Category Archives: Hormon Tanaman

Rahasia Menanam Tomat Pak Sadi di Cibodas

image

Sebenarnya ini sudah agak lama, kira-kira sebulan yang lalu. Bari sekarang saya sempat menuliskannya. Saya diajak oleh teman ke kebun organiknya di Cibodas. Tepatnya di dekat agropolitan Cibodas. Selesai melihat2 kebun saya diajak jalan2 menyusuri lahan sayuran di sekitar agropolitan.

Banyak sayuran yang ditanam di sini. Dari sekian banyak macam sayuran, hanya satu petani yang ahli menanam tomat. Nah, saya diajak melihat ke kebun tomatnya. Saat itu kebunnya sudah tidak dipanen, karena sudah lewat masa panennya yang kira2 5-6 bulan. Padahal buah tomatnya masih banyak dan masih bagus. Lebih bagus dari tomat yang dijual bi Eneng, tukang sayur komplek kami.

Continue reading

Bercocok Tanam di Teras Rumah (part 2)

image

Ini melanjutkan lagi posting sebelumnya tentang bercocok tanam di teras rumah. Awalnya cuma iseng-iseng saja, ternyata asik juga. Teras rumah yang cuma seuprit bisa untuk menanam sayur2an. Cara penanamannya organik dan tidak menggunakan pupuk kimia atau obat2a kimia. Jadi lebih sehat dan lebih aman. Istilah kerennya sekarang adalah urban organic farming.

Benih & Bibit Tanaman

Saya akan cerita mulai dari awal, benih tanaman sayur-sayuran. Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya mudik ke kampung halaman di Magelang. Di kampung benih lokal tanaman sayuran harganya murah. Saya beli beberapa macam benih. Terutama benih-benih yang cocok di dataran rendah. Saya membeli banyak benih tanaman, seperti: bayam cabut, kangkung cabut, tomat, cabai rawit hijau, cabai rawit merah, terong unggu, terong lalap, kacang panjang, sawi hijau dan kobis (kol). Belinya cuma sekantong kecil saja. Jumlah itu sudah lebih dari cukup untuk menanam di halaman rumah.

image

Kangkung Cabut

Continue reading

Hormon Tumbuhan dari Bahan Alami

hormon tanaman giberelin auksin sitokinin

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak lepas dari peranan hormon atau zat pengatur tumbuh (ZPT). Senyawa ini konsentrasinya sangat kecil, namun menentukan pertumbuhan maupun perkembangan tanaman. Ada tujuh golongan ZPT yang sudah dikenal, yaitu: auksin, sitokinin, giberelin, asam absisik, retardan dan etilen. Hormon atau ZPT ini banyak dimanfaatkan untuk Pupuk Organik Cair (POC)  , aplikasi langsung ke tanaman, maupun untuk penanaman tanaman dengan kultur jaringan.

Beberapa bahan alami mengandung ZPT dan bisa dimanfaatkan untuk merangsang pertumbuhan maupun perkembangbiakan tanaman. Penelitian  tetang ZPT alami umumnya dilakukan untuk kultur jaringan, namun saya yakin bisa juga digunakan secara langsung untuk tanaman. Golongan ZPT dari sebagian bahan alami tersebut sudah diketahui, namun beberapa diantaranya belum diketahui. Beberapa bahan alami yang mengandung ZPT alami adalah:

1. Air Kelapa
2. Ekstrak Tauge
3. Ekstrak Tomat
4. Cuka Kayu/Wood Vinegar
5. Asam Humat
6. Ekstrak Rumput Laut

Kandungan hormon atau ZPT di dalam bahan-bahan alami tersebut memang rendah dan sering tidak konsisten. Namun demikian, bahan-bahan tersebut bisa menjadi alternatif sumber hormon tumbuhanzpt untuk diaplikasikan langsung ke tanaman pertanian, seperti: padi, sayuran, jagung, kedelai, hortikultura dan buah-buahan. Ekestrak hormon dari bahan alami bisa langsung dipakai untuk disiramkan ke tanaman atau pun disemprotkan ke daun. Aplikasi hormon/zpt bertujuan untuk meningkatkan produksi, hasil panen dan pertumbuhan tanaman. Pembuatan hormon tumbuhan alami ini bisa hanya dari satu macam bahan atau kombinasi dari bahan-bahan alami tersebut. Komposisinya pun bisa dibuat dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Air Kelapa
Air kelapa mengandung hormon/ZPT Sitokinin, mineral dan senyawa organik lain, seperti 1,3 dipheniluea, zaetin, zeatin glukosida dan zeatin ribosida.

Ekstrak Tauge
Ekstrak tauge memiliki respon yang mirip dengan air kelapa. Ekstrak tauge juga banyak dimanfaatkan pada perbanyakan tanaman secara kultur jaringan.

Ekstrak Tomat
Ekatrak tomat ternyata tidak hanya baik untuk kesehatan manusia, ternyata juga baik untuk pertumbuhan tanaman. Ekstrak tomat pada penelitian in vitro/kultur jaringan memberikan respon tanaman yang baik.

Cuka Kayu/wood vinegar/asap cair
Cuka kayu dibuat dengan cara mengkondensasi asap hasil pembakaran kayu secara tidak langsung. Asap yang mencair ini disebut juga cuka kayu/wood vinegar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuka kayu memiliki sifat antibiotik dan hormonal. Aplikasi cuka kayu menunjukkan respon yang positif untuk tanaman. Cuka kayu juga bisa digunakan sebagai pestisida nabati.

Rumput Laut
Rumput laut juga diketahui memiliki kandungan ZPT atau hormon tanaman yang lengkap, selain itu rumput laut juga memiliki kandungan hara mikro. Ada beberapa orang yang melakukan ekstraksi zpt dari rumput laut dengan pelarut organik, baik yang polar maupun non polar. Ekstrak rumput laut yang sudah dipekatkan, artinya kandungan zpt-nya dibuat tinggi, dihargai cukup mahal. Ada yang menjual ekstrak rumput laut 100 ml dengan harga sampai ratusan ribu.


Silahkan klik gambar di bawah ini jika Anda membutuhkan hormon tanaman/zpt.

hormon tanaman zpt

Cara sederhana untuk menguji mikroorganisme lokal (MOL), pupuk organik cair (POC), dan pupuk organik padat/granul (POG).

Buku Pupuk Organik GranulPetani, kelompok tani (POKTAN), atau gebungan kelompok tani (Gapoktan) bisa membuat sendiri mikroorganisme lokal (MOL) yang digunakan sebagai pupuk organik cair (POC) atau pupuk organik granul (POG) atau padat yang dibuat dari kompos jerami, kotoran ternak, seresah daun, dll. (Info lebih lengkap klik di sini: Kumpulan Resep MOL, kompos jerami, Promi, membuat POG, biang POC). Kalau petani bisa membuat sebagian pupuknya sendiri, petani tidak akan terlalu tergantung pada pupuk kimia/anorganik. Berikut adalah cara sederhana untuk menguji kualitas MOL, POC, atau POG yang dibuat petani. Cara ini bisa dilakukan oleh petani sendiri melalui pengamatan visual tanpa perlu analisa laboratorium yang rumit dan mahal. Paling tidak dengan uji sederhana ini, petani bisa mengetahui kualitas pupuk/mol yang dihasilkan sebelum diaplikasikan secara luas di lahannya atau anggota kelompok tani.


Catatan:
1. Cara pengujian POG ini adalah cara sederhana untuk petani dan bukan untuk tujuan ilmiah.
2. Cara pengujian POGini bukan cara baku, jadi bisa dimodifikasi dan disesuaikan dengan kondisi di sekitar petani.
3. Cara pengujian POG ini adalah pengujian skala kecil dengan menggunakan pot atau polybag.
4. Keberhasilan uji ini tergantung sepenuhnya pada penguji.
5. Saya tidak bertanggung jawab terhadap setiap kegagalan akibat menggunakan cara uji ini.


Pemilihan Tanah

Continue reading

MOL dari Limbah Sayuran

Kumpulan Resep MOL

Bahan-bahan:
– 10 kg limbah sayuran hijau (sawi, bayam, kol, brokoli, kangkung, caisim, dll),
– garam 5% dari berat bahan. Untuk 10 kg membutuhkan garam 5 kg garam.
– air cucian berat 10 liter,
– gula merah/gula jawa 2% dari cairan yang diperoleh setelah 3 minggu fermentasi.

Cara pembuatan:
1. bahan dipotong kecil-kecil/tipis-tipis,
2. Tambahkan garam sebanyak 5%,
3. Tambbahkan air cucian beras 10 L,
4. Masukkan ke dalam ember dan ditutup dengan plastik, diikat dengan tali rafia,
5. Tuangkan air di atas plastik agar wadah tertutup lebih rapat,
6. Setelah 3-4 minggu, drum dibuka, dan cairan yang diperoleh diambil atau disaring,
7. Tambahkan gula meran sebanyak 2% dari volume cairan yang diperoleh,
8. Ampas MOL dapat digunakan sebagai pupuk dan dapat disimpan lama,
9. Cairan yang sudah diperoleh tadi digunakan sebagai mol untuk disemprotkan atau diguyurkan ke tanaman.
10. Aplikasi MOL dapat dilakukan pada 45, 55, dan 65 HST.

Diambil dari Sinar Tani edisi 8-14 Mei 2013

Link terkait yang menarik untuk dikunjungi: Pestisida nabati/organik

Panduan Pembuatan POC dengan Biang POC

PANDUAN PEMBUATAN POC (Pupuk Organik Cair)

Buku Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair —Gratis

Buku KomposBuku ini membahas secara lengkap pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC. Pembahasan dimulai dari latar belakang POC, manfaat POC bagi tanaman dan perbedaannya dengan Pupuk Organik Granul (POG), seni meramu POC, dan strategi pemasaran POC. Buku ini sangat bermanfaat untuk petani atau kelompok tani yang ingin mandiri dalam menyediakan pupuk; terutama pupuk organik. Buku ini juga berguna bagi penyuluh pertanian, kelompok tani, maupun pengusaha yang bergerak di bidang pupuk organik. Semoga buku ini bermanfaat.
Klik di sini untuk menddownload buku ini.
Download buku gratis saya yang lain: klik di sini.

Sayuran Organik Lebih Sehat

Hari ini saya mendapatkan email dari Bali, seperti ini isi emailnya:

Dear Pak Isro,i pertama tama saya ucapkan minal aidin walfaidzin, Selamat Hari Raya idul fitri 1 syawal 1431 H, pak sudah lama saya ingin konsultasi kepada bapak, saya sudah lama membuat pupuk organik cair, saya tidak belajar secara akademis, saya hanya mencoba coba , ceritanya ceritanya panjang pak kenapa saya ingin bertanam organik, 10 tahun yang lalu saya di fonis sakit yang ada hubungannya dengan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berpengawet, makanan siap saji dan yang terkontaminasi oleh bahan bahan kimia termasuk pestisida dan pupuk kimia, waktu itu Dokter menyarankan saya untuk operasi, saya takut sekali lalu saya mencoba berobat ke alternatif yaitu pengobatan herbal, nah saya rutin minum obat obatan herbal, dan juga mengkonsumsi makan makanan organik dari beras sayur telur dll, sejak saat saya belajar bagaimana menanam secara organik, karena sayur sayuran dan beras organik lumayan mahal, Alhamdulillah sejak 10 tahun sampai sekarang ini saya Alhamdulillah masih sehat penyakit bikan hilang tapi berkurang alias tidak mengganas.

Sebelumnya terimakasih
Wassalam
Faizah

Ini pengalaman seseorang yang kena penyakit karena terlalu banyak mengkonsumsi sayuran/bahan pangan yang terlalu banyak pestisida dan/atau pupuk kimia secara berlebihan. Seperti yang sudah saya tuliskan di posting ini: Pestisida Kimia, sebagian besar sayuran kita mengandung residu pestisida kimia yang tinggi, di atas ambang yang diperbolehkan. Mungkin ini bisa menjadi salah satu penjelas, kenapa orang Indonesia saat ini banyak terkena penyakit yang ‘aneh-aneh’.

Bu Faizah ini bisa sembuh dari penyakitnya setelah mengkonsumsi secara rutih sayuran-sayuran organik yang ditanam sendiri. Luar biasa.

Masih ragu dengan budiaya sayuran organik…?????!!!!!

Kalau pun belum bisa sepenuhnya beralih ke pupuk organik/kompos/petisida organik, minimal mulai dikurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida kimia. Sayangi kesehatan Anda dan anak cucu Anda. Sehat itu mahal sekali di Indonesia.

Wallahua’lam.

Hormon Tanaman: Colchicine

probiotik tanah

Colchicine

Kembali ke Jualanku | Colchicine
Cara Pemesanan & Pembayaran | Informasi : Manto 085643907204| Email: isroi93@gmail.com

Harga: Rp. 65.000/botol @100ml
Kandungan bahan aktif : 100 mg per 100 ml

Kegunaan:
Hormon colcicin berguna untuk cultur jaringan, membuat tanaman tetraploid, membuat tanaman hias menjadi varegata dan tanaman buah, padi, melon, sawit, dan lain lain, buahnya menjadi lebih besar dan lebat.

Pemakaian:

  1. Hormon colcicin untuk membuat tanaman menjadi varegata, rendam akar tanaman ke dalam hormon yang sudah dicampur air selama 20 menit.
  2. Tanam ke media tanam
  3. Sisa hormon disemprotkan ke media kea rah akar hingga merata.
  4. Lakukan 3-4 hari sekali sampai muncul varegata, kemujdian teruskan sampai seperti yang diinginkan.
  5. Untuk tanaman sawit, padi, melon, rendam bibit selama 24 jam, kemudian bibit langsung disemaikan.

Perhatian: Colchisine bersifat karsinogenik. Selalu gunakan sarung tangan karet dan masker ketika menggunakan colchisine.

Download file ini: Petunjuk Tambahan Pemakaian Langsung Hormon Tanaman

Biang POC (Pupuk Organik Cair)

biang POC pupuk organik cair

Biang POC(Pupuk Organik Cair)

Kembali ke Jualanku | Biang POC
Cara Pemesanan & Pembayaran | Informasi : Manto 085643907204| Email: isroi93@gmail.com

Harga: Rp. 100.000/L )*
Kemasan: 1 Liter, 5 Liter, 10 Liter, & 25 Liter
*)Harga belum termasuk ongkos kirim
Baca artikelnya: Membuat POC Sendiri dengan Biang POC

Catatan:

  • Tidak ada merek
  • Tidak ada ijin Deptan

Silahkan diberi merek sendiri-sendiri. Kalau mau mengajukan ijinnya, silahkan diajukan sendiri-sendiri juga. Tetapi, kalau perlu bantuan untuk mengajukan ijin, bisa saja kita bantu. Formula POC ini akan selalu diperbaiki dan ditingkatkan. Insya Allah.

Pembuatan POC dengan Biang POC:
Biang POC digunakan untuk membuat pupuk organik cair siap pakai dengan penambahan beberapa bahan yang mudah didapat.
Biang POC diencerkan 20 kali untuk membuat POC siap pakai. Atau 1 liter biang POC digunakan untuk membuat 20 liter POC siap pakai/jual.

Pemakaian POC ke tanaman:
Catatan: POC yang dibuat dari Biang POC, bukan Biang POC-nya.

  1. 5 ml POC diencerkan dengan 1 liter air.
  2. Disemprotkan ke daun atau seluruh permukaan tanaman.
  3. Penyemprotan dilakukan pagi hari atau sore hari.
  4. Penyemprotan dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Tambahan:
Untuk membuat POC yang berkualitas, dalam pembuatan POC bisa ditambahkan dengan hormon tanaman (auksin, sitokinin, giberelin) dan/atau asam humat. Banyaknya penambahan disesuaikan dengan kebutuhan atau target tanamannya.


Baca juga artikel tentang kiat membuat pupuk organik cair (POC): Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4

DOWNLOAD PROSEDUR PEMBUATAN POC DENGAN BIANG POC | Pupuk Organik Cair – Google Drive |ZIDDU | SCIBD | Contoh perhitungan bahan baku | Formula POC untuk Berbagai Macam Tanaman

Revisi Petunjuk Pembuatan POC dengan Biang POC: Dokumen awal | Revisi 1 | Revisi 2
Download: Petunjuk Pemakaian Langsung Hormon Tanaman.

Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC – GRATIS

Buku Kompos
Klik di sini untuk menddownload buku ini.