Category Archives: Pupuk

Pupuk Organik Pelet (POP)

pelet01

Pupuk organik yang umum dikemas dalam bentuk granul atau dikenal dengan istilah POG (Pupuk Organik Granul). Saya sudah banyak memposting tulisan dengan topik ini. Bentuk granul dipilih karena petani sudah terbiasa dengan pupuk granul. Memang untuk masalah ‘kebiasaan’ untuk petani adalah faktor penting. Petani sangat sulit merubah atau diubah kebiasaannya.
Bentuk granul juga memudahkan untuk aplikasi dan pengemasan.
– >

Pupuk Organik Pelet (POP)

pelet01

pelet01

pelet01

pelet01

POP lebih menarik dari POG-menurut saya. Kenapa jarang yang membuat POP ini..???


DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Pengolahan Sampah Pasar Tradisional Menjadi Kompos: Mudah dan Murah

Buku KomposMengelola sampah pasar tradisional ini berbeda dengan pengolahan sampah pasar yang sudah saya tuliskan sebelumnya (Sampah Pasar Buderan Sragen). Metode pengolahan sampah pasar tradisional ini lebih sederhana dan dalam beberapa hal lebih baik daripada yang sebelumnya.

Sampah pasar tradisional memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dengan sampah dari perumahan. Komposisi sampah pasar tradisional lebih dominan sampah organik daripada sampah anorganik. Sampah-sampah anorganik seperti sampah plastik jumlahnya lebih sedikit daripada sampah anorganik dari perumahan. Apalagi jika sampahnya berasal dari los pasar sayuran atau los pasar buah-buahnya. Topik yang saya tulisakan di sini rasanya lebih cocok untuk sampah-sampah dari pasar tradisional, lebih khusus lagi sampah-sampah organik dari pasar sayuran dan buahan. Sampah pasar tradisional yang organik diolah menjadi kompos dan pupuk organik granul.

Continue reading

Syarat mutu pupuk fosfat untuk pertanian (SNI 02-3776-2005)






























































































































No.

Uraian

Satuan

Persyaratan







Mutu A

Mutu B

Mutu C

Mutu D

1.

Kadar unsur hara fosfat sebagai P2O5













– total

% b/b

Min. 28

Min. 24

Min. 14

Min. 10



– larut asam sitrat 2%

% b/b

Min. 7

Min. 6

Min. 3,5

Min. 2,5

2.

Kadar air

% b/b

Maks. 5

Maks. 5

Maks. 5

Maks. 5

3.

Kehalusan













– kehalusan lolos 80 mesh

% b/b

Min. 50

Min. 50

Min. 50

Min. 50



– kehalusan lolos 25 mesh

% b/b

Min. 80

Min. 80

Min. 80

Min. 80

4.

Cemaran Logam:













– Cadmium (Cd)

ppm

Maks. 100

Maks. 100

Maks. 100

Maks. 100



– Timbal (Pb)

ppm

Maks. 500

Maks. 500

Maks. 500

Maks. 500



– Raksa (Hg)

ppm

Maks. 10

Maks. 10

Maks. 10

Maks. 10

5.

Cemaran Arsen (As)

ppm

Maks. 100

Maks. 100

Maks. 100

Maks. 100


Catatan:
1. Semua persyaratan kecuali kadar air dan kehalusan dihitung atas dasar bahan kering (adbk).
2. Dalam peredarannya dapat diperjualbelikan berbentuk granular.

Pupuk Organik Granul (POG) Premium

Buku Pupuk Organik GranulPupuk organik granul (POG) memang sedang ‘naik daun’ beberapa waktu ini. Salah satu sebabnya adalah dukungan pemerintah untuk memberikan subsidi POG. Banyak sisi positifnya, tetapi sisi negatifnya ada juga. Salah satu sisi negatifnya adalah banyak POG yang dibuat asal-asalan, yang penting memenuhi spek, dapat untung, ngak peduli dengan kualitasnya. Broker-broker POG berkeliaran di mana-mana, pengusaha POG skala kecil yang tidak paham bisa kena getahnya. Yang dapat PO-pun yang penting memenuhi komitmennya, yang kadang-kadang tidak peduli dengan kualitas POG.
Continue reading

Gunung Bahan Organik

gunungorganik03

Bahan organik untuk bahan baku kompos dan pupuk organik granul ada di mana-mana. Salah satu bahan organik yang terkumpul melimpah dan tidak banyak dimanfaatkan adalah limbah bahan organik yang ada di agroindustri. Limbah agroindustri adalah limbah organik yang tidak tercampur dengan limbah-limbah non organik (plastik, logam, dll) dan jumlahnya sangat besar. Semakin besar agroindustri itu, semakin besar pula limbahnya. Jumlah limbahnya bervariasi, misalnya saja limbah organik bisa mencapai 30% dari bahan baku yang diolah. Dari sini bisa dihitung berapa kapasitas produksinya dan berapa limbahnya.
Continue reading

Kue Rejeki Pupuk Organik Granul (POG)

Kebutuhan Bahan Organik Sangat Besar Sekali

Buku Pupuk Organik GranulPemerintah berencana untuk memberikan subsidi pupuk organik granul (POG) pada petani. Jumlah POG yang disediakan pemerintah sangat besar sekali, kurang lebih 200 ribu ton atau 200 juta kilogram. Untuk memenuhi kebutuhan POG tersebut diperlukan bahan baku berupa bahan organik yang sangat besar. Selain itu juga diperlukan bahan-bahan tambahan lain seperti: fosfat alam, dolomit, kaptan, zeolit, arang, abu, dan mikroba.

POG01
Salah satu POG yang disubsidi pemerintah.

Sebagai contoh, andaikan bahan kompos yang diperlukan adalah 75% dari total POG maka dibutuhkan sekitar 150 ribu ton. Kadar air POG maksimal 15%, sedangkan kadar air kompos yang umum kurang lebih 55-60%. Jadi kebutuhan kompos curahnya kurang lebih 318,75 ribu ton.
Continue reading

Anggaran Subsidi Pupuk Pemerintah

Masalah pupuk memang masalah yang banyak makan biaya. Pemerintah melalui Departemen Pertanian mengeluarkan banyak sekali dana untuk memberikan subsidi pupuk untuk petani. Harga pupuk bisa sedemikian murah untuk petani. Andaikan pupuk tidak disubsidi, mungkin petani-petani kita tidak akan mampu membeli pupuk. Ini cerita tentang pupuk kimia. Tahun lalu ketika harga pupuk sangat tinggi, teman saya di PTPN 4 bercerita kalau mereka membeli pupuk kimia hingga harganya mencapai Rp. 11.000/kg (pupuk kimia non subsidi).

Cuma sayangnya, banyak tangah-tangah jahil yang menyelewengkan subsidi ini. Rasanya sudah menjadi rahasia umum kalau terjadi kebocoran subsidi di mana-mana. Dana subsidi yang seharusnya untuk petani, nyasar (atau disasarkan) ke tempat yang tidak semestinya. Perhatikan besarnya dana subsidi pupuk yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian berikut ini, sungguh luar biasa besarnya.

Tahun Subsidi (Milyar) Persen Kenaikan
2003 900
2004 1.590 76.67%
2005 2.590 62.89%
2006 4.180 61.39%
2007 6.790 62.44%
2008 14.100 107.66%

*) data diambil dari buku Kebangkitan Pertanian Indonesia, Tim Media Deptan 2008
Continue reading

Spesifikasi Pupuk Organik Granul (POG)

Spesifikasi Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah sesuai dengan Permentan No. 70 tahun 2011

Spesifikasi ini menurut Permentan 2006.

Kadar C-organik > 12%
Rasio C/N 12 – 20
Bahan inert Maksimal 2%
Kandungan air Maksimal 15%
Keasaman (pH) 5 < pH < 8
Logam Berat Total Maksimal 71 ppm
As Maksimal 10 ppm
Hg Maksimal 1 ppm
Pb Maksimal 50 ppm
Cd Maksimal 10 ppm
Mikroba patogen Maksimal 102 cfu/gr
Kadar N Tersedia, Maksimal 5%
Kadar total P2O5 Tersedia, Maksimal 5%
Kadar total K2O Tersedia, Maksimal 5%
Kadar unsur mikro total Maksimal, 21.530 ppm
Zn Tersedia, 0 < x < 5000 ppm
Cu Tersedia, 0 < x < 5000 ppm
Mn Tersedia, 0 < x < 5000 ppm
Co Tersedia, 0 < x < 20 ppm
B Tersedia, 0 < x < 2500 ppm
Mo Tersedia, 0 < x <10 ppm
Fe Tersedia, 0 < x < 4000 ppm
Pengkayaan Hayati Ditambahkan mikroflora tanah multiguna (biofertilizer NP &
K) yang mengandung mikro biologi:
Azosprillium sp Minimal 105 cfu/gr
Alcaligenes sp Minimal 105 cfu/gr
Bacillus sp Minimal 105 cfu/gr
Aspergillus niger Minimal 105 cfu/gr
Ukuran butir Diameter 2 – 5 mm, minimal 90%
Warna butiran Coklat tua mendekati hitam
Bahan baku Berasal dari sisa hayati yang familier atau umum dan mudah
didapat dilingkungan sekitar dan mudah didekomposisi, terkecuali
bahan hayati yang barsal dari : kotoran unggas, sekam, tandan
kelapa sawit, dan bongkahan batang tebu.

Continue reading

Hasil Analisa Pupuk Kompos Jerami dan Nilai Haranya

jerami dari sisa panen padijerami dari sisa panen padi


Artikel terkait: Pengomposan Jerami | Presentasi Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI


Pupuk Kompos jerami memiliki potensi hara yang sangat tinggi. Berikut ini hasil analisa pupuk kompos jerami yang dibuat dengan promi dengan waktu pengomposan 3 minggu.

Rasio C/N 18,88
C 35,11%
N 1,86%
P2O5 0,21%
K2O 5,35%
Air 55%


Baca juga Kompos Jerami: Mudah, Murah, & Cepat | Download Buku Budidaya Padi Sehat | Nilai hara kompos jerami


Continue reading