Category Archives: MyResearch

Ternyata Produksi itu Tidak Mudah

Salah satu produk hasil penelitian lab kami, yaitu PROMI, berkembang cukup pesat. PROMI dikembangkan dalam waktu 1 – 2 dua tahun yang lalu pada saat aku pertama kali masuk ke Balai. Tahun pertama lebih banyak pada pengembangan dan pengenalan produk. Kami mencoba PROMI di beberapa tempat. Ada banyak perbaikan dan pengembangan pada waktu itu. Tahun pertama, awal tahun 2005, produk ini belum diberi nama dan hanya dibuat beberapa puluh kilo saja. Tahu berikutnya sudah diberi nama dan mulai diuji coba, tahun 2006 dibuat beberapa ratus kilo kilo. Tahun 2007, ada pesanan sekitar 19 ton, tetapi hanya laku setengahnya saja. Di tahun ini pemasaran dilakukan sangat agresif, terutama oleh Dr. Darmono dan Dr. Agus Purwantara, aku membantu beliau di ‘belakang’. Tahun 2008 ini kami mendapat tantangan untuk memenuhi permintaan sekitar 80 – 100 ton. Lonjakan yang sangat luar biasa, khususnya bagiku. Ibaratnya seorang anak, baru bisa jalan tiba-tiba disuruh sprint.
Continue reading

Karakteristik Lignoselulosa sebagai Bahan Baku Bioetanol Bagian 2

Salah satu aspek penting pemanfaatan biomassa lignoselulosa sebagai bahan baku bioetanol adalah pemahaman terhadap struktur seluler biomassa lignoselulosa. Beberapa studi telah dilakukan untuk melihat struktur bimassa melalui analisis foto dari hasil pemotretan dengan mikroskop elektron. Penelitian ini bertujuan untuk memahami organisasi alami dan struktur polymer yang mempengaruhi hasil pretreatment biologi, kimia, hidrolisis asam, dan hidrolisis oleh enzim.

Continue reading

Belajar Bisnis

Aku tipikal orang lab tulen. Sehari-hari kerja di lab. Dulu waktu masih bujang bahkan aku sering tidur di lab untuk melakukan penelitian. Dan aku sangat menikmati pekerjaanku ini, meskipun ‘kering’. Sejalan dengan berjalannya waktu, aku dituntut untuk belajar hal-hal lain. Aku menjadi co-inventor untuk beberapa produk berbasis mikroba. Alhandulillah, produk-produk itu diterima pasar dan mulai diproduksi dalam skala komersial.
Continue reading

Berburu Gambut Rawa Lakbok

Aku mendapat tugas untuk survei gambut yang ada di P Jawa. Senang sekali karena aku sudah lama tidak jalan-jalan berpetualang seperti ini. Aku mendapat informasi kalau ada gambut di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Daerahnya bernama Rawa Lakbok. Informasi awal yang aku peroleh Rawa Lakbok ada di daerah Banyumas atau Ciamis. Informasinya serba ngak jelas dan ngak pasti. Justru ini yang menantang.
Continue reading

Peneliti Harus Kreatif

Dunia penelitian adalah dunia yang menantang dan mengasikkan. Walaupun di Indonesia, penelitian termasuk ‘lahan kering’ dan jarang diminati. Awalnya aku juga tidak pernah bermimpi apalagi bercita-cita jadi peneliti. Namun, nasip dan takdir membawaku ke dunia ini. Aku sudah masuk ke dunia ini. Aku harus totalitas didalamnya. Makanya aku belajar dan menyelami dunia panelitian ini.

Continue reading

Karakteristik Lignoselulosa sebagai Bahan Baku Bioetanol

Biomassa lignoselulosa sebagian besar terdiri dari campuran polymer karbohidrat (selulosa dan hemiselulosa), lignin, ekstraktif, dan abu. Kadang-kadang disebutkan holoselulosa, istilah ini digunakan untuk menyebutkan total karbohidrat yang dikandung di dalam biomassa dan meliputi selulosa dan hemiselulosa.


Baca juga:
Menghitung potensi bioetanol dari TKKS
Sirup gula dari TKKS
Kalkulator ethanol digital


Selulosa

Selulosa adalah polymer glukosa (hanya glukosa) yang tidak bercabang. Bentuk polymer ini memungkinkan selulosa saling menumpuk/terikat menjadi bentuk serat yang sangat kuat. Panjang molekul selulosa ditentukan oleh jumlah unit glucan di dalam polymer, disebut dengan derajat polymerisasi. Derajat polymerase selulosa tergantung pada jenis tanaman dan umumnya dalam kisaran 2000 – 27000 unit glucan. Selulosa dapat dihidrolisis menjadi glukosa dengan menggunakan asam atau enzim. Selanjutnya glukosa yang dihasilkan dapat difermentasi menjadi etanol.
Continue reading

Fasilitas Terbatas, Dana Terbatas, Bukan Berarti Tidak Meneliti

lab apa gudangTempatku bekerja adalah institusi warisan kolonial belanda. Perusahaan perkebunan belanda jaman dulu membangun sebuah lembaga penelitian untuk membantu pengembangan komodistas perkebunan di daerah jajahan hindia belanda. Kata sohibul hikayat, lembaga ini sangat disegani dan berhasil mengembangkan perkebunan di daerah jajahan. Singkat cerita, ketika Bangsa Indonesia merdeka, semua milik belanda dinasionalisasikan. Termasuk perusahaan perkebunan dan institusi di bawahnya.
Continue reading

Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

pohon sawit

Kelapa Sawit


Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:JERAMI PADI


Download literatur tentang TKKS pdf



Sayangnya dalam kajian yang dilakukan oleh Kim & Dale (2004) tidak menyertakan limbah industri perkebunan dan kehutanan. Padahal jumlah limbah ini tidak sedikit. Aku hanya tahu sedikit tentang TKKS ini.

Saat ini Indonesia menjadi negera pengekspor CPO terbesar dan memiliki luas area perkebunan sawit terluas di dunia. Meskipun sebagian besar kebun sawit tersebut bukan milik WNI. Produksi CPO Indonesia tahun 2006 menurut Dirjenbun adalah sebesar 16,6 juta ton. Tahun 2007 kabarnya sudah mencapai 17 juta ton. Kita pakai data tahun 2006 saja, walaupun sedikit lama tetapi sudah dipublikasikan resmi. Jumlah pabrik kelapa sawit adalah sebanyak 350 pabrik. Sebagian besar pabrik berada di P. Sumatera (258 pabrik).

Continue reading

Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:JERAMI PADI


Potensi Biomassa Lignoselulosa di Indonesia sebagai Bahan Baku Bioetanol:TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT


Etanol saat ini yang diproduksi umumnya berasal dari etanol gereasi pertama, yaitu etanol yang dibuat dari gula (tebu, molases) atau pati-patian (jagung, singkong, dll). Bahan-bahan tersebut adaah bahan pangan atau pakan. Banyak dugaan, terutama dari Eropa dan Amerika, menyebutkan bahwa konversi bahan pangan/pakan menjadi etanol menjadi salah satu penyebab naiknya harga-harga pangan dan pakan.

Arah pengembangan bioetanol mulai berubah ke arah pengembangan bioetanol generasi kedua, yaitu bioetanol dari biomassa lignoselulosa. Kabarnya komisi Eropa menargetkan di tahun 2014 bioetanol generasi kedua sudah bisa diproduksi secara besar-besaran. Saat ini para peneliti di belahan dunia itu sedang gencar mencari dan mengembangakn bioetanol generasi kedua ini. Mereka didukung dengan peralatan, fasilitas, dan pendanaan yang kuat. Negara-negara Skandinavia bahkan sudah bisa memproduksi bioetanol generasi kedua dalam skala pilot. Rasanya tidak lama lagi mereka akan mampu memproduksi dalam skala besar.

Continue reading

Pabrik Bioetanol Selulosa


Ini mimpiku. Di dunia mimpi apa saja boleh saja terjadi, terserah yang mimpi. Kata orang sunda: “Blog Aing, Kumaha Aing”. Jangan tanya masalah logika, realita, dan referensi dari mana.


Aku sedang asik-asiknya meneliti tentang bioetanol selulosa (cellulosic ethaol). Penelitianku memang masih dalam taraf percobaan di laboratorium dan skalanya kecil. Tapi aku selalu ‘bermimpi’ tentang pabrik bioetanol berbahan baku biomassa lignoselulosa. Aku pernah mendengar ceramah seorang motivator: “Mulailah dari Akhir”. Aku coba mempraktekannya. Aku sedang memikirkan AKHIR itu.
Continue reading