Rhizobium Sahabat Kacang-kacangan

scan0001bDunia ini sungguh luar biasa menajubkan. Ternyata ada tanaman yang bersahabat kental dengan mikroba. Mereka hidup rukun saling berbagi dan saling membantu. Bahkan mereka sangat setia kawan. Mereka adalah kacang-kacangan yang bersahabat dengan Rhizobium.


Baca juga: Pupuk Kimia, Pupuk Organik, dan Pupuk Hayati


Tanaman kacang-kacangan atau legum adalah tanaman yang unik. Contoh tanaman kacang-kacangan adalah kacang tanah, kedelai, Mucuna, kacang merah, kacang koro, dan lain-lain. Cobalah Anda cabut akarnya, bersihkan tanah-tanahnya, coba amati baik-baik akarnya. Biasanya ada bintil-bintil kecil di akar-akar tersebut. Kalau anda coba pecah bintil akar tersebut biasanya berwarna merah.
Continue reading

Menggapai Matahari

Mengapai matahari, itu judul yang aku tuliskan disebuah buku catan kecil ukuran 4 x 5 cm. Aku tuliskan rencana-rencanaku, mimpi-mimpiku, dan keinginan-keinginanku di buku kecil ini. Buku ini aku taruh di meja belajarku agar mudah kucari setiap kali aku ingin membacanya. Hanya sekedar mengingatkan padaku, apa-apa yang sudah aku rencanakan. Apalagi di awal-awal tahun baru seperti sekarang ini.

Buku itu sudah sangat lusuh. Meski pun begitu isinya selalu aktual bagiku. Biasanya aku mengevaluasi, apakah yang aku rencanakan sudah aku lakukan? Sudah sejauh mana aku berjalan? Tersesatkah aku? Dan pertanyaan yang semacam itu. Kemudian aku coba juga untuk menyusun lagi rencana-rencana di tahun depan, mimpi-mimpi ku susun lagi.

Continue reading

Belajar Tiada Henti

Saat ini aku sedang banyak membaca dan belajar. Pada awalnya aku berfikir bahwa bekal yang aku bawa selama ini sudah cukup banyak. Jadi aku tinggal belajar sedikit saja. Kemudian aku mencoba untuk mencari dan mencari lebih banyak lagi. Ketika aku mulai menyelaminya, aku seperti dikejutkan oleh suatu kenyataan: ilmu itu sungguh dalam dan luas sekali.

Muncul sebuah kesadaran baru padaku, bahwa apa yang aku pelajari selama ini baru sedikit sekali dibandingkan luasnya ilmu Allah. Rasanya tidak ada satu orang pun yang sanggup mempelajari semua ilmu. Sungguh Maha Benar Allah, ilmu Allah ibarat air di samudera luas. Ilmu yang dimiliki manusian ibarat sebuah jarum yang dicelupkan ke dalam samudera itu. Air yang tertinggal menempel di jarum itu lah ilmu yang dimiliki manusia.

Continue reading

Tip Mencari Literatur

Baca ini dulu : Mencari literatur gratis di internet

Dunia maya adalah lautan informasi. Kita bisa mendapatkan banyak sekali informasi, khususnya literatur ilmiah yang jumlahnya sangat melimpah ruah. Justru karena banyak sekali ini, kadang-kadang kita jadi bingung sendiri. Kebanjiran informasi, jadi tidak tahu mana informasi yang diperlukan dan mana yang tidak. Berikut ini sedikit tip untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Semoga bermanfaat.

  1. Tetapkan dahulu topik/kata kunci penelitian atau literatur yang akan dicari. Kata kunci sebaiknya dalam bahasa inggris yang benar.
  2. Kunjungi salah satu situs penerbit jurnal-jurnal ilmiah yang sesuai dengan topik penelitian. Misal: ScienceDirec, Springerlink, ASM, atau yang lainnya.
  3. Manfaatkan fasilitas Search (pencarian). Di dalam fasilitas itu masukkan kata kuncinya. Jika tersedia pilih yang advance dan pilih literatur dari terbitan 5 tahun terakhir. Pilihan ini akan menampilkan literatur-literatur terbaru dari topik penelitian kita. Biasanya literatur baru tidak gratis. Kalau anda punya cukup uang silahkan saja untuk dibeli.
  4. Kalau anda tidak punya cukup dana. Pilih saja bagian citation. Umumnya citasi dari jurnal tersebut tersedia gratis dan bisa dilihat/didownload. Manfaatkan citasi (daftar pustaka) ini. Dari daftar pustaka itu coba telusuri literatur-literatur yang sesuai dengan penelitian Anda. Dan kemudian cari diinternet. Kalau Anda beruntung Anda bisa mendapatkan literatur-literatur itu secara gratis.
  5. Beberapa penerbit juga menyediakan fasilitas similar artikel. Manfaatkan fasilias ini untuk mencari literatur yang sesuai dengan penelitian Anda.

Semoga sedikit tip ini membantu Anda dalam mencari literatur di Internet.

Beli NoteBook MSI Wind U100

Sudah lama sekali aku menggunakan IBM ThinkPad. Aku termasuk orang yang tidak ‘neko-neko’. Meskipun laptopku ini sudah uzur, aku tetap memakainya. Selama ini sebagian besar kebutuhanku bisa dipenuhi oleh laptop kesayanganku ini. Ketika aktivitasku mulai bertambah, aku mulai merasa ada kekurangan. Pertama, kapasitas hardisk yang sudah penuh, maklum sekarang aku sering edit foto atau video. Kedua, ada sedikit masalah dengan lampu layar monitorku yang sering mati.

Continue reading

Ibrahim dan Royan di Taman Reptil

100_1154Ibrahim suka dengan binatang. Hampir semua binantang dia suka. Ibrahim suka menangkap belalang, kupu-kupu, bahkan capung yang sulit ditangkap dia bisa menangkapnya. Dia juga tidak takut atau jijik dengan cacing, luwing (kaki seribu), dan kepiting. Ibrahim juga punya buku yang banyak sekali tentang binatang. Saat liburan sekolah, kami sempat bermain di Taman Reptil, Purbalingga. Ibrahim senang sekali. Di sini ada pengalaman yang menarik sekali, ternyata Ibrahim juga tidak takut dengan ular.

Ceritanya waktu itu kami pergi ke Purwokerto untuk menghadiri acara reuni di kampus Fakultas Biologi, Unsoed. Ibrahim sempat bertemu dengan Mas Imung, temanku yang jadi pendongeng cerita anak-anak di Banyumas. Mas Imung menceritakan kalau di Purbalingga ada Taman Reptil, pasti Abim suka. “Di sana ada ular yang boleh dipegang, lho..”, lanjut Mas Imung. Ibrahim senang sekali dan merengek-rengek minta di antar ke Taman Reptil.
Continue reading

Mengukur Kadar Bioetanol

alkohol_meterMengukur kadar bioetanol dalam cairan fermentasi adalah salah satu hal penting yang harus kita ketahui, jika kita ingin membuat bioetanol. Ada banyak cara untuk mengukur bioetanol. Mulai dari cara yang paling mudah, rumit, dan paling canggih. Setiap metode pengukuran memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Beberapa metode itu adalah analisis dengan GC (Gas Chromatography), HPLC (High Performance Liquid Chromatography), metode enzym, dan hydrometer. Tiga metode yang pertama sangat sensitif, dapat mengukur kadar bioethanol dalam konsentrasi yang sangat rendah, tetapi juga lebih rumit dan mahal. Metode enzym relatif lebih mudah dan murah dibandingkan dengan metode GC atah HPLC. Saat ini tersedia beberapa produk enzym kit untuk mengukur bioetanol. Tetapi metode ini masih cukup mahal untuk ukuran UKM atau rumahan. Metode terakhir adalah metode yang paling mudah, murah, tetapi juga kurang teliti. Meskipun begitu untuk ukuran UKM atau rumahan rasanya sudah cukup memadai.
Continue reading

Cara Mudah Melihat Kemurnian Bioetanol

Kemurnian bioetanol ini sangat penting, terutama bila bioetanol akan digunakan sebagai bahan bakar pencampur bensin. Kandungan air dalam bahan bakar akan merusak mesin. Ada cara yang sangat mudah untuk melihat kemurnian biotenol dengan memanfaatkan karakteristik yang khas dari biotenol ini.

Lapisan antara air dan bensin+etanol
Bioetanol memiliki ciri yang sangat khas. Bioetanol murni dapat bercampur dengan air. Campuran antara bietanol dengan air tidak bisa dibedakan dengan mata telanjang. Hebatnya lagi bioetanol murni juga bisa bercampur dengan bensin. Dan campurannya juga tidak bisa dibedakan dengan mata telanjang. Tetapi yang lebih menarik lagi adalah bensin tidak bisa dicampur dengan air. Campuran antara bensin dengan air akan membentuk dua lapisan. Lapisan yang bawah adalah air dan lapiran yang atas adalah bensin. Karakteristik ini dapat digunakan untuk melihat kemurnian bioetanol.
Continue reading

Membuat Bioethanol Sendiri di Rumah

bioetanol bioethanol bensin etanol ethanol

Bioethanol yang dicampurkan dengan bensin sudah terbukti dapat meningkatkan nilai oktan bensin. Pencampuran bioethanol 10% saja dengan bensin nilai oktannya hampir sama dengan pertamax. Maanfaat bioethanol tidak hanya itu saja, ada banyak manfaat lain, seperti: pembakaran menjadi lebih sempurna, lebih irit, dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Kalau anda penasaran dan ingin mencoba bioethanol bisa membuat sendiri lho.

Baca juga artikel yang lebih lengkap: Membuat ‘Bensin’ Sendiri Yuk…..!!!!

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bioethanol terutama adalah bahan-bahan yang banyak mengandung gula. Pilihan bahan yang bisa dipakai:
Continue reading

Membuat Bioetanol dari Gula Pasir


Jika anda kesulitasn mendapatkan tetes/molasses, bioetanol dapat juga dibuat dengan menggunakan gula pasir. Proses pembuatan bioetanol dari gula pasir pada prinsipnya sama dengan pembuatan bioetanol dari tetes tebu (lihat di sini). Yang perlu diperhatikan adalah kadar gulanya kurang lebih 14%. Jadi untuk setiap 1 kg gula pasir dapat ditambahkan kurang lebih 7.1 liter air.
Bahan-bahan lain yang bisa dibuat bioetanol antara lain adalah: nira tebu (air perasan tebu), nira sorgum manis (air perasan batang sorgum manis), nira kelapa (badeg), nira aren, madu, dan lain-lain.


DOWNLOAD BIOETHANOL

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

Daftar bahan lain yang bisa didownload:
Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Handbook on Bioethanol: Production and utilization
bioethanol ebook download free gratis percuma

Biofuel for Transportation
bioethanol ebook download free gratis percuma

Panduan Membuat Distilator
bioethanol ebook download free gratis percuma