Category Archives: Literatur

literatur, pustaka, referensi

Panduan Pembuatan POC dengan Biang POC

PANDUAN PEMBUATAN POC (Pupuk Organik Cair)

Mengetik dengan Suara

Kalau pekerjaan Anda banyak berhubungan dengan tulis-menulis, seperti wartawan, dosen, sekertaris, pengarang/penulis, redaksi, editor, atau peneliti, saya yakin akan sangat terbantu dengan aplikasi ini. Dengan perkembangan teknologi gadget yang demikian pesat, aktivitas menulis sekarang bisa dilakukan hanya dengan suara. Salah satunya adalah aplikasi milik Mbah Google yang ada di Android: Google Drive. Kabar baiknya lagi, aplikasi ini gratis-tis.

Perangkat yang Anda perlukan hanyalah HP atau tabled dengan OS Android yang terhubung dengan internet. Perangkat yang ada di gemgaman tangan ini semakin mempermudah pekerjaan kita. Menulis bisa dilakukan hampir di mana saja. Anda bisa menulis ketika sedang naik taksi, naik kereta, di menunggu di lobbi, atau bahkan ketika sedang santai berjemur di pantai. Caranya pun sangat mudah sekali.

Pertama, pastikan Andoid Anda sudah terhubung dengan internet. Entah pakai WiFi atau pulsa internet. Kedua, install Google Drive. Klik Google Play dan search ke Google Drive. Setelah ketemu aplikasinya segera install saja. Langkah ini tidak membutuhkan waktu yang lama. Langkah berikutnya yang penting adalah mengeset default bahasa Android. Jika anda ingin mengetik dalam bahasa Indonesia, setting bahasa defaultnya harus bahasa Indonesia. Jika Anda ingin mengetik dalam bahasa English, setting default bahasanya harus dalam bahasa English. Begitu juga untuk bahasa-bahasa yang lain.

Buka aplikasi Google Drive. Kemudian, klik New Documents. Maka akan terbuka halaman kosong baru. Sentuh layar sekali, langkah ini akan memunculkan virtual keyboard. Nah, di bagian bawah, di samping tombol space ada icon loudspeaker. Klik icon loudspeaker ini. Setelah itu, Anda tinggal ngomong dan Andoid akan mengubahnya dalam bentuk teks. Bicara Anda jangan terlalu cepat dan dengan intonasi yang jelas. Ketika saya mencoba menulis dengan cara ini, hampir semua omongan saya ditulis dengan benar oleh Google Drive.

Proses pengetikan tergantung dengan koneksi internet dan chip yang ditanam di dalam gadget Anda. Jika koneksi internetnya bagus, proses mengetik bisa cukup cepat. Sayangnya saya belum ketemu cara untuk menyisipkan tanda baca dengan suara, seperti titik (.), koma (,), spasi ( ), titik dua (:), dan lain-lain. Tanda baca ini masih di-insert secara manual. Meskipun begitu, aplikasi ini sangat membantu.

Selamat mencoba.

Baca juga: Menulis dengan Suara

Buku Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair —Gratis

Buku KomposBuku ini membahas secara lengkap pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Biang POC. Pembahasan dimulai dari latar belakang POC, manfaat POC bagi tanaman dan perbedaannya dengan Pupuk Organik Granul (POG), seni meramu POC, dan strategi pemasaran POC. Buku ini sangat bermanfaat untuk petani atau kelompok tani yang ingin mandiri dalam menyediakan pupuk; terutama pupuk organik. Buku ini juga berguna bagi penyuluh pertanian, kelompok tani, maupun pengusaha yang bergerak di bidang pupuk organik. Semoga buku ini bermanfaat.
Klik di sini untuk menddownload buku ini.
Download buku gratis saya yang lain: klik di sini.

Situs Fotografi 500px.c0m

This slideshow requires JavaScript.


Karena suka jeprat-jepret aliat memotret saya akhirnya ketemu dengan website http://500px.com. Salah seorang teman saya yang memberi tahu saya tentang situs ini. Situs http://500px.com adalah sebuah situs komunitas fotografi yang cukup besar. Di situs ini berkumpul fotografer-fotografer profesional dan amatir seperti saya ini. Saya senang melihat foto-foto yang bagus-bagus. Dari sini saya bisa belajar dan meniru dari fotografer yang sudah mahir.

Foto-foto yang dipajang di situs ini sebagian besar sudah dipermak tampilannya. Ada yang dimanipulasi sederhana (basic) atau bahkan total dimanipulasi. Namun, yang terpenting adalah foto-foto itu terlihat indah dan enak dipandang mata.

Asiknya lagi di situs ini kita bisa memberi komentar, vote, atau like. Foto-foto yang banyak di-vote akan mendapatkan score tinggi dan masuk ke dalam kelompok populer. Jadi kita bisa berinteraksi dengan member-member lain.

Selain itu, di situs ini kita juga bisa menjual foto-foto kita secara online. Kalau foto-foto kita bagus dan banyak di-vote apalagi masuk ke editor’s chooice besar peluangnya untuk ‘laku’ dijual. Sistemnya adalah bagi hasil. Kita mendapatkan bagian dari hasil penjualan foto-foto kita. Besarnya, untuk download sekitar $2 dolar sekali download. Lumayan kan. Apalagi kalau dibeli print, bisa sampai puluhan dolar.

Kalau Anda suka memotret dan ingin mendapatkan sedikit uang tambahan dari hobi Anda itu, alangkah baiknya kalau bergabung dengan http://500px.com.

Uji aktivitas beta glukosidase

Enzyme beta glucosidase adalah salah satu enzyme penting untuk menghidrolisis selulosa dalam pembuatan etanol dari biomassa lignoselulosa. Ada beberapa metode pengujian aktivitas enzyme beta glukosidase salah satunya menggunakan substrat p-nitrophenyl-B-D- glucopyranoside yang sering disingkat PNP-glu. Referensi dasarnya adalah Herr et al., 1978. Berikut ini penjelasan singkat uji aktivitas beta glukosidase dengan menggunakan PNP-glu sebagai substrate.

Substrat: 2mM PNP-glu dalam 5mM buffer sitrat pH 4.8
Catatan: buffer yang digunakan disesuaikan dengan pH dan buffer yang optimum untuk aktivitas enzyme yang akan diuji. Beberapa literatur menggunakan buffer pada pH 5, pH 4.5 dan lainnya.

Enzyme beta glucosidase: enzyme diencerkan dengan menggunakan buffer sitrat pH 4.8 5mM.
Aktivitas enzyme pada pengenceran ini kurang lebih 2-5 unit/ml. Kalau aktivitasnya belum diketahui perlu dicoba-coba dulu sampai ketemu pengenceran yang memberikan absorbansi di bawah 1.

Suhu: suhu pengujian disesuaikan dengan suhu optimum untuk aktivitas enzyme yang akan diuji, biasanya adalah 50 oC.
Continue reading

Analisa Kandungan Lingin, Selulosa, dan Hemiselulosa dalam biomassa lignocellulosa

Banyak yang bertanya kepada saya bagaimana menganalisa kandungan lignin, selulosa (cellulosa), dan hemiselulosa (hemicellulosa) di dalam biomassa lignoselulosa. Ada banyak metode yang bisa digunakan, seperti metode dari TAPPI dan metode dari NERL. Namun, karena keterbatasan peralatan laboratorium di Indonesia, jadi tidak jarang metode ini sulit dilakukan atau kalau bisa dilakukan biayanya lumayan mahal.

Ada metode lama yang bisa digunakan dengan peralatan laboratorium yang relatif mudah di dapat dan lebih murah. Memang metode ini ada kelemahannya, namun setidaknya bisa digunakan untuk memprediksi kandungan lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Metode ini dijelaskan oleh Datta (1981) yang dimodifikasi dari metode yang dijelaskan oleh Chesson (1978). Prinsip dasar dari metode ini adalah gravimetri, jadi berdasarkan berat biomassa yang hilang. Biomassa dihidolisis secara bertahap dengan menggunakan asam sulfat. Tahapa utama metode ini bisa dilihat di dalam gambar di bawah ini.
Continue reading

Penentuan Kandungan Zat Ekstraktive dalam Biomassa Lignocellulosa

Penentuan kandungan zat ekstraktive dalam biomassa lignocellulosa dilakukan dengan mengacu pada metode NREL (dokumen bisa didownload di link ini: Metode NREL). Penentuan kadar zat ekstraktif ini dilakukan sebelum melakukan analisis kandungan biomassa yang lain, seperti lignin, cellulosa, dan hemisellulosa.
Analisa lignin, cellulosa, dan hemiselulosa menggunakan sampel yang bebas zat ekstraktif. Karena kandungan zat ekstraktif bisa mengacaukan hasil analisis biomassa, terutama kandungan lignin. Sampel yang tidak bebas zat ekstraktif akan terbaca lebih tinggi dari yang seharusnya.
Analisis ini sebenarnya sederhana tetapi cukup makan waktu, sekali analisis 6 s/d 12 jam. Kalau sampelnya banyak pekerjaan yang tidak sederhana.

Chalmers Poster Exibition: Biological Pretreatment of Lignocellulosic Biomass with White-rot Fungi for Biofuel Production

Download document ini: Biological Pretreatment of Lignocellulosic Biomass

Knut Lundquist, salah satu ahli lignin di Chalmers


Saya dan Alm. Prof. Knut Lundquist (Foto by: Erna Astuti)


Artikel saya yang saya tulis dengan Prof. Knut sebelum beliau meninggal:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW


Orangnya sudah sangat sepuh, menurut temanku Linda Helström, umurnya sekitar 78 tahun. Rambutnya sudah putih semua, farfar alias sudah kakek-kakek. Namanya Prof. Knut Lundquist. Pak Knut sudah sebenarnya sudah pensiun, tetapi masih kerja di kantornya di level 4. Meskipun sudah berumur, Pak Knut masih sangat produktif. Beliau adalah salah satu ahli kimia organik, khususnya tentang lignin. Publikasi terbaru beliau diterbitkan di Bioresources tgl. 13 Februari 2011, judulnya: ”DIFFERENT TYPES OF PHENOLIC UNITS IN LIGNINS”.

Saya dikenalkan ke Pak Knut melalui Prof Claes Niklasson, ketika mengkoreksi draft tulisan saya. Katanya, kamu sebaiknya ketemu dengan Knut, salah satu ahli lignin. Saya hubungi Pak Knut via email, hari senin. Beliau langsung meresponnya. Besok paginya, hari selasa, ada orang tua datang ke ruangan saya, ternyata Pak Knut sendiri. Dia cuma ingin melihat saya dan tanya apakah saya bisa bahasa Swedia. Saya jawab: jag talar lite svenska, litle-litle sih I can….

Prof Knut Lundquist salah satu ahli lignin. Publikasinya sangat banyak, bisa di cek di Google Scholar: Knut Lundquist. Beliau pernah menulis dengan beberapa ahli lignin dan jamur pelapuk putih terkemuka. Seperti Brunow (Klik di sini). Brunow adalah salah satu ahli yang membuat model struktur lignin berdasarkan simulasi komputer pada tahun 1978. Luar biasa, ketika aku masih ingusan Beliau sudah membuat model struktur lignin dengan komputer. Pak Knut juga pernah menulis bersama dengan Prof. Kirk (klik di sini): Prof Kirk banyak meneliti tengan jamur pelapuk putih dan enzym ligninolityc.

Saya kirimkan draft paper saya via email. Hari rabu dia sudah datang lagi ke ruangan saya dengan sambil membawa draft saya yang sudah banyak coretannya. Dia bilang, ada beberapa bagian yang salah pemahaman. Kemudian dia memberiku beberapa literatur tentang lignin dan satu buku tentang kimia kayu. Hari kamis dia datang lagi dan menanyakan apakah saya ada waktu untuk diskusi tentan paper saya. Saya jawab: absolut, inga problem..,
Continue reading

Jamur Pelapuk Putih: Phanerochaete chrysosporium

Phanerochaete chrysosporium juga salah satu jamur pelapuk putih yang sangat banyak diteliti sejak 3 dekade yang lalu. Genom dari jamur ini juga sudah dipetakan (Martinez). Phanerochaete chrysosporium dideskripsikan oleh Hal Burdsall. Berikut ini beberapa gambar Phanerochaete chrysosporium dari website TomVolkFungi.net. Tom Volk adalah salah satu murid Hal Burdsall. Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang jamur ini silahkan kontak ke Tom Volk.

Phanerochaete crysosporium

Phanerochaete crysosporium

Beberapa link literatur tentang jamur ini yang sangat menarik:
http://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/0168644594900779
http://www.nature.com/nbt/journal/v22/n6/abs/nbt967.html
http://mmbr.asm.org/cgi/content/abstract/57/3/605
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/3322681


Artikel saya tentang pemanfaatan jamur pelapuk putih:
BIOLOGICAL PRETREATMENT OF LIGNOCELLULOSES WITH WHITE-ROT FUNGI AND ITS APPLICATIONS: A REVIEW