Tag Archives: Biofuel

Teknologi Selulosic Etanol

Secara umum teknologi selulosik etanol dapat dibagi menjadi dua kelompok utama: biokimia dan termokimia. Ada beberapa variasi teknologi dalam setiap kelompok tersebut. Teknologi biokimia juga dikenal dengan sugar platform, sedangkan teknologi biokimia disebut juga thermochemical platform. Perhatikan gambar di bawah ini:

    

Gambar 1. Teknologi biokimia (platform gula) dan konversi termokimia (platform termokimia) untuk pengolahan biomassa lignoselulosa menjadi biofuel (Sumber: http://www1.eere.energy.gov/biomass/ )

Continue reading

Karakteristik Lignoselulosa sebagai Bahan Baku Bioetanol Bagian 2

Salah satu aspek penting pemanfaatan biomassa lignoselulosa sebagai bahan baku bioetanol adalah pemahaman terhadap struktur seluler biomassa lignoselulosa. Beberapa studi telah dilakukan untuk melihat struktur bimassa melalui analisis foto dari hasil pemotretan dengan mikroskop elektron. Penelitian ini bertujuan untuk memahami organisasi alami dan struktur polymer yang mempengaruhi hasil pretreatment biologi, kimia, hidrolisis asam, dan hidrolisis oleh enzim.

Continue reading

Karakteristik Lignoselulosa sebagai Bahan Baku Bioetanol

Biomassa lignoselulosa sebagian besar terdiri dari campuran polymer karbohidrat (selulosa dan hemiselulosa), lignin, ekstraktif, dan abu. Kadang-kadang disebutkan holoselulosa, istilah ini digunakan untuk menyebutkan total karbohidrat yang dikandung di dalam biomassa dan meliputi selulosa dan hemiselulosa.


Baca juga:
Menghitung potensi bioetanol dari TKKS
Sirup gula dari TKKS
Kalkulator ethanol digital


Selulosa

Selulosa adalah polymer glukosa (hanya glukosa) yang tidak bercabang. Bentuk polymer ini memungkinkan selulosa saling menumpuk/terikat menjadi bentuk serat yang sangat kuat. Panjang molekul selulosa ditentukan oleh jumlah unit glucan di dalam polymer, disebut dengan derajat polymerisasi. Derajat polymerase selulosa tergantung pada jenis tanaman dan umumnya dalam kisaran 2000 – 27000 unit glucan. Selulosa dapat dihidrolisis menjadi glukosa dengan menggunakan asam atau enzim. Selanjutnya glukosa yang dihasilkan dapat difermentasi menjadi etanol.
Continue reading

Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

pohon sawit

Kelapa Sawit


Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:JERAMI PADI


Download literatur tentang TKKS pdf



Sayangnya dalam kajian yang dilakukan oleh Kim & Dale (2004) tidak menyertakan limbah industri perkebunan dan kehutanan. Padahal jumlah limbah ini tidak sedikit. Aku hanya tahu sedikit tentang TKKS ini.

Saat ini Indonesia menjadi negera pengekspor CPO terbesar dan memiliki luas area perkebunan sawit terluas di dunia. Meskipun sebagian besar kebun sawit tersebut bukan milik WNI. Produksi CPO Indonesia tahun 2006 menurut Dirjenbun adalah sebesar 16,6 juta ton. Tahun 2007 kabarnya sudah mencapai 17 juta ton. Kita pakai data tahun 2006 saja, walaupun sedikit lama tetapi sudah dipublikasikan resmi. Jumlah pabrik kelapa sawit adalah sebanyak 350 pabrik. Sebagian besar pabrik berada di P. Sumatera (258 pabrik).

Continue reading

Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:JERAMI PADI


Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT


Etanol saat ini yang diproduksi umumnya berasal dari etanol gereasi pertama, yaitu etanol yang dibuat dari gula (tebu, molases) atau pati-patian (jagung, singkong, dll). Bahan-bahan tersebut adaah bahan pangan atau pakan. Banyak dugaan, terutama dari Eropa dan Amerika, menyebutkan bahwa konversi bahan pangan/pakan menjadi etanol menjadi salah satu penyebab naiknya harga-harga pangan dan pakan.

Arah pengembangan bioetanol mulai berubah ke arah pengembangan bioetanol generasi kedua, yaitu bioetanol dari biomassa lignoselulosa. Kabarnya komisi Eropa menargetkan di tahun 2014 bioetanol generasi kedua sudah bisa diproduksi secara besar-besaran. Saat ini para peneliti di belahan dunia itu sedang gencar mencari dan mengembangakn bioetanol generasi kedua ini. Mereka didukung dengan peralatan, fasilitas, dan pendanaan yang kuat. Negara-negara Skandinavia bahkan sudah bisa memproduksi bioetanol generasi kedua dalam skala pilot. Rasanya tidak lama lagi mereka akan mampu memproduksi dalam skala besar.

Continue reading

Pabrik Bioetanol Selulosa


Ini mimpiku. Di dunia mimpi apa saja boleh saja terjadi, terserah yang mimpi. Kata orang sunda: “Blog Aing, Kumaha Aing”. Jangan tanya masalah logika, realita, dan referensi dari mana.


Aku sedang asik-asiknya meneliti tentang bioetanol selulosa (cellulosic ethaol). Penelitianku memang masih dalam taraf percobaan di laboratorium dan skalanya kecil. Tapi aku selalu ‘bermimpi’ tentang pabrik bioetanol berbahan baku biomassa lignoselulosa. Aku pernah mendengar ceramah seorang motivator: “Mulailah dari Akhir”. Aku coba mempraktekannya. Aku sedang memikirkan AKHIR itu.
Continue reading

Hidrolisis Asam Tandan Kosong Kelapa Sawit

Salah satu langkah penting biokonversi lignoselulosa menjadi etanol adalah hidrolisis. Saya sedang mencoba menghidrolisis tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dengan asam encer. Pada dasarnya TKKS sulit dihidrolisis dalam kondisi aslinya. Agar TKKS ini lebih mudah dihirolisis aku mencoba beberapa teknik pretreatment untuk membuka ikatan lignin. Hasilnya lumayan juga.
Continue reading

Peluang-peluang Pemanfaatan Sampah Organik

Salah satu kesulitan mengolah sampah adalah karena sampah campur aduk jadi satu. Sampah secara umum bisa dikelompokkan menjadi dua macam, dan setiap kelompok bisa dibagi lagi menjadi beberapa kelopok.

1. Sampah non organik:
a. Bisa didaur ulang : besi, logam, plastik, kaca dll
b. Tidak bisa didaur ulang: plastik yang tidak bisa didaur ulang, dll
2. Sampah organik:
a. Bisa didaur ulang: kertas (koran, kardus)
b. Tidak bisa didaur ulang: sisa makanan, sayuran, dll

Untuk sampah yang bisa didaur ulang tidak menjadi masalah. Justru memiliki nilai jual tersendiri. Sampah-sampah ini sudah ada pengepulnya. Jadi tidak akan di bahas di sini.


Sampah bukan MASALAH, SAMPAH ADALAH BERKAH.
Info lengkap pelatihan pengelolaan sampah klik disini: BERKAH DARI SAMPAH


Continue reading

Bibliography Lengkap Tentang Cellulosic Ethanol

Bagi anda yang tertarik dengan penelitian tentang ethanol dari biomassa lignocellulosa saya membuat daftar artikel ilmiah (bibliography) yang terkait dengan topik tersebut.  Semoga bermanfaat. Continue reading

Pemanfaatan Produk Samping Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Alternatif Terbarukan

Didiek H. Goenadi , Wayan R. Susila , dan Isroi


Makalah disampaikan pada tanggal 1 Maret 2005 di Badan Litbang Pertanian, Jakarta
Artikel terkait: Energi Terbarukan dari Limbah Sawit


PENDAHULUAN
Sebagai bangsa yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 220 juta jiwa, Indonesia menghadapi masalah energi yang cukup mendasar. Sumber energi yang tidak terbarukan (non-renewable) tingkat ketersediaannya semakin berkurang. Sebagai contoh, produksi minyak bumi Indonesia yang telah mencapai puncaknya pada tahun 1977 yaitu sebesar 1.7 juta barel per hari terus menurun hingga tinggal 1.125 juta barel per hari tahun 2004. Di sisi lain konsumsi minyak bumi terus meningkat dan tercatat 0.95 juta barel per hari tahun 2000, menjadi 1.05 juta barel per hari tahun 2003 dan sedikit menurun menjadi 1.04 juta barel per hari tahun 2004 (Tabel 1).

Continue reading