Category Archives: Bioethanol

PELATIHAN PEMBUATAN BIOETANOL UNTUK PETANI DI KAB. KULON PROGO

Saya diminta untuk memberi pelatihan pada petani di Kab. Kulon Progo, DIY. Dua kelompok tani di dua desa di sebuah kecamatan di Kab. Kulon Progo (saya kelupaan nama desanya) ini mendapatkan bantuan dari Dinas Perindustrian DIY dua buah distilator bioetanol. Mereka berasal dari desa sentra penghasil gula jawa. Pemerintah berharap para petani ini bisa mengembangkan produk hasil olahannya bukan hanya berupa gula jawa, tetapi juga bioetanol. Program ini juga dalam rangka mengembangkan program pemerintah berupa desa mandiri energi, karena bioetanol bisa digunakan sebagai sumber energi terbarukan (biofuel). Dalam pelatihan ini saya didampingi oleh Bapak Hartano dari Balai Teknologi Tepat Guna, DIY.
Continue reading

Konsep ‘Zero Waste’ pada Industri Bioetanol

auksin

sitokinin

giberelin

Konsep zero waste pernah sangat ramai diperbincangkan beberapa tahun yang lalu. Banyak konsultan yang mempromosikan konsep ini untuk berbagai macam industri. Namun, pada kenyataannya tidak semua industri bisa menerapkan konsep ini seutuhnya. Maksudnya, masih saja ada ‘waste’ yang terbuang ke lingkungan. Atau ada industri yang seharusnya bisa ‘zero waste’ tetapi gagal menerapkan konsep ini. Salah satunya adalah industri bioetanol.

Secara konsep industri bioetanol dapat menerapkan konsep ‘zero waste’ ini seutuhnya. Tidak ada limbah yang terbuang, hampir seluruhnya bisa jadi ‘duit’ yang dapat mendatangkan keuntungan untuk produsennya. Dan yang lebih menarik lagi, sangat ramah lingkungan, bahkan menguntungkan untuk lingkungan juga. Bahan baku apa saja yang dipakai untuk membuat bioetanol dapat menerapkan konsep ini.

Namun, seperti yang sudah saya sampaikan di atas. Ada beberapa pabrik yang tidak/belum/gagal menerapkan konsep ini. Setahu saya, Pabrik Bioetanol/Spirtus milik PT Rajawali Nusantara 2 (RNI 2) yang ada di Palimanan Cirebon pernah tutup gara-gara gagal mengolah limbahnya. Demikian pula, pabrik spirtus di DIY kebingungan untuk membuang/menjual vinase-nya.

Limbah bioetanol yang masih bisa dimanfaatkan atau diolah mejadi produk lain, yaitu:

  1. Limbah Cair : dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair
  2. Limbbah Padat: dimanfaatkan sebagai pupuk organik padat atau sebagai bahan tambahan pakan ternak

Continue reading

Fermentor untuk Fermentasi Bioetanol

Fermentasi bioethanol adalah salah satu fermentasi yang sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Proses fermentasinya etanol cukup sederhana dan bisa dilakukan dalam volume kecil, sekitar 500ml sampai 5000L. Bentuk fermentornya juga sangat sederhana. Saya pernah membuat etanol dengan volume 500ml dengan botol atau erlenmeyer biasa.

Fermentor untuk ukuran yang agak besar bisa menggunakan drum-drum volume 100L seperti gambar di bawah ini.


Fermentasi bioetanol volume 100L

Di pabrik yang lebih besar fermentasi juga menggunakan peralatan yang relatif sama, cuma volumenya saja yang diperbesar, seperti gambar di bawah ini.


Fermentasi bioetanol volume 5000L


Fermentasi bioetanol volume 10.000L


DOWNLOAD BIOETHANOL

Silahkan didownload resources yang mungkin Anda perlukan juga:

Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini
Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.

Handbook on Bioethanol: Production and utilization
bioethanol ebook download free gratis percuma

Biofuel for Transportation
bioethanol ebook download free gratis percuma

Panduan Membuat Distilator
bioethanol ebook download free gratis percuma

Buku lengkap tentang fermentasi:
download gratis buku fermentasi

Formulasi POG Premium

Buku Pupuk Organik GranulPOG yang banyak dipasaran saat ini umumnya kualitasnya kurang baik. Kasihan petani yang paling banyak dirugikan. Banyak petani yang kapok tidak mau menggunakan POG yang kualitasnya jelek. POG kualitas premium ini dibuat agar petani tidak dirugikan. Meskipun harganya relatif tinggi dibandingkan dengan POG-POG. Maklum menggunakan bahan-bahan yang dijaga kualitasnya.

Baca juga: Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC)

Formulasi POG Premium
Mencampur bahan-bahan sebelum masuk ke pan granulator. Bahan-bahan dipilih dan dijaga kualitasnya.
Continue reading

Analisis Kandungan Selulosa dan Lignin dengan metode Chesson (Datta, 1981)

Berikut ini adalah metode untuk mengukur kandungan selulosa dan lignin berdasarkan metode Datta yang dikemukakan oleh Chesson (1981).

  1. Satu g sampel kering (berat a) ditambahkan 150 mL H2O atau alkohol-benzene dan direfluk pada suhu 100oC dengan water bath selama 1 jam.
  2. Hasilnya disaring, residu dicuci dengan air panas 300 mL.
  3. Residu kemudian dikeringkan dengan oven sampai beratnya konstan dan kemudian ditimbang (berat b).
  4. Residu ditambah 150 mL H2SO4 1 N, kemudian direfluk dengan water bath selama 1 jam pada suhu 100oC.
  5. Hasilnya disaring dan dicudi sampai netral (300 mL) dan residunya dikeringkan hingga beratnya konstan. Berat ditimbang (berat c).
  6. Residu kering ditambahkan 100 mL H2SO4 72% dan direndam pada suhu kamar selama 4 jam.
  7. Ditambahkan 150 mL H2SO4 1 N dan direfluk pada suhu 100oC dengan water bath selama 1 jam pada pendingin balik.
  8. Residu disaring dan dicuci dengan H2O sampai netral (400 mL).
  9. Residu kemudian dipanaskan dengan oven dengan suhu 105oC sampai beratnya konstant dan ditimbang (berat d).
  10. Selanjutnya residu diabukan dan ditimbang (berat e)

Perhitungan kadar selulosa dan kadar lignin menggunakan rumus berikut ini:

Kadar selulosa = (c-d)/a x 100%

Kadar lignin = (d-e)/a x 100%

Chesson, A. 1981. Effects of sodium hydroxide on cereal straws in relation to the enhanced degradation of structural polysaccharides by rumen microorganisms. J. Sci. Food Agric. 32:745–758

Download buku dan referensi lain: Klik Di Sini.


Referensi yang berkaitan:
cellulosic cell wall
Posted from WordPress for Android

Step-step itu

Ini cerita tentang penelitianku.

Aku berusaha untuk tetap fokus pada penelitianku. Banyak amanah yang aku emban, entah dengan sukarela, terpaksa, atau korban rekayasa. Secuil waktu yang kumiliki semakin terbagi-bagi. Salah satu yang jadi korbanya adalah waktu untuk nge-lab. Mau ngak mau, suka ngak suka, rela tidak rela, lab hanya aku singgahi sebentar saja.

Aku berusaha untuk tetap fokus pada penelitianku. Setiap malam meskipun sejenak aku coba untuk merangkai kembali ‘mimpi-mimpi’ dan membangun kembali langkah-langkah itu. Aku coba sempatkan untuk membaca jurnal-jurnal yang numpuk di sudut-sudut mejaku. Atau sekedar browsing untuk melihat perkembangan-perkembangan baru.
Continue reading

Protected: Bioetanol dari Limbah Warung & Rumah Makan

This content is password-protected. To view it, please enter the password below.

Bioetanol dan Pupuk Organik Cair

Limbah Bioetanol

auksin

sitokinin

giberelin

Tahun yang lalu ketika ‘booming’ bioetanol, banyak orang yang berlomba-lomba memproduksinya. Pelatihan-pelatihan bioetanol diadakan di mana-mana dan hampir selalu penuh pesertanya, meskipun mereka harus membayar dengan cukup mahal. Aku pun sempat mengikuti pelatihan-pelatihan itu. Saya tidak tahu dengan pasti berapa persen dari peserta pelatihan yang akhirnya terjun bener ke bisnis etanol.

Ada satu hal yang masih jadi masalah waktu itu dan belum diselesaikan dengan baik, yaitu masalah limbah pabrik bioetanol. Dalam skala UKM dan pabrik besar, para pembicara selalu menyarankan metode-metode pengolahan limbah yang konvensional. Mereka menyarankan untuk membuat fasilitas IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sebelum limbah dibuang ke sungai.
Continue reading

Protected: Fermentasi Etanol 48 jam

This content is password-protected. To view it, please enter the password below.

Kolom Distilasi Kapasitas 200L/hari

distilasi200L04

Gambar di atas adalah kolom distilasi dengan kapasitas 200L/hari. Saya sudah sering melihat kolom distilasi semacam ini. Tetapi menurut saya kolom ini adalah salah satu kolom terbaik yang pernah aku lihat. Yang membuat aku terkesan adalah biaya pembuatannya yang relatif murah. Sangat jauh lebih murah dari pada alat distilasi yang ditawarkan di iklan-iklan majalah pertanian. Orang yang mendesainnya memang sudah banyak makan asam garamnya peretanolan. Tidak hanya jualan semata atau textbook aja.
Continue reading