Tag Archives: pupuk kandang

Media Tanam Jahe: Pupuk Kompos dan Pupuk Kandang

Di semua petunjuk budidaya jahe, baik yang dari Balitro, Deptan, Warintek bahkan India dan China selalu mencantumkan pupuk kompos atau pupuk kandang atau pupuk organik sebagai salah satu pupuk yang sangat direkomendasikan. Variasi dosisnya bermacam-macam mulai dari 10 ton hingga 60 ton per ha.

Dosis pupuk kompos dan pupuk kandang tersebut untuk penanaman di lapang/ladang. Nah, untuk penanaman di dalam polybag belum ada panduannya. Ada yang menyarankan sekian kg. Ada juga yang perlu penambahan bermacam2 bahan tambahan lain di dalam pupuk kompos (dedak, molases, gula, dan lain-lain). Panduan penambahan pupuk kompos untuk media tanam dalam polybag bisa dihitung dari panduan yang ada di dalam buku2 di atas.

Syarat Pupuk Kompos dan Pupuk Kandang

Syarat pertama pupuk kompos dan pupuk kandang yang dipakai harus sudah “matang”. Beberapa panduan mengajarkan cara pembuatan pupuk kompos yang menurut saya sangat rumit. Perlu tambah ini itu, dibolak-balik atau bahkan mengambil tanah/humus dari daerah tertentu. Padahal menurut saya membuat pupuk kompos dan pupuk kandang mudah dan tidak perlu langkah2 yang rumit seperti itu. Satu lagi, menurut saya semua pupuk kompos dan pupuk kandang bisa digunakan, tidak mesti dari daerah tertentu dari tanaman tertentu atau dari hewan tertentu.

Cara membuat pupuk kompos dan pengomposan kotoran ternak sudah saya tuliskan di artikel lain; silahkan baca: Kompos Promi.

Continue reading

Advertisements

Cara Membuat Kompos dan Pupuk Organik dari Kotoran Sapi dengan Promi

Testimoni petani di Desa Karangayu, Kec. Cepiring, Kab. Kendal, yang melakukan pembuatan kompos dari kotoran sapi dengan Promi. Sebelum membuat pupuk kompos, ibu ini sering diprotes warga karena bau kotoran sapi yang sangat menyengat. Kotoran sapi tidak diolah, ditumpuk dan dibiarkan saja.

Si Ibu mendapatkan pelatihan cara pembuatan pupuk kompos dengan aktivator Promi dari LSM LP3KLH Kab. Kendal. Cara pembuatan komposnya sangat sederhana sekali. Pertama, kotoran sapi ditumpuk membentuk lapisan setebal kurang lebih 10-15 cm, kemudian disiram dengan larutan Promi. Larutan Promi dibuat dengan mengencerkan 1 kg Promi untuk 200 L air. Pada prakteknya, larutan Promi yang dibuat secukupnya saja. 1 Kg Promi kira-kira cukup untuk 3-4 minggu. Sangat hemat sekali.

Setelah diberi larutan Promi, kotoran sapi ditutup dengan plastik. Seminggu kemudian, tumpukan itu diceker-ceker untuk menambah aerasi. Di atas tumpukan itu juga dibuat lagi tumpukan satu lapisan kotoran sapi yang masih baru. Tinggi tumpukan kurang lebih hingga 1 meteran. Selama perjalanan waktu, tumpukan akan menyusut. Kotoran sapi akan menjadi pupuk kompos dalam waktu 3 minggu. Bau kotoran sapi hilang, boleh dikatakan sudah tidak berbau kotoran sapi lagi.

Kompos dari kotoran sapi ini dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk lahan pertaniannya. Kotoran sapi tidak bisa langsung dipakai sebagai pupuk organik, karena tanaman bisa mati atau kuntet (kerdil). Kotoran sapi yang sudah jadi kompos sangat baik untuk pupuk organik. Kompos ini akan menambah bahan organik tanah, memperbaiki sifat fisik tanah dan sifat kimia tanah, dan menyediakan hara nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Aplikasi pupuk organik dari kotoran sapi juga sangat bagus untuk memperbaiki kondisi lahan yang rusak karena pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

Aplikasi kompos kohe sapi ini juga mudah. Kompos dikeringkan terlebih dahulu, agar bobotnya berkurang dan memudahkan untuk di bawa ke lahan. Kompos langsung ditebarkan ke guludan atau diberikan di sekitar pokok tanaman. Kompos juga bisa digunakan sebagai pupuk dasar sebelum penanaman bibit. Kompos kotoran sapi bisa digunakan untuk memupuk tanaman apa saja; padi, jagung, kedelai, kacang, tomat, kubis, brokoli, kentang dan sayuran-sayuran lainnya.

Ibu ini senang dan tidak diprotes warga lagi.

Aplikasi Promi Langsung Di Sawah

Buku Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair —Gratis

Buku KomposBuku ini membahas secara lengkap pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC. Pembahasan dimulai dari latar belakang POC, manfaat POC bagi tanaman dan perbedaannya dengan Pupuk Organik Granul (POG), seni meramu POC, dan strategi pemasaran POC. Buku ini sangat bermanfaat untuk petani atau kelompok tani yang ingin mandiri dalam menyediakan pupuk; terutama pupuk organik. Buku ini juga berguna bagi penyuluh pertanian, kelompok tani, maupun pengusaha yang bergerak di bidang pupuk organik. Semoga buku ini bermanfaat.
Klik di sini untuk menddownload buku ini.
Download buku gratis saya yang lain: klik di sini.

Bahan Baku Utama POG: Pupuk Kompos, Kohe, & Pupuk Kandang

pupuk organik Pupuk organik granul (POG) berbahan baku utama bahan organik yang sudah melapuk. Bahan baku utama POG yang paling banyak digunakan adalah pupuk kandang atau kotoran hewan. Dengan banyaknya permintaan POG, maka meningkat pula permintaan akan bahan baku POG ini. Akibatnya kohe menjadi langka, hargnya naik, dan mulai banyak penipuan dan manipulasi.

Para produsen POG perlu mulai melakukan diversifikasi bahan baku agar produksi POG-nya aman. Ada banyak bahan-bahan organik yang bisa dimanfaatkan. Beberapa bahan organik yang bisa dimanfaatkan untuk bahan baku utama POG antara lain adalah:

kohe sapi
Kohe (kotoran hewan) sapi.
Kohe dari sapi umumnya berwarna coklat terang sampai kehitam-hitaman. Continue reading

Modus Lain Penipuan Kotoran Hewan/Pupuk Kandang Sapi untuk POG

Di posting sebelumnya saya sudah sampaikan beberapa modus penipuan kohe oleh suplier kohe (kik di sini) dan bagaimana cara untuk mengeceknya secara sederhana (kik di sini). Hari ini saya menemui modus penipuan lain yang digunakan oleh suplier kohe untuk curang.

Kohe campur gergajian

Dengan metode sebelumnya kohe yang dicampur dengan tanah/atau pasir sangat mudah dikenali. Karena tanah atau pasir akan segera tenggelam ketika dimasukkan ke dalam air.
Continue reading

Cara Sederhana Menguji Kualitas Kohe (kotoran hewan) atau Pupuk Kandang

Baca juga: Modus penipuan kohe/pukan

Buku Pupuk Organik GranulArtikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya tentang pengujian kualitas kohe (kotoran hewan) dengan cara yang sangat sederhana. Artikel ini saya buat karena keprihatinan saya dengan kualitas kohe yang ada di pasaran saat ini. Banyak sekali kohe yang dicampur dengan tanah atau pasir. Saya berharap artikel ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk para pengusaha POG (pupuk organik granul) agar tidak tertipu oleh suplier kohe. Atau para pengepul-pengepul kohe agar tidak ditipu oleh pemasok-pemasoknya.

Alat-alat yang dipergunakan (hanya):

  • gelas
  • air
  • sendok

Kebetulan saya sedang di pabrik POG dan ada beberapa suplier kohe yang datang. Mereka membawa beberapa contoh kohe ada juga contoh kompos. Saya menguji kurang lebih 6 contoh yang saya uji. Saya tampilkan di sini satu contoh kohe yang baik dan satu contoh kohe yang banyak campuran tanahnya.


Catatan: cara uji ini hanya secara visual saja. Uji yang lebih akurat harus melalui uji laboratorium. Namun, setidaknya uji ini bisa menjadi patokan awal sebelum uji laboratorium.


Continue reading

Modus Penipuan Pemasok KoHe

Baca juga: Cara sederhana menguji kohe, pukan, dan kompos

Buku Pupuk Organik GranulKoHe atau kotoran hewan alias pupuk kandang saat ini banyak dicari oleh produsen Pupuk Organik Granul (POG), karena kohe merupakan salah satu bahan baku utama POG. Namun, karena permintaan yang besar dan suplai yang kurang, membuka celah untuk para pemasok dan broker-broker oportunis. Seperti yang pernah saya sampaikan pada posting yang lalu.

Sampel kohe, kotoran hewan
Contoh kohe ‘abal-abal’
Continue reading

Trend Pupuk Organik Granul

Buku Pupuk Organik GranulPupuk Organik Granul (POG) naik daun beberapa waktu ini. Kebijakan Pak Anton, Menteri Pertanian, untuk mengalihkan sebagian subsidi pupuk kimia ke pupuk organik banyak mendorong munculnya UKM-UKM POG. Kecenderungan ini tentu saja sangat mengembirakan agar dunia pertanian kita semakin bergairah.

Saya melihat mulai tumbuh pula beberapa variasi dari POG ini, salah satunya adalah kombinasi antara pupuk kimia dan pupuk organik atau ada yang menyebutnya pupuk NPK Organik. Perkembangan yang bagus, karena sebenarnya baik pupuk kimia atau pupuk organik memiliki kelebihannya masing-masing. Mungkin perlu kajian akademis yang lebih mendalam, khususnya di lembaga-lembaga riset atau perguruan tinggi untuk pupuk jenis ini. Agar ada informasi akademis dan untuk menghindari dampak negatif yang bisa ditimbulkan kelak.
Continue reading

Buku Petunjuk Praktis Membuat Pupuk Organik Granul


Download buku: Buku Petunjuk Praktis PupuK Organik Granul |Pupuk Organik Granul |Pupuk Organik Granul: Sebuah Petunjuk Praktis
Rapidshare: Buku Pupuk Organik Granul
Download ziddu:Buku Petunjuk Praktis Pupuk Organik Granul [Jika muncul iklan, klik SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas]
Baca di Scribd: Pupuk Organik Granul

Baca dan download dari Google Play Book: Pupuk Organik Granul atau Pupuk Organik Granul.


DRAF 1: Perhatian status buku ini masih Draf 1, belum final. Kemungkinan masih banyak kesalahan di dalam buku ini.


sampuldepantumbnail
Sebenarnya sudah cukup lama saya merencanakan untuk membuat sebuah buku tentang pupuk organik granul. Saya merasa perlu menyusun apa yang saya tahu tentang pupuk organik dalam sebuah buku. Potongan-potongan informasi tersebut sudah saya tulis dalam blog ini. Tetapi umumnya hanya sepotong-sepotong dan tidak sistematis. Potongan-potongan itu aku coba susun kembali menjadi sebuah buku kecil sederhana.

Buku ini saya tulis di sela-sela waktu saya. Kalau dikumpulkan mungkin hanya beberapa hari saja. Semua mengalir begitu saja.
Continue reading