Salah satu produk hasil penelitian lab kami, yaitu PROMI, berkembang cukup pesat. PROMI dikembangkan dalam waktu 1 – 2 dua tahun yang lalu pada saat aku pertama kali masuk ke Balai. Tahun pertama lebih banyak pada pengembangan dan pengenalan produk. Kami mencoba PROMI di beberapa tempat. Ada banyak perbaikan dan pengembangan pada waktu itu. Tahun pertama, awal tahun 2005, produk ini belum diberi nama dan hanya dibuat beberapa puluh kilo saja. Tahu berikutnya sudah diberi nama dan mulai diuji coba, tahun 2006 dibuat beberapa ratus kilo kilo. Tahun 2007, ada pesanan sekitar 19 ton, tetapi hanya laku setengahnya saja. Di tahun ini pemasaran dilakukan sangat agresif, terutama oleh Dr. Darmono dan Dr. Agus Purwantara, aku membantu beliau di ‘belakang’. Tahun 2008 ini kami mendapat tantangan untuk memenuhi permintaan sekitar 80 – 100 ton. Lonjakan yang sangat luar biasa, khususnya bagiku. Ibaratnya seorang anak, baru bisa jalan tiba-tiba disuruh sprint.
Continue reading
Choose Your Language
Cari di sini
Top Posts
-
Join 2,476 other subscribers
Follow me on Twitter
Tweets by IsroiPilih Kategori
- Biodecomposer Bioethanol Biofertilizer Biofuel Bogor Download Fotografi Hormon Tanaman Jalan-jalan Kompos Komputer Lignoselulosa Limbah Perkebunan Literatur MyFamily MyPoems MyResearch MyStories Organik Pestisida Nabati PROMI Pupuk Pupuk Organik Cair Pupuk Organik Granul Sampah Tanaman Tutorial Uncategorized Unik Video

Aku mendapat tugas untuk survei gambut yang ada di P Jawa. Senang sekali karena aku sudah lama tidak jalan-jalan berpetualang seperti ini. Aku mendapat informasi kalau ada gambut di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Daerahnya bernama Rawa Lakbok. Informasi awal yang aku peroleh Rawa Lakbok ada di daerah Banyumas atau Ciamis. Informasinya serba ngak jelas dan ngak pasti. Justru ini yang menantang.
Tempatku bekerja adalah institusi warisan kolonial belanda. Perusahaan perkebunan belanda jaman dulu membangun sebuah lembaga penelitian untuk membantu pengembangan komodistas perkebunan di daerah jajahan hindia belanda. Kata sohibul hikayat, lembaga ini sangat disegani dan berhasil mengembangkan perkebunan di daerah jajahan. Singkat cerita, ketika Bangsa Indonesia merdeka, semua milik belanda dinasionalisasikan. Termasuk perusahaan perkebunan dan institusi di bawahnya.
Aku sedang asik-asiknya meneliti tentang bioetanol selulosa (cellulosic ethaol). Penelitianku memang masih dalam taraf percobaan di laboratorium dan skalanya kecil. Tapi aku selalu ‘bermimpi’ tentang pabrik bioetanol berbahan baku biomassa lignoselulosa. Aku pernah mendengar ceramah seorang motivator: “Mulailah dari Akhir”. Aku coba mempraktekannya. Aku sedang memikirkan AKHIR itu.






