Category Archives: PROMI

Promi adalah salah satu dari hasil penelitianku yang telah dikomersialkan

Presentasi Pembuatan Pupuk Kompos Jerami

Klik di sini untuk download file MS Power Point : http://db.tt/SpDDBsjn

Silahkan lihat cara pembuatannya di Youtube:

Cara mudah mengomposkan seresah, dan sampah-sampah organik lunak

Pengomposan sisa-sisa seresah daun, hasil pangkasan tanaman, sampah dari taman, kebun, atau rumput-rumputan sangat mudah dilakukan dengan aktivator pengomposan PROMI. Pengomposan dapat dilakukan dengan menggunakan kantong plastik besar. Seresah dimasukkan ke dalam kantong, kemudian disiramkan dengan larutan PROMI, didiamkan. Kurang lebih 3 – 4 minggu (tergantung pada bahannya kompos sudah cukup matang dan bisa digunakan sebagai pupuk organik.


Sampah bukan MASALAH, SAMPAH ADALAH BERKAH.
Info lengkap pelatihan pengelolaan sampah klik disini: BERKAH DARI SAMPAH


PUPUK ORGANIK GRANUL (POG): SEBUAH PETUNJUK PRAKTIS

Alternatif download:
Buku Pupuk Organik Granul
– Google Play Book: Pupuk Organik Granul atau Pupuk Organik Granul.

Draf buku ini sebenarnya sudah saya buat sejak tahun 2007an. Waktu itu saya sedang belajar membuat pupuk organik dari kompos. Dan waktu itu pupuk organik granul (POG) belum seramai saat ini. Aku mencoba mendokumentasikan apa yang aku pelajari. Tahun-tahun berikutnya ketika krisis moneter tahun 2008 harga pupuk kimia melambung tinggi. Saya semakin lebih rajin belajar tentang pupuk organik ini. Saya melihat, waktu itu, bahwa petani seharusnya bisa dan mampu membuat pupuk organik sendiri. Maka, saya selesaikan draf buku ini dan saya gratiskan. Harapannya agar lebih banyak orang yang bisa membuat dan memproduksi pupuk organik granul.

Buku ini aku tulis pada saat liburan. Tidak banyak agenda yang saya miliki, jadi bisa full speed waktu menulis. Kalau tidak salah draf ini selesai dalam waktu 3 hari, ngedur bin nglembur. Ngak tidur sebelum drafnya selesai. Semoga karya sederhana ini bermanfaat untuk petani dan dunia pertanian di Indonesia

Makalah Pupuk Kompos

Pupuk Kompos Jerami untuk Solusi Kebutuhan Pupuk Petani: Murah, Mudah, & Cepat


Haji Ahmad Zakaria atau biasa dipanggil Pak Haji Zaka adalah KTNA Jawa Barat dan Ketua Gapoktan Sulih Asih Kab. Bogor. Sebagian besar yang saya sampaikan di sini adalah hasil menimba ilmu pertanian dari Beliau. Terima kasih Pak Haji.
Artikel terkait: Presentasi Pupuk Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI
[isroi]

Daftar Isi:

  1. Dari Tanah Kembali ke Tanah
  2. Cara Pembuatan Pupuk Kompos Jerami
  3. Mengatasi Permasalahan Pengomposan Jerami
  4. Panen dan Aplikasi
  5. Video Pengomposan Jerami
  6. Nilai Hara Pupuk Kompos Jerami

Silahkan lihat cara pembuatannya di Youtube:

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Tanah menemukan bahwa kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. komposharus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula.

Praktek pembuatan kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor

Lihat lanjuta video ini di bagian bawah posting ini atau lihat di Video Praktek Pengomposan Jerami

Dari Tanah Kembali ke Tanah

Padi atau tanaman menyerap unsur hara dari dalam tanah. Dengan bantuan energi dari sinar matahari, hara dari dalam tanah ditambah dengan CO2 dari udara ini diubah menjadi senyawa komplek untuk membentuk batang, daun, dan bulir-bulir padi/beras. Padi/beras akan dipanen dan dibawa ke tempat lain, sedangkan jerami sisa-sisa panen umumnya dibakar.

Proses ini berlangsung lama. Unsur hara dan bahan organik tanah semakin lama akan semakin habis. Selama ini unsur hara lebih banyak dipenuhi dengan menambahkan pupuk-pupuk kimia anorganik. Bahan-bahan organik yang ada di dalam tanah tidak mendapat perhatian dan kandungannya di dalam tanah semakin menipis.

jerami
Gambar 1. Jerami dari sisa panen padi

Jerami yang dihasilkan dari sisa-sisa panen sebaiknya jangan dibakar, tetapi diolah menjadi kompos dan dikembalikan lagi ke tanah. Kompos jerami ini secara bertahap dapat menambah kandungan bahan organik tanah, dan lambat laun akan mengembalikan kesuburan tanah.

jerami dari sisa panen padi
jerami dari sisa panen padi
Gambar 2. Seresah dan sisa-sisa daun dapat juga dibuat pupuk kompos

Kompos selain dibuat dari jerami dapat juga dibuat dari seresah atau sisa-sisa tanaman lain. Rumput-rumputan, sisa-sisa daun dan batang pisang, atan daun-daun tanaman dapat juga dibuat kompos. Pada prinsipnya semua limbah organik dapat dijadikan kompos.

Batang kayu, bambu, ranting-ranting pohon, atau tulang juga termasuk bahan organik tetapi sebaiknya tidak ikut dikomposkan dengan jerami. Limbah-limbah ini termasuk limbah organik keras. Meskinpun dapat juga dibuat kompos, namun bahan-bahan ini memerlukan waktu yang lama untuk terdekomposisi.
Continue reading

Orok-orok Tanaman Antara Kaya Hara

Ilmu dan Pengalaman dari Petani

orok-orok pupuk N organik

Benih orok-orok, tanaman yang kaya N

Ilmu bisa diperoleh dari mana saja dan siapa saja, kadang-kadang dari sumber yang tidak terduga. Kemarin ketika sedang jalan-jalan di pasar saya bertemu dengan petani. Dia membawa biji-bijian yang belum pernah saya lihat. Saya tergelitik untuk bertanya pada Beliau.

“Nopo niku, Pak?” tanya saya.
“Niki winih orok-orok“, jawabnya.
Nama benih yang asing, Orok-orok, kalau orok saya tahu, tapi kalau orok-orok belum tahu. Rasa ingin tahu saya mejadi tergelitik.

“Lha…Orok-orok niku kangge nopo, tho?”
“Niki kangge lemi, rabuk”

Lemi (huruf ‘e’ dibaca seperti ‘e’ pada kata lem) atau rabuk atau bahasa indonesianya pupuk, ilmu yang saya geluti. Ngak pernah denger ada rabuk namanya orok-orok. Rasa ingin tahu semakin saya semakin mengebu. Lha wong saya ini berkecimpung di dunia perpupukkan organik, tetapi baru kali ini saya denger ada rabuk dari tanaman orok-orok.

Selintas kemudian saya kembali mengorek-ngorek keterangan dari Pak Tani ini tentang orok-orok. Sebuah kearifan lokal yang perlu dicontoh. Semoga ada manfaatnya untuk yang lain, terutama temen-temen yang menanam dengan budidaya organik.
Continue reading

MEMBUAT POC SENDIRI DENGAN BIANG POC. Bagian 4.

 

auksin

sitokinin

giberelin


Baca juga Membuat Pupuk Organik Cair: Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4

DOWNLOAD PROSEDUR PEMBUATAN POC DENGAN BIANG POC | Buku Panduan Pembuatan POC | ZIDDU | SCIBD | Contoh perhitungan bahan baku
Revisi Petunjuk Pembuatan POC dengan Biang POC: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2
Download: Petunjuk Pemakaian Langsung Hormon Tanaman.


 

Strategi Pemasaran POC

Catatan penulis:
Terus terang saya bukan ahli pemasaran dan marketing. Kalau saya ahlinya, pasti saya sudah kaya bin raya. Saya hanya punya pengalaman sedikit tentang pembuatan POC, tapi belum bisa melakukan strategi pemasaran yang jitu. Jadi isi tulisan ini hanyalah pengalaman orang lain, denger cerita mereka, ditambah membaca dan melamun. Nikmati aja.


Saya ngak tahu mau mulai dari mana, dari yang kecil atau langsung yang besar. Gini aja deh…, mulai dari yang nongol di kepala lebih dulu. So… jangan protes kalau tulisannya tidak sistematis. Baca aja, kalau ada yang bermanfaat ambil, kalau ngak…. buang ke laut aja……Happy Reading…!!!

Dapatkan Proyek Gede

Pemerintah punya program untuk pengadaan POC melalui beberapa BUMN. Beberapa perusahaan plat merah lain juga sudah mulai menggunakan POC (perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, pertanian, dan agrikultur/agroindustri). Semakin besar perusahaannya tentu saja akan semakin besar kebutuhan POC-nya. Kadang-kadang mereka mengadakan tender pengadaan POC. (Ngak tahu tender beneran apa tender-tenderan…tau ah….gelap.) Strategi pertama: mendangkan tender dan dapatkan PO-nya. Sebut saja strategi ini STRATEGI MARPROY alias Makelar Proyek.

Ngak usah punya perusahaan sendiri. Pinjam aja ke temen yang punya PT atau CV. Lalu ajukan proposal tendernya. Jangan lupa untuk melakukan PDKT ke panitia tender dan orang-orang yang punya kekuasaan untuk menentukan pemenang tender. Ngak usah ragu-ragu untuk ‘main depan’ yang diperkuat dengan ‘main belakang’.

Volume bin kuantiti PO-nya buesar zekali. Jadi keuntungannya bisa dibayangkan….segunung. Kata orang jawa: ‘jer basuki mowo beo’. Semua ada biayanya. Gede untungnya, modalnya juga tidak sedikit.

Setelah dapat PO-nya, baru kita mulai produksi sendiri. Ngak usah pusing-pusing, pakai aja BIANG POC. (Sorry…ini murni promosi…). Tinggal diencerkan, tambah ini, tambah itu, botolin, kasih label. Langsung kirim.

Kalau ngak bisa ikut tender atau ngak menang tender. Masih ada jalan lain untuk mendapatkan PO, yaitu deketi orang-orang yang menang tender. Biasanya mereka juga cari-cari suplier untuk nge-sub kontrak. Tentu saja langkah ini keuntungannya lebih kecil. Tapi…daripada ngak jual POC…???!!

Selain perusahaan ‘plat merah’, perusahaan swasta pun banyak yang mulai menggunakan POC. Setahu saya ada perusahaan sawit besar yang melakukan penyiraman dengan menggunakan pesawat….(Gile..bener….kaya di luar negeri aja…). Coba banyangkan kalau air penyiramannya diberi POC… Berapa liter ya…kira-kira…volume penjualannya ya…. ????

Menjual ke perusahaan besar perlu taktik dan seni yang berbeda dengan menjual ke perusahaan plat merah. Cara paling jitu adalah deketi ownernya. Jangan lewat lewel dua apalagi level tiga. Owner punya hak veto yang bisa menganulir semua keputusan orang-orang di bawahnya. Kalau ownernya sudah OK..yang lain…bisa diatur….!!!
Continue reading

PENUTUP/COVER KOMPOS

Ada banyak cara membuat kompos, salah satunya dengan metode windrow. Cara ini umumnya dipakai untuk pengomposan skala besar, misalnya pengomposan tandan kosong kelapa sawit. Dengan metode ini bahan baku kompos ditumpuk memanjang seperti gundukan yang disebut windrow. Metode ini sangat mudah dilakukan dan sejauh ini hasilnya cukup memuaskan.

Pengomposan dengan metode windrow bisa menggunakan petutup bisa juga tidak. Tetapi untuk wilaya tropis seperti di Indonesia, penutupan sepertinya wajib dilakukan. Sinar matahari yang terik bisa membuat kompos menjadi kering dan proses pengomposan gagal berlangsung. Demikian pula ketika kondisi hujan. Tumpukan kompos menjadi sangat basah dan proses pengomposan juga menjadi lambat.
Continue reading

Problem & Solusi Penambahan Mikroba Biofertilizer di dalam Pupuk Organik Granul (POG)

Dalam tulisan sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang penambahan mikroba biofertilizer di dalam pupuk organik, baik granul maupun curah ( Penjelasan Tambahan Tentang Mikroba untuk Memperkaya Kompos). Saat ini pemerintah mensyaratkan jika semua pupuk organik granul (POG) terutama yang bersubsidi harus mengandung mikroba biofertilizer. Namun, ternyata ada permasalahan pada penerapan aturan pemerintah tersebut.

Rhizobium
Continue reading

Pupuk Organik dari Limbah Pabrik Kalapa Sawit

Buku Pupuk Organik Granul

Mau tidak mau, suka tidak suka, rela tidak rela, dunia perpupukan akan bergeser ke pupuk organik dan/atau pupuk hayati. Demikian pula untuk perkebunan besar seperti kebun sawit. Luas perkebunan sawit di Indonesia saat ini lebih dari 7juta Ha. Di industri perkebunan, biaya pupuk dan pemupukan dapat mencapai 60% dari total biaya. Jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu industri perkebunan sawit harus bersiap-siap untuk menghadapi pergeseran ini.

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menghasilkan limbah yang sangat besar, baik limbah padat maupun limbah cair. Perhatikan gambar neraca massa pabrik kelapa sawit di bawah ini.

neraca massa sawit


Limbah PKS tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Dengan sedikit pengohalan dan sentuhan teknologi, limbah-limbah PKS bisa diolah menjadi pupuk organik untuk perkebunan kelapa sawit itu sendiri.

Limbah PKS dapat dibuat menjadi pupuk organik granul maupun curah.

Tabel 1. Kandungan hara/nutrisi pupuk organik dari kompos dan limbah pabrik kelapa sawit

Parameter

Kandungan

Nitrogen (%)

1.17

Carbon (%)

14.55

C-Organik (%)

28.53

Rasio C/N

12.45

Fosfat (%P)

2.50

P2O5 (%)

5.76

K (%)

1.35

K2O

1.62

Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 001)
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 003)

POG formula 002
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 002)

POG formula 003
Pupuk Organik Granul dari Limbah Sawit (Formula 001)

Potensi pupuk organik yang bisa dihasilkan dari limbah pabrik kelapa sawit ini cukup besar. Misalkan saja di sebuah PKS dengan limbah TKKS 100 ton/hari (kapasitas kecil sebenarnya). Pupuk organik granul (POG) yang bisa dihasilkan kurang lebih 10-15 ton/hari. (catatan: hanya pog yang dihitung, sebenarnya ada pupuk organik curah juga yang dihasilkan). Maka dalam satu tahun bisa mencapai 3000 – 45000 ton POG/tahun.

Nilai hara POG bervariasi (tergantung formulasi dll). Misalkan saja bisa diperoleh POG dengan kandungan hara sebagai berikut:

N = 2%, P2O5 = 0.6%, dan K2O = 10%.

Makan nilai hara POG dalam satu tahun setara dengan
Urea = 133 – 200 ton
Pupuk Fosfat (18% P2O5) = 100 – 150 ton
MOP = 500 – 750 ton

Misalkan dosis POG untuk sawit adalah 30 kg/pk/th, maka POG ini dapat digunakan untuk memupuk lahan sawit seluas 730 – 1095 ha kebun.

Jumlah penghematan yang cukup besar untuk kebun sawit disekitarnya.

Andaikan saja bisa dijual dengan harga Rp. 1.250/kg, maka omzetnya bisa mencapai Rp. 3.75 M – Rp. 5,62 M. Investasi yang cukup menjanjikan.

Jika ide ini terealisasi, sebenarnya kebun sawit bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan pupuknya dari limbah PKS.


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.