Many people are often wrong in perception when using chemical fertilizers, bio-fertilizers and organic fertilizers. Organic fertilizers and bio-fertilizers is often equated with chemical fertilizers. Every kind of those fertilizers is very different.
Read:
Make Granule Organic Fertilizer| Make Your own organic fertilizer |Secret of biofertilizer making
Continue reading →
Posted in Biofertilizer, Jamur, Kompos, MyResearch, Organik, PROMI
Tagged Aspergillus sp, Biofertilizer, fertilizer, granule, mycorhiza, organic fertilizer, phosphate solubilizing microbes, plant growth promoting rhizobacteria
Beberapa waktu yang lalu saya sempat main ke sebuah pabrik pupuk organik granul skala besar. Kapasitas per harinya bisa mencapai 200 ton POG. Pemilik pabriknya adalah Bapak Haji M. Bisri dan lokasinya di Secang Jawa Tengah.
Dengan kapasitas sebesar ini, rasanya pabrik ini adalah pabrik POG terbesar di Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi. Lebih besar dari yang di sragen, klaten, dan jogja.

Pabrik POG H. Bisri
Continue reading →
Pupuk Organik dan Kompos akhir-akhir ini mendapatkan banyak perhatian. Terutama setelah naiknya harga pupuk kimia buatan sekitar dua tahun yang lalu. Alternatif pengganti pupuk kimia adalah pupuk organik yang dibuat dari kompos. Pada saat itu saya berkesempatan untuk menyampaikan materi tentang kompos di Jember. Sebelumnya aku juga pernah membuat beberapa makalah kompos untuk pelatihan kompos di labku. Makalah tentang kompos ini kulengkapi dan kukirim ke penerbit. Akhirnya, makalah ini diterbitkan oleh Penerbit Andi, Yogyakarta.
Buku ini hanya sebuah pengantar singkat tentang kompos. Tebalnya hanya 50 halaman saja. Sebuah buku yang singkat. Karena cukup tipis jadi harganya juga miring sekali. Buku ini berisi tentang teori dasar pengomposan dan berisi satu contoh tentang pengomposan jerami/limbah pertanian. Memang isinya sangat sedikit tetapi cukup sebagai pengantar tentang kompos. Salah satu bagian yang penting adalah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengomposan dan bagaimana mempercepat proses pengomposan. Ada banyak faktor, tetapi menurut saya yang penting adalah menjaga keseimbangan antara kadar air (atau lebih tepatnya water activity) dan udara di dalam kompos.
Continue reading →
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Jamur, Jerami, Kompos, Limbah Perkebunan, MyBooks, Organik, PROMI, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Pupuk Organik Granul, Sampah
Tagged Isroi, jerami, kimia, Kompos, limbah pertanin, Organik, padi, pengomposan
Beberapa tahun yang lalu aku pernah membuat sebuah tulisan tantang kompos untuk sebuah pelatihan. Tulisan ini cukup banyak yang mendownloadnya. Beberapa waktu kemudian tulisan ini juga dipakai untuk sebuah kegiatan di Deptan. Materi bertambah sedikit. Cukup lama naskah ini tersimpan di balik blog ini. Akhirnya beberapa bulan yang lalu ada teman yang menawarkan untuk menjadikannya buku. Aku coba bongkar-bongkar lagi naskahku. Aku lengkapi di beberapa bagian dan ditambahkan dengan beberapa informasi baru. Akhirnya jadilah buku ini. Terima kasih Penerbit Andi.
Info buku Klik di sini.
Posted in Biodecomposer, Jerami, Kompos, Limbah Perkebunan, Organik, Pupuk, Sampah
Tagged Buku, dekomposer, Kompos, Penerbit Andi, PROMI
| No. |
Uraian |
Persyaratan |
| 1 |
MgO, % |
Min. 18 |
| 2 |
CaO, % |
Min. 30 |
| 3 |
Al2O? + Fe2O?, % |
Max. 3 |
| 4 |
SiO2, % |
3 |
| 5 |
Kadar air, % |
Max. 5 |
| 6 |
Bentuk tepung |
|
| 7 |
Lolosan saringan 40mesh,% |
100 |
| |
Lolos saringan 60mesh, % |
Max. 50 |
Limbah Bioetanol
Tahun yang lalu ketika ‘booming’ bioetanol, banyak orang yang berlomba-lomba memproduksinya. Pelatihan-pelatihan bioetanol diadakan di mana-mana dan hampir selalu penuh pesertanya, meskipun mereka harus membayar dengan cukup mahal. Aku pun sempat mengikuti pelatihan-pelatihan itu. Saya tidak tahu dengan pasti berapa persen dari peserta pelatihan yang akhirnya terjun bener ke bisnis etanol.
Ada satu hal yang masih jadi masalah waktu itu dan belum diselesaikan dengan baik, yaitu masalah limbah pabrik bioetanol. Dalam skala UKM dan pabrik besar, para pembicara selalu menyarankan metode-metode pengolahan limbah yang konvensional. Mereka menyarankan untuk membuat fasilitas IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sebelum limbah dibuang ke sungai.
Continue reading →
Posted in Bioethanol, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair
Tagged auksin, bioetanol, etanol, giberelin, hormon, molases, onggok, POC, pupuk organik cair, singkong, Sitokinin
Industri bioetanol atau etanol diperkirakan akan terus berkembang di masa-masa yang akan datang. Etanol memiliki beragam manfaat, seperti pelarut dan bahan bakar (biofuel). Etanol dimanfaatkan oleh berbagai macam industri, misalnya: industri farmasi, makanan, minuman, oleokimia, dan lain-lain. Pertumbuhan permintaan etanol cenderung meningkat.
Continue reading →
Posted in Biodecomposer, Kompos, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Uncategorized
Tagged auksin, bioetanol, Bioethanol, etanol, giberelin, hormon, limbah, POC, Sitokinin, vinase, ZPT

Pupuk organik yang umum dikemas dalam bentuk granul atau dikenal dengan istilah POG (Pupuk Organik Granul). Saya sudah banyak memposting tulisan dengan topik ini. Bentuk granul dipilih karena petani sudah terbiasa dengan pupuk granul. Memang untuk masalah ‘kebiasaan’ untuk petani adalah faktor penting. Petani sangat sulit merubah atau diubah kebiasaannya.
Bentuk granul juga memudahkan untuk aplikasi dan pengemasan.
– >
Mengelola sampah pasar tradisional ini berbeda dengan pengolahan sampah pasar yang sudah saya tuliskan sebelumnya (Sampah Pasar Buderan Sragen). Metode pengolahan sampah pasar tradisional ini lebih sederhana dan dalam beberapa hal lebih baik daripada yang sebelumnya.
Sampah pasar tradisional memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dengan sampah dari perumahan. Komposisi sampah pasar tradisional lebih dominan sampah organik daripada sampah anorganik. Sampah-sampah anorganik seperti sampah plastik jumlahnya lebih sedikit daripada sampah anorganik dari perumahan. Apalagi jika sampahnya berasal dari los pasar sayuran atau los pasar buah-buahnya. Topik yang saya tulisakan di sini rasanya lebih cocok untuk sampah-sampah dari pasar tradisional, lebih khusus lagi sampah-sampah organik dari pasar sayuran dan buahan. Sampah pasar tradisional yang organik diolah menjadi kompos dan pupuk organik granul.
Continue reading →
Posted in Kompos, Organik, PROMI, Pupuk, Pupuk Organik Granul, Sampah
Tagged granul, Kompos, Organik, pasar, POG, PROMI, Pupuk, Sampah