Formulasi POG Premium

Buku Pupuk Organik GranulPOG yang banyak dipasaran saat ini umumnya kualitasnya kurang baik. Kasihan petani yang paling banyak dirugikan. Banyak petani yang kapok tidak mau menggunakan POG yang kualitasnya jelek. POG kualitas premium ini dibuat agar petani tidak dirugikan. Meskipun harganya relatif tinggi dibandingkan dengan POG-POG. Maklum menggunakan bahan-bahan yang dijaga kualitasnya.

Baca juga: Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC)

Formulasi POG Premium
Mencampur bahan-bahan sebelum masuk ke pan granulator. Bahan-bahan dipilih dan dijaga kualitasnya.
Continue reading

Mesin Pengering Pupuk Organik Granul (POG)

Buku Pupuk Organik GranulDalam sebuah pabrik POG mesin pengering merupakan salah satu mesin pabrik yang penting. Fungi utama mesin pengering adalah untuk mengeringkan granul yang baru saja dibuat di pan granulator. Mesin pengering yang paling umum digunakan adalah tipe rotary dryer. Mesin ini berbentuk tabung yang berputar dan diujungnya diberi ‘burner’.

Mesin pengering ada bermacam-macam, mulai yang paling sederhana sampai yang besar. Berikut ini beberapa mesin pengering yang pernah aku lihat di beberapa pabrik POG.

Pengering Sangat Sederhana (PSS)

Rotary Dryer yang dibuat dari sambungan drum bekas. Bahan bakar untuk burner yang dipergunakan adalah minyak tanah. Waktu itu harga minyak tanah masih sangat murah sekali. Mesin ini aku lihat di sebuah pabrik POG yang sangat-sangat sederhana. Menurut saya kreatif juga pengusaha (lebih cocoknya pegrajin) ini. Dengan modal yang cukup pas-pasan dia mencoba membuat sebuah pabrik POG. Tetapi melihat hasil pengeringan dan konstruksinya, mesin pengering ini kurang efisien. Meskipun begitu sudah cukup baik untuk skala kecil.

Continue reading

SEGO MEGONO

Ada sebuah tradisi di daerah Temanggung, Wonosobo, dan Magelang sebelum memulai panen. Biasanya sebelum memulai musim panen padi, para petani di desa mengadakan selamatan. Uniknya adalah masakan yang disajikan pada saat acara selamatan itu, yaitu: SEGO MEGONO. Kadang-kadang sego megono juga disajikan pada saat kerjabakti atau gugur gunung.

Sego Megono

Sego Megono

Keunikan sego megono ini adalah nasi dan sayurnya dicampur jadi satu. Seperti halnya nasi goreng, nasi yang dimasak lagi. Nah..sego mengono ini dibuat dari nasi yang ‘akas’ atau ‘pero’ kemudian dimasak lagi dengan menambahkan beberap sayuran. Sayur yang ditambahkan adalah daun ‘lembayung’ (daun kacang), diberi ‘urap’ kelapa muda, diberi ikan teri besar dan cabe rawit. Rasanya mantap sekali. Makannya ditambah dengan ikan asin dan krupuk…..mak….nyossss…. tenann……!!!!!

Cara Sederhana Menguji Kualitas Kohe (kotoran hewan) atau Pupuk Kandang

Baca juga: Modus penipuan kohe/pukan

Buku Pupuk Organik GranulArtikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya tentang pengujian kualitas kohe (kotoran hewan) dengan cara yang sangat sederhana. Artikel ini saya buat karena keprihatinan saya dengan kualitas kohe yang ada di pasaran saat ini. Banyak sekali kohe yang dicampur dengan tanah atau pasir. Saya berharap artikel ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk para pengusaha POG (pupuk organik granul) agar tidak tertipu oleh suplier kohe. Atau para pengepul-pengepul kohe agar tidak ditipu oleh pemasok-pemasoknya.

Alat-alat yang dipergunakan (hanya):

  • gelas
  • air
  • sendok

Kebetulan saya sedang di pabrik POG dan ada beberapa suplier kohe yang datang. Mereka membawa beberapa contoh kohe ada juga contoh kompos. Saya menguji kurang lebih 6 contoh yang saya uji. Saya tampilkan di sini satu contoh kohe yang baik dan satu contoh kohe yang banyak campuran tanahnya.


Catatan: cara uji ini hanya secara visual saja. Uji yang lebih akurat harus melalui uji laboratorium. Namun, setidaknya uji ini bisa menjadi patokan awal sebelum uji laboratorium.


Continue reading

BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELULLOSIC BIOMASS WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS BIOTECHNOLOGICAL APPLICATIONS

Isroi

SUMMARY

To prevent serious global warming by emission of carbon dioxide from fossil fuels, it is an urgent task to produce energy and chemicals from renewable resources. The development of conversion systems from lignocellulosic biomass into fuels and other chemicals has received much attention due to immense potentials for the utilization of biomass waste. Since lignin makes the access of cellulolytic enzymes to cellulose difficult, it is necessary to decompose the lignin barrier prior to the enzymatic hydrolysis. Thus, effective pretreatments are needed for enzymatic saccharification and ethanol production from lignocellulose. Biologycal pretreatment employs microorganisms and their enzymes to breakdown lignin barrier present in lignocellulosic biomass. The most promising microorganisms for biological pretreatment are white-rot fungi, that produce ligninolytic enzymes and mineralize lignin into CO2 and H2O in pure culture. Biological pretreatment has several potential advantages over conventional physical/chemical pretreatments, such as: greather substrate and reaction specificity, lower energy requirements, lower pollution generation, higher yields of desired products, opportunities for transformations not feasible with chemical reagnets. However, biological pretreatments is need more time, more space, and loss of polysaccharides. Biological pretreatment by white-rot fungi have done mostly in solid-state fermentation (SSF). Enzyme production and activities by white-rot fungi in SSF are influenced by several factors, ie: fungal strain, nutrient content, nitrogen content, addition of trace element, moisture content, aeration, time incubation, pH, and temperature. Manipulation of these fermentation conditions could enhance enzyme production and activities. To this end, biological pretreatments with lignin-degrading fungi possess a great potential if the fungal treatment could decompose the network of lignin with minimum loss of polysaccharides and short time for incubation. Biological pretreatment of lignocellulosic biomass by white-rot fungi can be biotechnologically exploited for several application, i.e.: enzymatic hydrolysis, biopulping, biobleaching, animal feed, enzymes production, and others.

Kuliner TOP Indonesia: TENTANG PER-SAMBAL-AN

sambel masakan


PERINGATAN: Sebelum baca artikel ini siapkan tissue atau sapu tangan. Dijamin ‘ngiler’ !!!!!

Baca juga tips menghilangkan rasa pedas di mulut.


Sambel atau bahasa kerennya ‘chili souce’ adalah pelengkap makan yang paling digemari di Indonesia. Rasanya, makan tidak ‘afdhol’ kalau tidak pake sambel yang bahan baku utamanya adalah cabai ini. Berikut ini beberapa sambel yang bisa membuat mulut kita banjir air liur.

sambel masakan

Sambel memang unik, baru lihat saja sudah bisa merangsang keluarnya air liur. Apalagi makan sambel, banjir air liur.

Meskipun bahan dasarnya sama, cabai, sambel memiliki banyak variasi yang dipadukan dengan jenis makanan yang berbeda-beda. Macam-macam sambel dan cabai yang sering di buat antara lain seperti saya sebutkan di bawah ini.


Catatan: sebagian besar resep yang saya sebutkan di sini adalah buatan Emakku sendiri.


LOMBOK CEPLUS

sambel masakan

Makan sambel yang paling sederhana. Cabai utuh dimasukkan ke mulut dan ‘nguleknya’ langsung di dalam mulut. Tidak semua cabai enak diceplus. Cabai yang biasa diceplus hanya cabai rawit (rawit merah, rawit hijau, rawit kuning). Makanan yang sering dimakan dengan cabai, misalnya: goreng-gorengan (tempe, tahu), lompia, resoles, mie, dan lain-lain.

Continue reading

PEMASARAN TIKUS PUTIH

maindengantikus02Usaha ternak tikus sedang naik daun setahun terakhir. Apalagi setelah majalah Trubus mengangkatnya sebagai topik utama bulan Agustus 2009 yang lalu. Kemudian ikuti dengan liputan ternak tikus oleh stasion televisi.

Usaha ternak tikus putih gampang-gampang susah. Pemasarannya pun begitu. Ada beberapa peluang pemasaran tikus/mencit (Mus musculus) yang bisa dimasuki oleh para peternak mencit. Saya tidak tahu pasti seberapa besar pasar ini. Tetapi paling tidak bisa dijadikan acuan ketika mau memulai bisnis tikus putih.

tikus mabok


Informasi tikus hubungi: Manto 085643907204

Baca juga: Tikus untuk Penelitian Laboratorium
Melayani Tikus (Rat) untuk penelitian. Tersedia Strain Wistar dan Spargue Dawley (SD), segala usia dan bobot tubuh.


Tikus Jaya


Continue reading

Jenang Blendung

Makanan jaman dulu kadang-kadang ngangeni. Ketika itu masih SD, 29 tahun yang lalu, aku sekolah di sebuah SD Inpres, namanya SD Cacaban 2. Letaknya di balik bukit Gunung Sukorini, bukit kecil yang digunakan untuk makam. Nah…di sekolah kami ada beberapa makanan yang dijual di belakang sekolah. Tidak seperti sekolah jaman sekarang, makanannya kebanyakan makanan olahan yang banyak mengandung bahan pengawet dan pewarna. Makanan jaman dulu makanan tradisional. Salah satu makanan favoritku yang sering aku beli adalah JENANG BLENDUNG. Harganya waktu itu masih sangat murah, kalau tidak salah cuma Rp. 5 atau Rp. 10 per pincuk. (catatan: bayar sekolahku waktu itu cuma Rp. 150/bulan).

Jenang Blendung

Jenang Blendung


Continue reading

SUP BIBIR IKAN

sub bibir ikan

Sub Bibir Ikan

Sup Bibir Ikan, agak aneh dan janggal kedengarannya, tp ini benar-benar nama masakan paling aneh yg pernak saya makan. Rasanya unik, kenyal-kenyal, dan uenak tenan…..!!!!

Ceritanya begini. Suatu hari saya mendapat undangan pernikahan seorang teman di Kediri, Erwin Tan. Saya datang dengan sahabat saya Muh ‘Memet’ Amat. Acara berlangsung di sebuah restoran terkenal di tengah-tengah kota Kediri. Satu persatu prosesi acara berjalan khidmat. Kami dengan setia mengikutinya. Meskipun pantat penat habis naik bis setengah hari & perut sudah mulai protes.

Sub bibir ikan
Continue reading

OBAT SARIAWAN & PANAS DALAM YANG MUJARAB

Sariawan, Ringan tapi Merepotkan

Sariawan dan panas dalam adalah penyakit yang sangat umum di wilayah tropis termasuk Indonesia. Penyakit ini hanya ringan saja dan biasanya sembuh dengan sendirinya. Tetapi karena intentsitasnya yang sangat tinggi, cukup mengganggu juga. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak sekali iklan-iklan obat panas dalam di televisi.

Saya termasuk orang yang memiliki penyakit langganan panas dalam dan sariawan. Penyakit ini muncul biasanya jika sedang kecapaian, kemudian badan terasa meriang, nafas bau tidak enak, dan kerongkongan terasa kering/panas. Besoknya biasanya sudah muncul sariawan di mulut. Jika sudah muncul sariawan, demam biasanya hilang dan panas dalamnya juga menurun. Tetapi bukan berarti sakitnya sembuh. Sakit berganti luka di mulut yang kian membesar. Luka ini membuat makan tidak terasa nikmat sama sekali. Apalagi yang hobi makan cabe, pasti langsung terasa ‘Mak Nyooossss Tenan’. Luka sariawan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih satu minggu.
Continue reading