Petunjuk Teknis Pengomposan Jerami dengan PROMI

Selulosa dari Tandan Kosong Kelapa Sawit

Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) volumenya luar biasa besarnya di Indonesia. TKKS bisa dimanfaatkan untuk bermacam-macam produk, tidak hanya sekedar kompos saja. Salah satu langkah awal pemanfaatan TKKS adalah mengekstrak selulosa.

Beberapa tahun yang lalu, saya sudah bisa membuat pulp dari TKKS. Prosesnya dengan sedikit memodifikasi teknik yang banyak dipakai di industri pulp. Saya juga mencoba membuat pulp dengan memanfaatkan jamur.

image

Pulp dari tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS)

Continue reading

Belajar Menikmati Minum Kopi

Pak Yusianto Ahli Kopi

Saya dengan Pak Yusianto di Rumah Kopi Rannin, jl. Bangbarung. Saya banyak belajar dengan beliau bagaimana cara menikmati kopi. Beliau adalah ahli kopi, tapi bukan peminum kopi.

“Ada peminum kopi dan ada penikmat kopi,” kata pak Yusianto, salah satu tester kopi yang bersertifikat Internasional. Beliau menyampaikan itu waktu kami minum kopi di Rumah Kopi Rannin, jl. Bangbarung Bogor.

Tiga hari ini di kantor diselenggarakan acara pelatihan peningkatan citarasa kopi dengan teknik bioteknologi. Pembicara utamanya antara lain adalah Pak Dr. Surip Mawardi dan Pak Ir. Yusianto, peneliti senior di Puslit Koka. Mereka adalah para ahli perkopian. Mereka menyampaikan materi tentang citarasa kopi, pengenalan dan faktor2 yang mempengaruhi citarasa kopi.

Pak Yus dan saya diajak mampir ke rumah Kopi Rannin. Pak Yusianto diminta untuk mencicipi minuman kopi2 yang disuguhkan di sini dan memberikan komentarnya. Saya senang sekali, karena bisa dapat tambahan ilmu dari beliau.

biji kopi sangrai

Biji kopi sangrai

Secara umum memang ada dua tipe orang minum kopi, yang pertama peminum kopi dan penikmat kopi. Sebagian besar orang Indonesia adalah peminum kopi dan minum kopi untuk mendapatkan manfaat ‘melek’-nya. Sehari bisa minum dua sampai tiga gelas kopi. Kopi yang umum di pasaran lokal Indonesia adalah kopi robusta yang kandungan kafeinnya tinggi dan rasanya lebih pahit. Minumnya ditambah banyak gula biar rssanya manis. Sekali minum bisa langsung satu cangkir. Saya punya teman yang kalau tidak minum kopi rasanya lemes dan males.

Tipe kedua adalah penikmat kopi. Mereka meminum kopi untuk menikmati citarasa kopinya itu. Penikmat kopi biasanya minum kopi tanpa gula. Kopi yang dipilih kopi arabika atau kopi2 yang sudah terkenal citarasanya seperti kopi luwak, kopi gayo, kopi flores dan lain2. Saya belajar dari Pak Yusi bagaimana menikmati kopi dan mengenali citarasanya.

Kopi yang enak adalah kopi yang baru disangrai. Citarasanya belum banyak berubah. Kopi yang baru disangrai dan dihaluskan akan mengeluarkan bau yang khas. Bau ini namanya fragrance. Jika dicium, kopi akan mengeluarkan bau yang bermacam2. Baunya bisa seperti ada bau gulanya, madu, rempah2, kacang2an, atau bau jagung manis. Kopi yang enak akan berbau segar dan menyenangkan. Tapi kopi yang jelek akan berbau tanah, bau gosong, bau jamur/tengik dan lain2.

Setelah itu kopi baru diseduh tanpa diaduk. Kopi yang baru diseduh akan mengeluarkan aroma segar. Penikmat kopi pertama kali akan menikmati aroma ini. Aromanya juga bermacam-macam. Ada aroma seperti aroma buah, kacang2an atau rempah2. Selain itu ada juga aroma seperti gula/karamel dan coklat.

Setelah dinikmati aromanya baru diminum kopinya. Ketika diminum kopi yang enak akan meninggalkan citarasa di lidah. Rasanya tidak hanya pahit, ada rasa sedikit asam, sedikit manis dan sedikit sepat. Kopi robusta terasa lebih pahit dan tidak masam. Sedangkan kopi arabika terasa lebih masam dan tidak terlalu pahit. Kopi arabika lebih enak diminum dalam kondisi hangat.

Pak Tedjo, pemilik kopi Rannin, menyugguhkan beberapa kopi dengan berbagai cara penyeduhan/penyajian. Saya mencoba menikmati kopi2 ini. Memang terasa bedanya. Setiap kopi memiliki citarasanya sendiri2.

Sampai dirumah saya coba menyeduh kopi yang biasa kami beli di warung. Beda banget rasanya. Terasa sekali ada bau tanahnya, ada bau tengiknya, dan pahit banget. Minum kopi warung tidak enak kalau tidak pakai gula. Aroma dan citarasa yang kurang tadi akan tertutup dengan rasa gula yang manis.

Terima kasih, Pak Yus. Sekarang kalau minum kopi saya akan coba untuk menikmatinya.

Pak Yusianto, ahli citarasa kopi Indonesia.

Pak Yusianto, ahli citarasa kopi Indonesia.

Tips MS Excel: Add in MS Excel untuk Analysis Statistik

Boleh dikatakan kalau saat ini MS Excel telah menjadi applikasi paling populer untuk penyimpanan dan analisis data-data penelitian. MS Excel memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk membuat tabel dan grafik. MS Excel juga memiliki formula/rumus-rumus yang lebih dari cukup untuk melakukan perhitungan maupun analisis data. Namun, untuk analisis statistik MS Excel masih ‘kurang dipercaya’. Untuk analisis statistik banyak pengguna yang memakai applikasi lain yang memang khusus untuk analisis statistik. Padahal, untuk analisis statistik sederhana MS Excel sudah lebih dari cukup melakukan analisis statistik sederhana.

MS Excel versi lama memiliki feature tambahan yang dinamakan dengan Analysis Tool Pack. Add inn ini tidak diinstall secara otomatis, kita harus menghinstallnya secara manual. Untuk MS Excel versi yang baru di atas 2011 tidak lagi menyertakan Analysis Tool Pack. Sebagai gantinya kita bisa menginstall StatPlus. Add ini ini bisa didownload di http://www.analystsoft.com/en/products/statplusmacle/download.phtml. Add ini ini sudah lebih cukup untuk melakukan analisis statistik sederhana dengan MS Excel.

MS Excel statistic analysis

Pengalaman Konyol: Salah turun halte gara-gara HP

Ini pengalaman lama, tapi pengalaman konyol ini tidak pernah terlupakan dan jadi pengalaman berharga bagi saya. Hanya gara-gara asik main HP saya salah turun halte dan tersesat di belantara Yotebori (Göteborg).

Saya masih baru di kota Göteborg, jadi belum hafal jalur trem, bis dan peta kota. Biasanya saya naik bis menggunakan tram No. 10 dan turun tepat di depan kampus Chalmers. Tapi hari itu saya naik bis no. 16 yang turun di jalan belakang kampus. Sebenarnya in bukan yang pertama, sudah beberapa kali saya naik No. 16.

Jarak dari rumah sampai kampus ditempuh dalam waktu kurang lebih 25menit. Biasanya saya sempatkan waktu di tram atau di bis untuk menulis dengan HP. Kebetulan HP saya waktu itu adalah Motorola Millestone A1 yang sangat nyaman untuk menulis. Saya duduk di deretan nomor 2 dari sopir. Saya sangat asik menulis. Sampai saya lupa dengan keadaan sekeliling saya.

Tiba-tiba sopir menegur saya.
“Vi får”
“Stannar här”
Saya kaget dan belum bisa bahasa Swedia.
Saya cuma melonggo dan tengok kanan tengok kiri. Ternyata saya sudah sampai di ujung bis no. 16.

Di bis ini hanya saya saja penumpangnya. Saya segera turun dari bis dengan kebingunggan. Tertulis di halte itu Vasaplatsen.
“Ampun deh… turun di mana saya ini …. ?????”

Saya coba lihat di peta. Adanya peta jalur tram. Saya cuma ingin tahu saya ada di mana?

Ditengah kebingungan ini saya cobe telp temen sedepartemen saya, Bu Erna. Dia ternyata juga tidak hafal kota ini. Saya minta tolong ke Bu Erna untuk tanya ke teman lain, terutama teman yang asli swedia atau sudah lama di Swedia. Hasilnya nihil.

Saya lihat lagi peta tram dan coba mengenali daerah2 yang saya hafal. Yang saya hafal adalah Brunnsparken di tengah kota. Saya naik bis lagi dan turun di Brunnsparken. Dari sini saya naik lagi tram no. 10 dan turun di tempat biasanya saya turun.

****
Beberapa waktu berlalu, dan saya semakin hafal kota ini. Ternyata Vasaplatsen tidak terlalu jauh dari Chalmers. Jalan kaki kira 10-15 menit sampai juga ke kampus Chalmers.

Pengalaman ini jadi pelajaran penting bagi saya. Jangan sampai terlalu serius dan terlalu fokus sampai lupa keadaan di sekitar kita.

Pak Haji Zaka: Kunci sukses gapoktan/poktan atau komunitas petani

Sudah lama sekali saya tidak sungkem ke Pak Haji Zaka. Kebetulan saya ada kegiatan di Sukabumi dan lewat Cigombong. Saya tidak lewatkan kesempatan ini untuk mampir ke saung Pak Haji. Setelah bertahun-tahun tidak ketemu, Pak Haji Zaka masih tetan awet tua, tetap energik, tetap cerdas, humoris dan penuh semangat.
Salam hormat, Pak Haji.

Tips Komputer: Tinggalkan Mouse dan Gunakan Tombol Short Cut

shortcut keys

Tombol pintas (shortcut) Cmd+C (Mac) atau Ctrl+C (Windows) untuk melakukan perintah ‘copy’.

Perangkat Mouse sangat membantu pekerjaan kita. Bahkan banyak orang yang sangat tergantung dengan Mouse ini. Mouse memang mudah digunakan, tetapi tidak cepat karena memerlukan beberapa langkah. Sistem operasi maupun aplikasi komputer menyediakan cara praktis yang lebih cepat tanpa mouse, yaitu shortcut key. Bolehlah saya terjemahkan menjasi tombol pintas.

Saya mulai belajar menggunakan shortcut keys ketika saya kehilangan wireless mouse beberapa tahun yang lalu. Agar tetap bisa bekerja saya harus mencari cara melakukah perintah kerja komputer tanpa mouse. Ketemulah saya dengan shortcut keys ini. Ternyata menggunakan shortcut keys lebih cepat dan praktis. Sejak saat itu saya tidak lagi mengunakan mouse di laptop. Saya juga lebih sedikit menggunakan tract pad.

Shortcut keys adalah kombinasi tombol2 keyboard. Kenapa lebih cepat dan praktis jika menggunakan shortcut keys. Contoh saja kita akan melalukan perintan copy & paste. Ada beberapa pilihan langkah untuk itu, yaitu:
1. Dengan mouse klik Edit>copy lalu klik lagi Edit>Paste.
2. Dengan mouse, geser dan klik icon copy lalu paste.
3. Kalau dengan shortcut cukup menekan tombol Ctrl+C dan Ctrl+V.

Continue reading

Adik Yusuf Bercerita Sambil Membaca Buku

Tips Microsoft Office: Menemukan Link File yang Hilang

Saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana menemukan link file yang hilang atau lupa menaruhnya di mana. Beberapa hari ini saya dipusingkan dengan data penelitian yang sudah cukup lama saya olah dan saya lupa di mana menaruh file excel yang berisi data-data yang masih mentah. Saya punya file MS Word dan MS Power Point yang menampilkan hasil grafik dari pengolahan data tersebut. Reviewer meminta untuk menambahkan nilai deviasi pada gambar tersebut. Nah, untuk menghitung nilai deviasi ini perlu data-data aslinya. Celakanya saya lupa di mana menaruh data-data itu. Maklum, penelitiannya sudah beberapa waktu yang lalu dan saya sudah ganti laptop beberapa kali.

Untungnya di MS Word ada fasilitas untuk membuat link dari beberapa aplikasi. Misalnya, kita bisa menampilkan gambar dari excel ke Power Point atau Word dan melink-kannya ke file excel aslinya. Jika kita ingin mengedit gambar tersebut, kita tinggal klik dua kali dan akan langsung ditampilkan file excel aslinya. Kalau file excel aslinya tidak ketemu, maka akan ditampilkan pesan jika link filenya tidak ditemukan.

Link file MS Office

Menu untuk mengedit dan menemukan file2 yang nge-link ke dokumen MS Office. Menu ini berlaku untuk semua applikasi MS Office: Word, Excel, Power Point.

Microsoft Office 2011 ke atas menyimpan link dan nama file yang dilinkan ini. Jadi kita bisa memanfaatkan catatan ini untuk menemukan file aslinya. Catatan alamat dan nama file yang ‘nge-link’ dapat dicari dengan cara sebagai berikut:

  1. Klik Tombol Microsoft
  2. tunjuk ke Prepare
  3. Klik Edit link

Di dalam kontak dialog Link dapat dilihat daftar file yang ngelink ke file MS Office. Detail alamat dan nama filenya dapat dilihat di bagian Source file.

Dengan bekal informasi ini akan lebih mudah lagi untuk menemukan link file-file yang mungkin terlupakan.

Menu Link MS Office

Menu dialog “Link” yang berisi informasi tentang file-file yang ngelik dengan dokumen MS Office.

Semoga bermanfaat.

Nama Batu Akik Bacan Obi

batu king obi merah

Batu Obi warna merah yang cukup langka pemberian Pak Mansur.

Batu-batu akik di Indonesia biasanya dinamakan sesuai dengan tempat asalnya ditemukan. Contohnya, Batu Bacan dari pulau Bacan; Batu Obi dari pulau Obi, batu giok Aceh dari Aceh, batu Red Borneo dari Kalimantan, batu Kalimaya dari sungai Kalimaya, batu Klawing dari sungai Klawing.

Nah, terus terang saya agak heran ketika suatu hari saya lihat di sebuah toko ada yang menjual batu akik Bacan Obi. Apa ada batu yang berasal dari dua pulau yang berbeda. Saya pun coba searching di Google dengan kata kunci “batu akik bacan obi”. Biar mudah saya langsung ke Google Images. Hasilnya yang keluar batu2 tembus cahaya dengan warna macam2.

Batu akik Obi Maluku

Batu akik Obi Maluku


Continue reading