Catatan Kuliner: Bermacam-macam Kuliner Jajanan Jenang di Magelang Jawa Tengah

This slideshow requires JavaScript.

Jajanan jenang mungkin bisa ditemukan di mana-mana, tetapi di Magelang ada warung yang menyediakan jenang yang unik dan nikmat. Lokasinya di dekat pasar Tukangan Magelang, ada warung jenang yang berjualan di emperan toko di atas trotoar jalan. Jenang yang dijual di warung ini bervariasi, unik, dan rasanya nikmat. Jenang yang dijual di warung ini antara lain adalah: jenang candil, jenang ketela, jenang mutiara, jenang kacang ijo kupas, jenang sagu ambon, dan yang paling unik adalah jenang jewawut.

Kalau kebetulan Anda sedang lewat kota Magelang dan suka mencoba kuliner, rasanya tidak rugi kalau mampir sejenak di warung jenang ini. Tidak sulit menemukan warung jenang ini. Letaknya di tengah kota. Jika Anda dari arah Semarang, langsung saja melalui jalur utama lewat jalan Pemuda (pusat pertokoan kota Magelang), sebelum pasar gede Magelang ada pertigaan ke kanan menuju pasar tukangan. Di perempatan pasar tukangan belok ke kanan sedikit. Jika Anda dari arah Yogyakarta atau Purworejo, jalan terus melalui jalan utama sampai ke pasar gede Magelang. Dari pasar gede belok ke kiri, sebelum RSU Magelang di pertigaan pertama belok ke kanan terus sampai ke perempatan pasar tukangan. Warung jenang ini tidak jauh dari perempatan pasar tukangan.
Continue reading

Suasana Perdagangan Baju Batik di Pasar Klewer Solo

This slideshow requires JavaScript.

Pasar baju batik terbesar di Jawa Tengah, mungkin juga di Indonesia adalah Pasar Klewer Solo. Pasar yang di bangun oleh Paku Buwono X ini sudah sejak jaman dulu terkenal sebagai pasar grosir baju batik. Hampir semua motif dan model batik bisa ditemukan di pasar ini. Pembeli dari berbagai daerah datang ke pasar yang letaknya di sebelah kraton Surakarta ini untuk membeli/kulakkan batik dan dijual kembali. Namun, di pasar ini pembeli perorangan bisa juga membeli secara eceran. Pasar Klewer Solo mulai buka pukul 8 pagi dan mulai ramai sejak awal dibuka.

Pasar klewer juga menjadi salah satu tujuan wisata belanja baju batik di Solo. Di musim liburan banyak pengunjung yang datang untuk memborong batik. Memang dengan datang sendiri ke Pasar Klewer bisa merasakan suasana hiruk-pikuknya pasar. Merasakan nikmatnya tawar menawar dan memilih motif batik yang sesuai. Harga di pasar memang sangat murah sekali. Harga grosir di pasar bisa kurang 30-40% dari harga baju batik di toko atau mall-mall. Kualitas batiknya pun bermacam-macam, mulai dari kualitas rendah sampai batik tulis yang harganya mahal.

Produk-produk batik yang dijual di pasar ini tidak hanya baju batik dan rok batik saja, tetapi batik juga bisa dibuat berbagai macam produk seperti: spray, selimut, tas, kaos, dan souvenir batik lainnya. Ada banyak sekali model baju batik, apalagi model baju batik wanita, baik untuk anak-anak sampai orang dewasa, ada banyak sekali modelnya. Kalau anda punya banyak waktu dan senang belanja baju batik, datang ke pasar Klewer jelas tidak ada ruginya.

Municipal Solid Waste in Central Java

This slideshow requires JavaScript.

Before I leave my country few years ago, I work with waste; organic wastes, crops wastes, and municipal solid waste. When I back again, someone ask me to visit municipal solid waste (MSW) facilities in one of the biggest city in central java. This facility should be process all MSW from the city. But, they have problems in processing, so right now they just process 100 ton MSW per day. The city produce 250-300 ton MSW per day.
What can I do to help them? to improve the process, capacity, and quality
of the product. I’ll try.

Best Seller Book in Magelang

Ada yang menarik waktu saya lihat-lihat buku di salah satu toko buku terlaris di kota Magelang. Ada buku yang tumpukannya paling tinggi. Karena penasaran saya bertanya pada penjaganya, “Memangnya buku ini laris, kok saya lihat paling banyak sendiri?” Pelayan toko itu menjawab, ” Ya, banyak yang cari buku ini”.

Saya semakin penasaran. Bukunya terlihat kurang meyakinkan. Dicetak di atas kertas koran yang tipis. Dicetak menggunakan stensil, kualitas cetak yang ala kadarnya. Sampulnya sedikit lebih baik, fotokopi di atas kertas hvs warna kuning. Bukunya juga tipis tidak terlalu tebal. Tumpukan buku itu kira-kira satu setengah meter dalam dua tumpuk. Mingkin ada seribuan eksemplar lebih. Kata Si Penjaga toko, buku ini dicetak sendiri. Meskipun tampilanya ‘ala kadarnya’, harganya cukup mahal; Rp. 15000/ buku. Jauh di atas ongkos prouksinya. Sangat mengherankan jika buku ini sangat laris.
Continue reading

Sebastião Salgado, Fotografer Humanis

Sebastião Salgado, lulusan doktor ekonomi, memutuskan untuk menjadi fotografer daripada meniti karir sesuai gelarnya.  Salgado banyak merekam tentang kehidupan manusia, peperangan, kelaparan, bencana, ketabahan, ‘strunggle’, dan kepedihan. Salgado memotret dengan film hitam putih. Foto-foto hitam putih ini menambah kuat kesan humanisnya, tanpa terdistorsi oleh warna. Foto-foto karya Salgado sangat kuat. Ketika melihat foto-foto Salgado, kita seperti bisa merasakan dasyatnya kelaparan di Afrika, atau kenggerian perang teluk, atau beratnya kerja di tambang. Salgado pernah juga datang ke Indonesia dan mengabadikan para penambang belerang. Berikut ini beberapa foto karya Salgado yang disimpan Mbah Googgle.

Foto-foto karya Sebastiao Salgado bisa juga dinikmati melalui buku-bukunya. Berikut ini beberapa buku yang membuat karya foto Sebastiao Salgado yang layak Anda miliki. Buku-buku tersebut bisa dibeli secara on-line di toko on-line terbesar dan terpecaya Amazon.com. Berikut buku-bukunya:

Tip Kamera Saku: Foto yang Bercerita

Muhammad Ibrahim Ada kredo yang mengatakan ‘satu foto seribu kata’. Maksudnya foto bisa bercerita seperti untaian ribuan kata. Meskipun memotret dengan kamera saku biasa, foto yang kita ambil sebaiknya memiliki ‘cerita’ dan mengandung ‘pesan’ yang ingin disampaikan. Kalau ‘pesan’ itu gagal diterima oleh orang yang melihat foto kita, gagal pulalah foto yang kita buat.

‘Cerita’ atau ‘pesan’ sebuah foto bisa bermacam-macam. Kadang-kadang jelas, tersamar, tersembunyi, atau bahkan abstrak. ‘Pesan’ itu adalah bagian yang menarik dalam sebuah foto, istilah kerennya Point of Interest (POI).

Pesan yang ingin kita sampaikan bisa apa saja. Entah itu keindahan, kejelekan, kebahagiaan, kesedihan, kecantikan, ketampanan, kelucuan, keunikan, kepedihan, kesakitan, kehampaan, ketenangan, kedamaian, kesejukan, kejorokan, keakraban, kebencian, amarah, benci, cinta, bentuk, warna, lengkung, atau abstrak, dan lainnya. Sebelum memotret, temukan dulu ‘pesan’ itu. Entah apa saja itu, dan kemudian coba tangkap dengan kamera saku kita.
Continue reading

Tip Kamera Saku: Rule of Thirds

Rule of thirds atau aturan sepertiga. Ini salah satu mantera sucinya para fotografer untuk membuat foto enak dipandang. Namanya juga aturan, tidak ‘mesti’ diikuti. Seperti kata sebagian orang, aturan ada untuk dilanggar. Langgar saja kalau tidak suka.

rule of thirds

Aturan ini membagi bidang foto menjadi sepertiga bagian atau sembilan kotak kecil Bidang foto dibagi oleh dua garis vertikal dan dua garis horisontal. Ada empat titik pertemuan dari garis itu. Hampir semua kamera menyediakan garis/grid ini. Cari di buku manual kamera saku Anda untuk menampilkan garis-garis ini.
Continue reading

Animal and Nature Photographs by Nick Brandt

Nick Brandt adalah salah satu fotografer alam favorite saya. Saya meminjam beberapa buku Nick Brandt dari perpustakaan kota. Menikmati foto Nick seperti memasuki dunia binatang yang luar biasa. Nick memotret gajah, singa, macam, leopard, jerapah, pemburu gading, kawanan gajah, kerbau buta, monyet, dan binatang-binatang lainnya. Fotografi binatang karya Nick Brand memiliki citarasa tersendiri. Foto-mnya tidak hanya sekedar gambar, tetapi seperti memiliki jiwa. Nick berhasil memotret binatang liar itu dengan ‘jiwa’nya sekaligus. Berikut ini beberapa karya Nick Brandt yang saya peroleh dari Mbah Googgle.

Nick Brandt
Nick Brandt, Photographer

Nick Brandt memotret hewan-hewan liar itu dengan lensa normal. Artinya memotretnya dalam jarak yang cukup dekat. Teknik memotret ini membutuhkan keahlian dan keberanian, ditambah kesabaran yang sangat luar biasa. Pengetahuannya tentang kebiasaan dan perilaku hewan-hewan ini membantunya mendapatkan posisi yang tepat dan waktu yang tepat. Hasilnya adalah karya fotografi yang sangat luar biasa. Foto-foto Nick Brandt memberikan kesadaran baru tentang alam liar di afrika. Karya-karya fotografinya tidak hanya indah dan estetis, namun juga bisa membangkitkan kepedulian kita akan kehidupan di alam liar.

Sayang buku ini belum pernah saya temui di toko-toko buku di Indonesia. Namun, jika Anda tertarik memiliki buku fotografi karya Nick Brand ini, Anda bisa membelinya di toko Amazon. Harganya tidak terlalu mahal. Berikut link buku Nick di Amazon: On This Earth: Photographs from East Africa


Karya Nick Brand dipajang di museum

Continue reading

World of Proust, foto klasik karya Paul Nadar

Word of Proust as seen by Paul NadarFoto hitam putih (black and white) memiliki nilai artistik tersendiri. Meskipun saat ini perkembangan dunia foto digital sudah sangat maju, foto black & white tetap memiliki tempat di dunia fotografi. Saya menemukan buku ‘Word of proust’ yang memuat foto hitam putih klasik karya fotografer perancis Paul Nadar. Foto hitam putih yang luar biasa.
Buku itu memuat foto-foto keluarga, teman dekat, dan kolega Marcel Proust, seorang novelis klasik perancis yang terkenal. Yang menarik bagi saya bukan cerita tentang diri Proust, tapi karya foto itu sendiri, proses pemotretan, editing, dan proses cetaknya.

Praust by Paul Nadar

Paul Nadar bisa merekam dengan sangat baik raut wajah, detail, ketampanan, kecantikan, kegagahan, atau pun glamour keluarga bangsawan dan keluarga borjuis perancis pada saat itu. Paul Nadar mengatur dengan sangat hati-hati pencahayaannya. Dia menggunakan reflektor untuk menyeimbangkan pencahayaan. Dia memotret beberapa kali sampai didapatkan foto yang paling bagus.
Continue reading

Tips Memotret Bunga dengan Kamera Saku

This slideshow requires JavaScript.

Lihat galeri foto saya di FACEBOOK klik di link ini: http://www.facebook.com/isroi/photos

Beauty of Nature. Alam selalu indah dan jadi ‘foto model’ yang menggoda untuk di-‘jepret’ dengan kamera. Apalagi bunga-bunga yanng sedang bermekaran selalu jadi ‘foto model’ yang indah. Memotret bunga dengan kamera saku gampang-gampang susah. Seringkali kita kecewa melihat foto bunga yang kita jepret tidak seindah aslinya. Berikut ini sedikit trik memotret bunga dengan kamera saku agar bunga yang kita foto lebih indah dari aslinya.

Peralatan:

  1. Kamera yang ada fungsi macro atau close-up. Boleh pakai kamera apa saja asalkan masih berfungsi. Saya menggunakan kamera saku.
  2. Kertas karton tebal warna putih dan hitam. Kalau tidak ada kertas, pakai kain juga boleh. Asal jangan nyuri persediaan kain kafannya Pak Modhin aja.
  3. Tripod. Alat ini optional alias kalau ada akan lebih bagus, kalau tidak punya ya nabung dulu sampai cukup untuk beli tripod…he…he…he.
  4. Payung. Lho..kok???!!!…Ingat kata pepatah, sedia payung sebelum hujan. Daripada gagal memotret gara-gara hujan, mendingan sedia payung dulu.

Continue reading