Saya yakin petani bisa memenuhi kebutuhan pupuk petani. Saya pernah coba komunikasikan ini ke pemerintah juga (klik di Kompos Jerami). Kalau petani bisa memenuhi kebutuhan pupuknya sendiri, atau minimal memenuhi sebagian dari kebutuhan pupuknya, akan banyak yang bisa dihemat. Petani tidak perlu pusing dengan kenaikan harga pupuk. Subsidi pemerintah untuk pupuk pun bisa dikurangi dan digunakan untuk kebutuhan rakyat yang lain.
Saya buat video ini beberapa tahun yang lalu. Awalnya saya hosting di Google Video, karena waktu itu masih baru. Tak tahunya Google video kolaps, jadi saya pindah penyimpanannya di YouTube. Silahkan disaksikan, semoga bermanfaat.
Di posting yang lalu saya sudah sampaikan tentang pupuk organik yang kandungan N-nya tinggi (klik di sini). Ternyata banyak mendapatkan respon, jadinya saya tanya lebih detail ke Olle Högblom tentang pupuk organik itu. Metode pembuatan pupuk itu ditemukan oleh kakeknya Olle yang namanya Nils Åkerstedt. mBah Nils Åkerstedt sekarang masih hidup dan umurnya sudah 85 tahun. Mbah Nils tinggal di sebuah pulau kecil di sebelah timur Swedia, cukup jauh jaraknya, sekitar 6 jam perjalanan dengan mobil.
mBah Nils ini dikenal sebagai salah satu ahli pertanian di Swedia. Mbah Nils banyak sekali menulis buku tentang pertanian (Gardening) dan menyebarkan pengetahuannya melalui seminar-seminar. Sudah banyak buku yang ditulisnya, salah satunya yang di sisi kanan ini. Sayangnya semua bukunya dalam bahasa Swedia, jadi saya mesti lebih rajin untuk belajar bahasa Swedia sebelum bisa membaca buku-bukunya. Continue reading →
Hari ini saya mendapatkan pengalaman dan ilmu baru yang sangat menarik tentang pupuk organik. Olle Högblom, salah satu teman PhD di ‘Kemi’ memberiku pupuk organik. Pupuk yang diberi cuma segumpal kecil, warnanya hitam pekat, dan baunya amoniak. Menyengat sekali bau amoniaknya, yang menandakan kandungan Nitrogen (N) nya juga tinggi.
Olle cerita kalau pupuk organik ini ditemukan oleh kakeknya. Kakeknya menemukan metode untuk membuat pupuk organik dengan kandungan N tinggi dari tanaman rumput-rumputan yang ada di Swedia. Kakeknya juga adalah salah seorang petani sukses di Swedia. Kakeknya berhasil menanam tanaman-tanaman tropis yang sebenarnya sulit ditanam di Eropa. Kakeknya juga menulis buku tentang pertanian dan pembuatan pupuk organik.
Membuat kompos dari limbah organik dianggap sebagai salah satu solusi untuk memecahkan masalah sampah diperkotaan. Selain itu sisi positifnya dapat digunakan untuk berkebun. Orang-orang eropa kembali melirik kompos ini dan banyak mempraktekkan di rumah-rumah mereka. Teman saya, Celine, yang dari Perancis menceritakan bahwa orang-orang Perancis mulai banyak yang membuat kompos di rumah-rumah mereka sendiri. Selain karena kesadaran akan masalah lingkungan, mereka juga ingin berkebun di rumah mereka sendiri. Buku ini salah satu contoh bagaimana membuat kompos dari limbah organik di sekitar rumah kita. Silahkan dibaca di sini.
MOL atau singkatan Mikro Organisme Lokal sering dimanfaatkan untuk budidaya pertanian organik atau semi organik. MOL memiliki banyak kegunaan, seperti:
1. Dimanfaatkan sebagai POC (Pupuk Organik Cair)
2. Dimanfaatkan sebagai dekomposer atau biang kompos untuk pembuatan kompos
3. Dimanfaatkan untuk pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman
Ada banyak sekali resep MOL, banyak petani di daerah-daerah mengembangkan MOL nya sendiri dengan berbagai variasi. Saya banyak menemukan resep MOL ketika berinteraksi dengan petani. Kadang-kadang MOL dikembangkan juga oleh kelompok-kelompok petani organik. Berikut ini beberapa resep MOL yang sempat saya kumpulkan dari berbagai sumber. Resep ini sudah saya kumpulkan sejak tahun 2006-an. Beberapa resep saya dapatkan lebih lama lagi, ketika saya sedang mendapatkan tugas untuk ke desa-desa. Saya cantumkan sumbernya sebagian yang saya ingat, tetapi sebagian saya lupa mendapatkannya dari mana. Semoga bermanfaat.
Daftar bahan lain yang bisa didownload: Download Di Sini Cara mendownload: Klik dua kali pada link yang akan didownload. Kemudian ikuti perintah selanjutnya. Kalau ada iklan yang muncul, klik aja iklannya atau langsung ke SKIP ADD yang ada di pojok kanan atas.
Hari ini saya mendapatkan email dari Bali, seperti ini isi emailnya:
Dear Pak Isro,i pertama tama saya ucapkan minal aidin walfaidzin, Selamat Hari Raya idul fitri 1 syawal 1431 H, pak sudah lama saya ingin konsultasi kepada bapak, saya sudah lama membuat pupuk organik cair, saya tidak belajar secara akademis, saya hanya mencoba coba , ceritanya ceritanya panjang pak kenapa saya ingin bertanam organik, 10 tahun yang lalu saya di fonis sakit yang ada hubungannya dengan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berpengawet, makanan siap saji dan yang terkontaminasi oleh bahan bahan kimia termasuk pestisida dan pupuk kimia, waktu itu Dokter menyarankan saya untuk operasi, saya takut sekali lalu saya mencoba berobat ke alternatif yaitu pengobatan herbal, nah saya rutin minum obat obatan herbal, dan juga mengkonsumsi makan makanan organik dari beras sayur telur dll, sejak saat saya belajar bagaimana menanam secara organik, karena sayur sayuran dan beras organik lumayan mahal, Alhamdulillah sejak 10 tahun sampai sekarang ini saya Alhamdulillah masih sehat penyakit bikan hilang tapi berkurang alias tidak mengganas.
Sebelumnya terimakasih
Wassalam
Faizah
Ini pengalaman seseorang yang kena penyakit karena terlalu banyak mengkonsumsi sayuran/bahan pangan yang terlalu banyak pestisida dan/atau pupuk kimia secara berlebihan. Seperti yang sudah saya tuliskan di posting ini: Pestisida Kimia, sebagian besar sayuran kita mengandung residu pestisida kimia yang tinggi, di atas ambang yang diperbolehkan. Mungkin ini bisa menjadi salah satu penjelas, kenapa orang Indonesia saat ini banyak terkena penyakit yang ‘aneh-aneh’.
Bu Faizah ini bisa sembuh dari penyakitnya setelah mengkonsumsi secara rutih sayuran-sayuran organik yang ditanam sendiri. Luar biasa.
Masih ragu dengan budiaya sayuran organik…?????!!!!!
Kalau pun belum bisa sepenuhnya beralih ke pupuk organik/kompos/petisida organik, minimal mulai dikurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida kimia. Sayangi kesehatan Anda dan anak cucu Anda. Sehat itu mahal sekali di Indonesia.
Satu botol (@100ml) bisa digunakan untuk 400 L air. Jadi biaya per liter air yang disiramkan hanya Rp. 15. Sangat murah sekali.
Bahan Aktif:
Mengadung mikroba/bakteri Lactobacillus, Actinomycetes, Pseudomonas, Streptomyces, Saccaromyces, dan mikroba pelarut fosfat.
Manfaat:
Sebagai amelioran tanah yang bisa memperbaiki kondisi tanah yang rusak akibat pemakaian pupuk kimia secara belebihan dalam waktu yang lama. Probiotik Tanah akan mengembalikan aktivitas mikro-biota tanah, sehingga tanah kembali subur.
Pemakaian:
100 ml Probiotik Tanah diencerkan dengan 1 liter air.
Kemudian jika akan digunakan setiap 2.5 ml larutan Probiotik Tanah diencerkan dengan 1 Liter air.
Buat parik kecil di sekitar pokok tanaman.
Siramkan di parit yang telah kita buat tadi. Setelah disiramkan, parit ditutup lagi dengan tanah. Penutupan ini untuk melindungi mikroba dari sinar matahari.
Penyiraman dilakukan 2 x seminggu hingga tanah terlihat kembali gembur.
Harga: Rp. 100.000/L )* Kemasan: 1 Liter, 5 Liter, 10 Liter, & 25 Liter
*)Harga belum termasuk ongkos kirim
Baca artikelnya: Membuat POC Sendiri dengan Biang POC
Catatan:
Tidak ada merek
Tidak ada ijin Deptan
Silahkan diberi merek sendiri-sendiri. Kalau mau mengajukan ijinnya, silahkan diajukan sendiri-sendiri juga. Tetapi, kalau perlu bantuan untuk mengajukan ijin, bisa saja kita bantu. Formula POC ini akan selalu diperbaiki dan ditingkatkan. Insya Allah.
Pembuatan POC dengan Biang POC:
Biang POC digunakan untuk membuat pupuk organik cair siap pakai dengan penambahan beberapa bahan yang mudah didapat.
Biang POC diencerkan 20 kali untuk membuat POC siap pakai. Atau 1 liter biang POC digunakan untuk membuat 20 liter POC siap pakai/jual.
Pemakaian POC ke tanaman:
Catatan: POC yang dibuat dari Biang POC, bukan Biang POC-nya.
5 ml POC diencerkan dengan 1 liter air.
Disemprotkan ke daun atau seluruh permukaan tanaman.
Penyemprotan dilakukan pagi hari atau sore hari.
Penyemprotan dilakukan setiap 2 minggu sekali.
Tambahan:
Untuk membuat POC yang berkualitas, dalam pembuatan POC bisa ditambahkan dengan hormon tanaman (auksin, sitokinin, giberelin) dan/atau asam humat. Banyaknya penambahan disesuaikan dengan kebutuhan atau target tanamannya.
Silahkan klik di sini: Giberelin untuk informasi pemakaian dan pembelian Hormon Giberelin.
Sejarah Singkat Giberelin
Sejarah giberelin sedikit unik. Awal mulanya giberelin ditemukan oleh Eiichi Kurowasa, orang Jepang, pada tahun 1926. Pada tahun itu Pagerang Diponegoro sedang giat-giatnya berperang melawan penjajah londo. Kurosawa sebenarnya sedang meneliti tentang penyakit aneh pada padi yang disebut ‘bakane’. Padi yang terserang penyakit ini tumbuh membesar tidak normal. Batang dan daunnya membesar dan memanjang. Kurosawa berhasil mengisolasi jamur penyebab penyakit ini yang dinamakan Giberrella fujikori. Ketika jamur ini diinfeksikan ke tanaman yang sehat, tanaman yang sehat memperlihatkan gejala itu. Ya…mengikuti postulat Koch yang terkenal itu.
Kurang lebih satu dasawarsa kemudian penelitian ini dilanjutkan oleh Yabuta dan Hayashi tahun 1939. Kedua orang jepang ini melangkah lebih maju dan berhasil mengisolasi kristal protein yang dihasilkan oleh Giberrella fujikori. Kristal ini bisa menstimulasi pertumbuhan akar kecambah.
Setelah perang dunia ke dua, pada tahun 1951 Stodola dan teman-temannya melanjutkan penelitian ini dan menemukan ‘Giberelin A’ dan ‘Giberelin X’. Hasil penelitian selanjutnya ditemukan varian dari giberelin, yaitu GA1, GA2, dan GA3. Pada saat yang hampir bersamaan dilakukan penelitian juga di Laboratory of the Imperial Chemical Industries di Inggris. Dari penelitian ini juga ditemukan GA3. Selanjutnya nama Gibberellic acid disepakati oleh kelompok peneliti itu dan populer hingga jaman sekarang.
Saat ini telah ditemukan tidak kurang dari 126 macam giberelin. Giberelin diberi nama dengan GAn….., diurutkan berdasarkan urutan ditemukannya senyawa giberlin tersebut. Giberelin yang ditemukan pertama kali adalah GA3.
Karakteristik Kimia Giberelin
Semua giberelin yang ditemukan adalah senyawa diterpenoid. Semua kelompok terpinoid terbentuk dari unit isoprene yang memiliki 5 atom karbon (C). Unit-unit isoprene ini dapat bergabung menghasilkan monoterpene (C-10), sesqueterpene (C-15), diterpene (C-20), dan triterpene (C-30). Asam diterpenoid disintesis melalui jalur terpenoid dan dimodifikasi di dalam retikulum endoplasma dan sitosol sampai menjadi senyawa yang aktif.
Semua molekul giberelin mengandung ‘Gibban Skeleton’. Giberelin dapat dikelompokkan mejadi dua kelompok berdasarkan jumlah atom C, yaitu yang mengandung 19 atom C dan 20 atom C. Sedangkan berdasarkan posisi gugus hydroksil dapat dibedakan menjadi gugu hidroksil yang berada di atom C nomor 3 dan nomor 13.
Penelitian lebih lanjut juga menemukan beberapa senyawa lain yang memiliki fungsi seperti giberelin tetapi tidak memiliki ‘Gibban Skeleton’.
Struktur Ent-Gibberellane (gibbal skeleton) (sumber: wikipedia)
Fungsi Fisiologis Giberelin
Cara kerja giberelin pada tanaman sangat banyak dan tergantung pada jenis giberelin yang ada di dalam tanaman tersebut. Beberapa proses fisiologi yang dirangsang oleh giberelin antara lain adalah seperti di bawah ini(Davies, 1995; Mauseth, 1991; Raven, 1992; Salisbury dan Ross, 1992).
Merangsang batang dengan merangsang pembelahan sel dan perpanjangan.
Merangsang lari / berbunga dalam menanggapi hari panjang.
Breaks dormansi benih di beberapa tanaman yang memerlukan stratifikasi atau cahaya untuk menginduksi perkecambahan.
Merangsang produksi enzim (a-amilase) di germinating butir serealia untuk mobilisasi cadangan benih.
Menginduksi maleness di bunga dioecious (ekspresi seksual).
Dapat menyebabkan parthenocarpic (tanpa biji) pengembangan buah.
Dapatkah penundaan penuaan dalam daun dan buah jeruk.
Genetik Dwarsfism
Penjelasan singkat dari masing-masing cara kerja giberelin atau fungsi fisiologis giberelin diuraikan di bawah ini.
Pembungaan
Peranan giberelin terhadap pembungaan telah dibuktikan oleh banyak penelitian. Misalnya penelitian yang dilakukan oleh Henny (1981), pemberian GA3 pada tanaman Spathiphyllum mauna. Ternyata pemberian GA3 meningkatkan pembungaan setelah beberapa minggu perlakuan.
Genetik Dwarsfism
Genetik Dwarsfism adalah suatu gejala kerdil yang disebabkan oleh adanya mutasi genetik. Penyemprotan giberelin pada tanaman yang kerdil bisa mengubah tanaman kerdil menjadi tinggi. Sel-sel pada tanaman keril mengalami perpanjangan (elongation) karena pengaruh giberelin. Giberelin mendukung perkembangan dinding sel menjadi memanjang. Penelitian lain juga menemukan bahwa pemberian giberelin merangsang pembentukan enzim proteolitik yang akan membebaskan tryptophan (senyawa asal auksin). Hal ini menjelaskan fonomena peningkatan kandungan auksik karena pemberian giberelin.
Pematangan Buah
Proses pematangan ditandai dengan perubahan tekture, warna, rasa, dan aroma. Pemberian giberelin dapat memperlambat pematangan buah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aplikasi giberelin pada buah tomat dapat memperlambat pematangan buah. Pengaruh ini juga terlihat pada buah pisang matang yang diberi aplikasi giberelin.
Perkecambahan
Biji/benih tanaman terdiri dari embrio dan endosperm. Di dalam endoperm terdapat pati yang dikelilingi oleh lapisan yang dinamakan ‘aleuron’. Pertumbuhan embrio tergantung pada ketersediaan nutrisi untuk tumbuh. Giberelin meningkatkan/merangsang aktivitas enzim amilase yang akan merubah pati menjadi gula sehingga dapat dimanfaatkan oleh embrio.
Stimulasi aktivitas kambium dan xylem
Beberapa penelitian membuktikan bahwa aplikasi giberelin mempengaruhi aktivitas kambium dan xylem. Pemberian giberelin memicu terjadinya differensiasi xylem pada pucuk tanaman. Kombinasi pemberian giberelin + auksin menunjukkan pengaruh sinergistik pada xylem. sedangkan pemberian auksin saja tidak memberikan pengaruh pad xylem.
Dormansi
Dormansi dapat diistilahkan sebagai masa istirahan pada tanaman. Proses dormansi merupakan proses yang komplek dan dipengaruhi banyak faktor. Penelitian yang dilakukan oleh Warner menunjukkan bahwa aplikasi giberelin menstimulasi sintesis ribonuklease, amulase, dan proteasi pada endosperm biji. Fase akhir dormansi adalah fase perkecambahan, giberelin perperan dalam fase perkecambahan ini seperti yang telah dijelaskan di atas.
Info lengkap Pestisida Nabati/Pestisida Organik klik di sini: Pestisida Nabati
Anti sundep pada padi
Bahan :
1.Daun RONDO semoyo 2 Kg
2.Daun Albasia / Sengon / Nimba 2 kg
3.Daun Pepaya 2 Kg
4.Labu Siam 2 Kg
5.Garam Grosok 2 Kg
6.Belerang Bubuk 2 ons
7.Air 20 Lt
Cara Pembuatan :
Tumbuk Halus No 1-2-3-4-5
Kemudian Tambahkan No 6 dan 7
Rendam Selama 2 Hari dengan Ampas-ampasnya.
Cara Penggunaan :
Semprot Tiap 2 Lt larutan Tersebut untuk 1 Tangki isi 14 Lt
Kocor Tiap 2 Lt larutan tersebut + air 20 Lt + ampas-ampasnya
Waktu Penggunaan :
Tiap 1 minggu 1 x ( Secara Rutin )
ANTI TIKUS
Bahan :
1.Umbi Gadung 2 Kg
2.Ikan Asin 0,5 Kg
Cara Pembuatan :
Iris Gadung Secara tipis dan jemur hingga kering, kemudian setelah kering tumbuk
bersama ikan asin sampai halus. Lalu taburkan di pematang sawah.
INSEKTISIDA
Walang sangit pada padi
Bahan :
1.Gadung 1 Kg
2.Jengkol 1 Kg
3.Garam Krasak 1 ons
4.Bawang Putih 1 Ons
5.Daun Mimba 1 Kg
Cara Pembuatan :
Tumbuk secara halus 1-2-3-4-5 kemudian tambahkan air 6 lt
Simpan selama 7 hari
Cara Penggunaan :
Semprot dengan dosis 3 lt untuk 1 tangki 14 lt
Waktu Penggunaan :
Semprot sebelum padi masak susu
INSEKTISIDA
Wereng pada padi
Bahan :
1.Buah Kecubung 2 ons
2.Batang / akar Tuba / Jenu 1 Kg
3.Daun Pepaya 2 Kg
4.Biji Mahoni 0,5 Kg
Cara Pembuatan :
Tumbuk halus 1-2-3-4 kemudian tambahkan 20 lt air dan direbus hingga mendidih.
Cara Penggunaan :
Semprot dengan dosis 10 lt larutan + 10 lt Air (1:1)
Kalau Anda tertarik dengan tulisan di blog ini dan berniat untuk meng-copy-nya serta menyebarluaskannya. Jangan malu-malu, copy aja langsung atau save as lewat menu bar. Boleh diubah, dimodifikasi, dan diperkaya, asal tetap mencantumkan credit-nya dan alamat URL-nya. Diperbolehkan selama untuk tujuan kebaikan, tidak melanggar hukum, norma-norma etika dan kesulilaan, tidak menyinggung SARA, dan BUKAN UNTUK TUJUAN KOMERSIAL. Yang terakhir ini harus bayar Royalti ;). Jika Anda memiliki sesuatu yang ingin ditambahkan, koreksian, komplain, bantahan, protes, gugatan, atau yang lainnya, silahkan masukkan di kolom komentar. Kalau Anda merasa bahwa isi blog bermanfaat, silahkan berbagi dengan yang lain. Silahkan klik icon-icon berbagi yang ada di bawah setiap artikel.