Tag Archives: gratis

Buku Gratis: Panduan Lapang Praktis untuk Gulma Padi di Asia

Buku-buku Gratis dari Puslitbangtan dan IRRI

Buku-buku dan CD gratis dari Puslitbangtan.

Buku-buku dan CD gratis dari Puslitbangtan.

Serasa mendapatkan rejeki nomplok saya hari ini. Kebetulan saya dan teman saya ditugaskan mengikuti seminar hasil penelitian di Puslitbangtan, di Jl. Merdeka, Bogor. Topiknya tidak terlalu familier bagi saya. Rupanya penugasan ini membawa ‘rejeki’ dan ‘barokah’ bagi saya. Saya mendapatkan 9 buku, satu CD, dan tiga BWD (bagan warna daun). Buku-buku tentang pertanian dan pengetahuan praktis pertanian lainnya.

Buku-buku yang saya peroleh adalah:

  • Masalah Lapang: Hama, penyakit, hara pada Padi
  • Musuh Alami Hama Padi
  • Gula Padi di Asia
  • Hama, Penyakit, dan Gulma pada Tanaman Ubi Kayu
  • Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Ubi Kayu
  • Penelitian Padi dan Palawija
  • Peningkatan Produksi Kedelai di Lahan Pasang Surut
  • PTT Ubi Kayu
  • Layanan Konsultasi Padi Indonesia
  • CD Inovasi Teknologi Pengendalian Tikus Padi Sawah Berbasis Ekologi

Ada lima buku tentang padi, mulai dari hama, agensia hayati, penyakit, dan konsultasi tentang pertanian. Buku ini sangat bermanfaat untuk petani. Menurut saya, buku-buku ini mesti dimiliki oleh penyuluh dan praktisi pertanian Indonesia.

Masalah lapang hama penyakit hara pada padi

Masalah lapang hama penyakit hara pada padi. Buku gratis dari Puslitbangtan,


Continue reading

Media Tanam Jahe: Dolomit dan Kieserite

pola serapan hara mineral pupuk oleh tanaman jahe

Pola serapan hara mineral (pupuk) oleh tanaman jahe. (Gambar dari buku Ginger The Genus of Zingiber

Masih ingat gambar di atas di artikel “Pola dan Kebutuhan Makan (pupuk) Tanaman Jahe“. Hara nutrisi alias ‘gizi’ tanaman jahe yang juga dibutuhkan dalam jumlah banyak adalah ‘gizi’ Mg (Magnesium) dan Ca (kalsium). Di grafik di atas bahka posisi Mg dan Ca lebih tinggi daripada N (nitrogen) pada saat umur > 4 bulan. Ini menandakan bahwa pupuk Mg dan Ca juga sangat penting untuk tanaman jahe. Kecukupan pupuk Mg dan Ca dibutuhkan untuk mendapatkan hasil panen rimpang jahe yang optimal.
Continue reading

Budidaya Jahe – Warintek Ristek


Baca juga:

Semuanya tentang Jahe
Pupuk Anorganik Khusus Jahe
Hormon/ZPT Giberelin untuk Jahe
Hormon/ZPT untuk Bibit Jahe
Hormon/ZPT untuk Menghambat Tunas Jahe
Penggunaan Mikroba Trichoderma sp untuk Tanaman Jahe


Standard Prosedur Operasional Budidaya Jahe – Balitro


Baca juga:

Semuanya tentang Jahe
Pupuk Anorganik Khusus Jahe
Hormon/ZPT Giberelin untuk Jahe
Hormon/ZPT untuk Bibit Jahe
Hormon/ZPT untuk Menghambat Tunas Jahe
Penggunaan Mikroba Trichoderma sp untuk Tanaman Jahe


Aplikasi Hormon (ZPT) Paclobutrazol untuk Menghambat Tunas Jahe

Hormon atau zpt (zat pengatur tumbuh) tanaman tidak hanya digunakan untuk memperbesar dan meningkatkan produksi rimpang jahe, tetapi juga untuk menghambat tumbuhnya tunas jahe (baca juga: Hormon giberelin untuk memperbesar rimpang). Jahe konsumsi yang dipanen sudah cukup tua jika dibiarkan lama kelamaan bisa muncul tunas-tunas baru. Jahe konsumsi yang bertunas akan menurunkan kwalitas dan harganya. Untuk menahan agar rimpang jahe tidak bertunas bisa diberi perlakuan paclobutrazol. Paclobutrazol diberikan dalam jumlah kecil dan aman.

Hormon/zpt yang digunakan:

Paclobutrazol serbuk.

Pembuatan Larutan Stok Paclobutrazol:

1. Masukkan 1 gr paclobutrazol serbuk ke dalam gelas kaca atau gelas beker atau erlenmeyer volume minimal 1000ml.
2. Tambahkan 100ml aquadest. Aduk hingga larut.
3. Jika belum larut sempurna, tambahkan aquadest sedikit demi sedikit sampai semua hormon terlarut semua.
4. Tambahkan aquadest hingga volumenya 1000 ml. Aduk hingga semua terlarut sempurna.
5. Masukkan larutan paclobutrazol ke dalam botol plastik.
6. Simpan ditempat sejuk dan terlindung dari sinar matahari langsung.

Aplikasi Hormon Paclobutrazol:

1. Ambil 100ml larutan stok paclobutrazol.
2. Tambahkan 900ml air bersih. Aduk hingga terlarut sempurna.
3. Larutkan hormon sesuai kebutuhan. Masukkan larutan hormon ke dalam ember atau bak.
4. Masukkan rimpang jahe yang sudah dibersihkan ke dalam ember.
5. Rendam rimpang jahe selama kurang lebih 15 menit.
6. Tiriskan rimpang jahe.
7. Jahe siap dikemas dan dijual.

Sisa larutan paclobutrazol jangan dibuang. Simpan larutan itu dan dipakai kembali jika diperlukan.

Informasi hormon tanaman: Hormon Tanaman

hormon tanaman zpt


Pupuk Organik Cair Khusus Jahe


Aplikasi Hormon (ZPT) Giberelin untuk Meningkatkan Produksi Rimpang Jahe

Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Cara Pembuatan Pestisida Nabati: Ekstrak Gadung


Ketika sedang bongkar2 file saya menemukan catatan lama ketika saya belajar tentang pestisida nabati dengan Pak Haji Zaka. Berikut beberapa resep pestisida nabati/organik yang saya dapat dari Pak Haji.

Baca juga: Pestisida Nabati


Ekstrak Gadung

OPT: hama ulat

Bahan:
1. Umbi gadung 1 kg
2. Air secukupnya

Cara pembuatan:
1. Umbi gadung dikupas dan diparut.
2. Parutan umbi gadung diperas dan airnya dikumpulkan. Air perasan ini yang mengandung racun. Jika perlu tambahkan sedikit air.
3. Larutkan 5-10 air perasan per liter air. Aduk merata. Larutan siap diaplikasikan.

Penyakit Busuk Rimpang Jahe

Busuk rimpang adalah salah satu penyakit yang sering menyerang tanaman jahe, terutama jika media tanam terlalu lembab, tergenang, dan drainase yang kurang baik. Jika sudah terserang penyakit ini sulit dikendalikan dan sulit diobati. Salah satu cara terbaik adalah dengan melakukan pencegahan: pilih bibit yang bebas hama dan penyakit, drainase harus baik, jangan biarkan tanaman/polybag sampai tergenang lebih dari dua hari, dan gunakan mikroba (Trichoderma spp) seperti ada ada di dalam Promi.

Berikut sebuah buku kecil yang diterbitkan dari India yang menjelaskan tentang penyakit busuk rimpang, terutama yang disebabkan oleh jamur.

Pestisida Buatan Sendiri: Bubur Bordo (Bordeaux)

Bubur bordo atau Bordeaux adalah salah satu pestisida yang bisa dibuat sendiri. Pestisida ini sudah dikenal sangat lama dan terbukti manjur untuk mengatasi serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur.


Baca juga: Pestisida Nabati


Bahan-bahan:

  1. ¼ Kg Gamping/Kapur
  2. ¼ Kg Belerang
  3. ¼ Kg Prusi atau terusi atau CuSO4
  4. Air 6 liter

Alat-alat:

  1. Ember dua buah
  2. Panci
  3. Kompos
  4. Lumpang/ulekan

Cara membuat:

  1. Masukkan prusi ke dalam ember.
  2. Haluskan gamping dan belerang jadi satu, kemudian dimasukkan ke dalam ember kedua
  3. Rebus 6 liter air sampai mendidih.
  4. Masukkan 3 liter air mendidih ke dalam ember satu yang berisi trusi. Aduk hingga tercampur merata.
  5. Masukkan 3 liter air mendidih sisanya ke dalam ember ke dua. Aduk hingga tercampur merata.
  6. Satukan masing-masing adonan dan diaduk sampai merata.
  7. Diamkan adonan semalaman hingga terbentuk cairan bening dan ada endapannya.
  8. Ambil cairan yang berwarna bening dan gunakan untuk menyemprot daun tanaman yang terserang penyakit.
  9. Endapan bisa digunakan untuk dicampurkan dengan media tanam.

Cara Aplikasi:

  1. Dosis penyemprotan adalah 50 sampai 70 ml per tangki (14 liter), atau satu gelas aqua untuk tiga tangki penyemprot.
  2. Semprotkan secara merata ke tanaman yang terserang penyakit.
  3. Interval penyemprotan seminggu sekali

PERHATIAN:
Pakailah pestisida ini secara bijak. Jangan menggunakannya secara berlebihan. Penggunaan berlebihan akan menyebabkan penyakit menjadi tahan terhadap pestisida.