Permen ESDM 25 2013 Tentang Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Biofuel
Alternatif download: Permen ESDM No. 25 Th. 2013
Permen ESDM 25 2013 Tentang Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Biofuel
Alternatif download: Permen ESDM No. 25 Th. 2013
Posted in Bioethanol, Biofuel, Download, Lignoselulosa, MyResearch
Tagged BBN, biodiesel, bioetanol, biogas, biomass, ESDM, lignosellulosa, nabati, permen

Baca juga: Video Membuat Pupuk Granul | membuat pupuk organik sendiri | Mesin Cacah Kompos | Pupuk Organik, Pupuk Kimia, dan Pupuk Hayati | Tata Letak Mesin Pabrik Pupuk Organik | Bagan Pabrik POG | Permentan No. 70/2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011 | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Download, Kompos, Limbah Perkebunan, Literatur, MyResearch, PROMI, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Pupuk Organik Granul
Tagged Biofertilizer, laboratorium uji, No. 70/2011, Organik, permentan, POC, POG
Persyaratan Teknis Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah

Baca juga: Video Membuat Pupuk Granul | membuat pupuk organik sendiri | Mesin Cacah Kompos | Pupuk Organik, Pupuk Kimia, dan Pupuk Hayati | Tata Letak Mesin Pabrik Pupuk Organik | Bagan Pabrik POG | Permentan No. 70/2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011 | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Download, Kompos, MyResearch, Organik, PROMI, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Pupuk Organik Granul
Tagged Download, granul, gratis, No. 70/2011, Organik, permentan, persyaratan teknis, POC, POG

Baca juga: Video Membuat Pupuk Granul | membuat pupuk organik sendiri | Mesin Cacah Kompos | Pupuk Organik, Pupuk Kimia, dan Pupuk Hayati | Tata Letak Mesin Pabrik Pupuk Organik | Bagan Pabrik POG | Permentan No. 70/2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011 | Lampiran 1 Permentan No. 70/2011
Posted in Biofertilizer, Download, Kompos, Literatur, MyResearch, Organik, PROMI, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Pupuk Organik Granul
Tagged Download, gratis, laboratorium, No. 70/2011, Organik, peraturan, permentan, POC, POG, Pupuk, spesifikasi
Google Scholar menyimpan lautan pustaka dan jurnal-jurnal ilmiah. Pencarian pustaka dengan Google Scholar akan mendapatkan ratusan atau bahkan ribuan pustaka ilmiah yang sesuai dengan kata kunci yang kita masukkan dalam waktu yang sangat singkat. Menyimpan dan membuat daftar pustaka dengan cara menuliskan atau meng-copy-paste satu persatu sangat-sangat tidak efektif. Saya ingin berbagi tips bagaimana cara menyimpan dan membuat daftar pustaka dari Google Scholar yang lebih cepat dan lebih efisien.
Di tulisan sebelumnya saya sudah menyampaikan tips mencari pustaka yang efisien secara on-line. Baca di link ini Tip Mencari Literatur Gratis di Internet.
Saya juga sudah menuliskan tips mengelola daftar pustaka dengan menggunakan aplikasi gratis yang bisa didownload di internet: JabRef atau Zotero. Silahkan baca di link ini JabRef dan Zotero.
Tips berikut ini berkaitan dengan tulisan sebelumnya. Saya tidak akan mengulang tip-tip tersebut. Jadi kalau Anda belum membacanya silahkan pelajari di link yang saya sebutkan di atas.
Pertama Anda memasukkan beberapa kata kunci penting referensi yang ingin Anda cari ke dalam kotak pencarian Google Scholar. Kemudian klik tombol SEARCH. Google Schoolar akan menampilkan hasil pencarian yang sesuai dengan katan kunci yang Anda masukkan. Semakin spesifik kata kunci yang Anda masukkan, akan semakin spesifik pula hasil pencariannya.
Di bagian bawah daftar pencarian akan ditampilkan beberapa menu. Salah satunya adalah menu untuk mendownload file sitasinya. Di bagian kanan akan ditampilkan link untuk mendownload file full text jika tersedia. Silahkan klik menu MORE>CITE untuk menampilkan beberapa pilihan sitasi.
Jika Anda menggunakan aplikasi Endnote, download file untuk EndNote. Jika Anda menggunakan JabRef atau Zotero, download file BibTex. Tentukan nama file dan tempat penyimpanan file tersebut.
Langkah berikutnya adalah membuka file tersebut dengan mengklik dua kali pada file yang sudah didownload atau melalui aplikasi manajemen daftar pustaka yang Anda gunakan: Endnote, Zotero, atau JabRef. Aplikasi akan secara otomatis memasukkan sitasi tersebut ke dalam aplikasi manajemen daftar pustaka.
Dari daftar pustaka yang sudah Anda kumpulkan, Anda bisa menambahkan sitasi pada tulisan ilmiah yang sedang Anda buat dan menambahkan daftar pustakanya.
Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
Posted in Download, JabRef, Literatur, MyResearch, Tutorial, Zotero
Tagged Daftar Pustaka, disertasi, Download, Endnote, free, Google Scolar, gratis, penelitian, referensi, skripsi, thesis
Posted in Bioethanol, Biofuel, Download, Lignoselulosa, Literatur, MyResearch
Tagged Download, gratis, limbah, Literatur, pabrik kertas, pretreatment, sludge
Analisis Kandungan Lignoselulosa Dengan Metode Chesson
Alternatif link: Analisis Kandungan Lignin dengan Metode Chesson-Datta
Posted in Bioethanol, Biofuel, Download, Lignoselulosa, Literatur, MyResearch
Tagged biomass, cellulose, Chesson, hemicellulose, hemiselulosa, lignin, lignocellolse, Lignoselulosa, selulosa
Entepreneur mulai dari melihat sebuah peluang atau potensi. Kemudian mencari-cari pasar, mencari harga, mengitung keuntungan, dan mencari konsumen potensial. Baru kemudian mencari cara bagaimana membuat sebuah produknya. Baik atau buruk, sempurna atau tidak sempurna tidak jadi soal, yang penting produk itu bisa dijual dan bisa menghasilkan uang. Setelah mendapat uang baru langkah berikutnya melakukan riset untuk memperbaiki dan menyempurnakan produk itu dengan membayar peneliti-peneliti profesional. Hasilnya, sebuah produk yang laku dijual dan menghasilkan benefit yang nyata.
Penelitia mulai dari sebuah ide, seringkali dari membaca literatur atau browsing di internet. Kemudian mencoba memformulasikan ide itu menjadi sebuah topik penelitian. Mengaduk-aduk kembali isi internet untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang topik itu. Selanjutnya, mencoba merumuskan ‘state of the art’ dari topik itu. Baru kemudian mencari peluang untuk menjadi topik penelitian. Untuk justifikasi, dicari-cari peluang dan potensi pasarnya. Membuat dasar teori yang njlimet, merusmuskan hipotesis yang scientific, dan mencari metode yang rumit-rumit dan secanggih mungkin. Setelah itu pusing tujuh keliling mendapatkan dana untuk penelitian. Kalau beruntung mendapatkan dana penelitian, penelitian akan dilaksanakan seteliti mungkin se-scientific mungkin. Setelah itu dengan malas ditulis dalam sebuah laporan penelitian. Kalau masih punya semangat, ditulis menjadi sebuah paper ilmiah dan diterbitkan di jurnal-jurnal. Akhirnya, hasil penelitian itu numpuk di perpustakaan atau website-website referensi lainnya. Kalau pun membuat prototipe produk, susah sekali dijual dan sangat jarang dilirik oleh pengusaha. Tragis…..
Saya beberapa kali diskusi dengan entepreneur, pengusaha, marketing, dan orang-orang yang punya ide bisnis luar biasa. Kejelian mereka melihat peluang pasar dan mendapatkan cara untuk bisa mendapat keuntungan sungguh luar biasa. Bahkan, produknya belum jadi, belum diriset, mereka sudah bisa mendapatkan pembelinya.
Untuk menghasilkan produknya, tidak jarang mereka melakukan riset ‘asal-asalan’, yang penting jadi dengan modal youtubing dan googling. Meskipun ‘riset’nya terkesan ‘asal-asalan’, tapi hasinya nyata dan bisa dijual. Salut….
Baru-baru ini saya dibuat tercengan ketika diskusi dengan seseorang yang punya ide bisnis ruaar biasa. Idenya simpel saja, dia melihat ada limbah pertanian yang volumenya sangat besar di suatu pabrik: 10rb ton/bln. Orang kebanyakan mengabaikannya bahkan sama sekali tidak melihatnya sebagai ‘gunung uang’. Termasuk saya.
Limbah itu terdiri dari tiga komponen utama, sebut saya A, B, dan C. Setelah dia browsing-browsing, googling-googling, dan tanya ke kolega-koleganya, tiga komponen itu memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Nilai kasarnya, sebut saja rp. 100rb/kg. Hitung saja Rp. 100rb * 10.000.000. Dua belas digit……weleh-weleh….pengusaha mana yang tidak tergiur dengan ‘gunung uang ini’.
Merubah potensi limbah ‘gunung uang’ 10.rb ton/bln menjadi ‘uang’, bukanlah pekerjaan mudah. Tentunya perlu dana besar juga dan perlu penelitian intensif agar bisa menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Mulai lah ‘teman’ saya itu cari informasi ke sana-sini dan melakukan ‘riset gila-gilaan’ di dapur rumahnya sendiri. Meskipun belum sempurna dan hampir saja membakar rumahnya, dia berhasil mendapatkan tiga produk yang ‘mungkin’ bisa dijual.
Saat ini dia sedang mencari pembeli ke negeri gingseng. Kalau sudah dapat pembelinya, baru dia akan mulai membuat pabrik dan melakukan ‘riset yang benar’.
***
Terus terang, sebagai seorang peneliti saya merasa iri (dalam artian positif) dengan ‘teman’ saya ini. Tanpa dasar keilmuan yang mencukupi, tanpa studi literatur yang cukup, tanpa landasan teori yang kuat, tanpa hipotesis yang sahih, tapi hasil risetnya ‘nyata’.
Nah, saya, kadang-kadang mesti mikirin bagaimana membuat hipotesis yang shahih, latar belakang yang kuat, dan metode yang valid, ketika dibuat proposal pun sering tidak didanai. Hasilnya, masih jauh dari ‘bisa dijual’, paling banter numpuk di perpustakaan.
Sepertinya, saya mesti mem-format-ulang cari berfikir saya selama ini. Hampir 25 tahun hidup saya dihabiskan di bangku sekolah/kuliah, tapi belum bisa memecahkan masalah yang ‘nyata’ dan memberikan kontribusi yang ‘nyata’. Apalagi menghasilkan produk yang ‘laku’ dijual.
-It is save to shutdown your mind-
Posted in Bioethanol, Biofuel, Download, Lignoselulosa, Literatur, MyBooks, MyResearch
Tagged Bioethanol, Biofuel, dissertation, Download, empty fruit bunch, free, gratis, oil palm, phosphoric acid, pretreatment, thesis, White-rot fungi