan untuk mandi. Daunnya dipakai untuk mengosok bagian kulit yang gatal atau kena kudis dan eksim. Bisanya kudis dan eksim akan cepat mengering dan kemudian sembuh.

Continue reading

Aplikasi Promi untuk Penambahan Mikroba Biofertilizer pada Pupuk Organik Cair (POC)

Mango Season

image

This month is mango season in Indonesia. It is between October until December. Mango is delicious fruit: sweet, little sour and fresh. There are several different kind of mango, such as: mana lagi, gedong, arum manis, gadung, golek and kopyor. If you come to Indonesia in this month, you should to try mango. You will not disappointed. Guaranteed.

My father of law has more than three mango trees in Pati (a small town on Central Java). We always happy and never get tired to eat mango. We likes mango ‘arum manis’. ‘Arum manis’ mean fragrant and sweet. It smell is fragrant and strong. And the color of the pulp is yellow or orange. The taste is sweet without any sour even in young fruit. Arum manis mango is big, relatively bigger than other mango.

Gadung mango is smaller and round like a ball than Arum Manis. Gedong mango is not as sweet as Arum manis and little bit sour specially when young. But, we also likes this mango. Sometimes we eat young mango, we  eat with ‘sambel lotis’ or chilli caramel sauce. Most japanese people like ‘lotis’. ‘Lotis’ is combination taste of sour, spicy, and sweet. You should to try also.

Kopyor mango is name given by my father in law. We eat this mango with different way than usual. We hit the mango fruit with hand until crush. Than, we make a small hole on the end/tip. We eat from this hole.

image

There are a lot of mangos sell in the local market. Mango is very cheap no more US$ 1 until 1.5 per kilo. There are also some mango seller in road verges. But, in supermarket the price is higher.

Tanaman Obat: Tempuyung untuk Batu Ginjal

Tempuyung

Tempuyung

Tanaman ini sering saya lihat dan saya pikir hanya tanaman semak biasa. Sampai suatu hari ada pensiunan kantor yang bilang kalau tanaman ini tanaman obat.
“Ah masak….?”
“Iya.”
“Untuk obat apa, Pak?”
“Untuk obat batu ginjal. Daunnya yang dipakai untuk obat.”

Tanaman itu bentuknya perdu. Tingginya tidak seberapa, kira-kira sepinggang saya. Daunnya memanjang dan melonjong. Bunganya kuning. Bentuknya mengingatkanku pada bunga dendelion.

Continue reading

Super Gadget

Ding-dong……!!!!

Suara bel dipencet seseorang. Hari ini hari sabtu, saya sedang santai di rumah dan tidak sedang menunggu tamu. Aneh. Siapa yang memencet bel , tanya saya dalam hati.

Ding-dong….!!!!
Bel dipencet lagi.
Dengan sedikit malas saya menuju ruang depan. Saya intip dari balik gorden jendela. Seseorang sedang menunggu di depan pintu pagar, pakai motor dan seragam biru. Saya menuju pintu dan segera menemuinya tanpa membuka pintu pagar.

“Ada apa, Mas?”
“Saya dari TIKIL, Titipan Kilat, Ada paket untuk Bapak.”
Anak muda itu menyerahkan kotak kecil yang dibungkus plastik. Lalu dia meminta saya menandatangani kolom penerima.

Continue reading

Bis Santoso Magelang

Sejak saya mulai merantau dulu, alat transportasi yang sering saya pakai adalah bis malam. Alasannya sederhana; paling mudah dan murah. Di Magelang tidak ada stasion kereta apalagi bandara dan pelabuhan. Kalau mau naik kereta atau pesawat mesti pergi Yogya atau Semarang dulu. Repot.

Ada banyak bis jurusan Mgl-Jobodetabek, baik bis yang ‘asli’ Mgl atau bis-bis lain yang punya trayel lewat Mgl. Bis asli Magelang antara lain: Santoso, Handoyo, dan Ramayana. Bis-bis malam lain yang juga lewat Magelang diantaranya Safari Dharma Raya, Lorena, Mulyo Indah dan Rosalia Indah. Saya pernah mencoba hampir semua bis malam itu.

Continue reading

Tip Android: Google Spreadsheet, ‘Excel’ di smartphone Android

Google juga punya aplikasi yang sama dengan MS Excel, yaitu Google Spreadsheet. Fungsinya mirip dengan MS Excel meski lebih sederhana. Jadi ingat dengan MS Excel di Windowa 1.1 dulu.

Sebagian fungsi dasar spreadsheet bisa dilakukan dengan Google Spreadsheet. Kotak-kotak kecil atau cell bisa diisi dengan data yang berupa angka atau text. Operasi2 terhadap data tersebut juga tersedia. Jadi kita bisa melalukan operasi2 matematika pada tabel Google Spreadsheet.

Cuma di versi mobile Google Spreadsheet belum bisa menambahkan graphic atau chart. Mungkin dalam beberapa tahun mendatang fungsi ini akan tersedia.

Meski masih sederhana Google Spreadsheet sangat berguna. Data2 bisa dimasukkan di Google Spreadsheet. Jika perlu pengolaha lebih lanjut bisa diexport ke file excel dan kemudian diolah dengan MS Excel.

Tip Android: Google Slide, aplikasi membuat presentasi di Smartphone Android

Satu lagi keluarga aplikasi office besutan Google, Google Slide. Dari namanya sudah diduga kalau aplikasi ini adalah aplikasi untuk presentasi saingan MS PowerPoint. Google Slide bisa digunakan untuk menampilkan file presentasi ppt atau membuat presentasi sederhana.

Google slide memiliki dua tampilan. Pertama tampilan edit dan tampilan show. Salah satu kemampuan Google Slide adalah menampilkan animasi dan custom animation yang dibuat dengan MS PowerPoint. Misalnya: animasi perpindahan slide (slide transtition), animasi huruf, dan lain-lain.

Tampilan show ini mungkinkan untuk melakukan presentasi tanpa menggunakan komputer atau laptop. Apabila smartphone dilengkapi dengan colokan HDMI akan bisa menampilkan presentasi dengan layar televisi atau tayangan lainnya.

Slide presentasi bisa diedit pada tampilan edit. Misalnya untuk melakukan sedikit perubahan pada teks atau proses perbaikan lainnya.

Google Slide juga bisa untuk membuat slide presentasi sederhana. Google Slide baru bisa menambahkan teks. Google slide belum bisa menambahkan foto, gambar, atau file multimedia lainnya.

Suara-suara dari Kamar Sebelah

Rumah kami tidak begitu luas. Hanya ada dua kamar, satu kamar utama dan satunya kamar anak-anak. Posisi kedua kamar bersebelahan. Jadi kalau ada sesuatu atau suara-suara akan gampang terdengar.

Royan dan Abim sudah cukup besar. Mestinya mereka punya kamar sendiri-sendiri. Kami belum mampu membangun kamar baru, jadi mereka masih berbagi kamar. Seringnya salah satunya tidur di kasur di ruang keluarga.

Entah mulai kapan, kami tidak menyadarinya. Malam-malam kadang-kadang saya bangun untuk sekedar buang air kecil atau minum, lalu kembali lagi ke kamar. Dalam kondisi setengah bangun setengah tidur, saya seperti mendengar sesuatu dari kamar sebelah. Kebetulan Royan yang tidur di kamar.

Suaranya seperti laci meja yang ditarik lalu dimasukkan kembali. Di kamar itu memang ada dua meja jati kecil untuk belajar anak-anak. Awalnya saya biarkan saja. Suara itu muncul lagi.

Pagi sebelum subuh saya bangunkan Royan. Saya tanya dia:
“Tadi malam kamu bangun, Mas Royan?”
“Enggak.”
“Bener?”
“Bener.”

Continue reading