Category Archives: Pestisida Nabati

Cerita Tanaman Gamal

Saat ini tamanan Gamal mudah ditemui di daerah-daerah di Indonesia. Namanya pun bermacam-macam dari satu daerah ke daerah lain. Namun, apakah Anda tahu asal-usul tanaman Gamal ini.

Nama pohon gamal

Nama latinnya adalah Gliricidia sepium. Nama daerahnya macam-macam. Kalau di desa saya dulu, Bapak saya menyebutnya Lirisida. Bapak sering mencari daun lirisida untuk pakan kambing-kambing kami. Di Jakarta ada yang menyebutnya pohon hujan (maksudnya mudah ditanam). Di Jabar ada yang menyebutnya cep – biyer (sebera tumbuh setelah ditanam). Di Yogyakarta pernah dinamakan Johar Tulung Agung, namun kemudian diganti namanya oleh Sri Sultan menjadi Johar Gembiro Loka. Di Solo dinamankan wit sepiun. Di Tulung Agung dinamakan Johar Cino. Di Pasuruan dinamakan Johar Bogor. Di Malang selatan ada yang menyebutnya Kelorwono (kelor hutan). Namun ada yang daerah yang memberi nama agak aneh, yaitu di daerah Banyumas yang menyebutnya wit selire dewe. Di Madura disebut Haji Rasidia atau Lirik Sidia. Sedang di Bali selatan disebut pohon Ampera.
Continue reading

Cara Pembuatan Pestisida Nabati dari Umbi Gadung

hormon tanaman giberelin auksin sitokininMaryani Cyccu Tobing di Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara membuktikan umbi gadung efektif mengatasi ulat grayak Spodoptera litura terhadap tanaman tembakau Nicotiana tabacum. Hama itu menyebabkan kehilangan hasil tembakau 40%. Maryani mengambil 120 gram umbi gadung, mengupas, lalu memblender hingga halus. Ia menambahkan 1 liter air dan 10 ml etanol. Semprotkan pada tanaman dengan interval 7 hari. Serangan ulat pada tembakau yang telah disemprot umbi gadung hanya 30%. Sementara tanpa penyemprotan 49%.


Info lengkap pestisida nabati/pestisida organik klik di sini: Pestisida Nabati


Sumber: Halaman Facebook Trubus Majalah

Minyak Wangi Pengusir Nyamuk

image

Prototipe minyak wangi pengusir nyamuk.

Kemarin saya kedatangan saudara jauh yang sudah luama zekali tidak ketemu; Muhamat. Dia meninggalkan oleh-oleh istimewa, bukan makanan tetapi sebuah prototipe minyak wangi pengusir nyamuk.

Saudara saya ini adalah salah satu ahli nyamuk dari Indonesia bagian tengah. Baca artikel tentang dia di sini: Muhamat Si Ahli Nyamuk. Sebagai ahli nyamuk tentu saja dia sangat prihatin dengan kasus-kasus penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah, malaria, dan cikukunya. Penyakit ini sering menjadi wabah di musim2 pancaroba atau musim2 tertentu dan sudah banyak memakan korban jiwa. Ada beberapa nyamuk yang tidak menjadi vektor penyakit. Namun, gigitannya tetap saja membuat gatal dan mengganggu.
Continue reading

Resep MOL Nasi 3

hormon tanaman giberelin auksin sitokininIni adalah resep MOL (Mikroorganime Lokal) atau IMO (Indigeneous MicroOrganism) yang dibuat dari nasi. Resep MOL nasi ini adalah resep MOL yang ke-3 (Lihat resep MOL yang lain di link ini: Kumpulan Resep MOL). Resep MOL nasi ini saya dapatkan dari Majalah Trubus No. 527/2013. MOL ini dibuat oleh bapak Aji Sobarna dari Kab. Subang, Jawa Barat. Cara membuat MOL Nasi ini adalah sebagai berikut:

  1. Potong bambu dan buat lubang seperti membuat ketongan.
  2. Isi bambu tersebut dengan nasi.
  3. Tutup bambu dengan kertas manila dan diikat kuat.
  4. Gali lubang di sekitar perakaran rumpun bambu, kemudian benamkan bambu yang sudah berisi nasi.
  5. Tutup lubang dengan seresah bambu kering. Pada musim hujan diselubungi tumpukan seresah dengan plastik.
  6. Timbun tumpukan seresah dengan tanah. MOL atau IMO akan terbentuk pada 4-5 hari pada musim kering atau 7-10 hari pada musim penghujan.
  7. Koloni MOL atau IMO Induk akan berwarna putih bersih seperti kapas.
  8. Campurkan MOL induk dengan gula merah dengan perbandingan 1:1.
  9. Wadah ditutup rapat dan dibiarkan selama 7 hari. Setelah itu baru digunakan.

Cara pemakaian:

  1. MOL ditambahkan/diencerkan dengan dosis 2ml/liter air.
  2. Campuran diaduk merata dan siap disemprotkan.
  3. Penyiraman/penyemprotan dilakukan dengan selang waktu 10 hari.

Berdasarkan pengalaman Bapak Aji Sobarna, dengan mengaplikasikan MOL nasi tersebut bisa panen padi hingga > 8 ton pe ha.
Silahkan para petani, bisa dicoba resep baru MOL nasi ini.

Baca juga: Pestisida Nabati untuk Pertanian Organik

MOL dari Limbah Sayuran

Kumpulan Resep MOL

Bahan-bahan:
– 10 kg limbah sayuran hijau (sawi, bayam, kol, brokoli, kangkung, caisim, dll),
– garam 5% dari berat bahan. Untuk 10 kg membutuhkan garam 5 kg garam.
– air cucian berat 10 liter,
– gula merah/gula jawa 2% dari cairan yang diperoleh setelah 3 minggu fermentasi.

Cara pembuatan:
1. bahan dipotong kecil-kecil/tipis-tipis,
2. Tambahkan garam sebanyak 5%,
3. Tambbahkan air cucian beras 10 L,
4. Masukkan ke dalam ember dan ditutup dengan plastik, diikat dengan tali rafia,
5. Tuangkan air di atas plastik agar wadah tertutup lebih rapat,
6. Setelah 3-4 minggu, drum dibuka, dan cairan yang diperoleh diambil atau disaring,
7. Tambahkan gula meran sebanyak 2% dari volume cairan yang diperoleh,
8. Ampas MOL dapat digunakan sebagai pupuk dan dapat disimpan lama,
9. Cairan yang sudah diperoleh tadi digunakan sebagai mol untuk disemprotkan atau diguyurkan ke tanaman.
10. Aplikasi MOL dapat dilakukan pada 45, 55, dan 65 HST.

Diambil dari Sinar Tani edisi 8-14 Mei 2013

Link terkait yang menarik untuk dikunjungi: Pestisida nabati/organik

Perbedaan antara Mindi (Melia azedarah) dan Mimba (Azadirachta indica I.)

daun mimba mindi

Perbedaan daun mimba dan mindi

Mindi (Melia azedarah) dan Mimba (Azadirachta indica I.) sekilas tampak sama dan banyak orang yang sering salah membedakannya. Kedua tanaman ini sebenarnya berbeda secara taksonomi. Namun kandungannya hampir sama dan sering digunakan dalam pembuatan pestisida nabati. Kandungan racun dalam Mimba cenderung lebih tinggi dari Mindi. Berikut ini cara memedakan Mindi (Melia azedarah) dan Mimba (Azadirachta indica I.) berdasarkan bentuk daunnya.

Baca juga:

Berikut ini cara membedakan daum mimba dan mindi dilihat dari daunnya.

daun mimba mindi

Perbedaan bentuk daun mimba dan mindi.

daun mimba mindi

Bentuk daun mimba

mimba mindi

Perbedaan daun mimba dan mindi

Kumpulan Resep MOL (Mikroorganisme Lokal)

MOL atau singkatan Mikro Organisme Lokal sering dimanfaatkan untuk budidaya pertanian organik atau semi organik. MOL memiliki banyak kegunaan, seperti:
1. Dimanfaatkan sebagai POC (Pupuk Organik Cair)
2. Dimanfaatkan sebagai dekomposer atau biang kompos untuk pembuatan kompos
3. Dimanfaatkan untuk pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman

Ada banyak sekali resep MOL, banyak petani di daerah-daerah mengembangkan MOL nya sendiri dengan berbagai variasi. Saya banyak menemukan resep MOL ketika berinteraksi dengan petani. Kadang-kadang MOL dikembangkan juga oleh kelompok-kelompok petani organik. Berikut ini beberapa resep MOL yang sempat saya kumpulkan dari berbagai sumber. Resep ini sudah saya kumpulkan sejak tahun 2006-an. Beberapa resep saya dapatkan lebih lama lagi, ketika saya sedang mendapatkan tugas untuk ke desa-desa. Saya cantumkan sumbernya sebagian yang saya ingat, tetapi sebagian saya lupa mendapatkannya dari mana. Semoga bermanfaat.

  1. MOL Sabut Kelapa
  2. MOL Nasi 1
  3. MOL Nasi 2
  4. MOL Nasi 3
  5. MOL Buah-buahan
  6. MOL Keong Emas
  7. MOL Gedebok Pisang
  8. MOL dari limbah sayur-sayuran
  9. MOL Urine

Link terkait yang menarik untuk dikunjungi: Pestisida nabati/organik

DOWNLOAD PUPUK ORGANIK

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

  1. Buku Petunjuk Pupuk Organik Granul
  2. Buku Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT): Padi Sawah Irigasi
  3. Petunjuk Teknis Uji Mutu Pupuk Organik
  4. Standard Mutu Pupuk Organik
  5. Kompos
  6. SNI Dolomit
  7. Kompos Limbah Kakao
  8. Petunjuk Lapang PTT Padi
  9. Budidaya Padi Sehat
  10. Brosur Budidaya Padi Sehat
  11. Brosur Kompos Jerami
  12. Pengelolaan Lahan untuk Budiaya Sayur Organik
  13. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati
  14. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  15. Analisis Biologi Tanah
  16. Juknis Mutu Pupuk Organik
  17. Menuju Pertanian Lahan Kering Lestari
  18. Pembuatan Kompos-Balittanah
  19. Pemupukan Berimbang
  20. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya
  21. Petunjuk Pengambilan Sampel Tanah untuk Analisis Biologi Tanah
  22. Compost Quality TestGermination Index Method
  23. Compost and Soil Conditioner Quality Standards 2005

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Sayuran Organik Lebih Sehat

Hari ini saya mendapatkan email dari Bali, seperti ini isi emailnya:

Dear Pak Isro,i pertama tama saya ucapkan minal aidin walfaidzin, Selamat Hari Raya idul fitri 1 syawal 1431 H, pak sudah lama saya ingin konsultasi kepada bapak, saya sudah lama membuat pupuk organik cair, saya tidak belajar secara akademis, saya hanya mencoba coba , ceritanya ceritanya panjang pak kenapa saya ingin bertanam organik, 10 tahun yang lalu saya di fonis sakit yang ada hubungannya dengan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berpengawet, makanan siap saji dan yang terkontaminasi oleh bahan bahan kimia termasuk pestisida dan pupuk kimia, waktu itu Dokter menyarankan saya untuk operasi, saya takut sekali lalu saya mencoba berobat ke alternatif yaitu pengobatan herbal, nah saya rutin minum obat obatan herbal, dan juga mengkonsumsi makan makanan organik dari beras sayur telur dll, sejak saat saya belajar bagaimana menanam secara organik, karena sayur sayuran dan beras organik lumayan mahal, Alhamdulillah sejak 10 tahun sampai sekarang ini saya Alhamdulillah masih sehat penyakit bikan hilang tapi berkurang alias tidak mengganas.

Sebelumnya terimakasih
Wassalam
Faizah

Ini pengalaman seseorang yang kena penyakit karena terlalu banyak mengkonsumsi sayuran/bahan pangan yang terlalu banyak pestisida dan/atau pupuk kimia secara berlebihan. Seperti yang sudah saya tuliskan di posting ini: Pestisida Kimia, sebagian besar sayuran kita mengandung residu pestisida kimia yang tinggi, di atas ambang yang diperbolehkan. Mungkin ini bisa menjadi salah satu penjelas, kenapa orang Indonesia saat ini banyak terkena penyakit yang ‘aneh-aneh’.

Bu Faizah ini bisa sembuh dari penyakitnya setelah mengkonsumsi secara rutih sayuran-sayuran organik yang ditanam sendiri. Luar biasa.

Masih ragu dengan budiaya sayuran organik…?????!!!!!

Kalau pun belum bisa sepenuhnya beralih ke pupuk organik/kompos/petisida organik, minimal mulai dikurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida kimia. Sayangi kesehatan Anda dan anak cucu Anda. Sehat itu mahal sekali di Indonesia.

Wallahua’lam.

Biang POC (Pupuk Organik Cair)

biang POC pupuk organik cair

Biang POC(Pupuk Organik Cair)

Kembali ke Jualanku | Biang POC
Cara Pemesanan & Pembayaran | Informasi : Manto 085643907204| Email: isroi93@gmail.com

Harga: Rp. 100.000/L )*
Kemasan: 1 Liter, 5 Liter, 10 Liter, & 25 Liter
*)Harga belum termasuk ongkos kirim
Baca artikelnya: Membuat POC Sendiri dengan Biang POC

Catatan:

  • Tidak ada merek
  • Tidak ada ijin Deptan

Silahkan diberi merek sendiri-sendiri. Kalau mau mengajukan ijinnya, silahkan diajukan sendiri-sendiri juga. Tetapi, kalau perlu bantuan untuk mengajukan ijin, bisa saja kita bantu. Formula POC ini akan selalu diperbaiki dan ditingkatkan. Insya Allah.

Pembuatan POC dengan Biang POC:
Biang POC digunakan untuk membuat pupuk organik cair siap pakai dengan penambahan beberapa bahan yang mudah didapat.
Biang POC diencerkan 20 kali untuk membuat POC siap pakai. Atau 1 liter biang POC digunakan untuk membuat 20 liter POC siap pakai/jual.

Pemakaian POC ke tanaman:
Catatan: POC yang dibuat dari Biang POC, bukan Biang POC-nya.

  1. 5 ml POC diencerkan dengan 1 liter air.
  2. Disemprotkan ke daun atau seluruh permukaan tanaman.
  3. Penyemprotan dilakukan pagi hari atau sore hari.
  4. Penyemprotan dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Tambahan:
Untuk membuat POC yang berkualitas, dalam pembuatan POC bisa ditambahkan dengan hormon tanaman (auksin, sitokinin, giberelin) dan/atau asam humat. Banyaknya penambahan disesuaikan dengan kebutuhan atau target tanamannya.


Baca juga artikel tentang kiat membuat pupuk organik cair (POC): Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4

DOWNLOAD PROSEDUR PEMBUATAN POC DENGAN BIANG POC | Pupuk Organik Cair – Google Drive |ZIDDU | SCIBD | Contoh perhitungan bahan baku | Formula POC untuk Berbagai Macam Tanaman

Revisi Petunjuk Pembuatan POC dengan Biang POC: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2
Download: Petunjuk Pemakaian Langsung Hormon Tanaman.

Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC – GRATIS

Buku Kompos
Klik di sini untuk menddownload buku ini.


Resep pestisida nabati yang lain lagi

hormon tanaman giberelin auksin sitokinin

PENGENDALIAN HAMA TERPADU

INSEKTISIDA DAN AKARISIDA

Info lengkap Pestisida Nabati/Pestisida Organik klik di sini: Pestisida Nabati

Anti sundep pada padi

Bahan :
1.Daun RONDO semoyo 2 Kg
2.Daun Albasia / Sengon / Nimba 2 kg
3.Daun Pepaya 2 Kg
4.Labu Siam 2 Kg
5.Garam Grosok 2 Kg
6.Belerang Bubuk 2 ons
7.Air 20 Lt

Cara Pembuatan :
Tumbuk Halus No 1-2-3-4-5
Kemudian Tambahkan No 6 dan 7
Rendam Selama 2 Hari dengan Ampas-ampasnya.

Cara Penggunaan :
Semprot Tiap 2 Lt larutan Tersebut untuk 1 Tangki isi 14 Lt
Kocor Tiap 2 Lt larutan tersebut + air 20 Lt + ampas-ampasnya

Waktu Penggunaan :
Tiap 1 minggu 1 x ( Secara Rutin )

ANTI TIKUS

Bahan :
1.Umbi Gadung 2 Kg
2.Ikan Asin 0,5 Kg

Cara Pembuatan :
Iris Gadung Secara tipis dan jemur hingga kering, kemudian setelah kering tumbuk
bersama ikan asin sampai halus. Lalu taburkan di pematang sawah.

INSEKTISIDA

Walang sangit pada padi

Bahan :
1.Gadung 1 Kg
2.Jengkol 1 Kg
3.Garam Krasak 1 ons
4.Bawang Putih 1 Ons
5.Daun Mimba 1 Kg

Cara Pembuatan :
Tumbuk secara halus 1-2-3-4-5 kemudian tambahkan air 6 lt
Simpan selama 7 hari

Cara Penggunaan :
Semprot dengan dosis 3 lt untuk 1 tangki 14 lt

Waktu Penggunaan :
Semprot sebelum padi masak susu

INSEKTISIDA

Wereng pada padi

Bahan :
1.Buah Kecubung 2 ons
2.Batang / akar Tuba / Jenu 1 Kg
3.Daun Pepaya 2 Kg
4.Biji Mahoni 0,5 Kg

Cara Pembuatan :
Tumbuk halus 1-2-3-4 kemudian tambahkan 20 lt air dan direbus hingga mendidih.

Cara Penggunaan :
Semprot dengan dosis 10 lt larutan + 10 lt Air (1:1)

Waktu Penggunaan :
Semprot tiap 1 minggu 1 kali

http://groups.yahoo.com/group/agromania/message/63333

Info pestisida nabati hubungi Manto: 085643907204