Tragedi Buah Kurma

Abim menghilang

Abim menghilang

Ini sepenggal kisah kami di bulan Ramadhan lalu. Sebagai orang tua belum pernah saya mengalami panik yang luar biasa. Anakku yang nomor dua, Abim, hilang.

Sehari sebelum masuk bulan Ramadhan saya memboyong seluruh keluarga kembali ke Bogor dari rumah Eyang Pati. Anak-anak masih libur sekolah, jadi mereka bisa istirahat di rumah. Rumah masih berantakan. Buku-buku belum semua tertata di rak. Baju-baju masih menumpuk di sofa. Tas dan kardus masih berantakan di ruang depan dan ruang tengah. Cucian menumpuk segunung di mesin cuci.

Puasa hari pertama kami awali dengan sahur seadanya. Tidak banyak persiapan bahan makanan yang ada di kulkas. Tidak masalah. Kami semua bahagia, karena bisa mengawali puasa bersama seluruh keluarga. Alhamdulillah.
Continue reading

Pengaruh Luar Biasa dari Doa di Pagi Hari

Doa pagi sore

Mengamalkan Wirid Doa Pagi dan Sore Hari

Doa dan wirid pagi-sore sudah menjadi rutinitas. Karena sudah rutinitas menjadi seperti ‘hampar’ rasanya dan seperti kehilangan maknanya. Wirid-wirid itu hanya meluncur cepat dari mulut tanpa masuk ke hati. Rutinitas yang tidak ‘berbekas’ di hari itu. Beberapa hari ini di awal bulan syawal ini saya coba mengevaluasi ‘rutinitas’ itu.

Ketika SMA dulu saya membeli sebuah buku tafsir Al Fatihah karangan Bey Arifin. Buku itu saya baca habis, karena saya ingin paham surat yang wajib dibaca ketika sholat itu. Di salah satu bagian buku itu ada bahasan tengan ayat ke-4. Salah satunya tentang meminta perlindungan dari Allah SWT. Di buku itu disebutkan sebuah hadist yang mengajarkan salah satu doa yang apabila di baca di pagi hari, maka Allah akan member perlindungan dari semua bala dan marabahaya dari pagi hingga sore hari. Demikian pula apabila dibaca ketika sore hari akan diberi perlindungan dari sore hingga pagi hari berikutnya. Saya praktekkan doa itu. Ini adalah wirid pagi-sore.

Doa Perlindungan: “Bismillahilladzi La Yadhurru …”

Ini doa-nya:

doa pagi dan sore

doa pagi dan sore

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Bismillahilladzi La Yadhurru Ma’asmihi Syai’un fil Ardhi wa Laa fis Sama’i wa Huwas Sami’ul ‘Alim.”

Artinya: “Dengan nama Allah Yang bersama NamaNya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Medengar lagi maha Mengetahui.”

Continue reading

Percaya pada Pertolongan Allah

Lanjut lagi tentang ‘teman baru‘ saya. Salah satu yang sangat berkesan bagi saya adalah cerita Beliau tentang hakekat ‘pertolongan Allah’.

Sebagai seorang muslim, kita harus percaya pada ‘pertolongan Allah’. Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat (QS.1:214). Kalimat ini mudah diucapkan, tetapi tidak mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kadang-kadang kita khilaf dan seakan tidak percaya bahwa Allah pasti akan memberi pertolongan pada hambanya yang memohon pertolongan. Beliau memberikan sebuah cerita nyata tetang bagaimana kekuatan iman dan kekuatan keyakinan pada ‘pertolongan Allah’.

Kisah ini tentang temannya yang sedang membutuhkan banyak uang. Temannya itu membutuhkan uang segera untuk membayarkan uang kuliah untuk anaknya esok hari. Jumlah yang dibutuhkan cukup besar, sedangkan tabungannya tidak mencukupi. Dia sudah berusaha berbagai cara untuk mendapatkan uang tersebut. Namun, sampai hari terakhir dia belum juga mendapatkannya. Salah satu cara untuk mendapatkan uang adalah dengan meminjam ke ‘rentenir’ (saya sebut saja begitu).
Continue reading

Teman Baru

Hidup ini kadang-kadang tidak terduga dan selalu ada kejutan-kejutan. Kemarin pagi saya mendapatkan kejutan itu. Pagi-pagi ketika saya baru saja sampai ke kantor, tiba-tiba telepon saya berdering. Telepon yang tidak biasa saya gunakan untuk menelpon. Ketika saya lihat, nomornya tidak terdaftar dalam daftar kontak saya. Artinya telepon dari ‘orang yang tidak dikenal’.
Biasanya saya abaikan telepon-telepon semacam ini. Karena biasanya kalau tidak dari asuransi, kartu kredit, atau malah ‘telepon mama minta pulsa’. Saking jengkelnya saya dengan telepon semacam ini, sampai saya buat tip singkat untuk memblokir telepon spam (Klik di sini). Namun, pagi ini tidak. Saya terima telepon itu.

“Assalamu’alaikum…”, sapa saya.
Tidak ada suara yang terdengar. Hanya samar-samar seperti ada suara orang berjalan dan gemericik air.
Saya ulangi sekali lagi “Assalamu’alaikum….”.
Sesaat tidak ada balasan apa-apa. Hampir saja saya tutup telepon itu.
Tapi kemudian ada suara menyahutnya:
“Wa’alaikum salam….dengan Bapak Isroi?”, tanya orang di seberang.
“Ya betul saya sendiri…”, jawab saya.
Kemdian dia memperkenalkan diri, menyampaikan dari mana dia mendapatkan nomor ini, dan seterusnya.
Continue reading

CARA MEMBUAT KOMPOS DAN PUPUK DARI KOTORAN SAPI DENGAN PROMI

Dokumen yang bisa didownload dari Scribd ini adalah petunjuk cara pembuatan kompos dan pupuk organik dari kotoran sapi (kohe) dengan menggunakan Promi. Cara pembuatan dan alat-alat yang dibutuhkan sangat sederhana dan mudah dilakukan. Prosedur pembuatan pupuk kompos ini bisa dilakukan untuk skala kecil, kelompok tani maupun peternakan besar dengan penyesuaian-penyesuaian sepertlunya. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kompos dari kohe sapi kurang lebih tiga minggu (jika kotoran sapinya masih segar). Jika kotoran sapinya sudah agak lapuk, lama waktu pembuatan kompos cukup dua minggu saja.

Informasi lebih lanjut tentang Promi bisa dilihat di link berikut ini: PROMI.

Tips Android: Memblokir Panggilan dan Pesan dari Nomor Tertentu

blockir nomor spam penipuan Android

Menambahkan nomor yang akan diblokir secara manual di HP Android

Pangilan, SMS dan Pesan Sampah alias SPAM

Yang namanya SAMPAH selalu menyebalkan, tidak terkecuali PANGGILAN SAMPAH dan PESAN SAMPAH. Anda mungkin pernah mendapatkan sms (sort message service) yang isinya promosi, minta pulsa, penipuan, undian, judi, bahkan pesan ‘esek-esek’. Pangilan sampah yang umum adalah telepon dari KARTU KREDIT atau ASURANSI. Untungnya smartphone Android memiliki fasilitas untuk memblokir panggilan atau pesan dari nomor-nomor tertentu, sehingga nomor itu tidak bisa lagi menelpon atau mengirimkan pesan-pesan sampah.


Tips Android yang lain klik di sini


Ada banyak cara untuk memblokir panggilan atau pesan dari nomor tertentu. Cara yang saya sampaikan berikut ini mungkin saja berbeda untuk tipe smartphone Android yang berbeda. Namun, secara umum caranya hampir sama.

Memblokir Pangilan dan Pesan Secara Manual

pengaturan panggilan Android

Menu pengaturan panggilan HP Androoid

1. Buka menu Panggilan.
2. Klik Menu > Pengaturan Panggilan > Penolakan Panggilan.
3. Klik Daftar tolak otomatis > Membuat.
4. Masukkan nomor telepon yang akan diblokir.

Nomor yang ada di dalam daftar tersebut tidak akan bisa mengirimkan pesan atau panggilan ke smartphone Android Anda.

MEMBLOKIR PANGGILAN DARI LOG PANGGILAN

Memblockir nomor dari log panggilan

Memblockir nomor dari log panggilan

1. Misalnya Anda mendapatkan panggilan dari nomor yang tidak Anda inginkan. Nomor itu akan tersimpan pada daftar log panggilan telepon. Buka log panggilan ini.
2. Sentuh dan tahan nomor tersebut selama beberapa detik hingga muncul menu pilihan.
3. Pilih Tambah ke daftar tolak.

Continue reading

Kuliner Lebaran: Masakan Emak yang Ngangeni

kupat

Kupat, menu spesial di hari yang fitir


Catatan kuliner: KULINER


Mudik merupakan agenda tahunan yang selalu kami tunggu. Perjuangan melawan macet terbayarkan setelah sampai ke rumah dan ‘sungkem’ dengan Emak tercinta. Rasa penat seakan sirna setelah makan masakan-masakan Emak.

Di keluargaku Emak memang terkenal jago masak. Masakannya sebenarnya biasa-biasa saja, tetapi banyak yang suka dengan masakan Emak. Ada beberapa masakan Emak yang sudah ‘langka’, karena jarang dimasak oleh orang lain dan Emak biasanya hanya memasaknya di hari-hari lebaran atau hari khusus lainnya.
Saya ingin melestarikan masakan Emak ini. Berikut ini beberapa masakan Emak yang sudah ‘langka’ itu.

SRUNDENG DAGING SAPI

srundeng daging sapi, kuliner lebaran

Srundeng Daging Sapi buatan Emak

Srundeng daging sapi adalah kuliner daging sapi yang dimasak dengan kelapa dan gula. Memasaknya sangat lama. Pertama, daging dimasak hingga empuk. Proses ini perlu waktu beberapa jam. Memasaknya dengan menggunakan tungku arang. Setelah itu baru dimasukkan parutan kelapa dan bumbu-bumbu lainnya. Di masak terus sampai matang dan sampai warna parutan kelapa jadi merah coklat. Masakan ini awet lama sampai beberapa hari meski pun tidak dipanaskan. Karena proses memasaknya yang lama dan melelahkan, SRUNDENG DAGING SAPI hanya dibuat di waktu-waktu special saja.

Srundeng daging sapi bisa dimakan dengan makanan apa saja. Kami biasa memakannya dengan kupat. Rasanya manis gurih. Pokokknya membuat air liur selalu menetes.

kuliner lebaran di kampung

Kuliner andalan di waktu lebaran buatan Emak

TERIK DAGING SAPI

Masakan ini sudah lama sekali tidak dimasak oleh Emak. Sampai saya lupa kapan terakhir Emak membuatnya. Bahan utamanya tetap daging sapi, tetapi dengan bumbu terik. Prosesnya hampir sama seperti membuat srundeng. Pertama daging sapi di masak hingga lunak. Kemudian diberi bumbu terik. Masaknya juga lama. Cita rasa Terik Daging Sapi sangat gurih. Apalagi kalau sudah dipanaskan berkali-kali. Nikmat sekali.

Terik Daging Sapi tidak seawet srundeng. Jadi mesti dipanaskan setiap hari. Namun, semakin lama dipanaskan akan semakin merasuk bumbunya.

Terik daging sapi enak dimakan dengan menggunakan kupat atau nasi.

Continue reading

My Notes on Homecoming 1435H (2014) Part 1

Rute mudik dengan Google MapsPlan routes going home and the back and forth that we’ve been through this in 2014. [/ caption]


Introduction

Indonesian people have a unique culture when Idhul Fitr, namely: ‘MUDIK’ it is mean ‘going home’ or back hometown. People who migrate and work in big cities, such as Jakarta, Bandung, Surabaya, and Semarang, will go back to their respective hometown. Initially, this was only done by the Javanese peoples, but then also carried by almost all workers in big cities throughout Indonesia. ‘Homecoming’ is a national celebration of the Indonesian people. All government officers; police, military, road workers, are busy preparing for this big event. Train tickets, plane, and bus are sold out. People are also uses a motor to do homecoming. Tens of thousands motorcycles are cornucopia to the road. It is also thousand of private cars.
Despite all been prepared, there is always a problem with the infrastructure for ‘homecoming’ or ‘mudik’. This year is worse than previous years. In Pantura (road at north site of java island), bridges of Comal sinkhole and could not pass by a big vehicle. This damage causes severe traffic jam in Pantura. Vehicle shifted into the middle traffic lane and the south traffic lane. Worse yet, in Tasik-Ciamis is also a bridge that collapsed. Severe traffic jam occurs in this traffic lane. Addional problem in the traffic lane of Banjar-Purwokerto that there was another landslide. A complete homecoming problems at this year.
The following notes is a note of my journey during homecoming to my hometown; Magelang and Pati at Central Java.


Friday, July 25th

Last day work. My quota of day leave is out, so I must stay logged in until Friday, the last day before leave together. Some of my friends have taken the day off today and the day before they were going home. They avoid traffic jam on the road, because, according to government estimates of peak congestion homecoming is this Friday. I have no choice, there is a traffic jam or not, I must going home, which is important to get home and ‘sungkem’ with Mother in the village.
Continue reading

Catatan Mudik 1435H (2014) Bagian 1

Rute mudik dengan Google Maps

Rencana rute mudik dan rute mudik yang kami lalui di tahun 2014 ini.

Jum’at, Tgl 25 Juli

Hari terakhir masuk kerja. Cutiku habis, jadi aku tetap masuk sampai hari jumat, hari terakhir sebelum cuti bersama. Teman-temanku sudah banyak yang ambil cuti hari ini dan mudik sehari sebelumnya. Mereka menghindari macet di jalan, perkiraan pemerintah puncak kemacetan mudik adalah hari jumat ini.Aku tidak punya pilihan, macet tidak macet yang penting bisa sampai rumah dan ‘sungkem’ dengan Emak di kampung.

Awalnya kami agak ragu2 untuk mudik, karena baru awal puasa lalu kami ‘boyongan’ ke Bogor. Uang tabunganku sudah kesedot, cadangan dana kami menipis. Rizqi yang kuharapkan akan datang ternyata tidak kunjung ada. Tapi, sungkem ke orang tua di hari raya lebaran adalah tradisi sakral bagi kami. Apalagi momen2 bertemu dengan sanak famili yang hanya setahun sekali, tidak mungkin kami lewatkan. Apa pun tantangan dan kendalanya kami harus mudik.

17.30

Beberapa hari ini saya selalu pantau berita mudik di televisi, radio, dan Twitter. Jalur pantura macet parah karena amblesnya jembatan kali Comal. Bis dan kendaraan besar dialihkan ke jalur tengah dan selatan.  Saya pun membuat rute rencana mudik. Pilihannya adalah via jalur tengah. Meski jalannya relatif sempit, berkelok-kelok, tapi kemungkinan tidak semacet jalur pantura dan selatan. Tapi, rute mana yang akan kami lalui tetap menunggu berita di radio/internet.

Saya menunggu Nendyo, temanku yg baru saja jadi peneliti dan kerja di Parung Kuda. Selepas magrib dia datang.  Rencananya selepas isya kami baru berangkat. Semua koper sudah masuk ke mobil. Bekal sudah dibeli. HP sudah dicharge penuh. Power bank sudah penuh. Siap berangkat.

20:15

Pukul 20 lebih kami berangkat. Royan duduk di depan jadi navigatorku. Ummi dan Yusuf di tengah. Abim dan Nendyo di belakang.

Radio Elshinta kami pantau. GPS saya hidupkan dan Waze kami siapkan. Saya sudah membeli holder HP untuk menaruh HP saya agar lebih mudah melihat Waze.

Awalnya kami mau lewat puncak, namun kami batalkan dan memilih via tol cikampek setelah mendengar Elshinta memantau Cikampek ramai lancar. Saya cek di Waze juga masih lancar2 saja.

Masuk tol Jagorawi radio menyampaikan kalau tol cikampek mulai tersendat. Mungkin banyak berangkat juga selepas isya’, sama seperti kami. Saya pantau di Waze tol cikunir juga mulai tersendat. warnanya masih kuning. Tidak ada pilihan lain. Jalan tercepat ya lewat tol cikunir.

Benar. Masuk tol cikunir mobil2 terlihat mengular. Kecepatan cuma 30km/jam. Waze melaporkan ada kecelakaan ringan di depan. Ampun deh….pantesan tambah macet.

21:30

Kami masuk ke tol cikampek. Jalan masih pelan2. Padat merayap. Kami pantau terus radio Elshinta dan Twitter. Simpang Jomin macet total. Jalur alternatif via Kalimalang terus Kerawang dan masuk jalur Pantura. Tapi pantura mulai macet juga. Pilihannya via jalur tengah atau selatan via Bandung. Jalur itu dilaporkan lancar dan hanya tersendat di pintu tol cileunyi. Nagrek masih ramaj lancar.

22:30

Keluar dari tol cikampek dan masuk tol cileunyi. Lalu lintas ramai lancar. Sedikit terhambat di Sadang, tetapi setelah itu lancar jaya. Saya meluncur dengan kecepatan di atas 80 km/jam.

23:45

Sudah dekat Bandung dan menuju ujung Tol. Jalan mulai tersendat, cenderung macet.

24:15

Macet parah di pintu keluar tol. Mobil merayap lambat. semua jalur penuh.

Continue reading

Cerita Tanaman Gamal

Saat ini tamanan Gamal mudah ditemui di daerah-daerah di Indonesia. Namanya pun bermacam-macam dari satu daerah ke daerah lain. Namun, apakah Anda tahu asal-usul tanaman Gamal ini.

Nama pohon gamal

Nama latinnya adalah Gliricidia sepium. Nama daerahnya macam-macam. Kalau di desa saya dulu, Bapak saya menyebutnya Lirisida. Bapak sering mencari daun lirisida untuk pakan kambing-kambing kami. Di Jakarta ada yang menyebutnya pohon hujan (maksudnya mudah ditanam). Di Jabar ada yang menyebutnya cep – biyer (sebera tumbuh setelah ditanam). Di Yogyakarta pernah dinamakan Johar Tulung Agung, namun kemudian diganti namanya oleh Sri Sultan menjadi Johar Gembiro Loka. Di Solo dinamankan wit sepiun. Di Tulung Agung dinamakan Johar Cino. Di Pasuruan dinamakan Johar Bogor. Di Malang selatan ada yang menyebutnya Kelorwono (kelor hutan). Namun ada yang daerah yang memberi nama agak aneh, yaitu di daerah Banyumas yang menyebutnya wit selire dewe. Di Madura disebut Haji Rasidia atau Lirik Sidia. Sedang di Bali selatan disebut pohon Ampera.
Continue reading