Sudah menjadi tuntutan jaman kalau aplikasi pupuk saat ini sedang bergeser dari pupuk kimia ke pupuk organik. Lebih khusus lagi ke pupuk organik granul (POG). Pemerintah memberikan subsidi sangat besar untuk POG, dan juga POC (Pupuk Organik Cair).
Continue reading →
Tingginya permintaan pupuk organik granul (POG) mendorong permintaan bahan baku POG ini. Bahan baku utama POG adalah kompos, baik kompos dari sisa tanaman atau kotoran hewan (pupuk kandang). Permintaan kompos, terutama kohe sangatlah tinggi.
Andaikan saja, menurut bocoran (jangan dipercaya ya..), kebutuhan POG tahun depan mencapai ratusan ton. Taruhlah 500 ton saja. Proporsi pupuk kandang dalam POG kurang lebih 60%, jadi kebutuhan kohe mencapai 300 ton. Ini kohe kering (kadar airnya di bawah 10%), halus, dan sudah matang. Perkiraan jumlah kohe mentah yang diperlukan bisa mencapai 1000 ton. Permintaan yang luar biasa besar.
Continue reading →
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Kompos, MyResearch, Organik, PROMI, Pupuk Organik Granul
Tagged asli, aspal, broker, granul, kandang, kohe, Kompos, kotoran hewan, menguji, Organik, POG, Pupuk
This article about managing organic waste is a different with articel which I have previously written (Managing Organic Waste in Bunderan Traditional Market, Sragen-Indonesia). This method of managing organic waste is more simple and better than the previous method.
Organic waste from traditional markets, have slightly different characteristics with waste from housing. The composition of the waste from traditional markets are more dominated by organic waste. Plastic trash fewer than plastic waste from the housing. Moreover, if the waste came from the vegetable market or a fruit market, the organic waste will be more. I think this article is more suitable for the waste from traditional markets, more specifically the waste from vegetable and fruit market. This article based on real experience. Processed organic waste into compost and organic fertilizer granules.
Continue reading →
Posted in Biodecomposer, Kompos, Organik, PROMI, Pupuk
Tagged compost, composting, fertilizer, organic, traditional market, waste, waste sortation
Beberapa waktu yang lalu saya sempat main ke sebuah pabrik pupuk organik granul skala besar. Kapasitas per harinya bisa mencapai 200 ton POG. Pemilik pabriknya adalah Bapak Haji M. Bisri dan lokasinya di Secang Jawa Tengah.
Dengan kapasitas sebesar ini, rasanya pabrik ini adalah pabrik POG terbesar di Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi. Lebih besar dari yang di sragen, klaten, dan jogja.

Pabrik POG H. Bisri
Continue reading →
Pupuk Organik dan Kompos akhir-akhir ini mendapatkan banyak perhatian. Terutama setelah naiknya harga pupuk kimia buatan sekitar dua tahun yang lalu. Alternatif pengganti pupuk kimia adalah pupuk organik yang dibuat dari kompos. Pada saat itu saya berkesempatan untuk menyampaikan materi tentang kompos di Jember. Sebelumnya aku juga pernah membuat beberapa makalah kompos untuk pelatihan kompos di labku. Makalah tentang kompos ini kulengkapi dan kukirim ke penerbit. Akhirnya, makalah ini diterbitkan oleh Penerbit Andi, Yogyakarta.
Buku ini hanya sebuah pengantar singkat tentang kompos. Tebalnya hanya 50 halaman saja. Sebuah buku yang singkat. Karena cukup tipis jadi harganya juga miring sekali. Buku ini berisi tentang teori dasar pengomposan dan berisi satu contoh tentang pengomposan jerami/limbah pertanian. Memang isinya sangat sedikit tetapi cukup sebagai pengantar tentang kompos. Salah satu bagian yang penting adalah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengomposan dan bagaimana mempercepat proses pengomposan. Ada banyak faktor, tetapi menurut saya yang penting adalah menjaga keseimbangan antara kadar air (atau lebih tepatnya water activity) dan udara di dalam kompos.
Continue reading →
Posted in Biodecomposer, Biofertilizer, Jamur, Jerami, Kompos, Limbah Perkebunan, MyBooks, Organik, PROMI, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Pupuk Organik Granul, Sampah
Tagged Isroi, jerami, kimia, Kompos, limbah pertanin, Organik, padi, pengomposan
Beberapa tahun yang lalu aku pernah membuat sebuah tulisan tantang kompos untuk sebuah pelatihan. Tulisan ini cukup banyak yang mendownloadnya. Beberapa waktu kemudian tulisan ini juga dipakai untuk sebuah kegiatan di Deptan. Materi bertambah sedikit. Cukup lama naskah ini tersimpan di balik blog ini. Akhirnya beberapa bulan yang lalu ada teman yang menawarkan untuk menjadikannya buku. Aku coba bongkar-bongkar lagi naskahku. Aku lengkapi di beberapa bagian dan ditambahkan dengan beberapa informasi baru. Akhirnya jadilah buku ini. Terima kasih Penerbit Andi.
Info buku Klik di sini.
Posted in Biodecomposer, Jerami, Kompos, Limbah Perkebunan, Organik, Pupuk, Sampah
Tagged Buku, dekomposer, Kompos, Penerbit Andi, PROMI
| No. |
Uraian |
Persyaratan |
| 1 |
MgO, % |
Min. 18 |
| 2 |
CaO, % |
Min. 30 |
| 3 |
Al2O? + Fe2O?, % |
Max. 3 |
| 4 |
SiO2, % |
3 |
| 5 |
Kadar air, % |
Max. 5 |
| 6 |
Bentuk tepung |
|
| 7 |
Lolosan saringan 40mesh,% |
100 |
| |
Lolos saringan 60mesh, % |
Max. 50 |
Limbah Bioetanol
Tahun yang lalu ketika ‘booming’ bioetanol, banyak orang yang berlomba-lomba memproduksinya. Pelatihan-pelatihan bioetanol diadakan di mana-mana dan hampir selalu penuh pesertanya, meskipun mereka harus membayar dengan cukup mahal. Aku pun sempat mengikuti pelatihan-pelatihan itu. Saya tidak tahu dengan pasti berapa persen dari peserta pelatihan yang akhirnya terjun bener ke bisnis etanol.
Ada satu hal yang masih jadi masalah waktu itu dan belum diselesaikan dengan baik, yaitu masalah limbah pabrik bioetanol. Dalam skala UKM dan pabrik besar, para pembicara selalu menyarankan metode-metode pengolahan limbah yang konvensional. Mereka menyarankan untuk membuat fasilitas IPAL (instalasi pengolahan air limbah) sebelum limbah dibuang ke sungai.
Continue reading →
Posted in Bioethanol, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair
Tagged auksin, bioetanol, etanol, giberelin, hormon, molases, onggok, POC, pupuk organik cair, singkong, Sitokinin
Industri bioetanol atau etanol diperkirakan akan terus berkembang di masa-masa yang akan datang. Etanol memiliki beragam manfaat, seperti pelarut dan bahan bakar (biofuel). Etanol dimanfaatkan oleh berbagai macam industri, misalnya: industri farmasi, makanan, minuman, oleokimia, dan lain-lain. Pertumbuhan permintaan etanol cenderung meningkat.
Continue reading →
Posted in Biodecomposer, Kompos, Organik, Pupuk, Pupuk Organik Cair, Uncategorized
Tagged auksin, bioetanol, Bioethanol, etanol, giberelin, hormon, limbah, POC, Sitokinin, vinase, ZPT