Belajar sesuatu dari sebuah sensasi

Saya sudah beberapa kali mengikuti pelatihan/seminar on-line. Salah satu cara untuk meningkatkan kunjungan adalah dengan memanfaatkan media sosial. Itu yang pertama, yang kedua adalah membuat sesuatu yang sedikit sensasional atau kontravesial. Saya melihat sendiri teknik ini dipakai oleh beberapa orang dan berhasil membuat orang itu terkenal, blog dan websitenya dikunjungi puluhan ribu orang setiap hari.

Hari ini saya belajar dan mencoba memahami bagaimana sebuah kontraversi bisa meningkatkan kunjungan. Saya melakukannya dengan secara tidak sengaja. Saya suka mendengar. Dan dua hari yang lalu saya mendengarkan cerita horor dari sebuah seorang penjual sepatu langganan kami. Seperti biasanya saya menuliskan cerita itu. Cerita horror adalah cerita yang menarik. Saya menuliskan cerita itu karena memang cerita yang menarik untuk ditulis, tanpa ada maksud-maksud tertentu.

Saya posting cerita itu disebuah group FB dan benar saja, cerita itu menarik rasa penasaran banyak orang. Ternyata postingan itu menjadi kontraversial dengan cepat ketika pemilik rumah itu ikut berkomentar dan membantah cerita-cerita itu. Konon cerita itu sengaja dibuat karena rumah pinggir jalan itu menjadi incaran banyak orang. Mereka membuat cerita-cerita horor untuk menjatuhkan harga rumah itu. Komentar miring pun bersahut-sahutan.

Tentunya saya harus bertanggung jawab dengan semua yang sudah saya tulis dan saya posting. Saya sengaja biarkan postingan itu. Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada pemilik rumah untuk memberikan klarifikasi dan cerita yang sebenarnya. Klarifikasi dari pemiliknya langsung akan lebih baik dan lebih dipercaya. Ternyata ada beberapa anggota group yang panas dan memberikan komentar yang macam-macam. Semakin banyak yang kontra, semakin banyak yang komentar dan di dunia FB. Saya baru menyadari kalau semakin banyak yang komentar bearti memberi kesempatan pada postingan ini untuk selalu berada dibagian atas. Dan postingan itu berada di peringat atas.

Efek dari sebuah kontraversi

Efek dari sebuah kontraversi

Yang saya pelajari dari kasus ini adalah:
1. Orang tertarik dengan sensasi dan kontraversi.
2. Di dunia FB, jika ada yang me-like atau memberi komentar, maka status itu akan naik posisinya.

Tapi resikonya juga lumayan, membuat kontravesi harus siap-siap dibully dan dicaci maki. Saya salut dengan orang-orang yang bisa bertahan dengan kondisi ini dan bisa bermain dengan ‘cantik’, sehingga popularitasnya naik terus. ‘Stamina’ seperti ini yang saya belum punya.

Di dunia FB banyak postingan-postingan yang kontravesial, aneh atau sensasional. Banyak orang yang mem-share status itu, artinya akan semakin banyak peluang orang untuk memberi komentar atau memberi penilaian (like) pada status itu. Ternyata strategi ini yang juga banyak dipakai oleh para marketer di FB. Lihat saja, ada banyak akun-akun FB atau Fan Page yang mere-post status-status yang sensasional, atau memuat ulang video-video dan foto-foto yang memberikan dampak untuk dilihat orang. Semakin banyak yang melihat akan semakin banyak peluang orang untuk melihat iklan-iklan yang mereka buat.

Cara-cara ini juga yang dipakai oleh akun-akun robot untuk mendongkrak popularitas orang tertentu. Disinyalir ada banyak akun-akun robot yang pekerjaannya men-share, memberi komentar, memberi penilaian (me-like) atau mengkounter status-status di FB.

Teman saya menyampaikan pendapat yang cukup mengejutkan bagi saya. Penetrasi internet di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Tetapi penggunaan FB dan media sosial lainnya sangat tinggi di Indonesia. Jadi, kalau mau meyerang ‘Indonesia’ bisa dilakukan melalui FB dan media sosial. Media sosial sarana yang sangat efektif untuk pemasaran, pencitraan atau bahkan untuk menjatuhkan.

So…..manfaatkan sebaik-baiknya media sosial.

Cerita Horor: Penunggu Pabrik Kertas Sungai Musi

image

Freddy (bukan nama sebenarnya) dan rekan-rekannya mendapatkan pekerjaan proyek untuk membangun pabrik kertas di pinggiran sungai Musi. Untuk mencapai lokasi ini paling mudah adalah lewat sungai dengan menggunakan speedboat. Sekelilingnya kebun sawit. Perkampungan lokasinya cukup jauh. Jadi praktis tempat ini tidak ada penghuninya.

Freddy dan timnya sedang menyelesaikan pembuatan blow tank. Ukurannya cukup besar. Tingginya sekitar 30 m. Tanki ini dibuat dari plat baja yg dilas secara bertahap. Bagian bawahnya dibeton.

Tengah hari mereka istirahat siang. Setelah menyantap makan siang, mereka duduk-duduk di bangunan sebelah blow tank. Ada juga yang tidur-tiduran.

Tiba-tiba ….. ada suara gemuruh dari arah blow tank.

Kkreeeekkkkk ……gluduk…..gluduk….

Blow tank raksasa itu berguncang keras. Seperti ada yang mengoncang-goncangkanya.

Sontak saja mereka terkejut dan lari tunggang langgang menjauh dari blow tank itu. Mereka takut tanki raksasa itu roboh dan akan menimpa mereka.

Blow tank itu berguncang cukup lama. Kemudian perlahan-lahan berhenti.

Hari itu mereka tidak berani melanjutkan pekerjaannya. Bahkan mendekat pun mereka sangat berhati-hati.

Diantara pekerja yang kerja di projek itu ada satu orang yang memiliki indera kedelapan; maksudnya bisa melihat hal-hal ghoib. Dia mengatakan kalau ada ‘mahluk ghoib’ yang menguncang-guncang tanki raksasa itu. Mahluk ghoib itu berbentuk “gendruwo raksasa”, matanya merah menyala, tubuhnya penuh bulu, hitam, besar, kukunya panjang-panjang, giginya besar dan runcing. Dia marah karena tempat tinggalnya diobrak-abrik.

Setelah kejadian itu pemilik pabrik minta bantuan tokoh spiritual setempat untuk membantu ‘mengamankan’ proyek pembangunan pabrik kertas ini. Proyek berjalan cukup lancar dan tidak ada lagi kejadian-kejadian yang mengganggu kelancaran pembangunan pabrik. Meski demikian, tukang-tukang yang kerja di tempat itu masih tetap merasa ketakutan.

—————————–
Kejadian ke dua
—————————–

image

Pabrik sudah selesai dibangun. Mesin-mesin selesai diinstall. Kapasitas pabrik ini cukup besar 50 ton kertas per hari. Ukuran mesin-mesinnya juga raksasa.

Pada hari yang sudah dijadwalkan akan dilaksanakan uji coba running mesin-mesin pabrik. Semua mesin bisa di jalankan, kecuali satu mesin pembuat kertasnya. Ketika dijalankan selalu gadat. Teknisi sudah cek semuanya, tidak ada yang bermasalah. Aneh.

Kejadian ini berlangsung cukup lama. Setelah segala daya upaya menthok, mereka mulai berfikir kalau masalah ini bukan masalah teknis. Rupanya salah satu direktur pabrik juga memiliki indera kedelapan. Dia berdiri menghadap ke arah mesih itu seperti yang saya foto di atas. Dia merapalkan doa-doa di posisi atas itu.

Tiba-tiba ada ular king cobra warba hitam sebesar lengan orang dewasa keluar dari bawah mesih dan merayap ke besi-besi tiang. Semua orang melihatnya. Mereka berdzikir dan mengamalkan doa-doa yang mereka hafal. Ular itu merayap ke luar pabrik dan menghilang di rumput ilalang samping pabrik. Pabrik akhirnya bisa dijalankan dengan lancar.

Cerita Horor: Penunggu Rumah Belokan Bomen

Klarifikasi Pak Sono pemilik rumah tersebut via group FB

***
Sono Puspahadi Masya Allah ….ini berita bohong ….kebetulan si Sariman ini penjual nasi goreng yang mulutnya fitnah banget…….kebetulan saya tinggal di rumah ini dari 1992 – 2015 …..dan sejak 2010 banyak banget orang cina dan orang Arab yang ngincar rumah ini untuk dijadikan ruko (rumah toko)….keluarga kami bertahan tidak mau jual rumah ini ……akibatnya banyak cerita gosip dilontarkan untuk menjatuhkan harga rumah ini….dan si Sariman tukang nasi goreng itu melemparkan fitnah keji ini karena dia tidak mau membayar kenaikan sewa …..

***
Sono Puspahadi Emang…si Sariman menekan kakak perempuan saya agar mengikuti harga sewa yang dia tentukan….edan kan ??? …lah wong numpang kok maksa ????

***
Sono Puspahadi Ya….sekalian ini klarifikasi…..Saya bersumpah demi Allah SWT selama saya tinggal di rumah ini tidak melihat pocongan, kuntilanak, nenek nenek, lutung, dan tetek bengek lain nya …..perkara orang lain mengaku melihat ya, pasti punya niatan yang tidak baik ….pengen merusak harga pasar rumah ini…. smile emoticon

Sariman (bukan nama sebenarnya) merapikan gerobak dan tenda nasi gorengnya. Baru beberapa hari ini dia pindah jualan di beloman Bomen ini. Tepatnya di depan rumah tua belokan Bomen. Rumah ini cukup besar, dua lantai dan halamannya cukup luas. Tapi rumah ini tampak seperti kurang terurus. Lampunya remang-remang, garasinya tampak gelap dan halamannya jarang dibersihkan. Di halaman rumah itu ada pohon mangga.
Sariman berjualan di trotoar jalan tepat di depan pintu gerbang rumah tua ini. Gerobaknya di taruh di trotoar. Sedang meja tempat makan di taruh di halaman rumah depan garasi. Sariman mulai berjualan menjelang magrib.

Karena masih baru, pelanggannya masih sedikit. Apalagi kalau hujan pembelinya cuma beberapa orang saja. Maklumlah kota Bogor kota hujan, kalau lagi musimnya air seperti tidak pernah berhenti turun dari langit.

Sariman duduk di belakang gerobaknya memandangi jalanan yang ramai dengan angkot dan motor. Sambil menghisap rokoknya pikirannya menerawang entah ke mana. Tiba-tiba dia seperti mencium sesuatu yang terbakar. Dia melirik ke kompornya. Kompornya sudah sejaman dia matikan setelah memasak satu porsi nasi goreng tadi. Sariman menoleh ke kanan dan kekiri. Trotoarnya sepi. Dia tidak memperdulikan bau terbakar itu.

Selang beberapa lama Sariman ingin mengambil air di ember yang ada di pojok meja makan, dekat dengan pintu garasi rumah. Tiba-tiba Sariman terperanjat. Ada nenek-nenek duduk di kursi warungnya. Nenek itu duduk di ujung yang remang-remang. Sariman tidak tahu sudah berapa lama nenek itu duduk di situ.

“Punten, Nek. Mau ambil air.”
Nenek itu hanya memberi isyarat dengan sedikit menganggukkan kepalanya.

“Maaf, Nek. Nenek tinggal di sini. Maaf, saya baru di sini jadi belum kenal semua.”

“Nenek sudah makan belum? Saya bisa buatkan nasi goreng untuk Nenek. Kebetulan masih banyak hari ini.”

Nenek itu diam saja tidak menjawab.

Continue reading

Pot Tanaman dari Sampah Botol Plastik

Saya mendapatkan foto-foto dari sebuah group FB pemanfaatan sampah botol plastik bekas sebagai pot tanaman. Menurut saya ide pemanfaatan sampah botol plastik ini sangat kreatif dan unik. Bentuk dan cara pemanfaatan sampah botol plastik ini unik. Berbagai macam bentuk dan model pot tanaman bisa dibuat dari sampah botol plastik.

Semoga bisa memberikan ide dan inspirasi untuk teman2 yang sedang memberdayakan masyarakat untuk gemar menanam. Bisa juga diajarkan pada anak-anak sekolah mulai dari TK, SD sampai SMA untuk membuat pot-pot yang bagus dari sampah botol plastik. Semoga anak-anak sekolah mulai sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bisa memanfaatkan sampah botol plastik, khususnya untuk dijadikan sebagai pot tanaman.
———————————————-

pot dari botol plastik bekas

Memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman

pot dari botol plastik bekas

Memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman

pot dari botol plastik bekas

Memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk pot tanaman


Continue reading

Transportasi On-line: Pendapat Konsumen

Terus terang saya mendukung transportasi on-line model Gojek, Grabike, Uber, Bo-Jek dan yang semacamnya. Saya melihatnya dari sisi konsumen, karena saya salah satu konsumen yang lebih suka menggunakan layanan transportasi on-line ini. Saya punya pengalaman buruk denga taxi maupun ojek konvensional. Dan saya menemukan solusinya ketika menggunakan layanan transportasi on-line. Ada beberapa alasan saya mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi ini:

1. Ada kepastian harga jasa layanannya.
Kepastian harga jasa layanan memberikan kepercayaan bagi konsumen. Kami lebih percaya karena tidak merasa dikibuli/kerjain oleh sopir taxi atau ojek.Dengan aplikasi on-line, sebelum memutuskan untuk melakukan order kita sudah tahu berapa tarif dan biaya yang harus kita bayarkan. Kita tidak perlu tawar menawar seperti ketika menggunakan jasa ojek pangkalan. Taxi yang bagus dan jujur sebenarnya juga memberikan kepastian harga, namun kita tahunya setelah sampai di tujuan.

Di bagian ini jasa taxi, ojek dan angkot konvensional yang tidak ada. Contohnya, kalau kita mau menggunakan ojek panggakalan, kita mesti tawar menawar dulu. Apalagi kalau kita tidak terbiasa atau masih baru, biasanya akan ‘dikerjain’ oleh tukang ojek. Taxi meskipun menggunakan argo, tetapi beda-beda antar taxi. Selama setahun saya sering PJKA (Pulang Jum’at Kembali Ahad) Bogor – Semarang (–> Pati). Saya sering menggunakan jasa taxi atau ojek dari Bandara Terboyo atau Stasion Terboyo. Saya sengaja mencoba taxi dari operator yang berbeda-beda. Ternyata meskipun jaraknya sama, tarifnya bisa beda-beda; ada yang 45 rb, ada yg 60 rb, bahkan pernah kena 75 rb. Aneh kan. Ojek pangkalan meski langganan harganya juga lebih mahal dari ojek on-line. Dari rumah ke Stasion atau pangkalan Damri tarifnya Rp. 25rb – 30rb. Kalau pakai ojek on-line cuma Rp. 12rb. Jauh banget kan.

2. Lebih Memberikan Rasa Aman.
Setiap transaksi menggunakan aplikasi on-line akan jelas tercatat siapa sopirnya, siapa penumpangnya, tujuannya dan waktu pelayanannya. Bahkan saya yakin bisa dilacak juga rute yang dilewati. Kalau terjadi sesuatu, ketinggalan barang misalnya, bisa langsung cek ke operatornya. Kita juga bisa langsung menelpon driver yang mengantar kita. Kalau terjadi perampokan, perampasan, atau kejahatan lain yang dilakukan oleh sopir kepada konsumen akan dengan mudah bisa terlacak. Begitu juga kalau penumpang melakukan kejahatan, akan lebih mudah terlacak juga.

Taxi, ojek dan angkot konvensional kurang bisa memberi rasa aman ini. Banyak berita kejahatan yang dilakukan di Taxi, angkot atau oleh tukang ojek. Kejahatan ini seringkali sulit dilacak. Banyak juga kejahatan yang dilakukan penumpang kepada sopir taxi atau ojek. Aplikasi transportasi on-line bisa memberikan rasa aman baik kepada penumpang maupun drivernya sendiri.

3. Lebih mudah dan lebih nyaman.
Nggak perlu telepon, nggak perlu oder, ngak perlu nunggu di pinggir jalan, nggak perlu tawar menawar. Bagian ini rasanya akan sulit disaingi oleh taxi dan ojek pangkalan. Order dilakukan via aplikasi yang menggunakan jaringan internet. Biayanya hanya biaya kuota internet saja. Coba kalau mesti menelpon taxi, kita telpon pakai HP telponnya ke telpon lokal. Ada tambahan biaya yang lumayan.

Saya juga merasakan respon driver sangat cepat dengan aplikasi on-line. Ketika mengklik ‘Order’, hanya dalam hitungan detik sudah ada driver yang mengontak kita. Cepat banget. Kita juga tahu kapan driver akan sampai. Bahkan seringkali ketika masih di bis Damri, saya sudah order ojek on-line duluan. Jadi ketika saya sampai, ojeknya juga sudah siap.

Aplikasi on-line ini hampir ada di semua kota-kota besar di Indonesia. Ini sangat memudahkan konsumen seperti saya ini. Terutama di tempat-tempat yang saya tidak begitu kenal, saya lebih nyaman pakai aplikasi on-line.


Selama menggunakan jasa ojek atau taxi saya sering ngobrol dengan drivernya, baik yang on-line maupun yang konvensional. Dari diskusi itu, pendapat saya pribadi, aplikasi transportasi on-line ini sungguh luar biasa. Tidak hanya bagi konsumennya, tetapi juga bagi drivernya maupun pengelolanya. Bagi drivernya sendiri ada banyak keuntungan:
1. Driver tidak perlu ngetem di pangkalan menunggu atau mencari-cari penumpang.
Driver memantau order dari aplikasinya langsung. Jika ada order akan muncul di aplikasi, driver bisa ambil order ini dengan cepat. Jadi penumpang yang mencari layanannya sendiri. Driver bisa mengatur sendiri waktu kerjanya, mau pagi, siang, sore atau malam.

2. Driver lebih yakin dengan bayarannya.
Dia tinggal bawa penumpang dan menerima bayarannya langsung dari penumpang. Beberapa bulan yang lalu banyak berita yang menyebutkan jika penghasilan driver ojek on-line sangat fantastis. Sehari ada yang bisa dapat 500rb. Gede banget, lebih gede daripada gajiku di kantor. Sekarang ketika sudah banyak ojek on-line, penghasilan driver sedikit turun, tapi menurut saya masih cukup tinggi. Daripada jadi buruh masih lebih baik menjadi driver ojek on-line.

3. Driver Lebih Mudah dan Nyaman Berhubungan dengan Operator.
Operator aplikasi on-line sudah membuat sistem aplkasi yang sederhana dan mudah bagi anggota driver mereka. Semuanya dilakukan secara on-line dan paper less. Uang disetorkan dan dibayarkan via transfer bank. Driver jarang sekali datang ke kantor pengelolanya.


Sistem, peraturan dan UU transportasi kita sepertinya belum mewadahi tranportasi model baru ini. Jadi, mungkin, banyak aturan-aturan yang tidak sesuai untuk aplikasi transportasi on-line. Menurut saya sih, kalau memang belum ada aturannya, pemerintah mestinya harus meresponnya dengan membuat aturan yang memuat dan mengatur transportasi model on-line ini. Karena, aplikasi transportasi on-line lebih memudahkan dan menguntungkan bagi konsumen.

Benturan dengan transportasi konvensional akan ada. Sama seperti halnya dulu ketika banyak sopir taxi yang mendomo Blue Bird. Akhirnya banyak taxi yang mengikuti model bisnisnya blue bird. Meski lebih mahal banyak konsumen yang menggunakan blue bird. Nah, kini malah taxi blue bird ikut-ikutan demo. Pelan tapi pasti, taxi sekelas blue bird saja takut sama ojek on-line.


Semoga akan ada solusi yang baik untuk semuanya. Buat UU yang lebih berpihak pada konsumen dan juga mewadahi ojek maupuan taxi on-line. Jangan terlalu mengikuti kemauan taxi dan ojek pangkalan saja.

Quote

Penelitian dengan Perabot Rumah Tangga

Yang pernah berkunjung ke lab saya pasti tahu kalau peralatan di lab saya sudah layak untuk dimusiumkan. Sebagian besar sudah udzur dan tidak berfungsi lagi. Padahal penelitian tetap harus jalan terus. Penelitian tahun ini besar tanggung jawabnya dan kalau gagal nasip saya bisa sama seperti Pak Dasep. Agar penelitian tetap bisa berjalan saya terpaksa menggunakan perabotan rumah tangga, sebagian pinjam ke perabotan istri di rumah. Mau bagaimana lagi.

image

Peralatan laboratorium umumnya mahal-mahal dan kapasitasnya kecil. Memang sih presisi dan kualitasnya bagus. Anggaran penelitian tidak boleh untuk membeli alat. Teman-teman di lab, khususnya lab saya, jadi frustasi. Mau nimbang saja mesti numpang di lab tetangga. Autoclave rusak, numpang lagi ke lab lain. Sedih.

Continue reading

Selintas Surat Cinta

puisi selintas surat cinta

Manisku
Ada banyak, banyak sekali
Yang mesti kuucapkan padamu

Dari mana ya permata, mesti kumulai
Segalam padamu serba terpuji

O kau, yang membuat indung sutera
Dari tulisanku dengan segala maknanya

Inilah nyanyianku, dan aku di sini
Dan kita terangkum dalam buku kecil ini

Esok, bila kubuka halaman-halaman buku ini
Maka lampu akan meratap dan ranjang akan bernyanyi

Karena rindu, akan menjadi hijau huruf-hurufnya
Dan seakan hendak terbang koma-komanya

Jangan katakan: kenapa orang muda ini
bicara tentang diriku pada sungai dan jalan yang berkelok sunyi

Pada pohon badam dan bunga tulip sehingga ke mana aku pergi
Dunia pun akan selalu mengikuti

Dan mengatakan apa yang dikatakan orang muda itu
Bahwa tiada lagi bintang yang tak diharumi semerbak wangiku

Esok, orang akan melihatku dalam sejaknya, dan tampak:
Mulut rasa anggur dan rambut dipotong pandak

Jangan pedulikan kata mereka, karena kau akan besar
Hanya dengan kasihku yang besar

Apa artinya dunia ini tanpa kita
Dan tanpa matamu, apa jadinya

———————————-
Nizar Gabbani, 1923 —

Selulosa dari Tankos Sawit

selulosa tankos sawit

selulosa tankos sawit

Selulosa adalah tahapan antara untuk produksi berbagai macam turunan tankos. Selulosa ini berhasil diisolasi dari tankos sawit. Selulosa 100% dari tankos sawit. Dari selulosa ini bisa dibuat berbagai macam turunan, misalnya saja kalau mau dihidrolisis untuk menghasilkan gula/glukosa. Dari glukosa bisa dibuat berbagai macam produk lagi; bisa jadi etanol, asam organik dan lainnya. Dari asam organik seperti asam laktat bisa dipolimerisasi menjadi poly lactic acid, salah satu bahan bioplastik. Jalur tahapan yang saya tempuh adalah: tankos –> selulosa –> bioplastik. Semoga lancar dan bisa ekonomis.

tankos sawit cacah

Tankos sawit yang sudah dicacah dan dikeringkan.

down_arrow

pulp tankos sawit

Pulp tankos sawit

down_arrow

selulosa tankos sawit

selulosa tankos sawit

down_arrow

down_arrow

Bioplastik dari tankos sawit

Prottotipe bioplastik dari tankos sawit

Protected: Pabrik Pulp Sawit

This content is password-protected. To view it, please enter the password below.

Talas Bogor Istimewa di Jalan Surken

image

Salah satu makanan khas Bogor adalah talas. Talas diolah menjadi berbagai macam makanan. Kalau saya sih tetap suka talas Bogor yang original: talas kukus dengan kelapa muda. Nikmat.

Talas Bogor yang bayak dikenal talas yang kecil-kecil. Banyak dijual di pasar Bogor dan seputaran Kebun Raya. Itu talas Bogor biasa. Di jalan Surken (Surya Kencana) ada penjual talas Bogor yang istimewa. Pertama ukuran talasnya yang ruar biasa gede. Jauh lebih besar daripada talas Bogor yang biasa. Kedua, rasanya yang pulen dan legit banget. Ada yang menyebutnya talas ketan.

image

image

Continue reading