Category Archives: Fotografi

Fotografi Asap Rokok yang Menajubkan oleh Thomas Herbrich

image

Asap ternyata bisa jadi ‘foto model’ yang menarik. Setidaknya itu yang dibuktikan oleh seniman fotografi Jerman Thomas Herbrich. Meskipun kelihatannya sepele, memotret asap tidaklah mudah. Herbrich perlu waktu hingga tiga bulan dan memotret ratusan ribu kali untuk mendapatkan foto2 asap yang sangat menajubkan.

Herbrich mengatakan bahwa pada awalnya dia meremehkan gerakan asap rokok. Ternyata gerakam asap rokok sangat cepat dan tidak bisa ditangkap dengan menggunakan lampu flash biasa. Untuk mendapatkan foto2 itu Herbrich menggunakan kecepatan rana 1/10000 detik atau lebih cepat lagi. Perlu kesabaran yang luar biasa. Namun, hasilnya memang sangat menajubkan. Kerja kerasnya terbayarkan oleh hasil karya fotografinya.

Catatan fotografi

image

image

Continue reading

IMAGE COLLECTION: National Geographic

image

Salah satu kekuatan majalah national geographic adalah kualitas foto2nya. Artikel2 di majalah national geographic menjadi lebih hidup dan menarik. Bahkan seringkali foto2nya lebih ‘kuat’ dari tulisannya sendiri. Banyak foto2 di majalah National Geographic yang terkenal dan iconic. Fotografer National Geographic juga banyak yang terkenal, seperti Steve Mc Curry dan Sebastiao Salgado.

Seringkali saya menikmati foto2 koleksi National Geographic sebagai pengantar tidur. Buku koleksi foto ini memuat ratusan foto sejak ratusan tahun lalu. Foto2nya benar2 menarik, sehingga kami tidak bosan membolak-balik halaman buku ini.

image

image

image

image

Kuliah Fotografi dengan Steve Mc Curry

Stave Mc Curry juga membuat beberapa buku. Jika Anda menyukai fotografi dokumenter atau fotografi jurnalistik, buku-buku Steve Mc Curry sebaiknya Anda miliki. Buku-bukunya berbahasa Ingris dan Anda bisa membelinya di toko online terbesar Amazon.com.

Berikut beberapa buku Steve Mc Curry yang dijual di Amazon. Harganya masih terjangkau. Silahkan!

Fotografi: Memotret Anggrek dengan Latar Belakang Hitam

image

Foto anggrek yang indah ini hanya saga foto dengan menggunakan kamera HP saja. Hasilnya boleh diadu dengan kamera DSLR. Triknya sederhanya saja, hanya menempatkan latar belakang hitam.

Sekelias ketika saya pertama melihat bungga anggrek ini sangatlah tidak menarik. Tanamannya kurang terawat. Bahkan akarnya kering kerontang dan banyak sarang laba-laba. Namun, bunga anggrek kuning ini unik. Jarang saya melihat bunga anggrek dengan warna ini. Saya jadi ingin memotretnya.

Lokasi anggrek ini ada di rumah kaca. Latar belakangnya yang sedikit kurang teratur tidak cocok untuk latar belakang pemotretan. Jadi saya berfikir untum memakai latar belakang putih atau hitam. Kebetulan ada kain hitam, jadilah kain ini sebagai latar belakang. Dengan bantuan teman saya mulai memotrer.

image

Pot sata taruh di atas kursi dan kainnya dipegang dengan tangan.

Cahaya di dalam rumah kaca cukup bagus untuk memotret. Cahayanya lunak, sehingga tidak membuat kontras dan mengurangi bayangan. 

Saya memotret menggunakan HP Samsung Note 2. Beberapa setting kamera yang saya lakukan adalah: meteringnya terpusat, fokusnya macro, iso terendah, quality terbaik. Saya memotret beberapa kali. Hasilnya seperti foto di bawah ini. Foto2 ini tidak saya edit. Editing hanya untuk mengurangi ukurannya saja agar mudah diupload.

image

image

image

Fotografi Portrait

Fotografi portrait http://isroi.com

Fotografi portrait
http://isroi.com

Fotografi asik dengan kamera saku

Buku Fotografi Asik dengan Kamera Saku

Di halaman Wikipedia, fotografi portret (portrait) didefinisikan sebagai fotografi dari orang atau sekelompok orang yang menampilkan ekspresi, personaliti/karakter, dan mood/emosi dari subjek yang difoto. Memotret orang susah-susah gampang. Tantangan memotret orang adalah bagaimana bisa menangkap ‘mood’ subjek tersebut.

Untuk memotret orang saya lebih suka menggunakan lensa normal (35mm atau 50mm) dengan bukaan rana yang lebar, sedangkan kecepatan rananya menyesuaikan pengaturan sebelumnya. Pengaturan ini cukup membuat Dof (deep of field) yang sempit, sehingga latar belakang subjek foto bisa dibuat sedikit kabur. Karena saya tidak punya perlengkapan lighting, semua foto saya hanya mengandalkan cahaya alami atau cahaya dari lampu biasa. Bahkan saya sangat jarang menggunakan lampu flash bawaan kamera. Cahaya yang saya suka adalah cahaya matahari. Terutama cahaya matahari yang menerobos lewat jendela atau pintu di pagi atau sore hari. Cahaya matahari ini lebih terkesan ‘lembut’. Saya juga lebih suka cahaya yang berasal dari sisi samping subjek. Arah cahaya ini akan membentuk profil wajah.

Bagian yang lebih menantang lagi adalah bagaimana mendapatkan sudut pemotretan yang tepat agar ekspresi, mood, dan karakternya bisa menonjol dalam foto. Biasanya saya mencoba berbagai macam sudut pengambilan gambar dan memotret berkali-kali sampai diperoleh foto yang diinginkan.

Dalam beberapa kasus, saya hanya bisa memotret sekali dengan persiapan yang ala kadarnya. Namun, dengan sedikit kejelian, dan kalau beruntung bisa diperoleh gambar yang cukup bagus. Contohnya fotonya Keke, keponakan saya, yang saya foto cuma beberapa kali; fotonya Ahmad, orang arab, yang saya foto cuma sekali di dalam tram; lalu fotonya Mbah Kakung yang saya foto cuma sekali juga.

Fotografi portrait http://isroi.com

Fotografi portrait
http://isroi.com

Fotografi portrait http://isroi.com

Fotografi portrait
http://isroi.com

Fotografi portrait http://isroi.com

LG
Fotografi portrait
http://isroi.com

Fotografi portrait http://isroi.com

Bu Dhe Utiek
Fotografi portrait
http://isroi.com

Fotografi portrait http://isroi.com

Pak Dhe Muslim
Fotografi portrait
http://isroi.com

Fotografi portrait http://isroi.com

Rochmat Supraba
Fotografi portrait
http://isroi.com


Continue reading

Tips Fotografi: Melihat dengan ‘kacamata’ kamera

tip fotografi high key

Seputih Cintaku padaMu

Objek foto yang biasa-biasa saja bisa jadi menarik kalau kita melihatnya dengan ‘kacamata’ kamera. Sama halnya jika kita memotret dengan ‘kacamata’ manusia, objek yang menarik bisa jadi terlihat biasa-biasa saja.

Misalkan saja rangkaian bunga yang sudah berumur beberapa hari ini. Di lihat sepintas tidak ada yang menarik dari rangkaian bunga ini untuk di foto. Bunga-bunganya sudah mulai layu dan warnanya juga sudah pudar. Dilihat dari ‘angle’ mana pun sulit untuk mendapatkan foto yang bagus.

tip fotografi high key bunga layu

Tapi jangan dulu putus asa. Eksplorasi terhadap objek foto tetap perlu dilakukan. Cobalah melihat dengan menggunakan ‘kacamata’ kamera. Maksudnya, melihat dengan bidang segiempat atau bingkai foto. Cobalah membayangkan Anda melihat objek dengan menggunakan bingkai foto atau bingkai gambar. Awalnya cobalah dari jarak yang cukup jauh, seluruh bagian rangkaian bunga masuk ke dalam ‘frame’ atau ‘bingkai’ foto. Saya sudah mencobanya. Dan, untuk objek rangkaian bunga ini sama sekali tidak ada ‘frame’ yang menarik. Sekarang, cobalah untuk lebih dekat atau ‘close-up’. Cobalah untuk mendekat ke objek dan carilah ‘frame’ yang paling menarik.

Alhamdulillah. Akhirnya setelah mencoba beberapa kali dan memotret beberapa kali, saya mendapatkan foto yang lumayan bagus. Yaitu, foto close-up bunga putih. Saya memotret dengan menggunakan kamera di HP Samsung Galaxy Note 2 milik saya. Dan untuk pengolahan saya coba menggunakan aplikasi HDR fx lite dan Adobe Lightroom 4. Hasilnya tidak mengecewakan saya suka sekali, karena nuansanya ‘high key’.

Selamat mencoba.

Artikel tip fotografi dengan kamera saku bisa dilihat di sini: Tips Fotografi

tip fotografi high key

Seputih Cintaku padaMu

Continue reading

Potret Tentang Sampah Kita


Sampah bukan MASALAH, SAMPAH ADALAH BERKAH.
Info lengkap pelatihan pengelolaan sampah klik disini: BERKAH DARI SAMPAH


Continue reading

Tip Android: Mengolah Foto dengan HDRfx Lite

Fotografi asik dengan kamera saku

Buku Fotografi Asik dengan Kamera Saku

Untuk Anda yang suka memotret dengan kamera HP, aplikasi ini sangat bermanfaat. Dengan HDRfx lite, foto biasa-biasa saja bisa diolah menjadi foto yang menarik langsung dari HP tanpa perlu memindahkannya ke komputer.

HDRfx lite adalah versi gratis dari HDRfx. Meskingratis menu2 yang disediakan lengkap. Lebih dari cukup untuk mengolah foto. Penggunaannya pun sangat mudah. Tidak perlu belajar dalam waktu lama untuk mahir menggunakan aplikasi ini.


Artikel lain tentang Android, klik di sini: Tip-tip Android


Berikut ini beberapa contoh foto sebelum dan setelah diolah dengan HDRfx lite.

image
Foto sebelum diolah. Langsung hasil jepretan dari HP

image
Foto setelah diolah dengan HDRfx lite.

image
Foto setelah diolah dengan HDRfx lite.
Continue reading

Kupu-kupu hinggap di tangaku

Ketika sedang asik memotret di kali. Ada seekor kupu-kupu yang terbang dekat denganku. Bahkan beberapa kali hinggap di tangaku.

Hati2 kalau memotret di sungai saat musim hujan.

fotografi kamera saku

Foto ini memiliki kenangan khusus bagi saya. Jika tidak ada acara khusus di weekend biasanya saya bersepeda sambil menyalurkan hobi foto2. Hujan deras sejak kemarin hari tidak menyuritkan niat saya untuk mencari keringat. Begitu hujan reda, pagi hari pukul setengah tujuh, saya langsung mengayuh pedal sepeda. Tujuan saya adalah pangkalan pasir di kali ciapus.
Belum banyak penambang pasir ketika saya sampai di pingiran sungai. Saya letakkan sepeda di tanah kering yang ada di tengah sungai. Saya titipkan ke salah seorang penambang pasir. Saya tenang2 saja, karwna banyak penambang pasir yang mulai bekerja.
Saking asiknya memotret, pelan2 tanpa sadar saya menuju ke bagian atas yang penuh batu2 dan menjauh dari lokasi penambang pasir.
Ketika sedang asik memotret sayup2 saya dengar ada orang yang berteriak keras; “hoooiiiii……pergi….pergi….!!!!” Teriak orang itu sambil tangannya melambai-lambai menyuruh orang untuk pergi dari sungai. Posisiku yang sedikit di tengah agak susah untuk ke pinggir. Saya semua orang lari bergegas ke pingir sungai. Truk2 segera pindah mencari tempat aman. Hanya aku yg masih di tengah. Kontan saja semua orang berteriak menyuruhku minggir. Ternyata air mulai keruh dan perlhan2 naik.

Sontak saya panik. Kamera dan hape segera saya masukkan ke tas dan saya lari sebisanya ke pingir sungai. Tulang keringku memar2 karena kena batu kali. Sialnya, saya minggir ke arah hutan yang ada di sisi kiri sungai, sedangkan orang2 minggir ke sisi kanan.

Sesampai di pingir aku sempatkan menengom sepedaku. Sepedaku masih di tengah sungai. Air sudah mulai naik. Moga2 sepedaku tidak terseret arus, doaku dalam hati.
Aku berdzikir minta perlindungan Allah. Aku mencari jalan agar bisa ke tempat yang agak landai. Aku menerobos semak2 berduri. Sakitnya duri yang menusuk tangan dan kakiku tidak aku hiraukan.
Setelah sampai ke tempat yg agak landai dan tidak berbatu2 aku mencari jalan untuk bisa menyeberang.

Dua orang pengali pasir membantuku. Satu orang menunjukkan jalur yang dangkal sedangkan yang satunya lagi membantu mengambilkan sepedaku.

Alhamdulillah. Dengan sedikit susah payah akhirnya aku bisa sampai ke pinggir. Aku selamat dan sepedaku juga selamat.

Pelajaran hari ini: Hati2 kalau mau motret2 di kali saat musim hujan, karena nyawa taruhannya. Banjir badang bisa datang tiba2.

 fotografi kamera saku

 fotografi kamera saku

 fotografi kamera saku

 fotografi kamera saku

image

image

image

image

image