Category Archives: Literatur

literatur, pustaka, referensi

IMAGE COLLECTION: National Geographic

image

Salah satu kekuatan majalah national geographic adalah kualitas foto2nya. Artikel2 di majalah national geographic menjadi lebih hidup dan menarik. Bahkan seringkali foto2nya lebih ‘kuat’ dari tulisannya sendiri. Banyak foto2 di majalah National Geographic yang terkenal dan iconic. Fotografer National Geographic juga banyak yang terkenal, seperti Steve Mc Curry dan Sebastiao Salgado.

Seringkali saya menikmati foto2 koleksi National Geographic sebagai pengantar tidur. Buku koleksi foto ini memuat ratusan foto sejak ratusan tahun lalu. Foto2nya benar2 menarik, sehingga kami tidak bosan membolak-balik halaman buku ini.

image

image

image

image

Seni Berfikir Kreatif – Robert W. Olson

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Berfikir kreatif adalah sebuah ketrampilan. Seperti halnya ketrampilan-ketrampilan yang lain, ketrampilan berfikir pun bisa dilatih. Berbagai metode berfikir untuk melahirkan ide-ide kreatif disampaikan oleh para ahli berfikir. Salah satunya metode yang diuraikan oleh Robert W. Olson.

Saya membeli buku ini ketika masih sekolah SMA dulu, lebih dari 20 tahun yang lalu. Saya baca dan coba saya praktekkan. Menarik. Saya perlu mencoba berulang2 dan bertahun2 agar terbiasa mempraktekannya. Buku itu pernah ‘raib’ entah ke mana, sampai saya menemukan kembali pada tahun 2000 di sebuah pameran buku. Alhamdulillah.

Continue reading

Tanaman kesayangan Yusuf; Ficus elastika

image

Yusuf dan beringin karet kesayangannya.

Setelah kembali ke rumah lamaku, kini saya bisa melanjutkan lagi hobi saya nanam-menanam. Ketika pertama kali pulang, banyak tanaman saya yang merana. Daun2nya menguning, kurus, dan tidak terawat. Pohon rambutan depan rumah pun daunnya banyak yang berguguran.

Saya coba rawat kembali tanaman2 itu. Daun2 yang kuning saya pangkas. Beberapa pot tanaman saya ganti tanahnya. Bebrapa keladi-keladian saya potong dan saya stek lagi. Perlahan tanaman2 itu mulai tumbuh lagi.

Saya jugan meminta beberapa tanaman dari mertua dan teman. Kadang2 cari di kebun atau ladang ketika main sepeda. Saya menanam paku tanduk rusa, paku sarang burung, suplir, dan juga kemuning. Saya juga coba tanam Zingiber. Dan minta tanaman Ficus elastica dari temen kantor.

Continue reading

Catatan buku: Hadits Arbain Imam Nawawi

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Jangan anggap remeh buku mungil ini. Meski ukurannya kecil, tapi buku ini adalah salah satu buku luar biasa. Andaikan ada penghargaan tentang buku paling laris sepanjang abad, buku yang dicetak ulang beribu-ribu kali, buku yang paling banyak dibaca, buku yang paling banyak dihafal, buku yang paling mendunia, dan buku yang paling banyak diterjemahkan, buku kecil ini layak mendapatkannya.

Buku kecil karya Imam Nawawi ini adalah salah satu karya monumental beliau. Imam Nawawi menuliskannya pada tahun 6.. H atau …. M. Artinya ditulis ….. tahun yang lalu. 

Hadits-hadits ini dikumpulkan berdasarkan sebuah hadits dari Rasulullah, bahwa Rasulullah bersabda:
“Barang siapa di antara umatku menghafal empat puluh hadits tentang agamanha maka dia akan dibangkiykan Allah pada hari kiamat bersama golongan ahli-ahli figh dan para ulama.”

Banyak ulama-ulama sebelumnya yang mengumpulkan empat puluh hadits. Namun, kita empat puluh hadits Imam Nawawi ini yang paling terkenal dan paling banyak dipelajari oleh Umat Islam di seluruh dunia.

Diceritakan oleh Ustad bahwa ketika memilih hadits-hadits yang akan dimasukkan ke dalam kumpulan hadits ini Imam Nawawi melakukan sholat istikhoroh berkali-kali. Beliau memilih dari ribuan hadist Rasulullah berdasarkan ilmu yang beliau kuasai. Namun, Imam Nawawi tetap ‘berkonsultasi’ kepada Allah untuk diberi petunjuk memilih hadits yang benar. Hadits2 di dalam buku kecil itulah hasilnya. Subhanallah.

Sungguh luar biasa amal jariyah dari Imam Nawawi itu. Pahala amal itu terus mengalir dari dulu hingga sekarang dan mungkin akan terus mengalir sampai hari kiamat nanti.

image

image

Buku kusam ini saja sudah cetakan ke-35..

Catatan buku: Stephen King on Writing

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Para pecinta novel, khususnya novel triller terjemahan, mungkin tidak asing lagi dengan nama Stephen King. Ya..dia adalah salah satu penulis novel triller top. Bukunya banyak dan sebagian sudaj difilmkan. Miriplah dengan penulis/akhtor triller Alfred Hitcok.

Saya tertarik membeli dan membaca buku ini bukan karena cerita-cerita trillernya. Bahkan saya tidak punya buku novel Stephen King yang lain. Saya tertarik membaca buku ini karena isinya bukan novel dan bukan cerita horor/triller. Buku ini menceritakan tentang proses kreatif Stephen King dalam melahirkan novel-novelnya.

Gaya penulisan buku ini masih seperti gaya penulisan cerita novel. Kita seperti sedang mendengarkan Stephen King bercerita tentang dirinya sendiri. Di awali dengan kecelakaan yang dialaminya yang membuat dia mesti terbaring di tempat tidur. Pada saat itulah dia menulis buku ini.

Di rak buku saya ada beberapa buku tentang menulis. Sebagian saya yang membelinya dan sebagian lagi istri saya yang membeli. Kalau buku2 lain isinya ‘pelajaran menulis’ atau ‘tips-tips menulis’, buku ini berbeda. Buku ini sama sekali tidak ‘mengurui’ orang tentang menulis dan menjadi penulis hebat. Buku ini lebih persuasif agar kita bersemangat untuk menulis.

Kalau Anda suka menulis atau sedang belajar menulis, buku ini cocok untuk Anda baca.

Selamat membaca.

Catatan Buku: Sekolah Itu Candu

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Buku ini terlupakan begitu lama. Saya membelinya beberapa tahun yang lalu di sebuah pameran buku. Sejak saya beli buku itu hanya memenuhi rak buku saja. Belum pernah saya baca. Tengah malam ini entah angin apa yang merayu saya, buku itu saya saya baca.

Suuueerrr…..ternyata buku itu buku yang bagus. Sungguh menyesal kenapa saya tidak membacanya dari dulu-dulu. Buku itu adalah kumpulan tulisan tentang kritik sistem pendidikan kita. Kumpulan tulisan aktivis pendidikan jaman dulu Roem Topatimasang.  Tulisan-tulisan yang bersikap kritis bahkan memberontak terhadap sistem pendidikan kita.

Tulisan-tulisannya renyah dan enak dibaca. Gaya penulisannya sederhana dan mencoba menghubungkan gagasan2 pendidikan yang melawan arus.

Meskipun tulisan2 itu dibuat dulu sekali ketika saya masih SD – SMP, tapi sistem pendidikan yang dia kritik masih tegak sampai sekarang. Meski selama beberapa periode pemerintahan sistem pendidikan kita gonta-ganti ‘acara’. Seperti halnya kurikulum 2013 yang benar2 baru. Guru-guru pada bingung, apalagi murid dan orang tua/wali murid. Istri saya saja sampai nyerocos menyerang metode tematik di kurikulum baru ini.

Beberapa tulisannya yang menarik adalah ketika menjelaskan akar kata dan asal muasal kata Sekolah. Ternyata dalam bahasa aslinya (latin) arti kata schola adalah waktu luang. Lalu ada sedikit ulasan tentang larangan siswi sekolah pakai jilbab. Kasus ini pernah heboh sepanjang tahun 1978-1983. Bahkan pass foto ijazah pun harus kelihatan telinganya. Kini siswi sekolah pakai jilbab adalah hal yang lumrah. Mungkin kasusnya mirip dengan polwan yang dilarang pakai jilbab yang kini ramai. Saya rasa dalam beberapa tahun ke depan akan banyak ditemui polwan dan kowad yang memakai jilbab.

Saya rasa buku ini perlu dibaca oleh pelaku dunia pendidikan kita, para guru, dosen, dan juga ‘pejabat yang berwenang’. Namun, berhati2 membacanya. Meski buku ini adalah buku kritik, Anda perlu kritis membacanya. Anda boleh saja sepaham atau tidak sepaham. Terserah pada diri Anda sendiri.

Para guru yang sudah membaca buku ini mungkin akan menata kembali cara mengajar mereka. Sekolah bukan wahana untuk ‘mencekoki’ murid. Sekolah adalah sarana mengisi waktu luang.

Selamat membaca.

Catatan buku: Buku Cerita Anak-anak

image

Ketika kecil dulu Bapak sering bercerita ke saya. Bukan membaca buku cerita, karena Bapak buta huruf. Bapak bercerita tentang perjalanan hidupnya. Cerita-cerita itu sangat berkesan. Saya pun ingin melestarikan kebiasaan ini ke anak-anak saya; Royan, Abim, & Yusuf.

anak2 membaca itu asik

Saya sering membelikan buku anak untuk mereka. Royan & Abim sering memilih buku2nya sendiri. Royan suka membeli buku tentang mobil, mesin, motor, dan pesawat. Kalau Abim suka membeli buku tentang dinosaurus, binatang, monster, dan karakter2 aneh lainnya. Kadang2 saya membacakan buku-buku itu ke mereka. Kadang2 saya bercerita tentang kisah hidup Mbah Magelang atau cerita2 saya ketika masih kecil dulu.

Kini ketika anak ketiga kami, Yusuf,  hadir di tengah2 keluarga kami, kami pun membacakan buku-buku cerita untuk Yusuf. Tapi, kami jarang membeli buku baru. Buku cerita yang kami bacakan adalah buku cerita warisan kakak-kakaknya.

image

Anak kecil suka buku yang gambarnya menarik. Gambar2nya besar dan warnanya mencolok. Begitu juga tulisannya sedikit. Buku2 seperti itu membebaskan orang tua untuk bercerita. Bercerita dengan bahasa sendiri asalkan tidak melenceng dari alur cerita. Yusuf pun mendengarkan dengan wajah penuh ekspresi.

Cerita itu diulang2 sampai Yusuf hafal dengan isi ceritanya. Seringkali Yusuf yang gantian bercerita dan kami yang jadi pendengarnya. Semalam Yusuf bisa minta dibacakan 2-3 buku. Wadeehhhh….. capek deh….

image

Banyak buku yang dia suka; Timun Emas, Creole, Frangklin si kura2, Semut dan Pak Tani, Madu Libi, Pelahap Muffin, dan lain2.

image

image

Mas Royan membaca buku dengan Adik Yusuf


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Catatan buku: The Thief of Baghdad

Novel terjemahan The Thief of Baghdad

Novel terjemahan The Thief of Baghdad


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Saya sebenarnya jarang sekali membeli buku novel. Apalagi novel terjemahan. Entah mengapa waktu saya ‘refreshing’ di toko buku saya tertarik dengan buku saku bersampul merah ini. Judulnya ‘The Thief of Baghdad’ karangan Alexander Romanoff. Bukunya berukuran kecil, jadi saya pikir cocok untuk menjadi ‘teman dalam perjalanan’.

Pikiran yang terlintas di kepala ketika membaca judul buku ini adalah kisah tentang Aladin di negeri 1001 malam, atau film “The Prince of Persia”. Apalagi nama penerbitnya adalah Dastan, sama seperti nama tokoh utama dalam film The Prince of Persia. Ceritanya pasti tidak jauh berbeda, pikir saya.

Saya baca buku ini dalam ‘acara mudik mingguan’ ke Bogor-Pati. Buku ini menjadi teman setia untuk membunuh waktu di dalam kereta. Ternyata asik juga baca buku cerita heroik seperti ini.

Novel ini bercerita tentang Ahmad yang berprofesi sebagai pencuri di Bagdad. Kisahnya berlatar belakang negeri Persia yang perkasa. Persia jaman dulu adalah negera adidaya bersama dengan Romawi. Kalau Romawi berkuasa di Barat, Persia kekuasaannya di Timur. Kerajaannya makmur.

Syahdan Khalifah Bagdad akan menikahkan putrinya. Pangeran2 berdatangan dari negeri2 tetangga. Ahmad si pencuri pun menyamar menjadi pangeran dan ikut melamar. Ahmad dan tiga pangeran yang lain merebutkan cinta sang putri.

Malapetaka pun terjadi. Kekhalifahan Bagdad jatuh ke tangan pasukan Mongol yang kejam. Dari kekacauan tersebut siapakah yang berhasil mendapatkan cinta sang putri dan membebaskan Bagdad dari tangan bangsa Mongol.

image

Catatan buku: Buku konyolnya Bang Arham Kendari

image


Baca catatan buku yang lain: BUKU


Saya suka baca cerita-cerita lucu. Ada beberapa koleksi buku2 bergenre humor di rak buku saya. Namun, dari sekian banyak buku humor yang saya miliki buku humor yang paling lucu adalah bukunya Bang Arham Kendari.

Pertama kali saya beli buku ini ketika ada pameran buku di JCC (jogja convention centre). Saya ngublek2 semua stand buku di pameran itu, meski harus rela merogoh kocek rp. 5000. Sampailah saya di standnya Yusuf Agensi, stand buku murah yang sudah diafkir. Di balik kerumuman orang itulah saya menemukan buku “Jakarta Undekompor”-nya Bang Arham.

Saya baca buku itu sampai terkencing2 karena tidak kuat menahan tawa. Buku itu benar2 lucu. Hebatnya lagi, meski saya baca berulang2, tetap saya tertawa terpingkal-pingkal. Cerita yang paling saya suka adalah cerita tentang kacang mede.

Bang Arham punya urat humor yang istimewa. Kemampuan menulis dibarengi dengan keahlian mengolah foto dengan sotosop dan mengambar. Gambar2nya lucu2. Ini contohnya.

image

image

Buku Bang Arham adalah kumpulan tulisan2 yang ditulis di blognya. Dan ternyata Bang Arham juga punya akun di media sosial; facebook, twitter, kompasiana, dll. Hebatlah pokoknya.

Untuk Anda yang suka cerita humor wajib memiliki buku2nya Bang Arham. Sudah beberapa buku yang beliau terbitkan. Atau minimal kunjungi akun FB, blog, folow twitternya.

Blog: Arham Kendari
Kompasiana: Arham Kendari

Continue reading

The Legume-Rhizobium Symbiosis

image

Rhizobium yang bersimbiosis dengan tanaman kacang2an sudah sejak lama diteliti dan terbukti bisa meningkatkan produktivitas tanaman kacang-kacangan. Rhizobium banyak dimanfaatkan sebagai mikroba aktif biofertilizer. Ada banyak produk biofertilizer di pasaran yang mengandung Rhizobium. Bahkan, beberapa pupuk cair pun diperkaya dengan Rhizobium.

Buku kecil ini sangat bermanfaat dan penting untuk orang2 yang bekerja dengan Rhizobium. Meskipun tipis tetapi isinya lengkap. Mulai dari pengambilan sampel di lapang hingga pengujiannya.