Penentuan kandungan zat ekstraktive dalam biomassa lignocellulosa dilakukan dengan mengacu pada metode NREL (dokumen bisa didownload di link ini: Metode NREL). Penentuan kadar zat ekstraktif ini dilakukan sebelum melakukan analisis kandungan biomassa yang lain, seperti lignin, cellulosa, dan hemisellulosa.
Analisa lignin, cellulosa, dan hemiselulosa menggunakan sampel yang bebas zat ekstraktif. Karena kandungan zat ekstraktif bisa mengacaukan hasil analisis biomassa, terutama kandungan lignin. Sampel yang tidak bebas zat ekstraktif akan terbaca lebih tinggi dari yang seharusnya.
Analisis ini sebenarnya sederhana tetapi cukup makan waktu, sekali analisis 6 s/d 12 jam. Kalau sampelnya banyak pekerjaan yang tidak sederhana.
Choose Your Language
Cari di sini
Top Posts
- Desain Alat Pirolisis Sederhana untuk Membuat BBM dari Sampah Plastik
- Produksi Bioethanol Berbahan Baku Biomassa Lignoselulosa : Fermentasi
- Kenapa kita perlu berdo'a ketika masuk kamar mandi dan WC..??
- Pertama Kali Kena Asam Urat
- Produksi Bioethanol Berbahan Baku Biomassa Lignoselulosa : Hidrolisis Asam
-
Join 2,476 other subscribers
Follow me on Twitter
Tweets by IsroiPilih Kategori
- Biodecomposer Bioethanol Biofertilizer Biofuel Bogor Download Fotografi Hormon Tanaman Jalan-jalan Kompos Komputer Lignoselulosa Limbah Perkebunan Literatur MyFamily MyPoems MyResearch MyStories Organik Pestisida Nabati PROMI Pupuk Pupuk Organik Cair Pupuk Organik Granul Sampah Tanaman Tutorial Uncategorized Unik Video



(Source:
Salah satu foto burung pelikan di dalam buku itu.
Salah satu foto di dalam buku itu.







