Cerita di Jalanan Kota Bogor: Matot di Gunung Batu

Bogor sudah dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia. Ada banyak cerita ketika menyusuri jalanan kota Bogor sambil menikmati kemacetannya. Salah satunya yang parah adalah kemacetan di pertigaan Gunung Batu.

Posisi pertigaan Gunung Batu memang unik, dari arah bawah adalah jalan menanjak tajam, dari arah barat laut adalah pasar gunung batu, dari arah selatan Pasir Kuda. Nah di tengah pertigaan ini ada taman batas berbentuk segitiga. Tidak ada traffic light di pertigaan ini. Pasir Kuda salah satu rawan macet. Pasar Gunung Batu juga rawan macet. Arah Merdeka yang relatif aman dari macet.

Pertigaan ini sangat rawan macet karena merupakan jalur tiga angkot, angkot No. 2 dan 3, angkot no. 5, 5A, dan angkot No. 14. Angkot No. 5, 5A dan 14 sering ngetem di tengah pertigaan ini. Tahu sendiri kan sopir angkot? Kalau berhenti sembarangan dan menutupi jalan mobil lain.
Continue reading

Praktikum Agensia Hayati, Prof. Dr. Agus Kardinan

Catatan Main Sepeda Hari Ini, Ming 26/10/14

image

Cari keringat, berdua saja sama Si Abim. Jalanan naik uphill, lewat sawah2, kampung2, tanjakan, dan sungai. Jaraknya tdk begitu jauh, 1 jam saja.

Tanaman Obat: Mengobati Demam/Panas Tinggi

image


Artikel lain tentang tanaman obat: Tanaman Obat


Deman atau suhu badan yang naik tinggi adalah penyakit yang umum pada anak-anak, terutama yang masih balita. Anak-anak bisa menderita deman lebih dari sebulan sekali. Orang jawa punya cara tradisional untuk menurunkan panas atau demam pada anak-anak, yaitu dengan dikompres daun dadap srep ( Erythine lithosperma) dan dibaluri dengan parutan bawang merah.

Jaman dulu orang kampung tidak mengenal parasetamol atau obat penurun panas. Apalagi orang miskin seperti keluarga saya. Boro-boro beli obat, buat makan saja susah. Untungnya orang jawa dulu punya kearifan lokal untuk menurunkan demam atau suhu badan yang tinggi. Yaitu dengan menggunakan daun dadap srep (Erythine lithosperma).

Continue reading

Catatan main sepeda

image

image

Continue reading

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), Pestisida dan Regulasinya

Presentasi Pestisida Organik dan Hayati Prof. Dr. Agus Kardinan

Tip Fotografi: Pass photo dengan Kamera HP

passphoto dengan kamera HP

Passphoto Ibrahim.


Passphoto yang berukuran 3×4 atau 2×3 banyak kita perlukan untuk mengurus berbagai dokumen, mulai dari KTP, ijazah, SIM, surat pengantar, asuransi, BPJS, dan urusan ‘tetek bengek’ lainnya. Jaman dulu kita perlu pergi ke studio foto untuk mendapatkan passphoto itu. Tapi kini dengan kamera yamg ada di HP pun kita bisa membuat passphoto sendiri.

Kualitas dan resolusi kamera ponsel/ smartphone sudah lebih dari cukup untuk membuat passphoto yang berukuran kecil. Kamera ponsel ini bisa kita manfaatkan foto setengah badan. Bagian yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan dan background/latar belakang. Pertama-tama kita perlu mencari latar belakang yang bersih. Saya biasanya memakai tembok yang bersih. Warna tembok sebaiknya terang, bisa warna putih, krem, biru muda atau warna lainnya. Kalau tembok Anda tidak ada yang bersih, boleh juga pakai tembok tetangga.

Berikutnya adalah pencahayaan. Perhatikan pencahayaan yang ada. Lokasi memotret sebaiknya cukup cahaya dan cahayanya lunak (soft). Maksudnya cahayanya tidak kontras. Cahaya merata ke semua bagian. Jika perlu bisa memakai reflektor dari kertas putih/lembaran styrefoam untuk menyeimbangkan pencahayaan.
Continue reading

Tanaman Pestisida Nabati: Tanaman Rondo (Tithonia diversifolia)

Rondo Semoyo kipahit

Rondo Semoyo atau kipahit (Tithonia diversifolia), tanaman gulma yang memiliki banyak manfaat. (Sumber: Wikipedia)


Info lengkap pestisida nabati/pestisida organik klik di sini: Pestisida Nabati


Tanaman ini banyak tumbuh di belakang rumah saya di Magelang, di sepanjang Kali Bening. Bapak saya menyebutnya Rondo Noleh atau Rondo Semoyo. Tanaman ini tumbuh cepat, subur, dan sulit dikendalikan. Kalau diperhatikan dengan seksama daun-daun tanaman ini mulus dan tidak ada ulat atau serangga yang memakannya. Kata Bapak, daun Rondo Semoyo ini bagus untuk obat gatal-gatal atau kudis. Caranya menggunakannya sederhana saja, daun direbus sebentar dengan air panas kemudian digunakan untuk mandi. Daunnya dipakai untuk mengosok bagian kulit yang gatal atau kena kudis dan eksim. Bisanya kudis dan eksim akan cepat mengering dan kemudian sembuh.

Continue reading

Aplikasi Promi untuk Penambahan Mikroba Biofertilizer pada Pupuk Organik Cair (POC)