Category Archives: Jerami

Kompos dari jerami padi

Kembali ke Sawah Lagi

hormon tanaman giberelin auksin sitokininBeberapa tahun yang lalu saya aktif di ‘sawah’ melalui program Primatani Badan Litbang Deptan. Di sinilah saya banyak belajar bertani ke Pak Haji Zaka. Sayang belum tuntas saya belajar keburu harus pindah aktivitas. Kini saya punya kesempatan kembali ke sawah lagi. Saatnya belajar lagi.

Catatan belajar bertani itu saya kumpulkan dalam buku Budidaya Padi Sehat. Saya ingin melengkapi dan menyempurnakan isi buku itu. Saya berharap bisa mempraktekkanya langsung dan membuktikannya sendiri sebelum saya tuliskan dalam buku kecil itu.

Budi Daya Padi SehatBeberapa aspek yang belum tertulis secara jelas di buku itu adalah masalah HPT (hama dan penyakit tanaman). Saya cuma membahasnya secara singkat. Juga masalah pembibitan maupun paska panennya. Di dalam blog ini banyak resep MOL dan pestisida nabati. Artikel tentang itu akan saya masukkan. Kemudian tentang pemupukan, saya perlu masukkan pemupukan dengan menggunakan bagan warna daun. Tujuannya agar pemupukan lebih efisien.

Kalau saya punya kesempatan juga, saya ingin mempraktekkan pertanian yang full organik.

Insya Allah.

Panduan Aplikasi Biang POC untuk Padi Sawah

Aplikasi Promi Langsung Di Sawah

Presentasi Pembuatan Pupuk Kompos Jerami

Klik di sini untuk download file MS Power Point : http://db.tt/SpDDBsjn

Silahkan lihat cara pembuatannya di Youtube:

Pupuk Kompos Jerami, solusi bagi petani Indonesia

Silahkan lihat cara pembuatan pupuk kompos jerami di Youtube:

Artikel terkait: Presentasi Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI

Buku Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair —Gratis

Buku KomposBuku ini membahas secara lengkap pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC. Pembahasan dimulai dari latar belakang POC, manfaat POC bagi tanaman dan perbedaannya dengan Pupuk Organik Granul (POG), seni meramu POC, dan strategi pemasaran POC. Buku ini sangat bermanfaat untuk petani atau kelompok tani yang ingin mandiri dalam menyediakan pupuk; terutama pupuk organik. Buku ini juga berguna bagi penyuluh pertanian, kelompok tani, maupun pengusaha yang bergerak di bidang pupuk organik. Semoga buku ini bermanfaat.
Klik di sini untuk menddownload buku ini.
Download buku gratis saya yang lain: klik di sini.

Iseng membuat etanol dari kertas

Video Pembuatan Pupuk Kompos Jerami (YouTube.com)

Saya yakin petani bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani. Saya pernah coba komunikasikan ini ke pemerintah juga (klik di Kompos Jerami). Kalau petani bisa memenuhi kebutuhan pupuknya sendiri, atau minimal memenuhi sebagian dari kebutuhan pupuknya, akan banyak yang bisa dihemat. Petani tidak perlu pusing dengan kenaikan harga pupuk. Subsidi pemerintah untuk pupuk pun bisa dikurangi dan digunakan untuk kebutuhan rakyat yang lain.

Saya buat video ini beberapa tahun yang lalu. Awalnya saya hosting di Google Video, karena waktu itu masih baru. Tak tahunya Google video kolaps, jadi saya pindah penyimpanannya di YouTube. Silahkan disaksikan, semoga bermanfaat.

Baca juga: Pestisida Nabati untuk Pertanian

Pengomposan Jerami oleh Pak Haji Zakaria, Gapoktan Silih Asih, Cigombong, Bogor.


Bagian 1.


Continue reading

Pupuk Organik dengan Kandungan N Tinggi

Hari ini saya mendapatkan pengalaman dan ilmu baru yang sangat menarik tentang pupuk organik. Olle Högblom, salah satu teman PhD di ‘Kemi’ memberiku pupuk organik. Pupuk yang diberi cuma segumpal kecil, warnanya hitam pekat, dan baunya amoniak. Menyengat sekali bau amoniaknya, yang menandakan kandungan Nitrogen (N) nya juga tinggi.

Olle cerita kalau pupuk organik ini ditemukan oleh kakeknya. Kakeknya menemukan metode untuk membuat pupuk organik dengan kandungan N tinggi dari tanaman rumput-rumputan yang ada di Swedia. Kakeknya juga adalah salah seorang petani sukses di Swedia. Kakeknya berhasil menanam tanaman-tanaman tropis yang sebenarnya sulit ditanam di Eropa. Kakeknya juga menulis buku tentang pertanian dan pembuatan pupuk organik.

Olle Högblom
(Olle Högblom)
Continue reading

Pupuk Kompos Jerami untuk Solusi Kebutuhan Pupuk Petani: Murah, Mudah, & Cepat


Haji Ahmad Zakaria atau biasa dipanggil Pak Haji Zaka adalah KTNA Jawa Barat dan Ketua Gapoktan Sulih Asih Kab. Bogor. Sebagian besar yang saya sampaikan di sini adalah hasil menimba ilmu pertanian dari Beliau. Terima kasih Pak Haji.
Artikel terkait: Presentasi Pupuk Kompos Jerami | File MS PowerPoint Kompos Jerami | Video Pengomposan Jerami | Sejarah PROMI | Informasi Pembelian PROMI
[isroi]

Daftar Isi:

  1. Dari Tanah Kembali ke Tanah
  2. Cara Pembuatan Pupuk Kompos Jerami
  3. Mengatasi Permasalahan Pengomposan Jerami
  4. Panen dan Aplikasi
  5. Video Pengomposan Jerami
  6. Nilai Hara Pupuk Kompos Jerami

Silahkan lihat cara pembuatannya di Youtube:

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Tanah menemukan bahwa kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. komposharus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula.

Praktek pembuatan kompos jerami oleh H Zaka, Ket. Gapoktan Sulih Asih, Cigombong, Bogor

Lihat lanjuta video ini di bagian bawah posting ini atau lihat di Video Praktek Pengomposan Jerami

Dari Tanah Kembali ke Tanah

Padi atau tanaman menyerap unsur hara dari dalam tanah. Dengan bantuan energi dari sinar matahari, hara dari dalam tanah ditambah dengan CO2 dari udara ini diubah menjadi senyawa komplek untuk membentuk batang, daun, dan bulir-bulir padi/beras. Padi/beras akan dipanen dan dibawa ke tempat lain, sedangkan jerami sisa-sisa panen umumnya dibakar.

Proses ini berlangsung lama. Unsur hara dan bahan organik tanah semakin lama akan semakin habis. Selama ini unsur hara lebih banyak dipenuhi dengan menambahkan pupuk-pupuk kimia anorganik. Bahan-bahan organik yang ada di dalam tanah tidak mendapat perhatian dan kandungannya di dalam tanah semakin menipis.

jerami
Gambar 1. Jerami dari sisa panen padi

Jerami yang dihasilkan dari sisa-sisa panen sebaiknya jangan dibakar, tetapi diolah menjadi kompos dan dikembalikan lagi ke tanah. Kompos jerami ini secara bertahap dapat menambah kandungan bahan organik tanah, dan lambat laun akan mengembalikan kesuburan tanah.

jerami dari sisa panen padi
jerami dari sisa panen padi
Gambar 2. Seresah dan sisa-sisa daun dapat juga dibuat pupuk kompos

Kompos selain dibuat dari jerami dapat juga dibuat dari seresah atau sisa-sisa tanaman lain. Rumput-rumputan, sisa-sisa daun dan batang pisang, atan daun-daun tanaman dapat juga dibuat kompos. Pada prinsipnya semua limbah organik dapat dijadikan kompos.

Batang kayu, bambu, ranting-ranting pohon, atau tulang juga termasuk bahan organik tetapi sebaiknya tidak ikut dikomposkan dengan jerami. Limbah-limbah ini termasuk limbah organik keras. Meskinpun dapat juga dibuat kompos, namun bahan-bahan ini memerlukan waktu yang lama untuk terdekomposisi.
Continue reading